Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 147


__ADS_3

Lian papah Bian dan bunda Aira sudah siap di halaman mansion Untuk berangkat ke bandara diantar Rex sopir Rayyan yang lain .Tak lama sebuah mobil mewah masuk dari gerbang yang membuat Lian kaget.


" Pa Nathan " guman Lian


" Itu Mobil siapa ?" tanya papah Bian


" Mobil Nathan pah" kata Lian yang menyambut Nathan turun dari mobil nya ..


" Bapa kok kesini ada aoa ?" tanya Lian .


" Aku hanya ingin mengantar oleh oleh untuk kalian " kata Nathan .


" Siang tuan Bian , bunda " kata Nathan seraya membungkukkan badannya sedikit untuk menghormati calon mertuanya itu.


" Kenapa repot repot " kata bunda Aira Yang melihat sopir Nathan memberikan beberapa dus oleh oleh pada Rex .Lalu Rex memasukannya kedalam bagasi mobil .


" Tidak repot bunda hanya tanda mata sekedar oleh oleh sedikit " kata Nathan .


" Terimakasih nak , ya sudah kami berangkat dulu " kata papa Bian menepuk pundak Nathan.


" Maaf saya tak bisa mengantar kalian Karna sore ini saya harus bertemu klein " kata Nathan pada Lian.


" Ngak papa pa, ini sudah dari cukup . Kami berangkat dulu takut macet dijalan " kata Lian yang berpamitan Ada Grace juga yang ikut melepas ketiganya.


" Ya sudah kami pergi kalian hati hati ya " kata Lian berpamitan. Begitu juga Papah Bian bunda Aira.


" Cepat kembali ya Li " kata Grace memeluk Lian .


" Ya ...." kata Lian


" Bunda hati hati " kata Grace


" Ya sayang jaga kandungan mu ya " kata Bunda Aira yang sudah tahu Grace punya masalah .


Papah Bian pun masuk ke dalam mobil diikuti bunda Aira dan juga Lian . Setelah semua nya masuk Mereka pun berangkat Di lepas Nathan dan Grace juga bibi Maria dan 3 pelayan lain nya .Dan mobil pun menghilang di balik tembok gerbang mansion


" Bibi, Grace saya permisi .Saya harus kembali ke kantor " kata Nathan pamit

__ADS_1


" Ya pa hati hati " kata Grace . Yang hanya memandangi Nathan yang bergegas masuk mobil lalu meninggalkan halaman mansion.


***********


Di kantor Emma sedang sibuk sendiri . Karna Dion dan bos nya sedang meeting .


Dan Emma hanya tinggal membereskan berkas berkasnya karna sebentar lagi sudah jam pulang .


Tuk ... tuk ....tuk ....


Terdengar suara sepatu heel mendekati Emma Yang sedang bersiap siap pulang Yang membersihkan mejanya .


" Bos mu ada " kata wanita itu menegur Emma.


Emma pun memindai wanita seksi itu dari atas sampai bawah . Karna berpenampilan seksi.


" Bos Nathan sedang bertemu klein . Mungkin akan langsung pulang dan tak kembali ke kantor lagi Ada keperluan apa


ya nona ?" kata Emma. penuh selidik.


" Aku kekasih nya " jawab wanita itu yang tak lain adalah Rose Yang ingin bertemu Nathan.


" Ponselnya tak bisa dihubungi " jawab Rose menatap Emma.


" Apa sekertaris lamanya sudah di pecat? " tanya Rose lagi sambil tersenyum sinis


" Saya kurang tahu maksud nona apa? tapi ini jam pulang nona "' kata Emma Yang memang sudah siap untuk pulang kerumah. Dan tak mau meladeni Rose


" Baiklah aku temui yang lain waktu saja " kata Rose yang lalu pergi meninggalkan meja Emma.


" Ish siapa dia ngaku ngaku kekasih dasar ulat gatal " bathin Emma .Yang lalu ikut melangkah Meninggalkan meja nya untuk pulang.


Emma baru saja ingin memasuki mobilnya Ketika melihat Rose tertawa dengan seorang pria . Lalu masuk kedalam mobil Dan mobil itu pergi meninggalkan halaman kantor .Begitu juga dengan Emma yang langsung masuk ke dalam mobil Dan membawa mobilnya Meninggal kan halaman kantor untuk pulang ke mansion .


" Modus ingin memikat bos tapi masih berkencan dengan yang lain " guman Emma Yang masih menyetir Dan tampa sengaja melihat Rose di lampu merah Sedang berciuman didalam mobil Yang sedang menunggu lampu merah


" ****...... dasar murahan " kata Enma Yang lalu memalingkan wajahnya kearah yang lain . Dan bergegas me gas mobilnya ketika lampu hijau menyala.

__ADS_1


*********


Di mansion Grace dan Ayse duduk santai di taman setelah mandi . Mereka ngobrol sambil menikmati coklat panas buatan Ayse untuk dirinya dan Grace.


" Kamu bisa bayangkan mukanya kaget pas aku pindah ke departemen. Grace Hahaha ....lucu banget kaya muka orang kebakaran jenggot " kata Ayse tertawa. mencerita kan masalah kejadian dikantor tadi pagi.


" Yah ..... begitulah mereka shock pastinya tahu lho pindah Ay, lagian sok berkuasa. . Emang mereka pikir perusahaan bapaknya Orang yang punya perusahaan aja ngak sombong sampai segitunya ya ngak " kata Grace.


" Iya makanya aku hanya senyum senyum saja Pas mereka memperlakukan ku begitu Biar nunggu tanggal main nya Dan ketika bos Rayyan datang mereka langsung kaget setengah mati " kata Ayse terkekeh.


" Wah ada gosip baru nih kaya nya " kata Emma yang ikut bergabung . Dengan kedua teman nya itu


" Wah sudah pulang Em, Sini gabung minum coklat kita lagi bergosip tetang orang kantor yang sok berkuasa " kata Ayse


" Aku juga punya gosip baru , masa ada ulat gatal nyari bos Dan mengaku kekasih nya Pas pulang aku lihat dia lagi berciuman di mobil Namanya Rose tapi kelakuan minus " kata Emma. Yang ikut bergabung duduk didekat dua sahabat nya.


" Wah saingan Lian dong " kata Ayse


" Saingan apaan ... orang pa bos cintanya sama Lian . Paling dia ngaku ngaku doang Kalo ngak pengen menguras duitnya bos Ya modus pelakor gitu lah " kata Emma


" Betul tuh Em, awasi aja paling caper bos . Oh ya tadi Lukas telpon lagi " kata Grace.


" Trus ...... lho jawab apa " kata Ayse dan Emma penasaran.


" Aku jawab aja ngak usah tangung jawab aku sudah iklas kok Mau besaran anak ku sendiri Dan dia juga ngak .perlu .mengaku ngaku bapa nya . Dan aku bilang aku bisa kembalikan tuh uang Asal ada perjanjian diatas hitam dan putih jangan mengusik ku sama sekali apalagi masalah bayi " kata Grace .


" Trus...... dia jawab apa ?" tanya Ayse


" Ngak ada. dia diam saja lalu mematikan pembicaraan begitu saja " jelas Grace


" Mampus deh .... tahu rasa kan di skak. Ngak mungkin dia brani macam macam lagi sama lho Grace . Jelas nanti bayi itu jadi incaran nya..Orang Lian bilang orang tuannya pengen cucu nah..... kapok kan pas dia nyuruh lho aborsi kini butuh " kata Emma.


" Itu hukuman setimpal buatnya Grace . Lian benar pada akhirnya dia ngejar ngejar lho grace.. Sudah hancur baru sadar biarin aja . Lihat sejauh mana dia ngejar lho . Biar rasain kaya kamu pas butuh tanggung jawab dulu " kata Ayse.


Grace terdiam lalu" Ya Lian benar akhirnya dia sendiri yang memohon.. padahal .aku sudah tak berharap ." kata Grace


" Iyalah itu strategi penghancur pria yang ampuh biar dia tahu rasa. Apalagi dia penasaran sana kamu Grace ..Makanya dia nyari celah buat bertemu " kata Emma.

__ADS_1


"Biar kan saja aku juga ngak ada hati lagi ..Aku hanya fokus ingin kerja. Dan membesarkan anakku " kata Grace.


" Ya Grace itu harus semangat ya .kami bertiga bakal membantu mu " kata Ayse


__ADS_2