
Ku tatap ayah ku yang sedang berbicara serius dengan para pangeran di kursi yang ada di tengah ruangan. Aku menatap salah satu kesatria yang berada di samping Hasper sedang menatap mereka dengan serius.
Sesekali iya memberikan sebuah pendapat kepada ayah ku dengan raut wajah nya yang berbicara begitu sopan (Kalau enggak ya bakal di gantung, iya kali kesatria gak sopan sama rajanya?).
Kembali ku arahkan pandangan mata ku menatap Gazelle dan Esmeralda yang berada di samping kanan ku dengan raut wajah yang terlihat sangat kelelahan, mungkin mereka sedang menahan kantuk.
Neftaza? Dia sedang bermain gadget nya di atas tempat tidur nya mengabaikan semua hal yang berada di sekitar nya, dia memang tak bisa menjaga image nya.
Ku tatap kesatria Clever yang berjalan ke arah ku seraya membawa sesuatu di tangan kanan nya.
"Putri, suatu saat kau akan membutuh kan ini?" Ungkap nya yang tersenyum kepada ku seraya menyerahkan peta itu kepada ku.
"Terimakasih..." Ungkap ku menerima nya dengan senyuman.
Dia hanya tersenyum pada ku dan berbalik pergi.
"Tunggu, boleh kah aku bertanya?" Ungkap menahan nya pergi.
Ia kembali berbalik dan menoleh kepada ku.
"Aku melihat empat orang laki-laki di kejar oleh beberapa orang yang memakai tudung kepala, namun tiba-tiba empat orang laki-laki itu menghilang. Siapa mereka?"
Tampak ia terdiam sejenak sebelum membalas perkataan ku.
"Mereka kesatria pribadi yang sangat khusus di latih oleh yang mulia raja putri..." Ungkap nya menunduk dan kembali pergi.
Aku belum menyuruh nya pergi, tapi dia pergi begitu saja seperti takut aku akan menanyakan sesuatu...
Aku sangat penasaran apa yang membuat mereka bisa menghilang secepat itu? Dan apa yang membuat nya menghilang? Aku hanya ingin tau itu sihir atau bukan?
Malam sudah semakin larut, namun mereka semua masih terlihat sangat serius dengan pembicaraan nya. Aku sangat mengantuk, sebaiknya aku tidur, mengistirahatkan tubuh ku yang cukup kelelahan.
____________
Terdengar suara berisik di sekitar ku, aku melenguh kesal karena tidur ku terganggu oleh kebisingan mereka yang terdengar sangat keras di telinga ku.
Aku terbangun seraya menatap keadaan sekitar, tampak suasana masih sangat lah pagi namun aneh nya mereka semua masih tidur terlelap tanpa mengeluarkan suara sedikit pun.
What? Aku ngigo? Ah bodo amat dah...
Aku kembali berbaring dan memejamkan mata ku untuk tertidur sebentar lagi. Tiba-tiba aku merasakan semilir angin yang membuat tubuh ku sangat kedinginan.
__ADS_1
Aku membuka mata ku menatap sekitar yang membuat ku sangat terkejut, aku berada di mana sekarang?
Lautan salju begitu luas di hadapan ku, dengan keadaan sekitarnya yang sudah membeku seperti dalam lemari ice. Aku terpana melihat keindahan yang ada di sekitar ku.
Aku memutar tubuh ku untuk bisa melihat pemandangan dari lain sisi, aku tersenyum menatap apa yang ada di hadapan ku.
Apakah ini hanya mimpi? Ilusi? Atau hanya halusinasi ku?
"Ah ini bukan lautan, tapi ini danau yang seperti lautan... Sangat luas..."
Ku langkah kan kaki ku berjalan ke arah tengah danau dengan perlahan.
"Tunggu, bukankah aku seharusnya sangat kedinginan menggunakan pakaian tipis seperti ini? Fiks, ini cuma mimpi deh..."
Kembali ku langkah kan kaki ku dengan penuh keyakinan berjalan ke arah tengah danau yang begitu luas.
Sesampainya di tengah danau aku bisa melihat pemandangan salju yang begitu luas di sekeliling ku.
Tanpa sengaja aku melihat langkah kaki ku yang berjalan di atas air yang membeku, tidak ada yang aneh.
Namun sepertinya aku menyadari sesuatu, aku melihat sebuah cahaya seperti sebuah cahaya api yang berada di dalam danau ini.
"Apaan tuh?"
"Kenapa bentuk nya seperti bunga mawar? Aneh..."
Aku seperti melupakan sesuatu tanpa mengingat sedikit pun tentang bunga mawar api hitam yang sedang aku cari.
"Bunga mawar api hitam? Jangan-jangan..."
Aku melihat bunga itu bersinar sangat terang dalam balutan api yang berkobar-kobar di dalam air yang sangat dingin di bawah ku.
Mungkin ini alasan kenapa bunga mawar api hitam memiliki inti sihir yang sangat kuat, bahkan bunga itu bisa bertahan di dalam air yang dingin.
"Bagaimana cara aku mengeluarkan nya?"
Aku menatap ke sekeliling namun benar-benar tidak ada apa-apa yang bisa di gunakan untuk mengeluarkan bunga itu.
"Namun, ini akan sangat berbahaya jika aku mengeluarkan bunga ini dari sini, yang ada aku jatuh membeku di dalam air..."
Tiba-tiba mata ku terhalangi cahaya yang menghempas seluruh danau dengan angin yang cukup kuat membuat butiran salju bertebaran dimana-mana.
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan di sini manusia?" Ungkap seseorang yang membuat ku membuka mata ku.
Astaga, aku terkejut...
"Ah, aku hanya berjalan-jalan..." Ungkap ku menatap nya sedikit takut.
"Kau bukan dari sini bukan?" Ungkap nya dengan nada suara yang begitu besar. Mungkin saja seluruh tempat ini mendengar nya.
"Bagaimana kau mengetahui nya?"
"Aku adalah pemilik tempat ini..." Ungkap nya yang membuat ku semakin terkejut.
"Benarkah? Berarti aku berada di wilayah seekor naga es yang menjadi pemimpin di sini...???"
"Kau begitu berani manusia..." Ungkap nya yang membuat tubuh ku gemetar.
"Baiklah, aku tak akan mengganggumu... Aku akan pergi..." Ungkap ku seraya berbalik pergi tanpa menghiraukan nya.
"Tak semudah itu kau bisa pergi manusia..." Ungkap nya yang tiba-tiba berada di hadapan ku.
"Kenapa kau begitu pelit sih? Aku tidak mengganggu mu, aku akan pergi... Jangan halangi jalan ku...!!!"
Please deh, siapapun tolong bangun kan aku... Ini mimpi apaan sih, serem amat dah? Naganya gede lagi, nyeremin... Zu kau dimana? Kau tidak bisa mendengar ku? Aku sangat merindukan mu. Sebaiknya aku lari.
"Heiii pak naga... Lihat di sana aku, melihat manusia lain berada di sana sedang melakukan sesuatu..." Ungkap ku mencoba membohongi nya.
Dengan patuh nya naga itu menoleh ke arah yang ku tunjuk, ini adalah kesempatan yang bagus untuk kabur.
Aku berlari sekuat tenaga untuk menjauhi nya, namun sepertinya ia menyadari jika aku berbohong kepada nya.
Aku menoleh ke belakang tampak ia terbang dengan cepat mengejar ku, aku sangat ketakutan. Aku berlari sekuat tenaga namun aku belum sampai-sampai di pinggir danau.
"Sial, kenapa danau ini begitu luas? Aku sangat menyesal berada di atas danau ini..."
"Kau jangan lari manusia..." Ungkap nya yang terdengar semakin mendekati ku.
_
_
_
__ADS_1
Jangan lupa like vote dan komen yah guys...