
"Jika yang di katakan Ela benar, kita harus berhati-hati..." Ungkap Hasper menatap kami dengan serius.
"Benar... sekarang kita lah incaran mereka terutama kalian berdua..." Sambung Casper menatap kami berdua serius.
Saat kami masih sibuk memikirkan upaya untuk keselamatan kami, tiba-tiba Hazel keluar dari ruang dimensi milik Neftaza, ia terbang di hadapan kami dengan raut wajahnya yang sedikit aneh, sepertinya ia mengalami sesuatu.
Aku menunggu nya berbicara begitupun yang lain.
"Aku sangat bingung... Biasanya aku hanya bisa merasakan sihir sekitar seratus meter dari tempat ku berada bukan? Tapi sekarang aku bisa merasakan sihir lebih dari seratus meter, bahkan aku bisa merasakan seseorang sedang bertarung di ujung barat hutan saat ini...." Ungkapnya merasa aneh.
"Apa maksudmu?!" Ungkap Neftaza yang kurang mengerti begitupun kami.
"Aku tidak tahu, tapi saat aku berada di dalam ruang dimensi mu aku bisa merasakan sihir dalam bentuk apapun itu, dan setelah aku keluar dari ruang dimensi aku bisa merasakan sihir lebih dari seratus meter..." Ungkap Hazel membuat kami berempat merasa kebingungan.
Ada hal apa di balik ini semua? Aneh... Tapi bukan kah itu bagus? Ya... sangat bagus....
"Sepertinya aku mendapatkan sebuah penyokong dari suatu hal yang membuat energi ku menjadi kuat. Kalian tau apa artinya?..." Ungkapnya
Kami hanya diam menunggu pernyataan nya...
"Sihir ku mulai pulih... Tapi sedikit aneh, biasanya kami para peri hanya bisa memiliki energi kuat dari menyerap energi inti bunga sihir... Tapi, kalian tau semua jika aku tidak memiliki bunga itu..." Ungkapnya bingung.
"Bukankah itu kabar bagus jika kau merasa sedikit pulih? Untuk masalah bagaimana kau mendapatkan energi itu, lebih baik kita pikirkan saja nanti" Ungkap Casper tersenyum.
"Ok, lebih bagusnya lagi aku bisa membantu kalian..." Ungkap Hazel senang.
Di saat kami mengalami kisah yang rumit di saat itulah Tuhan memberikan kami sesuatu yang sangat bermanfaat. Misalnya dengan kekuatan Hazel yang mulai pulih, itu akan sangat membantu kami untuk melakukan apapun.
"Kau tau bukan permasalahan bangsa elf sekarang?!" Ungkapku menatap ke arah Hazel yang masih terbang di hadapan kami.
Ia mengangguk.
"Apa kau memiliki rencana untuk itu?!" Ungkap Neftaza menatap nya.
"Entahlah... Tapi ku rasa aku bisa membantu menemukan nya... " Ungkapnya sedikit ragu.
"Apa kau mengetahui sesuatu tentang nya Ela?!" Ungkap nya menatapku.
"Zu hanya mengatakan bahwa dia adalah dalang dari balik ini semua, tapi aku tidak tau apa kah dia bangsa elf lain atau bangsa elf yang masih berhubungan darah dengan kerajaan... Yang pasti dia sangat berbahaya..." Ungkapku menjelaskan.
"Tunggu... Bukan kah kau tadi bilang jika kau merasakan seseorang sedang bertarung Hazel? Jika kau bisa merasakan nya berarti mereka adalah bangsa elf yang sedang bertarung..." Ungkap Hasper memikirkan perkataan Hazel.
__ADS_1
"Tapi siapa mereka?!"" Ungkap Hasper lagi.
Kami berlima hanya terdiam memikirkan siapa mereka, kenapa mereka bertarung? Bukankah hutan itu masih wilayah pangeran Deffin? Apa salah satu dari mereka adalah pangeran Deffin?
"My lord... Mereka adalah kesatria pribadi pangeran Deffin dan salah satunya bukan lah bangsa elf..."
"Siapa dia?!"
"Tubuhnya memiliki aura sihir hitam yang sangat kental, dia bukanlah manusia ataupun bangsa elf..."
"Jika dia bukan manusia ataupun elf? Lalu siapa dia?!"
"Sesosok itu hanya berisi roh jahat yang menyerupai manusia."
"Apa di sana hanya ada mereka berdua?!"
"Tidak my lord, aku merasakan tak jauh dari tempat mereka bertarung terdapat sekumpulan makhluk yang sama, sepertinya kesatria pribadi milik pangeran Deffin tak sengaja melihat sosok itu ketika sosok itu berada di hutan yang mengarah ke arah istana."
"Maksudmu?!"
"Mereka akan menyerang istana malam nanti my lord..."
"Apa kau mengetahui apa kelemahan mereka?!"
"Maksudmu, kelemahan nya sangat sulit di lihat?!"
"Benar, bahkan mereka bisa merasuki kalian... Jika roh jahat menguasai manusia, sebagian manusia mengalami ketakutan yang sangat besar, beberapa menjadi tidak normal (brutal), sementara yang lain menjadi bingung dan yang lainnya lagi merasakan diri mereka sangat cemas. Roh jahat merusak kesadaran manusia my lord..."
"Maksudmu jika roh jahat menguasai manusia maka manusia berubah menjadi sesuatu yang bukan manusia tapi iblis? dan mereka menyebabkan manusia kehilangan kemanusiaan normal mereka?!"
"Benar my lord..."
"Satu lagi, roh jahat bisa berubah bentuk sesuai yang di inginkan nya... Kalian harus sangat berhati-hati my lord, jangan sampai pikiran kalian teralihkan."
"Tunggu... Apa roh jahat bisa merasuki bangsa elf, Zu?!"
"Pada dasarnya bangsa elf memiliki kekuatan yang sangat hebat sejak lahir, bahkan itu adalah takdir mereka, kekuatan besar mereka bisa menangkal nya dengan mudah kecuali seorang Elf memiliki niat jahat atau energi yang kecil bisa di rasuki oleh roh jahat dengan mudah... Dan itu akan sangat berbahaya..."
"Jadi, ketika pikiran manusia teralihkan (kosong) maka dia bisa di rasuki dengan mudah? Untuk bangsa elf yang memiliki niat jahat atau tidak memiliki kekuatan besar mereka bisa di rasuki dengan begitu mudah?!"
"Benar my lord... Aku akan selalu membantumu jika kau membutuhkan ku my lord... Berhati-hatilah..."
__ADS_1
"Terimakasih Zu.."
Aku mengakhiri pembicaraan ku dengan Zu,
ku arahkan pandangan mataku menatap Neftaza yang sedang terdiam di dekat Hasper, sepertinya ia sedang berkomunikasi dengan Ryu. Tak lama kemudian dia menatap ku penuh dengan raut wajah cemas.
"Lo tau bukan? Jika istana ini bakal di serang sama mereka?!" Ungkapnya to the point, aku mengangguk seraya mengalihkan pandangan mataku ke arah Hazel.
"Apa kau merasakan sihir hitam di sekitar sini?!" Ungkapku kepada Hazel.
Hazel tampak serius memeriksa keadaan.
"Aku belum merasakan nya,,," Ungkapnya.
"Gege... Istana ini akan di serang malam nanti oleh sekumpulan roh jahat, ia menyerupai manusia... Satu hal, kita harus waspada... Jangan sampai roh jahat itu menguasai tubuh dan pikiran kita ok..."
"Aku mengerti..." Ungkap mereka secara bersamaan.
"Pokoknya kita harus berhati-hati, jangan sampai pikiran kita kosong..." Ungkapku lagi memastikan.
"Untukmu Hazel, kau harus melindungi kami khususnya kedua Gege ku..." Ungkapku menatapnya serius. Hazel mengangguk.
"Apa kau masih merasakan pertarungan dua orang itu?!"
"Tidak,,, sepertinya salah satu dari mereka terluka parah dan di selamat kan oleh seseorang... Tapi aku tidak mengetahui kemana yang menang pergi..." Ungkapnya menggelengkan kepalanya.
Ku alihkan pandangan mataku ke mereka berempat.
"Kita masih punya waktu beberapa jam lagi, persiapkan semua hal yang perlu kita gunakan..." Ungkapku dengan serius.
"Kita gak tau kelemahan nya apa? Tapi biasanya yang namanya sebangsa iblis pasti berkaitan dengan Api..." Ungkap Neftaza.
Kami berempat manggut-manggut dengan pernyataan Neftaza, bisa jadi itu memang benar... Mungkin api bisa membunuh mereka.
-
-
-
Jangan lupa like vote dan komen yah...
__ADS_1
❤❤❤