Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 44 Menginap Lagi.


__ADS_3

Lian sudah siap siap akan pulang ketika Nathan sudah berdiri didekat mejanya.


" Bapa mau apa ?" tanya Lian.


" Menunggu mu kita pulang bersama. Karna grand pa sudah menunggu " kata Nathan.


" Pa, ngak bisa hari ini saya harus balik ke apartemen .Bagaimana kalo besok saja " kata Lian yang merasa kepala nya pusing . Karna memikirkan semua yang terjadi hari ini.


" Ngak bisa aku sudah janji dengan grand pa " kata Nathan.


" Pa..........please ....aku pusing. aku ingin tidur tenang . Tampa harus memikirkan urusan bapa " kata Lian kesal.


" Ok ...... kau bisa tidur nyenyak. aku janji tak akan mengusik mu " kata Nathan .


Lian yang kesal pun lalu meninggalkan Nathan. Nathan pun mengikutinya dari belakang. Belum lagi ia sampai lobby.


Tiba tiba tubuh Lian diangkat Nathan


" Pa.......apaan sih " teriak Lian kaget. Yang membuat orang melihat kearah keduanya.


Nathan tak perduli ia mengedong tubuh Lian masuk kedalam mobil dan lalu meletakan nya di kursi depan .Dan memasang sabuk pengamannya.


" Pa......" kata Lian kesal.


" Diam lah lihat kita jadi perhatian " kata Nathan yang lalu menutup pintu mobil . Dan berjalan memutar lalu masuk dari pintu kiri. Dan langsung masuk sambil menghidupkan mesin mobil. Meninggalkan area halaman perkantoran.


" Kenapa sih bapa memaksa saya, kan bisa besok lagi pa . Saya lelah pa pengen istirahat " kata Lian kesal.


" Sekarang tidurlah . Kalau kau merasa lelah " kata Nathan yang fokus pada jalan.


Benar saja .Tak lama Lian terdiam dan tertidur. Nathan lalu menurunkan sedikit kursinya agar Lian merasa nyaman. Entah mengapa ia merasa tak tega pada gadis itu. Namun perasaan sayang nya lebih besar. Hingga membuat Nathan sedikit egois menjadi seorang pemaksa.


Mobil pun sudah berada dihalaman Mansion grand pa nya .Nathan membuka pintu mobil dan menyuruh pelayan membuka pintu kamar Sedangkan ia membopong tubuh Lian dengan pelan. Lalu menaruhnya diatas tempat tidur . Dan menyelimutinya


" Kau terlihat sangat cantik bila sedang tidur " kata Nathan. Lalu menyingkirkan anak rambut Lian yang menutupi wajah imutnya.


Setelah itu Nathan pun meninggalkan Lian yang tidur nyenyak . Karna Lian memang terlihat lelah.

__ADS_1


" Apa dia tidur ?" tanya grand pa.


" Iya grand pa " jawab Nathan .


" Mungkin dia sedang hamil .kau harus menjaganya dengan baik " kata grand pa


Deg...............


Nathan pun hanya bisa mengaruk kepalanya yang tidak gatal. Tak tahu harus bicara apa. Karna Nathan sendiri yang mengatakan bahwa ia dan Lian sudah menikah. Dan kini ia bingung harus berbuat apa .Karna ulahnya sendiri ini semua menjadi rumit.


" Aish......... .celaka dua belas. gimana caranya menjelaskan semuanya " bathin Nathan bingung. Karna tadinya ia hanya ditantang untuk mendapatkan Lian.Tapi kini ia bingung sendiri Karna masalahnya semakin banyak Apalagi ia dan Lian belum begitu dekat Dan Lian juga belum menyukainya.


" Entah lah grand pa. bisa jadi. Sekarang Nathan mau mandi dulu ya grand pa " kata Nathan yang menghindari pertanyaan sang kakek. Yang membuat nya ikut pusing.


" Akh......... bisa bisa Lian tambah kesal " gerutu Nathan yang lalu masuk kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Awalnya dia hanya merasa tertantang untuk mendapatkan Lian .Namun .karna Nathan mengatakan mereka sudah menikah .Untuk membuat grand pa nya senang. Sekarang grand pa nya .benar benar mengangap Lian istri Nathan . Dan kini Nathan harus totalitas bermain peran. Bersandiwara bahwa ia benar benar terlihat sudah menikah. Dan parahnya lagi itu sudah sampai ke telinga orang tuanya. Yang membuat Nathan bingung sendiri. Karna Lian belum bisa diajak kerjasama.


Selesai mandi dikamar belakang Nathan kembali ke kamar depan. Lian masih terlelap asyik dengan mimpinya.


Nathan pun lalu kembali keluar untuk duduk santai di taman menikmati sore dengan menyesap coklat hangat.


Sedang Lian mengerjapkan matanya terbangun.


" Astaga aku dimana ? " kata Lian yang lalu duduk dan melihat sekeliling kamar


" Ya ampun aku disini lagi " kata Lian lalu beranjak dari ranjang dan menuju kamar mandi .


Hanya 15 menit Lian dikamar mandi lalu ia pun sholat ashar Dan berganti pakaian. Lalu keluar dari kamar .


" Ana......." panggil grand pa Yang duduk santai.


" Grand pa sendiri Nathan mana ?" kata Lian yang tak melihat bosnya itu


" Mungkin dia dibelakang, duduklah " kata grand pa . Yang lalu mengajak Lian ngobrol. Pria tua itu terlihat senang. Karna ia memang butuh perhatian dan teman ngobrol. Lian merasa kasihan pada pria tua itu .Yang mengingatkannya pada sang opa dan dan Apanya di kalimantan. Yang butuh teman ngobrol . Lian mendengarkan semua cerita grand pa . Ia hanya jadi pendengar setia. Agar kakek sang bos nya itu senang.


" Rupanya kau sudah bangun sayang " kata Nathan .Yang langsung duduk merapat disebelah Lian.

__ADS_1


" Tadi dia mencari mu , grand pa bilang kau dibelakang " kata grand pa tersenyum.


" Hei.......aku hanya di taman sebentar sayang, kenapa kau merindukanku " kata Nathan yang membuat Lian memicingkan mata mendengar ucapan bosnya itu.


" Aku hanya bertanya , bukan merindukanmu sayang " kata Lian membalas perkataan Nathan sambil mencubit sedikit pinggang Nathan.


" Eits ..........cup......


" Kau...."


" Hahahaha............kalian ini romantis sekali " kata grand terkekeh.


Namun tidak bagi Lian. Karna bosnya itu sudah brani mencium pipinya . Untuk mengambil kesempatan tampa seizinnya.


Nathan hanya tersenyum . dia sengaja melakukannya untuk berakting. Sekaligus kesempatan baginya.


" Lian sebenarnya Nathan itu sangat penyayang dan juga romantis..Tapi karna terlalu sibuk ia melupakan grand pa dan orang tuanya. Karna dia ingin sukses berkarier " kata grand pa terkekeh senang. Bisa melihat cucu laki lakinya itu bahagia. .


Karna selama ini Nathan jarang sekali dekat dengan wanita mana pun . Dan juga terkesan tak perduli. Padahal sudah beberapa kali sang mommy menjodohkannya .Namun tak ada yang menarik minatnya.


" Nona ini coklat hangatnya " kata pelayan yang datang membawa secangkir coklat hangat untuk Lian


" Trimakasih bi Marta " kata Lian tersenyum.


" Sama sama nona " kata pelayan itu tersenyum lalu pergi.


" Minum lah nak , pasti kau lapar apa kita makan sekarang " kata grand pa. mengajak Lian untuk makan.


" Nanti saja grand pa, Ana baru saja bangun tapi kau sudah mandi kan sayang " kata Nathan yang mengusap rambut Lian.


Yang membuat Lian kembali menatap ya tajam " iya sayang apa kau tak melihat aku sudah cantik begini " kata Lian menjawab.


" Hahaha...... aku cuma bertanya sayang " kata Nathan yang merangkul bahu Lian erat dan kembali mencium pipinya.


Sontak membuat Lian kembali menatap tajam Nathan yang mencuri kesempatan. Namun Nathan hanya tersenyum.Tampa merasa bersalah.


Sedang kan grand pa tertawa senang melihat tingkah keduanya. Yang bahagia melihat cucunya itu kini sudah punya pasangan . Yang menepiskan gosip gosip miring relasi bisnisnya. Yang mengatakan Nathan seorang gay...

__ADS_1


__ADS_2