
Lian mendesah pelan merasakan ciuman Nathan yang makin menuntut . Tangan Nathan pun sudah mulai beraksi ketika
Brak........
Lian yang kaget pun langsung mendorong Nathan hingga terjungkal ke lantai
Bug......
Auw.......... " kata Nathan Yang mengaduh merasakan bokongnya sakit terhempas kelantai
Hahaha..........tawa katrin pun menggelegar nyaring Membuat Ana menutup tubuhnya sampai wajahnya Karna malu.
" Kalian kenapa sih mengagetkan orang" kata Nathan yang berdiri dari lantai yang sempat terjungkal akibat di dorong Lian.
" Hahaha maaf kami tak sengaja , lagian kenapa pintunya ngak dikunci " kata Alexa
Yang Masih terkekeh
" Iya kami kira kalian sedang ngapain eh ternyata ?" kata katrin yang masih tertawa geli ..
" Ck.....apa kalian senang , sudah puas ...sama pergi " usir Nathan berdecak kesal dan mengusir dua sepupunya. itu
" Hei .......hehehe...... jangan marah bos cepat tua lagian kami ngak sengaja. Kami datang untuk minta tanda tangan mu " kata Alexa yang menyodorkan map .
Sedangkan Lian masih menutup wajahnya Yang membuat katrin mendekatinya. .Lalu membukanya. " hei.....kenapa malu " kata katrin terkekeh.
" Kakak mengejutkan kami " kata Lian dengan wajah merona merah. Karena sangat malu sehingga wajah Lian bak kepiting rebus.
" Hehehe ......kau ini , Seharusnya kamarnya dikunci salah sendiri ceroboh " kata Katrin yang duduk disisi ranjang
"''Tadi kami pikir kalian di kantor ,karna Nathan bekerja nyatanya ulah uncle dan aunty kalian berakhir disini .Dan parahnya ....." kata Katrin tersenyum
" Iya Nat...kami hanya butuh tanda tangan mu, Nih tanda tangani biar kami cepat pergi " kata Alexa yang masih terkekeh.
Nathan pun lalu mengambil map yang disodorkan Alexa Karna memang hari ini
__ADS_1
Alexa dan Katrina ada pertemuan di hotel Hilton Untuk menghadiri meeting antar perusahaan
" Nih pergilah " kata Nathan kesal setelah menandatangani .Karna masih merasakan sakit di bokong nya akibat terjatuh.
" Hehehe........baiklah terimakasih kami pergi ya Ana....bye " kata Alexa tersenyum.
" Ok bye Ana.. kami pergi kalian bisa melanjut nya lagi. Tapi ingat kalian belum resmi menjadi suami istri " kata Katrin tersenyum lalu meninggalkan kamar.
" Ingat .... kunci pintu....!!!" teriak Alexa lagi dari balik pintu. Dan lalu pintu kembali tertutup.
Lian hanya diam sampai Katrin dan Alexa menghilang .Terdengar jelas tawa mereka diluar sana yang semakin jauh. Membuat Lian menjadi salah tingkah . Apalagi tadi ia sempat mendorong Nathan reflek karna kaget .
" Maaf aku kaget " kata Lian pelan ketika Nathan kembali duduk didekatnya. Yang membuyarkan hasratnya yang menggebu gebu
' Heh..aku tidak pa pa jadi ngak perlu minta maaf " kata Nathan .Yang mengusap kepala Lian dan mencium pucuk rambutnya lalu berbaring di sebelah Lian. Karna dia tahu Lian kaget. Dan wajar bila itu terjadi.
Lian pun menatap wajah Nathan..Karna merasa bersalah. Namun Nathan tersenyum dan mengecup bibir wanita itu dan memeluknya.
"' Lupakan " kata Nathan yang lalu merengkuh tubuh Lian dan memeluknya erat
Lalu keduanya pun saling terdiam .Dan tampa terasa kedua nya tertidur sampai siang
********
" Aish....... kenapa aku jadi kepo ya ??" kata Emma bicara sendiri.
" Sebenarnya ada apa sih" kata Emma sambil mengerjakan semua berkas. Yang membuat konsentrasinya pecah terbagi
Sedangkan di mansion Ayse dan Grace sedang asyik duduk di taman setelah makan siang . Melihat bunga yang bermekaran yang membuat perasaan Grace tenang . Dan juga Nyaman selama tinggal di mansion itu.
" Menurutmu Lian dan Emma pulang cepat ngak hari ini Grace " tanya Ayse.
" Entahlah " kata Grace
" Mudahan Lian cepat pulih .Dan bisa berjalan normal lagi " kata Ayse
__ADS_1
" Iya Grace ,itu juga yang kuharapkan Tapi dia keren juga masih bisa selamat. Aku tak bisa membayangkan kalo terjadi sesuatu pada Lian " kata Ayse . Membayangkan hal Yang mengerikan . Mengingat mobil Nathan yang terlihat ringsek dan terbakar.
" Iya Ay, mudahan saja orang yang menyabotase mobil pa Nathan membusuk di penjara . Karna kalo dia bebas pasti Lian akan dikejar kejar tuh orang " kata Grace.
" Iya Grace......Lagian ngeri juga persaingan antar big bos hanya karna ingin terlihat hebat dan sukses sampai harus melenyapkan orang lain. " kata Ayse.
" Iya Ay , lebih ngeri lagi kalo persaingan politik yang sikut sana sini Aku ngak bisa bayangkan ada orang yang melenyapkan orang seenaknya . Bahkan tampa bisa disentuh hukum.
" Iya kau benar karna merasa mereka banyak uang Jadi menganggap dirinya hebat . Dan merasa berkuasa hanya tinggal menyuruh dan membayar orang menuruti kemauan " kata Ayse..
" Hi...ih....." kata Grace bergidik ngeri mengingat Lukas Yang mengancamnya saat itu. Grace tak bisa membayangkan Kalo sedikit saja terlambat. Saat teman temannya datang Untuk menyelamatkan nya. Pastinya ia sudah menjadi mayat saat itu..Karna Lukas terlihat sangat marah .Dan hampir saja mencekiknya.
"' Kenapa Grace ?" tanya Ayse menatap Grace.
" Ngak pa pa Ay , aku hanya ingat saat Lukas marah padaku" kata Grace lirih
" Aish......kenapa kau mengingat pria brengsek itu. Lupakan dia . Anggap dia sudah mati. Pikir kan saja dirimu sendiri dan bayimu . Itu jauh lebih penting " kata Ayse kesal .Mengingat pria yang menyakiti Grace. Apalagi tampa rasa iba sedikit pun.
********
Lian membuka mata nya terbangun dari tidurnya .Tak melihat tak ada Nathan disebelahnya
" Kemana dia ?" kata Lian yang beranjak dari tempat tidurnya . Dan berdiri pelan melangkah ke arah pintu.
Dan lalu keluar dari kamar. " Astaga aku harus pulang sekarang. Kalo tidak mereka
aku menahan ku. Besok papah dan bunda pasti datang " kata Lian yang berbalik badan menuju kamar ..Dan mengambil tas selempangnya dan bergegas pergi diam diam keluar dari mansion.
Sedang Nathan yang diruang kerja nya Baru saja selesai bicara dengan Dion Karna tadi Dion mewakilinya pergi rapat. Ulah kedua orang tuanya. Yang membuat Nathan harus menjelaskan semuanya dengan Google meet Yang tak bisa ditunda. Dan untung ia masih berpakaian lengkap karna kaget dihubungi Dion ketika terlelap memeluk Lian.
Setelah selesai ia pun kembali ke kamar
untuk melihat keadaan Lian.
" Pasti dia masih tidur " kata Nathan yang membuka pintu kamar dan tak menemukan Lian atas tempat tidurnya.
__ADS_1
" Astaga...... kemana dia " kata Nathan yang bergegas mencari Lian sekeliling mansion.
" Aish....... pasti dia pulang...Kenapa tadi aku tak mengunci pintunya " kata Nathan kesal. Yang memang tak bisa menemui Lian . Karna Lian menghindarinya dan pulang ke mansion Rayyan.