
Ku arah kan pandangan mata ku ke sekitar kamar dengan jengah, kondisi kamar ini tak jauh berbeda dengan penginapan di kerajaan-kerajaan lain. Tapi sangat jauh berbeda dengan penginapan yang ada di kerajaan Rosewaltz.
"Aku ingin membersihkan tubuh ku terlebih dahulu." Ucap Esmeralda seraya ia berjalan mendekat ke arah ku, membungkuk ia seraya meraih satu pasang pakaian yang sudah ku letakkan di atas meja samping tubuh ku sejak tadi.
Berbalik dan berjalan Esmeralda mendekati sebuah pintu berwarna cokelat yang ada di dalam kamar, tampak ia meraih gagang pintu itu seraya di buka nya pintu tadi dengan menggunakan tangan kanan nya.
Masuk ia ke dalam ruangan yang terlihat berwarna cokelat tersebut, tampak terlihat sebuah baskom besar yang terbuat dari kayu berada di tengah-tengah ruangan itu dengan sebuah meja kecil yang berada di sudut ruangan, tampak ia meletakkan pakaian baru ke atas meja itu.
Berbalik ia berjalan kembali ke arah pintu tersebut dan menutup nya dengan erat, sebelum nya ia tampak melepaskan kuncir rambut nya dengan salah satu tangan nya.
Ku arah kan pandangan mata ku menatap ke arah Crystaldy yang sedang duduk di sebuah kursi yang tak jauh dari jendela. Ku hampiri ia dengan mengeluarkan beberapa buah dan es cream dari ruang dimensi ku, ku letakkan buah itu di atas meja yang ada di tengah-tengah dua kursi yang salah satu kursi itu di duduki oleh Crystaldy tadi.
Ku gerak kan tubuh ku duduk di kursi yang lain seraya ku ambil salah satu es cream yang berada di samping buah-buahan itu. Aku memakan nya dengan penuh nikmat.
"Apa kau tak mau pangeran?" Ucap ku, aku menatap Crystaldy yang sejak tadi hanya memakan buah namun tidak dengan es cream nya.
"Hemmm... Aku akan memakan nya nanti..." Ucap nya tanpa menoleh ke arah ku.
"Ohhh... Ok." Jawab ku acuh, aku kembali menikmati es cream rasa cokelat dengan nikmat.
"Hazel..." Panggil ku, ketika dia tiba-tiba keluar dari ruang dimensi ku.
"Ada apa?" Tanya nya, seraya ia mendekati es cream rasa vanilla di atas meja itu.
"Apa kau tak merasakan sihir apapun di sekitar tempat ini?" Tanya ku, seraya ku letakkan stik es cream ke atas meja.
"Tidak... Aku tak merasakan sihir apapun." Jawab nya, ia menghentikan aktivitas nya dari memakan es cream tersebut.
"Aneh kan? Ketika para prajurit yang menyerang kalian aku memang sedikit merasakan sihir kegelapan dari mereka, tapi setelah nya aku tidak menemukan jejak sihir apapun." Jelas nya, seraya ia memakan es cream nya lagi.
"Apa menurutmu itu aneh Hazel?" Ucap Crystaldy, yang ikut dalam percakapan kami berdua.
__ADS_1
"Bukan kah biasa nya sesuatu meninggalkan bekas atau jejak?" Ucap Hazel menatap ke arah Crystaldy dengan tatapan serius.
"Iyaa kau benar Hazel, itu agak aneh memang... Misal saat aku gak bisa komunikasi dengan Ryu maupun dengan Bang Andara..."
Tiba-tiba suara terdengar ramai di luar jendela kamar penginapan kami, aku bergerak beranjak berdiri menatap ke luar jendela.
Tampak para prajurit kerajaan Zephyra melewati pedesaan keluar dari wilayah kerajaan Zephyra sendiri. Jika ku lihat, mereka memiliki pasukan sebanyak ratusan ribu prajurit dengan beberapa peralatan perang yang sangat banyak.
"Mau kemana kau?" Ucap ku, ketika kedua bola mata ku menatap Hazel yang terbang keluar.
Ia menghiraukan ku, ia terbang dengan sembunyi-sembunyi di antara tiang-tiang rumah. Tampak ia berhenti di belakang tiang tempat kerumunan orang yang sedang terlihat membicarakan sesuatu, ya aku tahu. Sepertinya Hazel mencari informasi tentang kemana pergi nya para pasukan prajurit itu.
Tampak ia kembali terbang bersembunyi-sembunyi kembali ke kamar penginapan dengan cepat.
"Apa yang kau dapat kan?"
"Mereka pergi membantu kerajaan Everlatz." Ucap Hazel, seraya kembali ia memakan es cream nya dengan tergesa-gesa.
Walau aku tau kerajaan Zephyra bukanlah kerajaan besar, tapi tak mungkin juga jika mereka tidak memiliki kelebihan apapun.
Ternyata pihak kekaisaran tidak merencanakan semua nya dengan matang.
"Hazel, apa kau tak menemukan jejak apapun dari bang Andara? Maksud ku tuan Fegis..." Ucap ku, seraya melirik ke arah Crystaldy yang terdiam menatap ku.
"Tidak... Sepertinya sesuatu menyembunyikan sihir mereka." Ucap nya, ia kembali terbang ke arah ku.
"Apa yang kalian bicarakan?" Ucap Esmeralda yang baru saja keluar dari ruangan itu, aku menoleh ke arah nya.
"Aku akan membersihkan tubuh ku terlebih dahulu..." Ucap ku, seraya beranjak berjalan mendekat ke arah pintu itu. Masuk aku ke dalam ruangan berwarna cokelat, tampak sebuah baskom yang berisi air jernih dengan sebuah gayung di dalam nya.
Dengan segera, ku lucuti semua pakaian yang ku kenakan. Aku membersihkan tubuh ku dengan cepat menggunakan sabun yang sudah ku sediakan.
__ADS_1
Setelah siap membersihkan tubuh ku, aku mengeluarkan satu pakaian untuk ku kenakan.
Aku mengenakan pakaian yang bisa membuat ku bebas bergerak tanpa merasa risih sedikit pun. Ku buka pintu ruangan itu dengan cepat, seraya ku arah kan pandangan mata ku menatap ke arah mereka bertiga yang tampak membicarakan sesuatu yang serius di tempat yang tadi.
"Pangeran..." Panggil ku, ia menoleh ke arah ku seraya bangkit ia dari duduk nya.
Ia berjalan ke arah meja yang berada di samping tempat tidur itu, ia meraih pakaian yang sudah ku sediakan di sana. Ia berjalan masuk ke dalam kamar mandi dengan segera.
Ku tatap Hazel yang sedang menjelaskan sesuatu kepada Esmeralda.
"Apa kau paham? Aku tau kau seorang putri, tapi dari pengalaman yang pernah kalian lakukan sebaik nya kau paham." Ucap Hazel dengan tegas.
"Tentu, aku sudah mengerti dengan apa yang kau ucap kan." Jawab Esmeralda tersenyum.
"Hazel, aku akan pergi mencari bang Andara malam ini..." Ucap ku, seraya mengambil satu buah pir, aku memakan nya dengan berdiri tepat di depan jendela kamar.
"Apa kau yakin putri?" Ucap Esmeralda yang tampak terdengar tak setuju.
"Lebih cepat lebih baik..." Ucap ku, seraya menggenggam buah pir itu di tangan kanan ku.
"Aku akan pergi sendirian, kau dan pangeran Crystaldy harus tetap berada di sini..." Ucap ku, aku menoleh menatap ke arah nya.
"Bukan kah itu akan sangat berbahaya untuk mu jika kau sendirian?" Ucap Crystaldy yang berbicara dari balik ruangan itu.
_
_
_
❤️❤️❤️
__ADS_1