TWO PRINCESS

TWO PRINCESS
Chapter 11


__ADS_3

Malam hari _-_


"Lo ngerasa betah banget ya... Setiap malam di sini penerangannya cuma obor kagak ada lampu.." seru Neftaza.


"Hemm,,, kagak sih, gue juga kagak betah penglihatan kita jadi kurang karena cuma obor penerangan.." Jawab Angela.


"Ya, pantes sih kalau sering ada penyusup atau mata-mata yang datang,,, remang-remang sih bahkan ada yang gelap banget.."Seru Neftaza lagi.


"Gimana kalau kita ngebangun PLTA di sini, kita pake lampu terus kita masang CCTV juga untuk jaga-jaga..." Seru Angela.


"Boleh juga tuh,,, gue juga pengen ngerubah dekorasi istana ini wkwk... boleh kagak ya?" Seru Neftaza penasaran.


"Hemm,,, boleh lah... kita buat kerajaan kita jadi kerajaan modern deh, pasti seru juga tuh..." Jawab Angela tersenyum.


"Haa, ok lah fix kita bakal ngerubah kerajaan ini menjadi kerajaan modern, peralatan di sini akan menjadi peralatan tercanggih yang pernah ada, dan kita tingkatkan keamanan di kerajaan ini terutama istana. Untuk para kesatria dan para prajurit kerajaan kita harus menjadi yang terkuat." Seru Neftaza panjang lebar.


"Yuhu,,, gue setuju banget usulan Lo.." Jawab Angela semangat.


"Udah deh gue tidur dulu, ngantuk banget... Apalagi besok kita mulai latihan lagi, haish bakal remuk badan princess Neftaza ini mah..." Seru Neftaza alay.


"Ih alay deh Lo,,, biasa aja kali, kita juga udah terbiasa dari kecil pun... huh princess Neftaza yang alay tidur lah sayang mimpi indah Yee..." Jawab Angela tak kalah alay nya sambil tersenyum geli.


Neftaza tertidur sangat pulas, padahal baru beberapa menit, memang kebo sih. Wajar cepet banget ngerasain mimpi.


Angela hanya memainkan gadgetnya cukup lama, karena merasa ngantuk dia pun menyusul Neftaza ke dalam mimpi.


"Selamat malam!" Ucapnya sebelum tertidur lelap.


_______


"Ayah, terimakasih... kami puas dengan sepuluh kesatria itu..." Ucap Angela.


Ya mereka sudah selesai makan namun masih berada di ruang makan.


"Putriku,,, itu adalah kesatria yang ayah pilih untuk kalian, jadi memang sudah sepantasnya ayah memberi yang terbaik untuk para putriku ini.." Jawab sang raja sembari tersenyum.


"Hemm,,, iya ayah,,, terimakasih mereka sangat bisa di andalkan.." Seru Neftaza.


"Bagaimana? Apa kalian sudah mulai melatih mereka?" Tanya sang raja penasaran.


"Kemarin sore kami hanya memberikan rintangan kecil, mungkin sekarang mereka lagi melakukan rintangan itu juga, setelah ini kami akan pergi ke istana mawar ayah..." Jawab Angela.


"Hemm,,, bagus sayang. Ayah titipkan mereka untuk kalian latih, awasi mereka baik-baik, anggap mereka sebagai saudara kalian juga. Jika di lihat, umur mereka lebih tua dari kalian, dan keluarga mereka adalah keluarga yang setia kepada kerajaan ini.." Seru sang raja.


"Ayah tenang saja, kami akan memperlakukan mereka dengan sangat baik." Jawab Neftaza.

__ADS_1


Sang raja mengangguk.


"Hemm,,, ayah, kami bosan dengan penerangan malam yang hanya obor api ayah..." Seru Neftaza lesu.


"Iya ayah, kami sangat sulit melihat jarak jauh jika penerangan kerajaan kita sangat minim.."Sambung Angela.


Sang raja hanya bingung dengan pernyataan kedua putrinya.


"Bukan kah kalian sudah terbiasa dengan penerangan obor api? Lagian apa ada hal lain yang bisa di gunakan untuk penerangan yang lebih terang? Ayah rasa tidak." Seru sang raja sembari berpikir.


"Benar yang di katakan ayah, apalagi yang lebih terang daripada obor api?" Sambung pangeran Hasper.


"Hemm,,, sekarang kami ingin kerajaan kita memiliki pencahayaan yang terang ayah seperti bintang-bintang di langit bahkan bisa lebih terang." Seru Angela.


"Masih ada penerangan yang lebih terang daripada obor api itu ayah, gege...!" Seru Neftaza.


"Kami sudah meneliti sesuatu, dan itu bisa menghasilkan penerangan yang sangat terang di bandingkan apapun." Ucap Angela lagi.


"Hemm,,, apa itu putriku?" Tanya sang raja penasaran.


Neftaza mengeluarkan selembar kertas yang berisi rancangan pembuatan PLTA.


"Apa ini?" Tanya pangeran Casper.


"Itu adalah rancangan pembuatan pembangkit listrik tenaga air ayah, itu bisa membuat pencahayaan yang sangat terang!" Jawab Angela.


"Dan ini adalah cara pembuatan nya ayah, ada cara membuat bola lampu, kabel listrik, tiang listrik dan yang lainnya..!" Ucap Neftaza.


"Di kerajaan kita kan ada sebuah hutan yang terletak tidak jauh di belakang istana ayah, kita akan membuatnya di situ..." Ucap Angela.


"Hemm baiklah,,, ayah akan mencoba membuat nya..." Ucap sang raja.


(Maksud nya adalah ia akan mencoba tapi bukan dia yang membuat nya tapi para pekerja)


"Terimakasih ayah..." Ucap Angela dan Neftaza.


"Ayah akan menyuruh pandai besi yang ada di kerajaan kita untuk membuatnya..." Ucap sang raja.


"Iya ayah,,, mungkin membutuhkan waktu cukup lama untuk membuat PLTA ini ayah..." Ucap Angela.


"PLTA? apa itu?" Tanya pangeran Casper.


"Iya ini Gege, PLTA itu singkatan dari pembangkit listrik tenaga air." Jawab Angela.


"Ohh itu..." Jawab pangeran Casper kikuk.

__ADS_1


Angela dan Neftaza hanya mengangguk.


______


Di halaman istana mawar. Angela dan Neftaza sedang melihat para kesatria sedang berlatih. Karena sebelumnya Angela memberikan beberapa buku beladiri seperti taekwondo. Ia menyuruh mereka untuk berlatih sendiri, ya yang pertama mereka pelajari adalah taekwondo.


"Bagus, bahkan mereka sudah menguasai dasar bela diri taekwondo dalam waktu yang cukup singkat..." Ucap Neftaza.


"Ya, memang pantas mereka menjadi kesatria yang di pilih sendiri oleh ayah." Jawab Angela.


"Kalian istirahat lah sebentar...!!" Teriak Neftaza.


Ia menyuruh mereka beristirahat karena ini sudah waktunya makan siang. Ya, di kerajaan ini ada waktu jam makan siang nya, dan hal itu membuat pekerja atau kesatria bisa beristirahat sebentar sebelum melakukan kegiatan nya masing-masing.


"Baik yang mulia putri.!!" Ucap para kesatria.


Mereka kemudian beristirahat di sebuah gazebo besar di dekat kolam dengan beberapa makanan yang telah di siapkan oleh pelayan.


Di sisi para kesatria sedang beristirahat, Angela dan Neftaza berganti baju simple untuk latihan mereka.


Mereka berlatih sangat keras, sebelum itu mereka juga melewati rintangan yang mereka buat itu.


"Wah,,, aku baru tau jika yang mulia putri bisa bela diri" Ucap salah satu kesatria.


"Iya, aku pun... mereka sangat hebat!" Ucap kesatria lainnya.


Para kesatria melihat Angela dan Neftaza berlatih dari gazebo mereka, karena letaknya tidak terlalu jauh dari tempat pelatihan.


"Hosh hosh hosh...." suara keduanya karena kelelahan.


"Gue capek..." Ucap Neftaza.


"Ya, gue juga... udah lama gak latihan jadi agak kaku..." Jawab Angela.


"Ya, kita harus latihan setiap hari... " Ucap Neftaza lagi.


"Kita harus berlatih di pagi hari, sebelum matahari terbit itu adalah waktu yang efektif.." Seru Angela.


"Ok deh,,, di dunia modern kita juga begitu sih..." Jawab Neftaza.


"Hemmm..."


Kemudian mereka berhenti berlatih dan di gantikan oleh para kesatria yang sudah siap dari istirahatnya.


Jangan lupa like vote dan komen yah...

__ADS_1


❤❤❤❤


__ADS_2