Rivandy Lex : Modern Military

Rivandy Lex : Modern Military
Musim Dingin Moskow : Perang Dingin 1,3


__ADS_3

2 Desember 2025, jam 15:46, lorong rumah sakit menuju ke lantai dua, para anggota Klub Pangeran bergegas untuk menggerebek ruangan pasien Hipotermia. Mereka adalah seorang gadis yang akan menghangatkan tubuh pasien 


Namun, setelah menemukan ruangan yang dimaksud itu, mereka melihat ada dua gadis yang sedang berlari menuju ke arah yang berlawanan. Mereka adalah gadis yang selalu melekat pada RIvandy.


Oleh karena itu, mereka mempersiapkan serangan nektar cinta mereka dan membidik ke arah Akishima dan Sheeran. Tak lama kemudian, mereka berubah menjadi Power Ranger dan memberantas kejahatan.


Kotori hanya terdiam sambil memakan popcorn dan segera menyusup dengan kekuatan supernaturalnya. Ia menggunakan kekuatan "Electro Dubstep : Unstoppable" miliknya agar bisa menyelinap ke ruangan itu. Saat memasuki ruangan itu, ia melihat pasien yang sedang tidak sadarkan diri. Kotori agar khawatir dengan kondisi pasien itu. 


Ia cukup cemas dengan suhu tubuhnya itu. Ini sudah mencapai 20 derajat Celcius. Jika sampai berada dalam 5 derajat, pasien itu akan mati beberapa jam lagi. Kotori mendekat dan segera menyentuh tubuhku yang dingin lagi. Maka dari itu, dia segera menghampiriku dan menemani di saat yang terakhir.


"Aku akan menemanimu, Rivandy," 


[*^*] 


Sementara itu, Lisa yang sedang menahan tembakan lawan dengan pelurunya. Ia menanggapi peluru yang melesat itu dan targetnya dengan menggunakan kacamata monokelnya., 


Dengan cepat, Lisa mempercepat langkahnya dan melewati anggota Klub Pangeran. Ia melakukan sliding ke depan dan melakukan tembakan ke bahu mereka. Setelah itu, ia menyentuh perisai dan segera berjalan di atas perisai.


Setelah itu, ia meloncat ke atas dan melakukan tembakan lagi. Setelah itu, ia mendarat dengan kakinya dan maju ke depan. Anggota Klub Pangeran terkena serangan itu mencoba menggantikan posisi lagi. Mereka yang terluka akan dirawat oleh Anggota Klub PMR yang mengikuti Klub Pangeran.


Mereka yang masih memiliki tenaga melakukan tembakan kepada Lisa di bagian dada dan perutnya. Lisa sedikit kesulitan  Ia terkena luka di lengan dan tidak mempedulikannya. Hanya berpikiran untuk melewati jalan itu. 


Namun, ada sebuah pasukan Gundam yang muncul terlalu tiba-tiba. Mereka muncul dari atas dan membantai anggota Klub Pangeran. Anggota itu berkumpul dan mundur beberapa meter dari pasukan Gundam itu.


Mereka mencoba untuk menghabisi pasukan Gundam itu dengan formasi mereka. Namun, Gundam yang sudah diberi program oleh Evelyn membuat formasi dan maju ke depan. Mereka menembus pertahanan anggota Klub Pangeran dengan mudah.


“Apa? Semudah itu?” Gumam ,Lisa melihat anggota Klub Pangeran dikalahkan dengan mudah.


Setelah mereka mengalahkan anggota Klub Pangeran, salah satu pasukan Gundam melihat ada seorang gadis yang memegang senjata.  


“Tch! Kalau seperti ini ...”


“Mission! Tank! Keluar!”


Sekelompok Tank muncul di lorong rumah sakit dan bersiap untuk bertempur. Tank yang berukuran manusia bergerak dengan cepat dan mengarahkan moncongnya ke arah pasukan Gundam yang banyak.


Mereka memutarkan lagu Soviet March yang merupakan tema utama soundtrack dari game Commander and Conquer : Red Alert 3. Itu adalah tank tanpa awak. Mereka melakukannya secara mandiri dan otomatis. 


[Lirik lagu Soviet March]


Наш Советский Союз покоряет весь мир


Как огромный медведь на востоке


Овцы бродят бесцельно, без всяких забот


А советский медведь на охоте


Наш Советский Союз покоряет весь мир


Как огромный медведь на востоке


Овцы бродят бесцельно, без всяких забот


А советский медведь на охоте


Все народы, не стоит того


Чтобы мы превратили вас в пепел


Благодарны, низкий поклон


От самой могущественной в мире


Все народы, не стоит того


Чтобы мы превратили вас в пепел


Благодарны, низкий поклон


От самой могущественной в мире


А-а-а, а-а-а!


Наш Советский Союз покоряет весь мир


Как огромный медведь на востоке

__ADS_1


Овцы бродят бесцельно, без всяких забот


А советский медведь на охоте


Наш Советский Союз покоряет весь мир


Как огромный медведь на востоке


Овцы бродят бесцельно, без всяких забот


A советский медведь на охоте


А-а-а, а-а-а!


А-а-а-а!


Pemandangan tank itu menyebabkan pasukan Gundam merasa kewalahan. Mereka tidak bisa mengalahkan tekad dari tank tanpa awak itu.  Alhasil, mereka terkena tembakan meskipun mereka menyerangnya duluan. Akhirnya, pasukan Gundam itu tidak bisa berbuat apapun dan segera mundur dan merencanakan program ulang.


Tank yang di sekitar Lisa memudar secara tiba-tiba. Dengan tegaknya, Lisa mengambil beberapa bagian badan Gundam itu untuk disampaikan oleh Ketua Klub Militer. Ia sudah memberi pesan pada anggota Klub Militer lainnya untuk mengidentifikasi tubuh Gundam itu.


Di sebuah ruangan, Evelyn mengawasi semua pertarungan di rumah sakit itu. Ia merasa sedikit tertekan dengan kekalahan yang sudah di depan matanya. Ia harus menyuruh mereka mundur lalu mengulanginya.


“Dia menghalangiku, desu!” 


“Rencana B, Cuilik Pangeran, desu!” Pinta Evelyn pada robot Gundam yang sudah siap melalui microphone dari kepala Evelyn.


Pasukan Gundam tingkat SG segera bergerak menuju ke ruangan pasien Hipotermia untuk membawa Rivandy ke tempat aman. Namun, semua itu berubah ketika ia melihat seseorang yang berhadapan dengannya. 


Dia adalah seorang yang berada dalam tingkat monster, merupakan seorang yang berafiliasi dengan Akademi Militer Spyxtria. ia mengenal robot itu, berpenampilan gelap itu melihat pasukan Gundam yang sedang bergerak menuju ke ruangan pasien Hipotermia.


“Tidak Mungkin, desu! Kenapa dia ada disini?”


“Dia adalah …”


 [*^*]


Pertarungan Akishima dan Sheeran sedang berlangsung. Namun, mereka sudah terpojok dengan anggota Klub Pangeran yang cukup kuat. Mereka mengepung Akishima dan Sheeran sebelum melakukan tembakan mereka. Namun, Akishima tidak bisa membiarkan dirinya untuk dikepung oleh suatu hal.


“Sial! Kita terkepung!” Keluh Akishima masih memegang senapannya. 


“Kita tidak bisa mengalahkan mereka dengan mudah,” lanjut Sheeran menarik pelatuknya.


“Kenapa mereka terlalu kompak? Kalau begini terus, kita akan kalah,” pikir Akishima menatap lawannya dengan tajam.


“Dan dia akan berhubungan intim dengan Sayangku,”” sambung Sheeran memikirkan hal yang mesum.


“Aku akan menghajarmu nanti,” gumam Akishima melihat tingkah Sheeran yang mesum itu.


Namun, sebelum anggota Klub Pangeran itu melakukan teknik pamungkas mereka, ada sosok yang muncul dengan cepat. Ia menunjukkan dirinya dengan aura warna hitamnya. Ia juga membawa P90 miliknya.


“Aurora. Kenapa kamu menggunakan Mode Langit Malam Hitam?” Tanya Akishima melihat Aurora.


“Gawat! Kita harus pergi dari sini! Aurora bilang padaku bahwa Mode ini sangat berbahaya. Mode ini tidak mengenal kawan dan lawan. Dia akan menghabisi semuanya. Kekuatan dan kecepatannya di atas rata-rata. Tidak ada peluang kita untuk menang,”  jelas Sheeran mengenai kekuatan Aurora.


“Kau benar. Waktunya lari!” Akishima bergerak dengan cepat untuk melarikan diri meskipun sudah dikepung.


“Jangan tinggalkan aku!” Cocor Sheeran mengejar Akishima.


Alhasil, Aurora mendekati kerumunan dan menghabisi semua orang yang memegang senapannya. Aurora mendekati mereka dan menembak mereka dengan cepat. Lalu, melancarkan tembakannya kepada targetnya.


Anggota Klub Pangeran pun memisahkan diri dan membentuk formasi baru setelah menyadari salah satu anggota Klub Pangeran telah ditembak. Sheeran ingin lari dari Aurora. Namun, terlambat. Aurora sudah menembaknya duluan, sehingga Sheeran terkapar di lantai dengan seragam Power Ranger miliknya.


Aurora membereskan mereka semua dengan cepat. Ia menembak anggota Klub Pangeran dan mereka tidak dapat menanganinya lagi. Mereka terus membalas serangan kepada Aurora. Namun, Aurora terlalu lincah untuk ditembak.


Pertarungan berakhir dengan cepat. Aurora berdiri di atas tumpukan tubuh gadis yang tidak berdaya, melirik ke sebuah pintu pasien dan melihat aura jatuh cinta yang amat mendalam. ia juga melihat ada hal yang membuatnya benci pada gadis itu.


Aku akan datang untuk membunuh si pengganggu - Aurora’s Heart.


[*^*]


Evelyn melihat kekalahan dan kehancuran pasukan Gundam miliknya. Ia juga melihat tumpukan mobil yang diambil oleh anggota Klub Militer, merasa rencananya digagalkan seseorang.


“Kenapa dia disini, desu?” 


“Rencanaku berantakan, desu,”


“Kenapa kamu lakukan ini, desu? Cherry Spyxtria?”

__ADS_1


Namun, saat menyebutkan namanya, Dr. Cherry muncul di hadapannya. Dr. Cherry sudah mematikan semua sistemnya, sehingga tidak ada kemungkinan Evelyn untuk melawan balik. Dr. Cherry bisa dipastikan overpower dalam aspek militer, memasak, dan menyanyi.


“Ara-ara. Kamu disini rupanya, Evelyn Emily.” jawab Dr. Cherry membawa Evelyn keluar.


“Tidak! Jangan bawa aku keluar, desu!” Evelyn yang diseret memohon dengan sangat. 


Dr. Cherry menjawab, “Kau harus memperbaiki kerusakan itu. Kamu kan anggota Klub Robotik."


“Robotik untuk membuat robot, desu. Bukan memperbaiki mobil, desu,”


“Aku tidak mau tahu. Kalau kamu tidak memperbaiki mobil itu sekarang juga, aku akan memperkosa Rivandy sampai mandul,"


“Mobil di Moskow itu mahal, lho,” lanjutnya.


“Tidak! Jangan lagi, desu!” Evelyn menangis dengan keras di tumpukan mobil yang rusak.


[*^*]


Aurora mendobrak pintu itu dan melihat Kotori yang sedang bersama dengan pasien Hipotermia. Kotori merasa sial dengan keberadaan Aurora yang berada dalam Mode Langit Malam Hitam (Black Night Sky). Aurora mendekati Kotori dan berniat untuk menendangnya.


“Siail! Dia lagi.” Kotori melirik ke Aurora.


Kotori ditendang oleh Aurora dan terhempas ke kaca, terjatuh ke bawah dengan pecahan kaca. Aurora menuju ke bawah dan menembak Kotori yang lengah dengan senapan P90 miliknya. Namun, Kotori menyalakan komunikasi headphone miliknya yang disembunyikan di dalam tudung jaket. Ia pun menghubungi Shiori dan Bella untuk menyuruhnya datang ke sini.


“Shiori, Bella. Ada kabar buruk. Ada Aurora yang akan membunuhku,” pesan Kotori melayang di udara.


“Baik, aku akan membawamu kemari,”  jawab Shiori mendengar suara dari Kotori.


Shiroi pun bergerak. Ia berusaha menyelamatkan Kotori dari serangan Aurora.  Ia menarik perhatian Aurora dan melakukan tembakan yang cukup keras kepada badan Aurora. Namun, Aurora dengan reflek segera menghindar dari tembakan itu dan mendarat dengan selamat. Kotori dengan kekuatan supernaturalnya mendaratkan diri dengan selamat.


Shiori dengan cepat melakukan tembakan yang cukup cepat menuju Aurora. Lawan Shiori melancarkan kerusakan dengan cara berlari menuju Shiori dan menembak perutnya. 


Shiori dengan gesitnya menghindari Aurora dan memancingnya ke tempat parkir agar Bella bisa menembak Aurora dengan biusnya. .Aurora sedang mengejar Shiori dan berusaha menghancurkannya. Bella menunggu mempersiapkan pistol miliknya dan bersiap untuk mengalahkan monster itu.


Saat sudah dalam posisi, Bella menembakkan Aurora dengan pistol bius itu. Peluru bius itu mengenai Aurora di bagian dadanya. Namun, Aurora tidak pingsan juga. Masih tahan dengan efek bius itu, sehingga Aurora tidak bisa dihentikan.


Akhirnya, Aurora dan Shiori bertarung dengan waktu yang cukup lama. Peluru demi peluru dilepaskan begitu saja dan bergerak menuju target mereka. Adakalanya tepat sasaran dan ada yang meleset. Shiori mencoba untuk mengalahkan Aurora dengan Mode Langit Malam Hitam itu.


Namun, setelah bertarung cukup lama, akhirnya Shiori dan Aurora membubarkan diri dan menganggapnya seri. Aurora meninggalkan rumah sakit karena hari ini sudah mulai malam. Shiori menghampiri Kotori dan segera pulang ke apartemen mereka sebelum terkena masalah.


[*^*]


Dina dan Ferah melaporkan kekalahan di sisi anggota Klub Pangeran setelah mereka melihat anggota itu terkapar di lorong rumah sakit. .Saat mereka menelusuri nya lebih jauh, mereka tidak sengaja melihat Dr. Cherry sedang menghukum Evelyn. 


Mereka pun melakukan pertemuan Zoom mereka dan memanggil Chelsea yang sedang mengerjakan tugasnya. Mereka melakukan rapat itu diam-diam agar tidak ketahuan Dr. Cherry. Jika ketahuan, maka mereka akan gagal menjadi seorang pengintai. 


Dina : “Lapor, Chelsea-chan. Pertarungan ini berakhir. Namun, aku tidak bisa mendekati Pangeran. Ada Kepala Sekolah,”


Farah : “Elaviana dan Karmila dikalahkan juga."


Chelsea : “Mereka ngapain sih? Kalah terus. Kalian sudah dapat data belum mengenai Pangeran?”


Farah : “Kayaknya sudah.”


Dina : ‘Aku sudah mendapatkan sesuatu."


Chelsea : “Bagus! Sekarang, aku akan menyuruh Violet untuk beraksi."


Dina : “Apa yang ia lakukan?”


Chelsea : “Dia akan mengurus semuanya. Tenang saja,”


Farah : “Aku curiga dia bisa melakukan yang itu."


Chelsea : “Curiga kenapa?”


Dina : “Dia akan hamil,”


Chelsea : “Hmph! Kalian harus mendapatkannya dulu sebelum Violet mendapatkannya duluan. Jadi, silahkan pulang ke rumah! Kita akan menjalankan rencana lusa nanti.”


Farah : “Ok. Kita nanti ketemu di sekolah lagi, Chelsea-Chan.”


Dina : “Aku harus pulang. Ada yang menunggu nih.”


Chelsea : “Rapat selesai dan pulang!”


Mereka menutup rapat di Zoom, memisahkan diri dan berencana untuk melakukan tahap selanjutnya. Mereka akan menjadi dokter gadungan dan merayu Pangeran agar bisa berhadapan dengan seorang yang penting untuk rencana spesial.

__ADS_1


Ia adalah Chelsea Arslan


__ADS_2