
Setelah selesai makan malam, Andika mengajak yang lainnya untuk pulang. Namun di tengah perjalanan, Anara melihat ada Mall yang cukup besar.
"Mas, stop!" ucap Anara, sambil menatap ke arah luar mobil.
"Ada apa sih, sayang?"
"Stop dulu!" pinta Anara.
Andika menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
"Kamu mau apa?" Andika bertanya kepada istrinya.
"Kita ke Mall yuk!" ajak Anara.
Andika menatap ibunya dan anak-anaknya yang duduk di belakang.
"Dika, lebih baik kamu antar kita dulu kembali ke hotel. Setelah itu kamu pergi lagi ke Mall bersama istrimu," ujar Bu Sinta.
"Mamah tidak ikut ke Mall?" Andika bertanya sambil menatap ibunya.
"Tidak, kasihan anak-anak takutnya ngantuk," ucap Bu Sinta.
"Baiklah," Lalu Andika menatap istrinya. "Sayang, kita antar Mamah dulu ya," ucapnya.
"Baik, Mas." kata Anara.
Andika mengendarai mobilnya menuju ke hotel tempat mereka menginap. Dia akan mengantar Ibunya, Ani, dan ke dua anaknya.
Tak lama, mobil yang di kendarai Andika sampai di tempat tujuan. Bu Sinta dan Ani turun dari mobil dengan menggendong Adelia dan Eva. Setelah berpamitan kepada ke dua anaknya, Andika kembali pergi.
Andika menatap istrinya yang duduk di sebelahnya. Anara menatap ke luar jalan. Andika senang karena bisa menyenangkan istrinya.
"Sayang, besok kita kemana?" tanya Andika.
"Kita mengunjungi tempat wisata yang ada di kota ini saja," ucap Anara.
__ADS_1
"Baiklah, besok kita jalan-jalan."
Andika kembali fokus mengemudikan mobilnya.
Saat ini mobil yang di kendarai Andika sudah sampai di depan Mall. Andika menghentikan mobilnya di parkiran depan Mall, lalu ke duanya segera turun dari mobil.
Andika menggandeng tangan istrinya. Lalu mereka melangkah memasuki Mall. Andika hanya mengikuti kemana istrinya melangkah.
"Sayang kita mau kemana? Kok sejak tadi hanya muter--muter saja?"
"Tidak tahu, aku hanya mengikuti kemana kakiku melangkah," ucapnya.
"Astaga, kasihan loh anak kamu nanti kelelahan," ujar Andika.
"Ya sudah, kalau begitu kita cari tempat duduk saja untuk beristirahat," kata Anara.
Mereka pergi ke salah satu cafe yang ada di Mall itu. Ke duanya memesan makanan ringan dan minuman untuk mereka nikmati sambil mengobrol santai.
°°°°°°°°
Andika mengajak keluarganya pergi ke small world purwokerto. Anara merasa senang mengunjungi tempat itu, karena ibarat sedang berlibur ke luar negeri. small world merupakan taman rekreasi miniatur dunia. Disana bisa menyaksikan menara petronas, patung merlion, hingga big ben london dalam skala yang jauh lebih kecil. Disana merupakan lokasi yang pas bagi pemburu swafoto. Ada pula taman dengan beragam bunga yang indah dan berwarna-warni.
Anara menarik-narik tangan suaminya. Dia meminta suaminya untuk memfotonya.
"Mas, cepat fotoin aku!" pinta Anara.
"Siap, sayang," Andika mulai mengarahkan kameranya ke arah istrinya.
Andika juga memfoto kebersamaan istri dan anak-anaknya.
"Sayang, aku lelah nih. Kapan giliran aku foto sama kamu?" Andika melangkah mendekati istrinya.
"Nanti, Mas. Sama kamu terakhir saja," kata Anara.
"Astaga," Andika hanya menghela napasnya pasrah.
__ADS_1
Setelah cukup lama berfoto, mereka memilih untuk beristirahat. Andika mengajak mereka untuk membeli makanan untuk mengganjal isi perut. Apalagi istrinya sedang hamil, dia tidak ingin jika istrinya kelaparan.
Setelah cukup lama disana, Andika mengajak mereka untuk pergi ke lokasi wisata yang lain. Kali ini tujuan mereka yaitu pergi ke caping park purwokerto. Tentunya di caping park ini tidak kalah menariknya dengan small world. Karena ada banyak spot menarik untuk berfoto. Mulai dari lantai kaca yang begitu menantang, hingga instalasi warna-warni pasti menarik untuk jadi latar foto.
Ada juga instalasi ayunan yang akan membawamu berayun di ketinggian, rasanya seperti melayang di udara.
Bu Sinta mengarahkan kameranya ke arah Andika, Anara, dan ke dua anaknya. Mereka terlihat seperti keluarga yang sempurna.
"Dika, sekarang giliran Mamah yang foto sama Adel dan Eva," Bu Sinta mendekati anaknya, lalu memberikan kamera yang sedang di pegangnya.
"Siap, Mah." Andika menerima kamera yang di berikan oleh Ibunya.
Andika melihat beberapa foto hasil jepretan yang di ambil olehnya dan Ibunya. Disana sama sekali tidak ada foto Ani.
Andika menatap Ani yang sedang duduk bersama Adelia dan Eva.
"Ani, coba kamu foto dulu! Bukankah kamu belum berfoto sama sekali?"
"Tidak usah, Tuan. Lagian saya tidak suka selfi," jawabnya.
"Ayo foto sama aku!" Anara mendekati Ani.
Kini Anara dan Ani berpose sambil tersenyum. Andika mulai mengarahkan kameranya dan mengambil beberapa foto mereka.
"Dika, kita pulang yuk! Rasanya sudah lama sekali disini," ajak Bu Sinta.
Andika menatap istrinya yang sedang berdiri di dekat ke dua anaknya.
"Nara juga ingin pulang, Mas." ucapnya.
"Baiklah, sekarang kita kembali ke hotel." ucap Andika.
Mereka pergi meninggalkan tempat itu. Hanya dua tempat saja yang mereka kunjungi. Karena Andika kasihan kepada istrinya, takutnya kelelahan. Padahal masih banyak lagi tempat wisata di sekitar daerah itu yang belum mereka kunjungi.
••••••••••
__ADS_1