
"Periksa sungai ini!! Kita harus menemukan jasadnya dan membawanya pada Tuan."
Samar-samar Glenn masih bisa mendengar suara orang-orang itu jadi dia dengan tenaga yang masih tersisa langsung berkata, "Tolong tinggalkan saya."
"Jangan berisik! Tahan nafasmu sebentar," ucap Hendrik lalu pria itu menenggelamkan diri mereka ke dasar sungai saat melihat kaki para pengawal mendekat ke arah mereka.
Keduanya berada di dasar sungai dengan Hendrik yang melihat bayangan orang-orang yang sedang melihat di pinggir sungai.
"Tidak ada di sekitar sini, Apakah mereka sudah berenang ke tempat lain?" Salah seorang pria berbicara.
"Kau benar, mereka sudah berada di dasar sungai selama 15 menit lebih, mungkin saja mereka langsung keluar dari mobil lalu bersembunyi di sekitar sungai. Ayo periksa pohon-pohon di sana!!" Ucap salah seorang lalu mereka segera berpencar untuk menyusuri sungai.
Saat itu, Glenn yang sedang terluka tidak bisa lagi menahan nafasnya jadi dia meronta-ronta dengan kuat sebab air telah masuk ke paru-parunya.
Hendrik menggertakkan giginya sembari melihat ke atas di mana orang-orang yang mencari mereka belum terlalu jauh tetapi mengingat kondisi Glen, Dia segera berenang ke atas.
"Maaf," kata Hendrik menutup mulut Glenn dan membiarkan pria itu hanya bernafas melalui hidung.
Dia tidak mau jika Glen menimbulkan suara hingga menarik perhatian orang-orang itu untuk kembali mendekati mereka.
__ADS_1
Setelah nafas Glen terdengar stabil, Hendrik berenang membawa Glenn ke tepi seberang sungai.
"Bertahanlah," ucap Hendrik sembari mengamati sekitar mereka.
Beberapa menit tetap berada di pinggir sungai akhirnya beberapa orang polisi mendatangi tempat itu.
"Pengendara mobil yang ditabrak oleh truk ini belum ditemukan!! Cepat kirim alat berat untuk mencari mobilnya di dasar sungai!!" Terdengar seseorang berbicara dari atas jembatan, tetapi Hendrik belum berani merah mengambil resiko untuk keluar dari sana.
Bagaimanapun, kejadian Romi yang ditembak dari atas ketinggian gedung cukup untuk menjadikan alasan tersebut agar tidak memperlihatkan diri secara sembarangan.
"Tuan, bantuan akan segera datang, tolong bertahan sebentar," tiba-tiba suara 5 Glenn mengejutkan Hendrik.
"Seharusnya saya yang melindungi Tuan, tapi malah berbalik seperti ini. Tuan Romi akan membunuh saya jika dia mengetahui hal ini." Glenn menertawakan dirinya sendiri.
"Diamlah,, seseorang kembali mendekat." Kata Hendrik lalu dia kembali menyelam ke bawah air.
Dari balik air ia melihat seorang polisi melihat ke sungai.
"Ha,, dua orang itu kenapa tidak muncul ke permukaan air?? Akan berakhir buruk kalau mereka tidak mati!!" Kata pria itu sembari mengamati sungai.
__ADS_1
"Tuan!! Ada pergerakan di sebelah sana, mungkin saja itu adalah mereka yang berusaha melarikan diri!!" Tiba-tiba suara orang lain terdengar dari atas hingga pria yang melihat ke sungai langsung berdiri mengikuti bawahannya yang bergerak ke hulu.
Hendrik kembali naik ke permukaan air, mereka menghirup nafas dengan cepat lalu mengamati sekitar.
Sesaat terdiam terdengar lagi suara dari atas jembatan, "Bagaimana dengan sniper? Apakah sudah berada di posisi?"
"Mengapa lama sekali?!! Suruh mereka bergerak cepat untuk mengawasi sungai!!! Jasad mereka belum ditemukan dan kalian tahu akibatnya jika kita tidak berhasil membunuh mereka bukan?!!" Suara seorang pria yang terdengar menggertakan giginya.
"Sial!! Kita tidak bisa lagi muncul di permukaan karena mereka akan mengawasi kita. " Ucap Hendrik dengan cemas.
Seorang sniper dapat melihat dengan jelas meskipun jarak mereka beratus-ratus meter jauhnya.
Jadi meskipun hanya sedikit tubuh mereka yang muncul di permukaan air maka para sniper masih bisa melihat mereka.
"2 menit lagi," tiba-tiba terdengar suara Glenn yang sangat berat.
"Baiklah," kata Hendrik mempercayai pria itu lalu dia kembali menenggelamkan diri ke sungai.
Hanya perlu menahan nafas 2 menit lalu bala bantuan akan segera datang untuk mereka.
__ADS_1