
Sekarang adalah waktu pertunjukan bakat para putri dan pangeran. Ku alihkan pandangan ku ke arah seorang perempuan yang tengah beranjak dari tempat duduknya menuju ke tengah-tengah aula. Ia memberi hormat kepada kaisar Blefer sebelum menunjukkan bakatnya.
Ia memulai pertunjukan bakat tarian dengan gerakan yang begitu gemulai, menggunakan gaun berwarna merah darah, seperti sosok bidadari yang turun dari kayangan. Cantik, memiliki kulit yang begitu putih dan mulus menambah keindahan tubuhnya yang sedang menari itu. Bukan kah seorang putri memang seperti itu?
Putri itu adalah Daffania Alfonsa, putri dari kerajaan Everlatz. Ia memang terkenal dengan kecantikan nya yang anggun, memiliki kulit putih, rambut panjang berwarna hitam pekat sampai ke pinggang serta memiliki kecerdasan yang di miliki seorang putri. Memang sangat anggun.
Putri Daffania menghentikan tariannya kemudian di lanjutkan dengan yang lain. Kali ini adalah giliran ku dan Neftaza, kami berdua akan menunjukkan sebuah lantunan musik dan bernyanyi.
"Apa yang akan kalian tampilkan?" tanya pangeran Hasper seraya menoleh ke arah kami.
"Kami akan bermain musik dan menyanyi" jawab Neftaza bersemangat.
Berdiri kami, seraya membungkuk kan tubuh kami memberi hormat kepada kaisar Blefer.
"Salam yang mulia, Angela Zenquille putri pertama dari kerajaan Rosewaltz memberi hormat." Ucapku membungkuk kan badan, kemudian di lanjutkan oleh Neftaza yang berdiri di samping kanan tubuhku.
"Salam yang mulia, Neftaza Zenquille putri kedua dari kerajaan Rosewaltz memberi hormat." Ucapnya.
Kami menegakkan tubuh, tampak kaisar Blefer hanya mengangguk tak sabar melihat pertunjukan kami.
Sebelum kami memulai, banyak bisik-bisik dari mereka.
'Bukan kah mereka putri yang sangat cerdas itu?'
'Kenapa mereka menggunakan cadar? Apa mereka memiliki wajah buruk rupa?'
'Yang terdengar dari rumor mereka memang memiliki wajah buruk rupa walaupun mereka memiliki kecerdasan yang tak kita miliki'
Itulah yang terdengar di telinga ku dan Neftaza. Kami mengabaikan nya dan langsung memulai pertunjukan kami. Neftaza menggunakan alat musik kecapi, dan aku menyanyikan sebuah lagu berjudul some dari ***4.
One Two Three....
Let's go..
Pyohyeoni seotun geosdo jalmosingayo?
Salahkah aku jika aku mengungkapkan nya?
Na chagaun dosie ttataeushan Yeo Jande
Aku adalah gadis hangat di kota yang dingin
Geunyang johandan maldo an doeneungayo?
Tak bolehkah aku mengatakan "aku menyukai mu"?
Sokjikhage nan malhago sipeoyo
Aku hanya ingin jujur
Sarajyo ani sarajiji ma
Pergilah, tidak, jangan pergi
Ne mameul boyeo jwo meorissoge Ani boeyojuji ma
Tunjukkan lah perasaan mu, tidak, jangan tunjukkan
Haru jongil meorissoge ne misoman
Aku hanya membayangkan senyumanmu seharian
Uri geunyang hanbeon manabollaeyo
Apakah kau ingin pergi jalan?
Na oneulbeute
Mulai hari ini
Neorang sseomal hanbeon tabol geoya
Kita kan punya sesuatu tuk di lakukan
Na maeil maeil nege jeonhwado hal geoya
Aku akan memanggil mu setiap hari
__ADS_1
Milgaru mot meokneun nareul dallaeseorado neorang
Meskipun aku tak mau makan gluten
Masissneun gaol meugeureo danil geoya
Aku akan makan makanan enak lain bersama mu
Nomneom seuwishan neon
Sangat manis
Jeongmal dalkomhan geol
Kamu sangat manis
Nomneom seuwishan neon
Sangat manis, kamu sangat manis
Geunyang johandan maldo an doeneungayo?
Tak bolehkah aku menyatakan "Aku menyukai mu"?
Sokjikhage nan malhago sipeoyo
Aku hanya ingin jujur
Sarajyo ani sarajiji ma
Pergilah, tidak, jangan pergi
Ne mameul boyeo jwo meorissoge Ani boeyojuji ma
Tunjukkan lah perasaan mu, tidak, jangan tunjukkan
Haru jongil meorissoge ne misoman
Aku hanya membayangkan senyumanmu seharian
Uri geunyang hanbeon manabollaeyo?
Apakah kau ingin pergi jalan?
Mulai hari ini
Neorang sseomal hanbeon tabol geoya
Kita kan punya sesuatu tuk di lakukan
Na maeil maeil nege jeonhwado hal geoya
Aku akan memanggil mu setiap hari
Milgaru mot meokneun nareul dallaeseorado neorang
Meskipun aku tak mau makan gluten
Mashitneun geol meugeureo danil geoya
Aku akan makan makanan enak lain bersamamu
Sarangeun ireoke saenggeniun ge annigeseo?
Bukankah cinta berawal seperti ini?
Eeojemyon nae mame banjjogeoul
Seperti nya aku telah memberikan
Nege georoeboneun geonde
Separuh hatiku padamu
Naneun oneuldo nege chail geotman gatado
Meskipun aku merasa kau akan menolak ku
__ADS_1
Nan hanbeon deo neoege dasy dallyeoga bulgeoya
Aku akan mencobanya sekali lagi
Na oneulbeute neorang sseomal hanbeon tabol geoya
Mulai hari ini, Kita kan punya sesuatu tuk di lakukan
Na maeil maeil nege jeonhwado hal geoya
Aku akan memanggil mu setiap hari
Maeunn geo mot meokneun nareul dallaeseorado
Meskipun aku tak mau makan gluten
Neorang mashitneun geol meugeureo danil geoya
Aku akan makan makanan enak lain bersamamu
Nado geu aecheoreom joayo jom nulleojwo
Tekan "Suka" juga di fotoku, jangan hanya di fotonya
Nado neorang mal jom hal su itge haejwo
Dan biarkan aku berbicara dengan mu juga
Naneun Puri jugeoseo oneuldo pogihago
Aku sudah putus asa, hari ini aku menyerah
Dwireul dorabol tattejjeum nareul but jabneun neon
Saat aku hendak menoleh ke belakang, kau memelukku
Neomneon sauwithan neon
Sangat manis
Jeongmal dalkomhan geol
Kamu sangat manis
Neomneon sauwithan neon
Sangat manis, kamu.
Terimakasih ucap kami seraya membungkuk kembali ke arah kaisar Blefer. Melangkah kami ke tempat duduk. Ku alihkan pandangan ku ke depan, tampak mereka tersenyum ke arah kami. Ya, mereka adalah pangeran dan putri dari kerajaan Switzerland.
Saat kami menyanyikan lagu itu, mereka semua merasa takjub dengan irama lagu yang sangat asing di telinga mereka.
'Wah suara mereka sangat bagus'
'Tapi lagu apa itu? Nada dan iramanya sangat asing'
'Lagu yang sangat bagus'
Terdengar bisik-bisik dari mereka.
Tampak kaisar Blefer beranjak dari tempat duduknya, berdiri ia menghadap kami.
"Bakat para putri dan pangeran tidak di ragukan lagi. Selamat untuk putri Angela Zenquille dan putri Neftaza Zenquille dari kerajaan Rosewaltz, kalian sangat mengagumkan. Kasim, berikan mereka 10.000 koin emas, dan kain sutra terbaik yang kita miliki" Ucap nya tersenyum tegas ke arahku dan Neftaza.
"Terima kasih yang mulia, kami sangat senang jika yang mulia menyukai nya." Ucap Neftaza membungkuk ke arah kaisar Blefer.
Ada yang aneh bukan? Kaisar tiba-tiba sangat baik hanya karena kami menyanyi dan bermain musik.
Dampak kebaikan kaisar membuat kami menjadi bahan topik pembicaraan kerajaan lain. Banyak yang iri dengan kami karena mendapat hadiah dari kaisar.Yah, itu bukan masalah besar bagi kami.
Berdiri kaisar melangkahkan kakinya keluar dari ruang aula di ikuti oleh para pangeran dan beberapa Kasim di belakangnya.
"Acara hari ini telah selesai, silahkan pergi ke tempat kamar yang telah kami siapkan." Ucap seorang Kasim laki-laki seraya membukakan pintu besar aula.
"Semuanya ikuti aku!"
Kami semua mengikuti Kasim itu dari belakang.
__ADS_1
Jangan lupa like vote dan komen yah...
❤️❤️❤️