TWO PRINCESS

TWO PRINCESS
Chapter 22


__ADS_3

"Haishh,,,!!!" Ia mengeluh kesal karena lorong itu sangatlah panjang. Ia berjalan tertatih-tatih karena merasakan lelah yang sangat menghancurkan mood baik nya.


Beberapa langkah lagi ia mencapai ujung lorong itu.


"Akhirnya...!" Ia memasuki tempat yang cukup luas setelah keluar dari lorong tadi. Ia terkejut karena yang terlihat adalah cairan magma di sebuah danau? Lebih tepatnya danau magma.


"What... magma? Danau?.. Haish tempat apa ini, kemana suara itu pergi...!" Ia semakin kesal melihat sesuatu yang gak terpikirkan oleh nya sama sekali.


Magma-magma itu menyembur ke atas bergantian, seperti air yang mendidih. Sangat panas. Mungkin jika manusia masuk ke dalam magma itu dalam sekejap ia akan hilang menjadi sebuah abu tanpa jejak.


Ia menelusuri tempat itu, menoleh ke arah kanan kiri seperti ia mencari sesuatu. Namun tak lama kemudian terdengar suara yang memanggil nya tadi.


'****My* Lord***'


Suara itu terdengar dari arah danau magma. Kemudian ia menghampiri danau itu.


"Siapa kau?" Teriak Angela ketika ia berada di pinggir danau.


''My Lord' ucapnya lagi.


"Siapa kau?" Tanya Angela kesal karena pertanyaan nya sama sekali tidak di jawab.


Kemudian tanpa sengaja Angela tertusuk sebuah duri yang berada di pinggir danau magma itu. Keluarlah darah segar lumayan banyak.


"Aww,,, sial..!" Teriak Angela mengibas-ngibaskan jarinya. Tanpa sengaja darah itu terciprat ke arah danau magma. Dan saat itulah terjadi sebuah keanehan.


Angela terkejut. Ia menjauh dari danau itu karena magma mulai bergelembung besar seakan-akan ia sedang mengeluarkan sesuatu. Tampak seperti bukit magma.


"Apa yang terjadi?" Ucapnya tanpa sadar.


Kejadian ini sudah terjadi selama lima menit.


"Aish,, mungkin danau ini memang seperti itu..!" ucapnya meyakinkan diri.


Sebelum ia memutar badan untuk keluar dari tempat itu, tiba-tiba sebuah benda besar keluar dari danau magma tersebut. Eh bukan benda tapi seekor binatang yang sangat besar.


"Astaga...!" Angela terkejut hingga hampir jatuh ke tanah.



'My Lord'


Binatang itu terbang di atas Angela kemudian mendarat di atas bebatuan yang terdapat sebuah tengkorak. Ia memiliki manik mata berwarna ungu menyala, dengan sisik-sisik yang memenuhi tubuhnya berwarna hitam keabu-abuan. Sungguh menakutkan terlihat dari duri-duri yang berada di tubuhnya. Bukan kah itu sangat tajam?


Binatang itu mengibas-ngibaskan sayap nya di udara sebelum turun menyapa Angela. Binatang itu menghampiri Angela, dan menunduk seperti memberi hormat.


"Na..Na...Naga?" Ucap Angela terbata-bata karena terkejut

__ADS_1


Keterkejutan nya belum selesai, ia sudah terkejut lagi dengan datangnya sebuah kertas di hadapan nya yang berisi sebuah pesan singkat.


"Naga Api sudah menjalin kontrak darah denganmu, sekarang kau adalah pemilikya" Isi pesan tersebut.


Setelah Angela membacanya surat tersebut perlahan terbakar kemudian menghilang dengan sekejap mata.


'Itu adalah naga yang sangat menyeramkan' Benak Angela sedikit khawatir.


Cukup lama Angela memahami situasi nya, namun ia tersadar kembali. Ia masih memiliki banyak pertanyaan namun ia paham jika naga itu adalah pemberian untuk membantu nya dalam menyelesaikan misi di dunia ini.


Sebenarnya naga itu sudah memiliki ikatan dengan Angela, darah Angela yang terciprat ke arah danau magma hanya untuk menghilangkan sebuah segel yang sudah menyegel naga api di bawah danau magma.


"Kau pasti sudah tau nama ku bukan?"tanya Angela kepada naga itu.


"Nama anda adalah Angela Zenquille putri pertama kerajaan Rosewaltz My Lord!" Ucap naga itu.


"Nama mu sekarang adalah Zu..!"


"Ucapan mu mutlak untukku My Lord.."


Angela hanya mengangguk. Kemudian naga itu mengalami perubahan wujud yang jauh lebih terlihat ramah di bandingkan dengan wujud awal nya tadi.


Naga itu akan mengalami perubahan wujud yang sangat menyeramkan apabila ia merasa terancam atau ada yang mengganggu ketenangan tuan nya.


Untuk wujud normalnya, ia memiliki manik mata berwarna hitam dan tidak memiliki duri-duri yang keluar dari tubuhnya.


"Apakah kau bisa mengecil?" Tanya Angela.


"Tidak My Lord, aku hanya bisa menghilangkan tubuh ku..!" Ucapnya seraya menghilangkan diri.


"Wah,,, kau mengagumkan Zu..!" Kagum Angela.


Kemudian naga itu memunculkan diri lagi seperti ke keadaan semula.


"Jika seperti ini kau akan aman, maka ikutilah aku keluar dari gua ini...!" Seru Angela.


"Naiklah ke punggungku My Lord..!"


Zu menurunkan leher nya agar Angela mudah menggapai tubuh Zu. Ketika Angela menyentuh kulit Zu ia tidak merasakan kulit Zu yang panas, padahal Zu memiliki aura yang sangat panas dari kulit nya. Memang benar ia adalah pemilik naga yang di anggap mitos oleh semua orang. Bukan kah keren?


'Dari tadi, sepertinya aku yang berbicara menggunakan mulut tapi ketika Zu berbicara bahkan ia tidak seperti sedang berbicara' benak Angela sedikit merasa aneh.


"Kita memiliki keterikatan My Lord, kita bisa saling berkomunikasi melalui pikiran..'' Jawaban itu membuat Angela kagum bahwa mereka bisa berbicara melalui pikiran.


Kemudian mereka keluar dari gua tersebut menuju ke tempat pertemuan Angela yang di janjikan oleh para team.


"Wah,,, pemandangannya mengesankan..!" Seru Angela tersenyum bahagia.

__ADS_1


Tak butuh waktu lama mereka terbang, Angela melihat tempat perkemahan mereka di bawah sana.


"Zu, turun lah di dekat bebatuan itu...!"


Zu menuruti perintah Angela dan turun di antara bebatuan sedikit jauh dari tempat perkemahan Angela.


Angela berjalan santai menuju ke perkemahan dengan Zu berada di belakangnya tanpa menampakkan diri.


"Angela...!" Teriak pangeran Hasper.


"Gege sudah mencari mu kemana-mana tapi tidak menemukan mu, kau membuat kami khawatir Angela..!" Seru pangeran Hasper lega.


"Maaf Gege, tadi aku mengejar kelinci tanpa sadar terpisah dari kalian...!" Ucap Angela beralasan.


"Syukurlah kau baik-baik saja..!" Seru pangeran Casper.


"Hemm,,, dimana Neftaza?" Tanya Angela setelah tidak melihat Neftaza dimana pun.


"Tadi kami mencari mu, dan kami terpisah di hutan, sekarang giliran kami yang mengkhawatirkan Neftaza... Kalian memang lah pembuat onar..!" Seru pangeran Casper cemas.


"Maafkan kami Gege..." Jawab Angela tersenyum canggung.


"Tenang saja Gege, Neftaza pasti baik-baik saja..!" Sambung nya lagi.


"Semoga saja..!" Seru pangeran Hasper seraya meninggalkan mereka menuju ke tenda.


Angela sibuk memikirkan tempat untuk Zu, dimanakah tempat yang bisa menjadi tempat tinggal Zu? Di istana? Apakah itu tidak terlalu bahaya? Ia sangat bingung memikirkan itu.


Di saat yang lain sibuk mengkhawatirkan Neftaza, Angela menghampiri Zu yang tak terlihat.


Karena Angela adalah pemilik Zu, maka ia bisa melihat wujud Zu walau iya sedang menghilangkan diri nya.


"Zu, apakah kau memiliki tempat tinggal yang memiliki pelindung sihir?" Tanya Angela penasaran.


"Sekarang aku tidak bisa tinggal di tempat itu My Lord..!"


Angela hanya diam menunggu perkataan Zu.


"Sihir ku terlalu lemah untuk sekarang My Lord.."


"Hemm,,, untuk sekarang kau bisa tinggal di istana Zu, aku akan memikirkan tempat untuk mu tinggal..!"


Mereke berbicara melalu pikiran mereka.


Jangan lupa like vote dan komen yah...


❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2