
Semua menoleh kearah suara Yang berdiri di depan pintu kamar .
" Eh ..... kak Jasmine bikin kaget kita saja" kata Ayse.
" Sini Kak kita Lagi curhat nih " kata Emma.
" Berarti boleh ikut gabung nih " kata Jasmine Lalu masuk mendekati mereka berempat .Yang duduk berkumpul bersama Saling berpelukan
" Boleh kak kenapa ngak , Bayi Al mana kak?" kata Grace
" Lagi sama kak Ray , gantian biar main dulu sama daddy nya . " kata Jasmine
" Lian kenapa? kok nangis " kata Kak Jasmine Yang melihat mata Lian berkaca kaca
" Ngak pa pa kak , cuma ingat masa lalu " kata Lian menghapus air matanya .
" Kita lagi cerita tentang kejadian kecelakaan Lian dulu kak Yang sempat mengira Lian tak selamat " kata Emma
" Iya kak ,maka nya kita jadi baper " kata Ayse Yang juga ikut menangis. Lalu menghapus air matanya
" Uluh ..... uluh sudah ngak usah diingat Li , kita jalani aja. toh semuanya sudah lewat Anggap saja ujian hidup dan ujian cinta mu " kata kak Jasmine yang memeluk Lian erat dan mengusap punggung Lian . Yang membuat Lian tersenyum. Membalas pelukan Jasmine.
" Iya kak , Lian sadar ini ujian hidup Lian " kata Lian menghapus air matanya yang basah.
" Udah ayo kita makan cake aja nih Mumpung masih fresh " kata Grace. membuka kotak cake Sambil melirik bayi Callan Yang tidur tenang di tempat tidur Lian .
" Wah enak nih..... aku mau dong " kata Emma Yang mencomot dan memakannya.
Yang membuat yang lain juga ikut mengambil dan memakannya
Lian tersenyum melihat ketiga temannya
Yang masih perduli pada nya. Kisah hidup mereka pun berbeda beda. Begitu juga Lian . Yang kini tahu apa yang harus ia lakukan . Untuk tetap optimis menghadapi hidup . Tegar dan tangguh seperti Lian yang dulu.
" Ayo Li nih dimakan. Mulai besok kau kerja lagi kan " kata Emma
" Hah .... ngak Em aku sudah lama ....."
" Hei.... kau tetap sekertaris disana ayo bantu aku paling tidak sebulan . Pa Nathan belum menganti kan posisimu dengan siapapun beb." kata Emma.
" Iya Li, kuliahnya bisa disambi kan . Orang masih seminggu 3 x ini dan lagi kau masih karyawan di sana . Semangat Li " kata Ayse.
__ADS_1
" Iya Li besok aku temani kekampus aku juga ambil kuliah lagi " kata Grace.
" Hah ..... terus Callan dengan siapa. ?" tanya Lian
" Aman dia sama baby sister nya dan mertuaku . Aku juga masih kerja dirumah sampai bayi Callan umur enam bulan dan Kak Ray mengizinkan ku untuk datang meeting saja " kata Grace
" Wah enak banget kau Grace aku juga mau kerja begitu " kata kak Jasmine.
" Heh....... ngak usah ngiri kak. Orang kak Jasmine ngak kerja aja sudah banyak duit Beda sama kita yang masih merangkak dari nol " kata Ayse
" Iya nih kak Jasmine , ngapain juga kerja Kak Ray ngak akan bangkrut .Apalagi Kak Ray sudah punya persiapan segunung tuh Buat kak Jasmine. Orang dia big bos iya ngak Li " kata Emma melirik Lian.
" Hehehe....... kalo itu aku ngak ikut campur terserah kak Jasmine " kata Lian terkekeh.
Mereka pun ngobrol sambil bercerita Untuk melupakan sejenak pengelaman hidup yang pahit dan curhat tentang cerita indah di tempat bekerja Yang mengudang tawa dan canda.
Sedangkan di apartemen nya Nathan memeluk gulingnya mengingat Lian.
Semoga kau cepat kembali An, aku merindukan mu " kata Nathan .Yang tetap berharap Lian masih mengingatnya. Nathan merasa bersalah ketika Lian terpuruk Dan sempat Lumpuh Yang saat itu ia tak tahu harus mencarinya kemana.
" Aku tak akan membuat mu bersedih lagi An Dan aku tak akan membiarkan mu menangis seperti itu lagi " kata Nathan. Yang mengingat Lian menangis tersedu sedu. Yang sempat membuat Lian pingsan Yang membuat hati Nathan teramat sakit melihat nya.
*******
" Mau kemana de kok sudah rapi " kata Rayyan menatap Lian
" Mau kekampus kak mau lihat kampus Apa namaku masih ada dan tercatat . Lian masih ingin kuliah lagi " kata Lian.
" Ya bagus lah Nanti kak Rayyan akan menyuruh Chris mengantar mu kesana " kata Rayyan.
" Iya kak trimakasih " kata Lian.
" Apa Lian mau kerja lagi de ?" tanya Jasmine melirik Lian.
" Hah.....Apa ingin kembali kesana . Kenapa tidak mengurus perusahaan kita saja " kata Ray Menatap Lian yang terdiam.
" Lian..... belum berpikir kesana kak Cuma wacana dari teman teman. Mereka bilang masih ada yang harus di bereskan " kata Lian.
" Iya juga sih . kan waktu Lian hilang semua jadi kacau .Nathan sempat sedih dan semuanya amburadul itu aku dengar itu dari asistennya. Untungnya ada Katrina dan Alex . Ya sudah terserah kau saja de Kak Ray tak ikut campur. Untuk masalah itu Yang penting kau nyaman dan bahagia " kata Rayyan Yang tak mau Lian terpuruk lagi . Setelah banyak kejadian yang menimpanya. Yang membuat Rayyan ikut merasakan kesedihan adik satu satunya itu.
" Ya kak trimakasih " kata Lian lirih
__ADS_1
" Hei .... jangan sedih mana Lian yang dulu semangat lah " kata Jasmine mengusap bahu Lian. .Yang membuat Lian tersenyum .
Rayyan pun tersenyum melihat Lian. Ada sedikit rasa iba mendengar kisah cinta sang adik. Yang menikah dan ditinggal pergi . Yang membuat Rayyan sempat bicara empat mata dengan Nathan Kalo Lian Kembali Ia ingin Lian seperti dulu lagi Tersenyum dan bersemangat meniti hidupnya. Karna Rayyan perduli dan sangat menyayangi Lian .Berharap Nathan bisa menyembuhkan Lukanya. Apalagi Nathan masih mencintai Lian . Dan berjanji akan membahagia Lian. .
******
Kantor masih terlihat lengang ketika Nathan datang
" Pagi pa " kata Emma
" Pagi juga Em " kata Nathan tersenyum.
" Pa..... Lian sudah kembali " kata Emma. Yang menghentikan langkah Nathan. Yang membuat Nathan berbalik badan dan menatap Emma.
" Kau serius " kata Nathan menatap Emma.
" Em...." kata Emma mengangguk.
" Pa bos harus semangat kami akan membantu bapa " kata Emma tersenyum .
" Trimakasih " kata Nathan tersenyum Lalu kembali menuju ruangan nya.
Lalu Nathan langsung menghubungi Rayyan Dan menanyakan kebenarannya. Untuk memastikan Lian baik baik saja.
*******
Sedangkan Lian sedang di kampus Menuju ruang administrasi untuk mengecek nama nya dan beasiswa yang masih berlaku untuknya. Dan juga menemui Prof Jack dosen pembimbingnya itu
" Om My good aku tak percaya kau ....." kata Prof Jack terkejut Yang hampir tak percaya melihat Lian . Lalu memeluk Mahasiswa kesayangan nya itu.
" Saya masih hidup pa, maaf baru kembali sekarang " kata Lian memeluk tubuh tua Prof kebanggaan nya itu.
" Ini sebuah keajaiban kau selamat nak Aku sangat senang melihat mu..kau masih di terima disini sayang " kata Prof Jack memeluk erat Lian Dan mengusap pelan punggung Lian..Yang sudah dianggap nya putrinya sendiri.
" Kau masih ingin melanjutkan kuliah mu kan , ayo duduklah nak " kata Prof Jack terharu sampai mata mya berkaca kaca.
" Ya prof ... saya ingin melanjutkan kuliah lagi. dan mohon bimbingannya " kata Lian
" Of course your is the best .Aku slalu menunggu anak yang berbakat sepertimu " kata Prof Jack tersenyum lebar
" Trimakasih Prof " kata Lian senang. Karna tak ada yang berubah pada dosen nya itu .Yang dikagumi Lian karna tegas dan juga profesional dalam mengajarkan ilmunya tampa pulih kasih pada setiap siswanya.
__ADS_1
" Kapan kau akan mulai kelas mu .Hari ini aku punya jadwal kosong. Ikut lah kerumah pasti istriku sangat senang bertemu denganmu nak " kata Prof Jack. tersenyum
" Baik Prof kebetulan jadwal saya juga kosong hari ini saya juga senang bisa berkunjung kerumah Profesor " kata Lian senang . Karna itu kesempatan langka baginya. Bisa mengenal Prof jack yang terkenal pintar dan berpengaruh . Yang menjadi guru besar dikampusnya.