
"Tapi sepertinya itu masih kurang" ujar Aisha.
"Iya kurang sedikit, tapi kamu tenang saja, aku sudah menutupi semua kekurangannya".
"Terima kasih Bayu, harusnya kamu tidak perlu melakukan itu, aku bahkan sudah memakai sebagian hak orang tua mu juga. tapi aku janji setelah keluar nanti aku akan membayar berapa pun uang yang kamu pakai untuk menutupi kekurangan mu, da aku juga akan mengganti uang hasil dari penjualan tanah tersebut". Aisha kembali terharu atas ke baikkan Bayu.
"Tak usah pikirkan itu, yang terpenting sekarang kamu bisa bebas dari lelaki itu, dan bersiap untuk menyambut kehidupan baru setelah keluar dari sini" Bayu berusaha menguatkan Aisha.
"Sekarang aku pergi dulu, nanti jika aku sempat akan kembali ke sini lagi setelah selesai pertemuan ku dengan tuan Rico" Bayu pamit pulang.
Bayu melajukan mobilnya meninggalkan lapas tempat Aisha menjalani masa hukumannya, Bayu melaju menuju sebuah hotel di man ia dan Tuan Rico akan bertemu.
Satu jam perjalanan akhirnya Bayu sampai di hotel yang di tuju. Bayu memasuki sebuah restoran yang terdapat di dalam hotel tersebut dan memesan satu gelas minuman seraya menunggu tuan Rico datang.
Sepuluh menit kemudian Tuan Rico datang bersama para pengawalnya dan juga asisten pribadinya. "Selamat siang pak Bayu yang terhormat" ujar Tuan Rico serta senyuman seperti sedang mengejek.
"Selamat siang juga Tuan Rico yang terhormat" ujar Bayu.
"Ada keperluan apa anda mendatangi saya ? saya banyak waktu karena sore hari saya sudah harus kembali lagi ke Bali". ujar tuan Rico.
"Kedatangan saya ke sini hanya ingin membicarakan soal hutang milik Aisha" jelas Bayu.
"Oh, Apa yang kan di bicarakan, minta mengunduran waktu atau dia tidak sanggup dan menyerah dalam membayar hutangnya walaupun hanya mencicil" ejek Tuan Rico.
__ADS_1
"Aisha akan membayarnya, tapi beliau minta jika hutangnya kelak lunas maka anda tidak ada berhak untuk mengganggunya lagi, dan perjanjian itu harus ada dalam surat perjanjian tertulis dan di tanda tangani di atas matrai" jelas Bayu, yang sontak mengundang gelak tawa dari tuan Rico.
"Saya akan membuatkan surat perjanjian tersebut" ujar Tuan Rico.
Lelaki itu memerintahkan asistennya membuat surat perjanjian tersebut. lalu di tanda tangani oleh Tuan Rico. di sana tertulis jika tuan Rico tidak akan mengganggu Aisha ketika hutangnya sudah lunas nanti.
Tuan Rico menyerahkan surat perjanjian tersebut kepada Bayu. "Bilang pada Aisha, jika ia ingin kembali maka aku siap menerimanya" ujar Tuan Rico seraya tersenyum, karena ia yakin jika Aisha tidak akan sanggup untuk membayar hutangnya tersebut.
"Satu lagi tuan Rico yang terhormat".
"Apa ?!".
"Kedatangan saya ke sini juga untuk membayar hutang Aisha" jelas Bani.
"Berapa dia sanggup membayarnya, seratus ribu, dua ratus ribu atau hanya lima puluh ribu ?" ujar tuan Rioc tertawa mengejek.
Tuan Rico sangat terkejut dengan Amplop tersebut karena tebal dan juga besar. "Apa kamu tidak sedang menipu saya ?" tanya Tuan Rico dengan tatapan sinis.
"Silahkan hitung dan juga buktikan keaslian uang tersebut" ujar Bani.
Tuan Rico memerintahkan dua anak buah dan asistennya untuk menghitung uang yang di serahkan Bayu dan juga membuktikan keaslian uang tersebut. mata Tuan Rico langsung membelalak tatkala melihat begitu banyak uang yang di serahkan Bayu.
Sial dari mana wanita itu mempunyai uang sebanyak ini, apa dia sering menjual dirinya" gerutu tuan Rico dalam hatinya.
__ADS_1
Membutuhkan waktu sepuluh menit untuk menghitung semua uang tersebut.
"Uang ini berjumlah sepuluh miliyar dan uang ini juga semuanya Asli" ujar Asisten tuan Rico seraya menyerahkan uang tersebut.
"Apa ? Sepuluh miliyar ?! kalian jangan sampai salah menghitung !" Tuan Rico bener - bener kaget dengan nominal keseluruhan uang tersebut.
"Kami sudah dua kali menghitungnya dan jumlahnya tetap sama" jelas asisten Tuan Rico.
"Yang di katakan asisten anda benar tuan Rico yang terhormat, uang itu memang berjumlah sepuluh miliyar, jadi sekarang hutang Aisha sudah lunas, dan anda tidak berhak untuk menganggu kehidupan saudara saya, jika Tuan berani menganggunya maka saya akan menuntut tuan dengan bukti surat perjanjian ini" ujar Bayu tegas dan tuan Rico mendengus kesal seakan - akan dia sedang di permainkan oleh Bayu dan juga Aisha.
"Dari mana Aisha mendapat uang sebanyak ini dalam waktu kurang lebih dua bulan, apa dia di dalam penjara juga menjajakan tubuhnya" ujar Tuan Rico.
"Dari mana pun uang itu berasal yang terpenting Aisha sudah membayar lunas hutangnya" ujar Bayu tegas. "Saya harus segera pamit masih banyak pekerjaan yang harus saya kerjakan, jadi ususan tuan sudah beres dengan Aisha, surat resmi cerai sudah di dapat Aisha, dan sekarang hutangnya pun sudah lunas, jadi antara tuan dan Aisha sudah tidak ada lagi urusan". ujar Bayu tegas dan berlalu meninggalkan Restauran tersebut.
Sementara Tuan Rico langsung menggebrak meja setelah kepergian Bayu, semuanya renacananya gagal total, bahkan di luar dugaan ku mereka ternyata Aisha mempunyai uang sebanyak itu.
"Argghhh sial". gerutu tuan Rico kesal.
"Kenapa kalian tidak bisa mengawasi hal ini ?" kini tuan Rico menuding anak buahnya yang menurutnya tidak bisa bekerja dengan baik.
Tuan Rico berlalu dengan di ikuti oleh dua pengawalnya sedangkan asistennya sedang berdiskusi soal kerusakan beberapa gelas yang di lakukan oleh tuan Rico.
Bagaimana bisa orang tua Aisha mempunyai lahan, tabungan dan juga perhiasan, bukanya dulu ia bangkrut lalu menikahkan Aisha dengan tuan Rico karena tak bisa membayar hutang - hutangnya.
__ADS_1
Jadi ketika Ayahnya Aisha mengalami gulung tikar, semua aset kekayaannya di gadaikan ke bank, dan karena konsisinya tidak semakin membaik Ayahnya Aisha nekad meminjam uang pada tuan Rico, tak ada jaminan yang bisa di jamin kan hingga tuan Rico membuat perjanjian dia orang tua Aisha tidak bisa membayar hutangnya maka tuan Rico akan menikahi Aisha sebagai gantinya bila ayahnya tidak bisa membayar hutang tersebut.
Dan benar saja ayahnya tak bisa membayar hutang hingga mau tak mau Aisha harus siap di nikahkan dengan tuan Rico. awal pernikahan tak ada masalah karena Aisha memendam semua permasalahannya sendiri. Dan setelah menikah tuan Rico lalu mengirim uang untuk orang tua Aisha dan diam - diam uang tersebut Ayah Aisha gunakan untuk menebus beberapa asetnya yang di sita oleh bank. namun saat mengetahui apa yang terjadi dengan anaknya orang tua Aisha sama - sama mengalami serangan jantung. pesan terakhir untuk Aisha adalah Aisha harus membagikan aset - aset yang berhasil di tebus dari bank kepada saudara ayahnya yang lain. namun sayang sampai sekarang amanat itu belum bisa terlaksana karena belum ada keberanian Aisha menemui saudara - saudara yang lainnya. dan kini malah Aisha menjualnya untuk membayar hutang orang tuanya dulu karena Aisha ingin bercerai dari tuan Rico.