Pewaris Yang Kabur

Pewaris Yang Kabur
¹²⁸. Lupa akan anak sendiri


__ADS_3

"Pria kecil ini??" Alana yang perhatikan wajah Agung lalu wajah Hendrik silih berganti.


"Anakmu?!!" Alana merasakan tubuhnya melemas menyadari saat ini Hendrik telah memiliki seorang Putra kecil yang sangat mirip dengan pria itu.


"Alana,," Hendrik langsung menopang tubuh perempuan yang hampir saja jatuh ke lantai.


Ia membawa Alana duduk dipinggir ranjang, namun dia terkejut ketika Alana malah menjauh darinya.


"Kau.!!! Sialan!! Jadi kau sudah memiliki seorang Putra?!!" Alana berteriak keras pada Hendrik dengan rasa tak percaya nya.


Dia menunggu kepulangan pria itu dari luar negeri tetapi ternyata pria itu kembali dengan seorang anak!!!!!


"Hei,, dia memang Putraku, tapi dia juga putramu." Ucap Hendrik mengagetkan Alan.


"Apa katamu?!! Aku baru berumur 20 tahun!!! Mana ada putraku seperti dia?!!" Kesal Alana memandang pada Agung sebab dia benar-benar benci pria kecil itu.


Anak Hendrik dengan perempuan lain!!


Mendengar kata Alana, wajah Agung langsung membiru dan serasa air matanya akan runtuh ke pipinya.


'Ibu hanya mengingat ayah,, Dia melupakan aku...' Pria kecil itu langsung melompat dari ranjang lalu berlari meninggalkan kamar Hendrik.


Setelah tiba di luar kamar, Agung langsung mencari pojok ruangan dan menangis tersedu-sedu.

__ADS_1


"Ibu,, hiks hiks,,," isak pria kecil itu sembari memeluk lututnya dan menyembunyikan wajahnya di antara lingkaran tangannya.


Sementara di kamar, Hendrik emnghela nafas lalu menatap Bara yang sedari tadi memperhatikan mereka.


"Jelaskan pelan-pelan, dia akan menerimanya." Ucap Bara yang sudah mengamati Alana dan merasa bahwa perempuan itu sudah bisa menerima seluruh kenyataan meski ingatannya belum sepenuhnya pulih.


Dengan tahu diri, Bara meninggalkan kamar Hendrik untuk memberi ruang bagi Alana dan Hendrik berbicara berdua.


"Apa yang perlu kau jelaskan?!! Hubungan terlarang dengan perempuan lain?? Jadi selama ini,," Alana mendengus kesal, selama mereka berkuliah dia melihat Hendrik sebagai pria yang culun, ternyata sudah memiliki seorang Putra!!


"Hmm, Alana,, Apa kau tahu tahun berapa ini?" Tanya Hendrik.


"Tentu saja 2018!" Jawab Alan dengan ketus.


Sambil mengerutkan keningnya, Alana mengambil ponsel itu lalu melihat waktu yang tertera pada layar ponsel.


Sesaat Alana mengerutkan keningnya lalu menyeka layar itu dan melihat fotonya terpampang di wallpaper ponsel milik Hendrik.


Sesaat Alana tertegun dan jantungnya berdegup kencang, tapi kemudian ia melemparkan ponsel itu ke arah Hendrik.


"Jangan merayuku dengan menggunakan fotoku pada wallpaper ponselmu!!" Ucap Alan dengan kesal.


"Aku tidak merayumu, aku hanya berniat mengatakan padamu bahwa sekarang sudah 2022, 5 tahun telah berlalu sejak kejadian itu..." Ucap Hendrik.

__ADS_1


"Apa yang kau katakan?!!" Alana sama sekali tidak mengerti jadi Hendrik langsung mengambil ponselnya lalu memutar siaran langsung dari sebuah acara televisi terkenal.


Siaran langsung itu memperlihatkan tanggal dan waktu pengambilan gambarnya hingga membuat Alana sangat terkejut.


"Kemarilah,, biar ku jalaskan padamu," ucap Hendrik mengulurkan tangannya pada perempuan yang menjaga jarak dari nya.


"Apa maksud semua ini??" Tanya Alana dengan tangan gemetar memegang ponsel di tangannya.


Idolanya yang kemarin berumur 18 tahun kini dikatakan berumur 23 tahun, wajahnya juga sudah tidak seperti dulu lagi, tampak lebih dewasa dari yang ada di ingatan Alana.


"Kemarilah,," ucap Hendrik menatap Alana dengan tatapan memohon.


Sesaat Alana memperhatikan Hendrik tapi kemudian perempuan itu berjalan ke dekat Hendrik dan duduk di samping pria itu.


Begitu Alana duduk, Hendrik langsung memeluk perempuan itu dengan hangat erat melepaskan seluruh kerinduan yang selama ini ia pendam.


"5 tahun telah berlalu dan selama itu kau jatuh sakit hingga kau melupakan banyak hal yang terjadi. Pria kecil yang tadi memanggilmu ibu itu adalah anak kandung mu, tapi kau melupakannya karena sakit yang kau derita." Ucap Hendrik membuat Alana terpaku di tempatnya.


Sakit?


Anak?


Lupa?

__ADS_1


__ADS_2