Bertemu Jodoh Di Pesantren

Bertemu Jodoh Di Pesantren
Bab 123


__ADS_3

Penjelasan bapak polisi membuat Bayu terkejut, masalah apalagi yang di perbuat saudaranya itu.


"Waktu berkunjung sudah habis, jadi silahkan anda kembali lagi besok" ujar Pak polisi menyadarkan Bayi dari lamunannya.


"Saya ingin memastikan bahwa itu saudara saya atau bukan" ujar Bani.


"Baik akan saya izinkan, waktu kamu hanya lima menit" sahut pak polisi, kemudian polisi tersebut membawa Bayu menuju ruang kunjungan para tahanan.


"Silahkan bapak tunggu di sini" ujar pak polisi pada Bayu. tak lama kemudian polisi pun kembali dengan membawa Aisha.


"Bayu ?" Aisha sangat kaget ternyata yang nemuin dirinya adalah Bayu.


"Aisha, jelaskan apa maksud semua ini ?" tanya Bayu.


Aisha hanya diam saja, ia bingung harus menjelaskan apa ke Bayu. "Aisha jelaskan !" bentak Bayu membuat Aisha kaget dengan kemarahan Bayu.


"Bani yang telah melaporkan aku, tolong bantu aku keluarin dari sini, aku ingin menjaga Ayla, aku ingin merawat Ayla" ujar Aisha dan berurai air mata.


"Apa sebenarnya masalah kamu dan Bani ?" tanya Bayu penasaran.


"Ini hanya salah paham saja" sahut Aisha.


"Salah paham seperti apa dulu ?".


"Jika kamu tak berniat membantu ku, aku tidak akan memaksa" Aisha protes saat Bayu mengorek - ngorek informasi tentang masalahnya.


"Bagaimana aku bisa membantu mu kalau aku tidak tau masalah mu" sahut Bayu.


"Kamu hanya perlu memohon pada Bani agar dia mau mencabut laporannya, bilang saja adik ku sedang sakit" jelas Aisha.


"Nanti akan ku coba, oh iya Ayla sudah sadarkan diri, dia tadi terus menanyakan keberadaan kamu".


"Jangan bilang aku berada di sini, bilang saja sedang ada urusan atau apalah".


"Maaf waktu anda telah habis" ujar pak polisi.


Aisha pun menitipkan Ayla pada Bayu,dan kini Bayu harus pinter - pinter mencari alasan agar tidak membuat curiga keluarganya. Bayu kini kembali ke rumah sakit, sebelum sampai rumah sakit Bayu telah menghubungi orang tuanya bahwa ia tidak pulang dengan alasan akan menginap di rumahnya sendiri.

__ADS_1


Ayla kembali menanyakan tentang keberadaannya sang kakak, membuat Bayu bingung harus menjawab apa.


"Kak Bayu perasaan Ayla tidak enak, apa kak Aisha baik - baik saja ?" tanya Ayla.


"Kakak kamu sedang ada kerjaan di luar kota" ujar Bayu berbohong.


"Ayla sudah besar kakak, Ayla yakin jika kak Bayu sedang berbohong" ujar Ayla sambil menangis. "Ayo jawab Kak Aisha di mana ?" Ayla terus mendesak Bayu untuk mengatakan yang sejujurnya.


"Aisha sedang di tahan, dia di laporkan oleh Bani dengan tuduhan perbuatan yang tidak menyenangkan, kata Aisha ini salah paham, jadi besok pagi kakak akan seger menemui Bani agar mau mencabut tuntutannya" Bayu dengan sangat terpaksa menceritakan kejadian yang sesungguhnya.


"Kak Aisha memang bener - bener keterlaluan, sudah ku bilang jangan pernah ganggu keluarga kak Bani, masih tetap saja menganggunya. ini nih akibatnya" gerutu Ayla membuat Bayu bingung.


"Apa maksud kamu ?".


"Kak Aisha sedang berusaha mendapatkan kak Bani kembali. bahkan kak Aisha rela jadi istri keduanya".


"Apa ?" mata Bayu melotot, ia sangat terkejut mendengar penjelasan Ayla. kemudian Ayla menceritakan tentang kakaknya dan juga menceritakan pertengkarannya dengan sang kakak hingga berujung pengusiran mereka dari kontrakannya.


Bayu benar - benar kesal dengan tingkah Aisha yang telah berubah, bahkan dengan gampangnya Aisha ingin jadi istri kedua padahal statusnya masih istri orang.


"Kak jangan cerita ini ke kak Aisha, dia akan marah kalau Ayla cerita semua ini pada kak Bayu" ujar Ayla lirih. Bayu hanya menganggukan kepalanya tanda ia setuju, ia tak ingin Ayla kembali drop setelah mengetahui kondisi sang kakak.


Satpam pun menyampaikan pesan dari Bayu kepada Tio dan satpam juga memberikan kartu nama milik Bayu.


Bayu pratama, bukannya dia adalah saudaranya Aisha, apa dia juga ikutan tak waras seperti saudaranya, datang ke sini hanya untuk meminta Bani menikahi Aisha, memalukan sekali. Gumam Tio.


Ia pun langsung menghubungi Bani untuk menyampaikan hal tersebut. Ponsel Bani berdering semua mata yang berada di ruangan Shela tertuju padanya.


"Maaf saya angkat telepon dulu" ucap Bani seraya keluar dari ruangan Shela.


"Hallo, ada apa ?" tanya Bani.


"Bayu yang saudaranya Aisha datang ke sini mencari kamu, dia ingin bertemu dengan mu, ia juga meninggalkan kartu namanya untuk memudahkan kamu saat menemuinya nanti" jelas Tio.


"Terima kasih, nanti kalau sudah ada waktu aku akan menemuinya, kamu kirim saja nomor ke saya" ujar Bani.


"Bentar deh, emang ada hubungan apa sih sebenarnya antara kamu dan Bayu ? jangan - jangan Bayu juga akan meminta kamu untuk menikahi Aisha".

__ADS_1


"Nanti kalau ketemuan dengan Bayu gue bakalan ajak loh biar tau alasannya kenapa dia mau menemui gue. oh iya gue lupa, gue sudah laporin Aisha ke polisi, dan sekarang dia sedang di tahan".


"Wah setan apa yang merasuki diri mu ?" Tio penasaran dengan alasan Bani melaporkan Aisha ke pihak polisi.


"Nanti gue bakalan cerita sekarang gue mau izin sama istri gue dulu buat bertemu si Bayu" jelas Bani lalu mengakhiri panggilannya.


Bani kembali masuk keruangan, lalu izin untuk pergi karena ada urusan yang harus ia selesaikan, setelah mendapat izin akhirnya Bani pun pergi menuju kantornya dan Bani juga menghubungi Tama agar datang ke kantornya.


Dua jam perjalanan, akhirnya Bani sampai di kantornya dan di sana Tio dan Tama sudah menunggu di ruangan kerja Tio.


"Sorry gue lama, soalnya dari rumah mertua" jelas Bani.


Tio menceritakan kedatangan Bayu sesuai apa yang di ceritakan satpam, Bani pun menceritakan kejadian yang menimpa keluarga kecilnya hingga aksi Aisha yang sudah membuat batas kesabaran Bani habis.


"Itu cewek bener - bener nekat, jangan - jangan urat sarafnya sudah putus " gerutu Tio.


Bani mencoba menghubungi Bayu untuk dia ajak bertemu ketika makan siang nanti di sebuah cafe namun Bayu menolak, Bayu malah menyuruh Bani untuk datang ke rumah sakit Z tempat Ayla di rawat.


"Bayu malah menyuruh kita kerumah sakit Z" ujar Bani.


"Ko di rumah sakit ?" tanya Tio.


"Mungkin ia sedang menjaga orang sakit, karena kemaren Aisha juga di tangkap di rumah sakit" jelas Tama.


Bani, Tama dan juga Tio akhirnya mereka berangkat menuju rumah sakit Z. mereka langsung menuju ruangan yang telah di sebutkan Bayu.


"Terima kasih sudah mau datang" ucap Bayu saat Bani dan ke dua temannya datang menghampiri Bayu.


"Sebenarnya ada apa kamu ingin menemui saja ?" tanya Bani.


"Ini soal Aisha" sahut Bayu.


"Mohon maaf sebelumnya, sebenarnya siapa yang sedang di rawat ?" tanya Tama.


"Yang sedang di rawat adalah Ayla adiknya Aisha, Ayla mengalami kecelakaan beberapa hari yang lalu" Jelas Bayu.


Bayu mengucapkan permohonan maaf atas semua perilaku yang di lakukan Aisha, sebagai saudara Bayi merasa sangat malu atas tindakan bodoh yang di lakukan oleh Aisha.

__ADS_1


"Saya sudah memaafkan Aisha, semoga di penjara sana ia bisa merenungi perbuatannya, namun saya tidak bisa mencabut tuntutan saya terhadapa Aisha" jelas Bani.


__ADS_2