
Suasana siang sangat cerah. Matahari tersenyum bahagia menyinari bumi yang damai. Di dalam ruang kamar terlihat kedua gadis sedang membicarakan sesuatu.
"Kapan ayah akan mengirim kan 10 orang kesatria itu? Gue udah gak sabar..." Kesal Neftaza.
"Bukan Lo aja yang gak sabar tapi gue juga. Tapi tunggu aja deh... bentar lagi pasti juga di kirim sama ayah tuh" Jawab Angela merasa kesal juga karena kesatria itu belum muncul.
Menjadi seorang putri tidak memiliki pekerjaan yang khusus karena urusan kerajaan sudah di atur oleh raja dan pangeran. Untuk seorang putri hanya di wajib kan belajar tentang hal-hal seperti menyanyi, menari, menyulam, bermain musik dan lainnya. Di sisi itu mereka harus memiliki otak yang cerdas untuk kemajuan kerajaan mereka, jika raja dan pangeran tidak memiliki jalan keluar para Putri harus bisa membantu mencari jalan keluarnya. Ya, seorang putri tugasnya bisa di bilang menjadi cadangan emas sebuah kerajaan.
Di lain sisi, seorang putri adalah calon permaisuri masa depan, jadi mereka sangat di haruskan memiliki otak yang cerdas dalam berpikir maupun bertindak. Jika seorang wanita memiliki pemikiran atau reputasi yang bagus, mereka akan sangat di hormati.
Nah itu adalah alasan kenapa Angela dan Neftaza memiliki waktu luang yang sangat banyak hingga mereka bisa memainkan gadgetnya. Sebenarnya kehancuran yang sebenarnya belum di mulai, jika itu terjadi mereka berdua tidak akan sempat bermain-main.
"Ya deh,,, btw kita bakal ngelatih mereka dimana?" Tanya Neftaza penasaran.
"Hemm ya juga ya... "
"Eh di belakang istana utama ini kan ada istana mawar... kita bisa ngelatih mereka di sana.." Jawab Angela.
"Hemm ok lah,,, Kalau di pikir-pikir sebenarnya gue pengen punya geng Mafia seperti geng Mafia yang terkenal di era modern itu,,, mereka elite banget, sumpah... gue bahkan pengen gabung waktu itu, tapi kagak bisa." Seru Neftaza tersenyum sedikit.
"Kenapa Lo gak bisa?" Tanya Angela.
"Karena gue sibuk, sibuk meretas wkwk..." Jawab Neftaza tertawa bercanda.
"....." Angela hanya mendengus kesal.
"Hemmm... tenang aja, kita bakal ngebuat geng Mafia kita seperti geng Mafia yang Lo omongin itu..." Seru Angela.
"Hemmm ok deh,,, kita awali dengan sepuluh kesatria itu..."
Oh ya, bukan kah setiap anggota kerajaan memiliki seorang kesatria atau pengawal bayangan yang menjaganya? Ya, mereka punya. Namun kesatria Angela dan Neftaza memiliki tugas untuk mengawasi daerah perbatasan selama ini, kesatria mereka adalah termasuk kesatria yang di latih langsung oleh sang raja. Jadi kekuatan mereka sudah tidak di ragukan lagi. Nah, mereka bertugas sebelum Angela dan Neftaza yang asli pergi berkunjung.
____
Tok tok tok
Suara terdengar dari arah pintu.
"Putri, saya di perintahkan oleh yang mulia raja untuk memberitahukan kepada putri bahwa sepuluh kesatria yang di janjikan oleh beliau sudah berada di halaman istana," Ucap Kasim Han.
__ADS_1
"Terimakasih Kasim Han, kami akan menemui mereka." Ucap Angela ramah kepada Kasim Han.
Kedua gadis itu melihat sepuluh orang kesatria yang di berikan oleh sang raja berada di halaman sedang menunggu mereka.
"Lumayan...!" Ucap Neftaza.
"Hormat kami yang mulia putri Zenquille Angela dan Zenquille Neftaza!" Ucap mereka bersamaan sembari membungkuk.
"Hemm,,, kalian tahu kan jika kalian akan menjadi kesatria yang akan kami latih?" Tanya Angela dingin.
"Iya tuan putri, kami sudah di beritahu oleh yang mulia raja untuk mengikuti semua yang putri katakan, dan kami akan selalu setia kepada putri" Ucap salah satu kesatria itu.
"Bagus...!" Seru Neftaza.
"Silahkan putri memberi perintah, karena perintah putri Zenquille Angela dan Zenquille Neftaza adalah perintah mutlak untuk kami laksanakan..!!!" Ucap kesatria satunya.
"Baiklah,,,, kita akan memulai latihan di istana mawar..!!" Ucap Angela.
Kemudian mereka menuju ke istana mawar. Sebelum itu Angela dan Neftaza sudah memberitahukan jika mereka ingin menggunakan istana mawar itu untuk tempat latihan mereka dan mereka sudah menyuruh para kesatria penjaga untuk membangun sebuah rintangan yang akan di gunakan untuk kesatria mereka.
Mereka sampai di istana mawar, Ya istana ini seperti istana neraka yang indah. Terlihat berbagai rintangan yang berada di hadapan mereka.
"Baik yang mulia putri, kami akan melaksanakan latihan ini dengan sangat baik..." Ucap kesatria bersamaan.
"Bagus,,, kalian lewati rintangan itu sebanyak 100 kali" Ucap Neftaza.
"Perintah mu adalah perintah mutlak untuk kami yang mulia putri." Ucap semua kesatria serempak.
Para kesatria itu melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum memulai pelatihan.
Kemudian mereka satu persatu melewati rintangan itu, jika di lihat mereka tidak terlalu kesulitan untuk melewati nya. Ya, karena mereka sudah menjadi kesatria pilihan sang raja langsung, pastinya mereka memiliki stamina yang bagus.
Mereka melewati rintangan itu berkali-kali tanpa mengeluh.
"Sungguh orang-orang yang sangat kuat." Seru Angela.
"Hemmm,,,, ya gue setuju mereka sangat kuat,,," Jawab Neftaza sambil mengangguk.
Ya mereka melihat para kesatria itu di sebuah gazebo halaman.
__ADS_1
Tak terasa, matahari sudah berada di arah barat dan latihan itu telah selesai.
"Bagus,,, kalian sudah melewati rintangan itu dengan waktu yang lumayan singkat..." Seru Angela.
"Kita lanjutkan latihan ini besok, ingat kalian harus melewati rintangan itu setiap pagi setelah itu istirahat kemudian kita akan belajar bela diri ...!" Sambung Neftaza.
"Baik yang mulia putri, kami akan mengingat nya!" Ucap para kesatria.
"Kalian pergilah...!!" Seru Angela.
Kemudian mereka pergi dari hadapan Angela dan Neftaza.
________
Di kamar.
"Besok kita bakal mempelajari ilmu beladiri yang mana? Taekwondo? Wushu? Silat? atau apa?" Tanya Neftaza bingung.
"Hemm,,, kita akan melatih mereka secara bertahap, yang pertama adalah taekwondo..." Jawab Angela.
"Ok deh,,, kita juga bakal ikut latihan, karena udah lama gak bertarung guyss wkwk..." Ucap Neftaza tertawa santai.
"Yups,,, btw para prajurit kerajaan kita udah bisa menggunakan pistol? Lo tau?" Angela penasaran.
"Mereka lagi latihan gitu lah, gue denger dari beberapa pelayan sih mereka sedang latihan menggunakan senjata baru yang sangat cepat..." Neftaza.
"Hemm bagus lah,,, gue harap para prajurit dan kesatria kita bisa menjadi yang terkuat..." Seru Angela.
"Ya harus itu,,, gue harap kekuatan militer kerajaan kita menjadi yang terkuat dari kerajaan manapun.." Jawab Neftaza
"Gue selalu ke ingat sama ucapan kedua pangeran, jika dulu di dunia ini ada naga... Nah kalau itu beneran ada, dan seseorang yang memiliki naga mempunyai sifat yang sangat licik dan memiliki niat untuk menghancurkan kerajaan lain gue takut kalau kerajaan kita jadi salah satu kerajaan yang akan di serang nya..." Angela mengernyitkan dahi tanda ia khawatir.
"Hemm,,, Lo harus tenang. Kalau itu beneran akan terjadi, sebelum terjadi kita harus memperkuat kerajaan kita bagaimanapun, kita harus sangat berusaha untuk itu" Jawab Neftaza kuat .
"Ya, kita harus berusaha!"
"Semangat!" Teriak keduanya menggelegar.
Jangan lupa like, vote dan komen yah...
__ADS_1
❤❤❤