Rivandy Lex : Modern Military

Rivandy Lex : Modern Military
Masalah Psikologi : Kotori Andromeda : Supernatural Battle


__ADS_3

...Rivandy Lex Point of View ...


4 Mei 2026, pertarunganku melawan Hulk masih berlanjut. Tembakan yang cepat tidak akan bisa dibunuh Hulk dengan mudah. 


Padahal, tembakan yang digunakan kali ini adalah senapan Sniper untuk meredakan kekuatan. Tapi, tidak berlaku pada Hulk itu sendiri.


"Sial! Kenapa dia tidak bisa dibunuh?"


Aku menyimpan sniper milikku. Badanku terasa sakit, terasa mati karena pukulan keras dari Hulk. Dia terlalu kuat untuk dibunuh seseorang.


Aku meninggalkan sebuah tas belanjaan dan payung yang dipinjam dari Aurora. Tidak bisa membayangkan bagaimana reaksinya nanti.


Tidak ada pilihan lain selain kabur dari sini. Kedua kakiku melaju dengan cepat, menghindari serangan Hulk yang beringas, mencoba membuka kotak P3K begitu sudah lolos dari kejaran Hulk.


Entah kenapa aku tidak bisa mengalahkannya dengan sniperku. Dengan situasi mendesak, terpaksa aku menggunakan Deagle dan mengarahkan tembakan pada Hulk. Percuma, darah Hulk kebal terhadap tembakan pistol.


Aku tidak bisa menggunakan pisau karena masih diperbaiki. Diperlukan berhari-hari agar pisauku bisa dipakai kembali. Itu sudah pecah karena sesi latihan dengan kelas lain.


Pukulan Hulk dilancarkan dengan cepat, sampai membuat kerusakan di dinding. Gerakan tersebut memaksaku untuk lari cepat.


Hampir saja. Dia akan membunuhku jika aku terlambat. Seharusnya, aku diajari Aurora untuk lari lebih cepat. Dia juga pandai parkour. Setelah meloncati semua benda di gang, ada sebuah masalah yang muncul kembali.


Black Widow datang tiba-tiba dari arah atas kiri, memberikan tembakan pistol ke arahku. Peluru yang melesat mengenai, bahu bagian kiri, sampai aku tidak bisa bergerak bebas.


Pandanganku semakin sempit, bergegas untuk lari dengan cepat dan harus bersembunyi. Percuma melawan Hulk yang kuat dan tangguh.


Sialnya, Black Widow memberikan tendangan keras padaku. Karena aku terlalu lemah kepada wanita, badanku terhempas lebih keras dan lebih cepat dibandingkan pukulan Hulk sebelumnya.


Dua sampai tiga bangunan dibuat lubang oleh hempasan kuat tersebut. Black Widow mendatangiku dan membanting dengan keras. Hulk memberikan dukungan dengan menjadikanku sebagai samsak tinju.


Serangan telak menyebabkanku tidak bisa bergerak bebas, sampai membuatku harus memutar otak untuk melepaskan diri dari situasi ini.


Rasanya sakit. Seharusnya aku bisa lolos dari kejaran mereka. Namun, Black Widow tidak mau membiarkanku pergi. Dia menyita Deagle milikku dan memaksaku untuk tunduk kepadanya.


Akhirnya, aku terhempas ke tembok dan mengakibatkan luka yang parah. Dengan cepat Hulk meraih leherku dan mencekiknya.


"Ah! Kenapa? Aku tidak bisa bergerak?" Aku bertanya pada diriku sendiri, merasakan rasa sakit yang hebat.


"Matilah kau!" Hulk memberikan penegasan, agar aku terlihat seperti seorang mayat.


Black Widow mengawasiku, agar targetnya tetapi hidup. Dia menyentuh tubuhku dengan lembut, memastikan bahwa aku kan baik-baik saja sebelum dibawa pergi.


"Hulk. Kita harus membawanya ke Tuan Near. Dia menunggu kita."


Black Widow menyuruh Hulk untuk membawa kepada tuan mereka, tuan yang menciptakan Hulk dan Black Widow. 


Namun, ...


"Arctic Warfare : Bavaria!"


[Arctic Warfare : Bavaria adalah teknik yang digunakan untuk melepaskan diri setelah ditangkap musuh. Rantai dan alat penangkapan menjadi lepas dengan sendirinya. Waktu kekuatan ini berlangsung adalah 5 detik]


Hulk dan Black Widow tidak sadar, tahanannya menghilang begitu saja. Mereka hanya berjalan kecil dan tatapan mereka lurus ke depan.


Aku berhasil kabur, menyentuh tanah tanpa suara dan bergerak diam-diam. Sangat berisiko jika aku ditangkap kembali.

__ADS_1


Aku akan masuk rumah sakit untuk keempat kalinya.


Aku meninggalkan mereka tanpa jejak, menuju tempat yang tidak diketahui. Gang di Kota Moskow terlalu berat.


Aku berlari, menahan jeritan dan luka yang parah. Namun, aku masih hidup. Masih bisa bertahan di kondisi yang kritis. Jika ini musim dingin, aku langsung mati.


Begitu sampai di sebuah tempat, aku terdiam kaku. Tidak percaya atas semua di pemandanganku. Seorang berpakaian EG berdiri bersama superhero buatannya. Mereka menjaga Kotori yang terjatuh di tanah.


Kotori. Kenapa?


[**]


Wujud Alien Kotori mulai terlihat, Near dan Creator lainnya bersiap untuk menghajar Kotori.


Deadpool mulai mengambil kedua pedang dan mulai menusuk Kotori. Wolverine bersiap untuk mengancam ancang-ancang, berlari di tengah supernatural dan menebas tubuh Kotori.


Kotori menghindar dan salto di atas udara. Ia melemparkan piring hitam ke wajah Deadpool sekaligus Wolverine. Namun, ......


"Aku tidak akan membiarkan kalian untuk mengganggu Rivandy."


"Kau malah membunuh dirinya sendiri. Tidak keren," hina Near dan memberikan gestur tangan pecundang kepada Kotori.


Kotori menghilangkan akal sehatnya dan membiarkan tubuh alien menguasai Kotori, untuk merepotkan Near tanpa mengalahkannya.


Near memiliki banyak Creator yang terdiri dari Superhero. Berkat kecerdasannya, dia mampu membuat Creator menjadi lebih kuat dalam 4 bulan. Dia bisa membuat 3-4 Creator dalam setahun.


Ini sudah cukup untuk membuat Near semakin dipandang. Tidak ada yang bisa mengalahkannya karena memiliki IQ yang lebih tinggi dari Albert Einstein.


Near tertawa jahat, menyaksikan prediksi kekalahan Kotori dengan santai. Selama Deadpool dan Wolverine menjadi miliknya, mereka akan patuh padanya. Tidak ada yang memberontak, kecuali dipasang material Reveltron pada Creator mereka.


Kotori dan Deadpool saling menebas dengan senjata mereka. Wolverine tidak ketinggalan, ia mengayunkan cakarnya ke udara, menyebabkan Kotori harus bergerak ke bawah.


Rambutnya terlihat, terdapat 2 antena di atas kepala, memberikan gelombang radio untuk mendapatkan peluang serangan dan bertahan.


Namun, Kotori tidak bisa bertahan lebih lama lagi. Dia akan kalah.


[*^*]


4 Mei 2026, jam 18:30, Bella berada di dalam ruangan apartemennya, menunggu balasan Kotori di Telegram. Lama kelamaan, dia semakin khawatir dengan keberadaan Kotori.


"Kotori dimana sih? Kok dia gak ada?" Bella menutup handphone miliknya, merasakan hal yang aneh.


Bella berniat untuk ke toilet terlebih dahulu untuk menyegarkan tubuhnya kembali.


Sebelum itu, bel apartemen Bella berbunyi. Bella teralihkan oleh sebuah bunyi bel. Ia bergegas dan meninggalkan kamar mandi dan menuju ke pintu masuk apartemen.


Saat membuka pintu tersebut, terdapat Shiori yang sedang berdiri di depan Bella dengan wajah cemasnya. Bella langsung menanyakan keadaan Shiori, memeriksa apa yang terjadi.


"Shiori. Ada apa? Kok muka kamu suram gitu?" Bella bertanya, memiringkan kepalanya.


"Kotori menghilang. Saat aku menghampirinya apartemennya, semuanya sudah rusak. Dia meninggalkan handphone di apartemen yang sudah rusak. Jadi, aku langsung bergegas ke sini. Bagaimana ini?" Shiori merasa cemas, memberikan handphonenya Samsung Galaxy milik Kotori kepada Bella.


Bella melihat handphone yang rusak, merasakan tidak ada yang beres pada  Kotori. Jadi, badan Bella bergetar tidak karuan.


"Pantesan. Dia gak pernah membalas chatku. Sekarang, dimana Kotori?" Bella langsung refleks menyentuh baju Shiori yang pendek.

__ADS_1


"Aku tidak tahu. Mungkin dia dikejar seseorang." Shiori menjawab, menyebabkan lawan bicaranya beraksi.


"Ikut aku! Kita harus mencarinya." Tanpa basa-basi Bella langsung mengunci apartemen dan bergegas untuk keluar.


"Bella. Jangan pakai tanktop dan celana mini di luar!" Shiori berteriak, namun Bella sudah menuruni tangga apartemen.


"Bodoh amat! Aku gak peduli." Balasan Bella membuat Shiori semakin gusar.


Tidak ada pilihan lain. Shiori harus mengejar Bella. Bella tidak membawa Red Deagle yang biasa digunakan, dan Kartu ID.


Ia hanya mengenakan celana pendek dan tanktop merah muda. Tubuhnya seperti seorang loli. Namun, dia bisa bela diri ala Kopassus.


Mereka pun berlari menjauhi apartemen mereka dan mencari Kotori.


[°^°]


Pertarungan Deadpool, Wolverine, dan Kotori masih berlanjut. Mereka mengayunkan senjata mereka untuk melukai lawan.


Deadpool mengayunkan kedua pedang sekaligus memberikan tembakan pada alien tersebut. Sementara itu, Wolverine mendorong Kotori ke arah tembok. Namun, tangan Kotori masih menahan cakar Wolverine.


Setelah Deadpool memberikan tembakan pistol, Kotori bergegas loncat dan membelakangi tubuh Wolverine dan bergerak memukul Near. Tapi, Deadpool datang dengan cepat.


Ini menyebabkan Near menjadi lebih kuat, merasa menang karena Creator yang melindunginya. Tidak ada yang bisa dilakukan olehnya.


"Bagaimana? Kau tidak akan bisa mengalahkan Creator milikku." Senyuman jahat Near terlihat kembali, merasakan misinya sukses dalam sekejap.


"Sialan kau!  Kalau saja Klan Prime yang berpihak pada EG masih ada, kau tidak bisa bebas pergi dari perusahaan EG." Kotori masih berbicara seenaknya, membuat Near semakin tidak nyaman.


Near teringat sebuah nama, yang membuatnya marah yang tidak bisa dikendalikan. Selain itu, Near tidak ingin mendengar setiap nama Klan Prime.


"Karena kau, aku mengingat orang busuk yang seenaknya menghancurkan kreativitasku. Aku tidak terima. Aku akan menangkapmu dan dijadikan sebagai tumbal proyek! Deadpool. Habisi dia secepatnya!"


Deadpool menjadi lebih ganas, ingin mengalahkan Kotori secepatnya. Sebelum masalah kembali berlanjut.


Kotori sudah menebaknya. Ia akan kalah meskipun berusaha keras.  Tembakan yang cepat dan tebasan cakar harus memaksa Kotori untuk bertahan lagi


Setidaknya, membuat Near kehilangan mood itu sudah cukup. Kotori berseru, ingin menghasut Near yang kehilangan fokusnya dan kembali ke Amerika.


"Kalau Siren mengalahkanmu, pamgkatmu diturunkan dan aku tidak akan berada di sini." Kotori menghasut kembali.


"Pecundang itu menghilangkan Creator-ku yang berharga, Superman. Setidaknya, dia ditangkap." Naas, Near semakin bangga, merasa prestasinya merupakan hal yang biasa


Kotori berusaha untuk menghindar, melakukan serangan balasan melalui musik yang diputar di headphone. Namun, waktu teknik pamungkas telah berakhir.


Kotori kehilangan keseimbangan. Ini kesempatan yang bagus untuk kedua Creator tersebut untuk menjatuhkan Kotori.


Deadpool menginjak Kotori di tanah dan Wolverine menebas piring hitam agat Kotori tidak memiliki senjata lagi.


"Rupanya. Kotori sudah mati. Bagus. Sekarang kita akan menunggu target satu lagi." Near menjadi lebih tenang. Kotori sudah didapatkan, tinggal satu target lagi yang harus ditangkap.


Tak lama kemudian, ada seorang remaja yang muncul tiba-tiba. Ekspresi wajahnya menjadi datar, melihat Kotori menjadi tahanan EG.


"Kotori! Kenapa?"


Kotori menjadi lemas, wujud aliennya berubah menjadi manusia biasa.

__ADS_1


"Wah! Wah! Wah! Sepertinya, kita mendapatkannya. Hulk dan Black Widow. Habisi dia!"


"Jangan sampai dia lolos! Dia menjadi milikku."


__ADS_2