Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 156


__ADS_3

Lian hanya hanya diam Wajahnya merona karna malu. Ya jelas saja Emma tahu orang bajunya yang rapi jadi kusut . Ketika ia kembali dari ruangan Nathan.


Lian pun lalu menyiapkan berkas. Dan tak lama Nathan pun menghampirinya.. Dan Lian pun lalu berdiri untuk berangkat meeting bersama Nathan.


" Aku berangkat dulu ya Em " kata Lian pamit pada Emma


" Ya hati hati..Tapi ingat jangan ciuman di mobil ya nanti ditangkap satpam " bisik Emma pelan


Lian hanya mendelik kan matanya Yang membuat Emma tersenyum ..Karna tak mungkin ia tertawa. Karna bos nya berdiri tak jauh dari mereka menunggu Lian


" Ayo pa " kata Lian .


" Ya " jawab Nathan singkat lalu melangkah menjauhi meja kerja Emma menuju lift untuk turun kelantai bawah.


" Wah sendiri .... nih " kata Dion yang mengoda Emma.


" Eh... kak Dion tumben.....apa lagi longgar " kata Emma Yang melihat wajah Dion kusut.


" Lagi patah hati " kata Dion lirih.


" Hah ...kok bisa kakakku yang tampan ini patah hati " kata Emma menelisik wajah Dion


" Yah karma dia kemana mana sama bos nya jelas mereka slalu dekat " kata Dion


" Lalu " kata Emma penasaran.


" Aku mendapati ia tidur dengan bos nya dan itu bukan yang pertama kalinya. Mereka sering melakukannya Dan dia mengakui itu " curhat Dion.


" Ya ampun kak, tega banget padahal kak Dion sudah 3 tahun bersabar menunggunya " kata Emma ikut sedih .


" Ya mungkin takdirku toh aku juga ngak perduli " kata Dion.


" Hah.......gimana bisa kan kakak sudah pacaran lama " kata Emma


" Aku sudah curiga dari awal dia hanya memberiku harapan palsu " kata Dion.


" Trus kak Dion ngak sakit hati " kata Emma yang iba pada pria tampan asisten bosnya itu. Yang juga terkenal royal dan dan tidak pelit.


" Yang mau apa lagi " kata Dion .


" Yah sudahlah kak , masih banyak yang lain kan . Toh wanita di dunia ini bukan hanya dia saja kan " kata Emma


" Gadis pintar ....itu benar termasuk kamu kan " kata Dion memainkan alisnya .


" Lho kok aku " kata Emma bingung Yang membuat Dion gemas dengan teman sekertaris bosnya itu Yang terlihat polos dan juga kalem .

__ADS_1


" Kan kau juga termasuk wanita yang ada di dunia ini " kata Dion tersenyum .


" Iya kak....hehehe aku lupa " kata Emma tersenyum manis lalu cup........


" kak........ " kata Emma kaget . Karna tiba tiba Dion mengecup bibir nya .


" Ih apaan sih kak Dion nih bibirku jadi ngak perawan lagi . " kata Emma yang memegang bibir nya yang dicium Dion.


Dion pun mendekati nya " sini Lihat " kata Dion yang lalu ******* bibir Emma. .Yang membuatnya gemas ..Emma mencoba berontak Mendorong tubuh Dion Namun Dion menekan tengkuk Emma yang membuat Emma tak bisa melepaskan ciuman Dion Yang dengan erat memeluk Emma


Awalnya Emma berontak menolak keras Namun Dion tak bergeming . Yang membuat Emma pasrah. Namun ia pun akhirnya menikmati ciuman Dion yang membuatnya terbuai..Hingga lupa kalo mereka masih di meja kerja


Dion melepaskan tautan bibir nya . " aku menyukai mu Em dari sejak awal " bisik Dion Yang kembali mencium bibir Emma Dan kali ini Emma tak menolak. Karna sejak lama ia juga menyukai Dion.


" Mau kah kau menikah dengan ku " kata Dion dengan mimik serius ketika tautan bibir mereka terlepas


" Tapi ....aku " kata Emma gugup.


" Aku akan menunggu jawabanmu ..Aku tak mau pacaran . Tapi ingin menikah dengan mu " kata Dion yang tak mau munafik karna dia pernah tidur dengan kekasihnya . Satu kali dan itu membuatnya tak bisa menahan diri. Dan ia lebih baik mencari istri . Karna Dion kagum pada Nathan Yang tak bergaul bebas seenaknya. Dan bisa menjaga diri tak tak mudah diperdaya wanita.


" Aku...... harus izin dulu sama umi dan abi " kata Emma.


" Ya aku akan mengantar mu pulang Dan kita akan menikah disana " kata Dion serius


" Aku serius bahkan hari ini tak masalah bagi ku " Kata Dion yang memeluk erat tubuh Emma.


" Iya akan aku pikirkan dulu " kata Emma yang menunduk


" Ok aku tunggu jawaban mu " kata Dion lalu mengurai pelukannya . Dan kembali mengecup bibir Emma dan pergi kembali ke ruangannya


" Aish..... kenapa begini " kata Emma dengan dada nya yang berdebar debar dan memegang bibir nya...ia tak menyangka ia akan tergoda dan berbuat dosa.


" Astagfirullah " kata Emma yang memukul kepalanya .


" Ya allah mudahan kan lah urusan ku agar aku tak melakukan dosa lagi ya allah " kata Emma yang memejam kan mata.


Berniat menerima niat Dion yang ingin melamarnya Dan akan menelpon sang abi agar ia tak menikah dengan pria tua yang dijodoh kan tapi dengan pilihannya sendiri.


********


Di kantor lain Lian baru saja selesai mengikuti meeting dengan Nathan tak tampa sengaja Lian Melihat Rose disana.


" Astaga...... rupanya dia dengan pria lain lagi " kata Lian dalam. hati Sambil duduk di dekat Nathan untuk makan siang .


" Hai .... Nat aku pikir kau tak ikut meeting Tempo hari aku ke kantor mu tapi kau tak ada . Sekertaris mu juga tak ada.. Tapi kenapa kalian bisa ada disini " kata Rose yang menarik kursi kosong di sebelah Lian.

__ADS_1


" Kami sibuk meeting .Ada apa memangnya Kenapa kau ingin tahu banyak urusan kami " kata Nathan cuek .


" Wow. ... wow ... akhir akhir ini kau gampang sekali tersingung . Bukan apa apa


aku hanya ingin mengajak mu bersenang senang " kata Rose tersenyum manis.


" Maaf aku ngak punya banyak waktu " kata Nathan tampa menoleh


" Wow tapi sepertinya Untuk sekertaris mu ini kau slalu punya waktu khusus Apa benar nona Ana " kata Rose mencibir.


" Benar nona Rose , Tuan Nathan sibuk denganku Apa masalah buat mu " kata Lian mengiyakan sambil tersenyum


" Hahaha.....tidak , tapi kau harus tahu diri Kau hanya lah sekertaris " kata Rose.


" Memang nya kenapa dia sekertaris . Aku akan menikahi nya " kata Nathan santai


Yang membuat mata Rose terbelalak mendengarnya..Karna setahunya Nathan tak pernah main main dengan ucapannya


" Kau bercanda kan Nat " kata Rose menatap Nathan penuh tanya.


" No aku serius tak ada kebohongan dan juga kesalahan " kata Nathan serius .


" Oh ya ...... tapi dia tak pantas untukmu dan lagi pula ia masih muda " kata Rose Yang tak senang pada Lian Apalagi banyak gosip yang mengatakan Nathan benar benar jatuh cinta dengan gadis itu.


Nathan hanya diam tak menggubris ucapan Rose . Yang tak suka dengan Lian


" Wah rupanya anak ingusan sepertimu pintar juga memikat seorang pria sehebat Nathan " kata Rose mencibir Lian.


Lian pun tersenyum . Dan mendekati Rose lalu berbisik pelan ." Itu lebih baik Ros ketimbang kau mengobral tubuh mu sana sini terutama pada Hendrik kekasih mu itu . Berapa kali dia menggoyang mu apa hasil yang kau dapat " kata Lian


Jleb....


" Kau....." kata Rose kaget . Yang berpikir bagaimana Lian bisa tahu apa yang dilakukannya


" Tak perlu kaget aku masih bisa menjaga rahasia mu . Kau puaskan saja nafsumu itu " cibir Lian membalas Rose


Yang membuat Nathan penasaran melihat kedua gadis itu berbisik pelan .


" Apa yang kalian bicarakan " kata Nathan heran .


" Oh bukan apa apa " kata Rose yang beranjak dari kursi sebelah Lian dengan wajah merah. Dan Lian pun tersenyum


Kalo musuhnya itu terpancing perangkapnya.


.

__ADS_1


__ADS_2