TWO PRINCESS

TWO PRINCESS
Chapter 116


__ADS_3

Apa aku tidak salah lihat? mereka seperti putri Esmeralda dan putri Gazelle!


Mereka menutup pintu kamar dengan cepat, sekarang kami semua berada di dalam satu ruangan dengan duduk saling berhadapan.


Tampak kedua wanita tadi sedang membuka cadar nya, ternyata benar dugaan ku dia adalah putri Esmeralda dan putri Gazelle.


"Aku memang tidak pernah salah, kalian masih hidup... Syukurlah...." Ungkap Gazelle dengan raut wajah sendu.


"Kau benar, para pangeran dan putri kerajaan Rosewaltz tidak lah selemah itu, aku selalu mempercayai mereka dimana pun mereka berada..." Ucap Esmeralda menatap kami bergantian.


Bukan nya ini seperti reuni?


"Apa yang terjadi dengan kalian semua? Bukankah seharusnya kalian berada di kerajaan kalian masing-masing?"


"Benar, apa yang kalian lakukan di sini dan menyamar seperti ini?" Sambung Neftaza penasaran.


"Sebenarnya... Saat kalian mengantarkan kita di wilayah kerajaan Switzerland kami merencanakan sesuatu untuk kembali singgah di kerajaan Switzerland sebelum pulang ke kerajaan kami masing-masing, namun sesampainya di sana kami melihat seseorang yang sangat mirip seperti mereka bertiga sedang berada di sebuah toko dengan beberapa kesatria kerajaan..." Ungkap putri Esmeralda sendu.


"Orang yang sangat mirip?"


"Benar! Semua terlihat sangat persis tidak ada sedikit pun yang terbuang..." Ungkap Gazelle menjelaskan.


"Karena itu kami bersembunyi sementara waktu untuk mencari informasi tentang siapa mereka, di lain sisi kami juga memeriksa keadaan kerajaan lain ternyata memang sama, mereka semua menyamar menjadi kami..." Ungkap pangeran Felis menjelaskan.


"Lalu bagaimana keadaan kerajaan kalian?" Ungkap Casper menatap mereka bergantian.


"Ku rasa, untuk sekarang semua menjadi baik-baik saja..." Jawab pangeran Darren.


"Benar, kita sudah mendapatkan seseorang yang dapat di percaya di setiap kerajaan untuk memberitahukan semua situasi kepada kami..." Sambung pangeran Cristaldy.


"Syukurlah..."


"Lalu, bagaimana dengan kalian? Apa yang terjadi dengan kalian selama ini?" Ungkap pangeran Airen menatap kami bergantian.


"Kami sudah mencari kalian namun tidak menemukan kalian! Itu sungguh membuat kami sangat mencemaskan kalian." Ungkap Gazelle ngegas.


Aku menoleh ke arah Neftaza, kemudian menatap Hasper dan Casper yang sedang menatap ku lekat.


"Bukan hanya kalian, mereka juga menyamar menjadi kami..."


"Bahkan kami di kira sebagai maling, eh maksud ku sebagai penyusup oleh kesatria kami sendiri..." Sambung Neftaza kesal.


"Sebenarnya kami bersembunyi di ruang rahasia milik istana, namun ketika kami berjalan lebih masuk kami berada di sebuah tempat seperti istana berukuran kecil... Lalu kami menemukan sebuah buku tentang bagaimana menghancurkan kekuatan sihir gelap. Dan akhirnya kami menemukan jawaban nya..."


"Sebelum itu, ayah ku raja Zeenatver mengetahui keberadaan kami, karena itulah mereka melakukan sebuah rencana untuk mengusir para makhluk menjijikan itu dari istana dengan sekandal jika mereka hilang tanpa jejak, dan sekarang kami lah yang berada di sini..." Ungkap ku menjelaskan.


"Sepertinya pihak istana mengetahui jika kami akan pulang..." Ungkap Neftaza yang manggut-manggut.

__ADS_1


"Maksud kalian, sebuah buku tentang menghancurkan kekuatan sihir? Apa yang kalian temukan?" Ungkap pangeran Airen cukup bingung.


"Tentang bunga mawar api hitam."


"Bunga mawar api hitam? Aku pernah mendengarnya namun itu sudah puluhan tahun yang lalu bunga itu tumbuh..." Sambung pangeran Darren yang mencoba mengingat pastinya.


"Benarkah? Itu sangat sulit." Ungkap putri Gazelle dengan raut wajah tak percaya.


"Lalu apa kalian menemukannya?" Ungkap pangeran Felis penasaran.


"Tidak."


"Tidak?" Ungkap putri Esmeralda berteriak.


"Kami hanya menemukan petunjuk tentang keberadaan bunga itu..." Sambung Casper.


"Dan hebat nya lagi, kami menemukan petunjuk tentang bunga itu ketika kami berada di benua Worldlander...!!!"


"Worldlander? Aku baru mendengar nya..." Ungkap Gazelle bingung.


"Entahlah... Kami pergi dan pulang dari sana, seperti melakukan teleportasi... Aneh memang, tapi nyata..." Ungkap Neftaza memikirkan apa yang kami lalui.


"Benarkah? Lalu ada apa di sana? Apakah seperti benua milik kita?" Ungkap pangeran Cristaldy yang penasaran.


"Manusia? Kami hanya melihat beberapa manusia, semua makhluk yang ada di dalam buku dongeng sebagian berada di Worldlander..."


"Entahlah... Mungkin ada, tapi kami tidak melihatnya..."


"Lalu???" Tanya Gazelle lagi.


"Bangsa Elf, Orc, dan makhluk-makhluk menjijikan lain yang mirip dengan makhluk-makhluk yang ada di wilayah alam naga kaisar..." Ungkap ku menjelaskan.


"Dan aneh nya, setiap makhluk yang tak berasal dari Worldlander maka ia hanya punya waktu satu bulan sebelum di usir dari benua itu..." Sambung Neftaza menjelaskan.


"Sangat menarik..." Ucap pangeran Felis yang tiba-tiba tersenyum devil.


"Lalu, kalian berada di sana selama satu bulan saja? Dan kalian kembali di sini karena terusir?" Ucap pangeran Darren, membuat semua orang menatap kami berempat.


"Benar..." Ucap ku santai.


"Lalu apa petunjuk bunga itu?" Ucap pangeran Darren yang menatap ku lekat.


"Bunga itu mekar pada musim dingin..." Jawab Hasper tegas.


"Jika benar, kita membutuh kan waktu beberapa bulan lagi hingga musim dingin datang." Sambung Casper menatap kami dengan serius.


"Apa kalian tau? Bukan hanya kami yang pergi ke sana, namun ada yang lain... Di buku tertulis jika mereka memiliki sihir hitam..."

__ADS_1


"Anehnya, mereka hilang setelah beberapa jam datang..."


"Mungkinkah itu Kaisar atau sekutunya?" Ungkap Esmeralda memikirkan semua nya.


"Sepertinya..."


Kami semua terdiam memikirkan semua hal yang memang penuh dengan misteri.


"Tunggu, tertulis di buku? Apa maksudnya?" Ucap pangeran Airen bingung.


"Kami mengetahui informasi adanya bunga mawar api hitam itu di buku yang kami temukan di istana rahasia..."


"Dan semua hal yang kami lalui di benua Worldlander tertulis tanpa terkecuali di buku itu..." Sambung Neftaza.


"Benarkah? Sangat hebat..." Ucap Gazelle terkagum.


"Lalu dimana buku itu?" Ucap pangeran Felis yang membuat kami berempat terdiam.


"Buku itu menghilang, kami tidak bisa menemukan buku itu dimana pun... Sepertinya buku itu hanya berlaku di benua itu..." Ungkap Casper menjelaskan.


"Apa jika kita pergi ke benua itu maka buku itu akan muncul?" Tukas pangeran Felis.


"Mungkin..." Ucap kami berempat secara bersamaan.


_______________


Kami semua duduk seraya berbicara menikmati setiap pertemuan yang cukup lama terpisah.


Sesekali aku menatap mereka semua yang tampak sangat-sangat kasihan, karena selama ini mereka bersembunyi untuk keselamatan mereka selama berminggu-minggu. Aku sangat salut kepada mereka yang bisa bertahan selama itu.


Tanpa sengaja pandangan mata ku mengarah menatap ke pangeran Airen yang sedang memperhatikan Esmeralda, duduk di kursi yang ada di dekat tempat tidur.


Dia belum mengutarakan perasaannya? Bodoh...


"Apa yang kau tatap?" Ungkap seseorang yang tiba-tiba berada di belakang ku.


"Ahh, tidak..." Ungkap ku menoleh ke arah nya.


Dia adalah pangeran Felis yang berdiri di belakang ku dengan membawa sebuah minuman dingin.


_


_


_


Jangan lupa like vote dan komen yah guys...

__ADS_1


❤❤❤


__ADS_2