
3 hari kemudian,
Tepatnya tanggal 20 Juni 2018, Sean kembali ke Indonesia. Dirinya kini masih berada di dalam pesawat menuju ke Indonesia.
Sean juga berpisah dengan Silva di airport, Silva ingin kembali ke Portugal untuk mencari lagi kliennya.
Silva mengatakan bahwa ada beberapa pemain yang melakukan panggilan padanya berharap menjadi agennya.
Pemain pemain itu tentu melakukan panggilan setelah mengetahui bahwa Sean mendapatkan 2 penghargaan individual di Tournament Toulon tahun ini.
Terus apa hubungannya dengan mereka berdua?
Itu karena mereka jelas sekali tentang kontak yang akan di miliki Silva ke depannya setelah melakukan transfer untuk Sean.
Dimana kontak Silva akan meluas dan banyak sehingga mereka juga bisa mempercayai agen yang memiliki kontak banyak supaya masa depan mereka terjamin.
Sean memilih pulang ke Indonesia karena semua urusannya di Inggris sudah selesai.
Pelatih tim U 23 juga mengatakan bahwa waktu kembali ke tim bersamaan dengan tim senior, hanya saja latihannya akan berbeda tempat.
Tanggal berkumpulnya kembali ialah tanggal 10 Juli 2018.
Dimana Sean hanya mempunyai waktu 20 hari untuk berlibur, ini sangat berbeda dengan pemain lainnya.
Tapi Sean tak mempermasalahkannya karena hari hari yang dia lalui juga selalu penuh dengan latihan.
Berkumpul tanggal 10 itu di karenakan harus adanya uji coba terlebih dulu sebelum mengarungi liga U 23.
Klub klub yang terdaftar juga sama dengan klub klub utama di Premier League.
Sean terdaftar sebagai pemain akademi yang baru memulai, bukan sebagai pemain asing.
Jika Sean sudah berada di tim U 23 selama 3 tahun, status Sean nantinya akan menjadi pemain home grown player.
Ini sangat di untungkan bagi Sean yang memiliki peringkat negaranya di FIFA rendah.
Kontrak yang di miliki Sean sebagai pemain akademi adalah 5 tahun plus tambahan 1 tahun.
Tapi yang akan berfungsi bagi Sean selama di Liverpool nantinya hanyalah 2 tahun plus 1 tahun tambahan.
Itu di karenakan Sean menghabiskan 3 tahun di akademi atau tim U 23.
Gaji yang Sean dapatkan juga terbilang cukup tinggi bagi pemain yang baru saja memasuki akademi.
Dengan negosiasi Silva, Sean mendapatkan gaji sekitar 15 ribu pounds per Minggu. Sedangkan untuk bonus bonus lainnya, Silva menghilangkannya karena Sean masih pemain baru.
Bonus bonus itu termasuk dalam jumlah gol dan assist, tapi untuk bonus akhir musim jika tim mencapai target Silva tidak menghapusnya karena ini merupakan bonus bagi semua pemain.
Dengan begitu, Sean resmi menjadi pemain Liverpool, hanya saja transfer ini tidak di unggah ke media sosial milik Liverpool, karena ini hanya akan menjadi pemain akademi saja.
__ADS_1
Jika nantinya Sean sudah 3 tahun dan mendapatkan kontrak baru, barulah itu akan di umumkan.
Namun meski begitu, Sean tetap melakukan sesi foto atas permintaan Silva untuk di unggahnya di Instagram milik Sean.
Silva juga tak ragu jika nantinya banyak yang meragukan bahwa Sean lebih memilih kembali ke akademi atau tim U 23 daripada bermain di tim utama tim lain.
...
21 Juni 2018,
Sore hari waktu di Indonesia, Sean berjalan menuju lobi di bandara.
Dia telah sampai di Indonesia dengan perjalanan yang cukup melelahkan.
"Akhirnya kembali."
"Dimana keluargaku?" Tanya Sean pada dirinya sendiri sambil memperhatikan sekitar untuk mencari keluarganya yang berkata bahwa mereka akan menjemputnya.
Sean terus berjalan sambil memperhatikan sekitar, tak lama terdengar suara yang lucu di telinga Sean.
Sean pun membalikan penglihatannya ke arah suara yang datang, dia langsung tersenyum ketika melihatnya.
Itu adalah adiknya yang memanggil, Sean kemudian berjalan ke arah mereka.
Adiknya Sean, yaitu Salma langsung berlari sebelum Sean menghampiri mereka.
"Kakak." Ucapnya saat sudah dekat dengan Sean.
"Kamu sudah besar sekarang, apakah kamu merindukan kakak?" Tanya Sean.
Salma menjawab dengan 'hm' saja sambil menganggukkan kepalanya.
Sean kemudian melepaskan pelukannya dan berjalan sambil memegang tangan adiknya itu, dia berjalan menuju ke arah orang tuanya yang masih menunggu.
Setelah dekat, Sean kemudian melepaskan tangan adiknya, dan tas yang dia pegang di tangan satunya.
Dia berjalan 2 langkah lagi dan kemudian memeluk kedua orang tuanya itu.
Kepala kedua orang tua Sean hanya berada di leher Sean karena Sean yang sudah tumbuh tinggi.
Dengan pelukan yang dilakukan oleh Sean, kedua orang tuanya juga membalas pelukan Sean.
"Bagaimana nak perjalanannya?" Tanya ibunya.
"Seperti biasa melelahkan, tapi sekarang sudah hilang karena sudah bertemu kalian." Ucap Sean.
Dengan lepasnya pelukan itu, ayahnya Sean memandangi anaknya itu dari atas ke bawah bulak balik.
"Kamu makan apa di sana?" Tanya ayahnya.
__ADS_1
Sean tersenyum, "Makan daging dan tulang dari orang orang di sana yang memiliki tubuh tinggi, jadi aku bisa tinggi." Ucap Sean bercanda.
Ayahnya juga memukul lengan Sean pelan tanda jangan bercanda.
"Haha, itu adalah makanan dan asupan gizi yang di berikan oleh tim, juga latihan yang keras." Ucap Sean.
"Baiklah, lanjutkan mengobrol nanti saja, sekarang kita pulang dulu." Ucap Ibunya.
Kemudian ayahnya Sean membantu membawakan barang barang yang di bawa Sean, namun Sean menolaknya dan memilih membawanya sendiri.
Adiknya Sean di tuntun oleh ibunya berjalan menuju parkiran, sedangkan Sean dan ayahnya berjalan di belakang mereka sambil mengobrol.
Sean juga sudah lama tidak merasakan obrolan yang hangat seperti ini, meski suasana nya canggung karena sambil berjalan, tapi Sean menikmatinya.
Tak lama, mereka pun memasuki mobil dan melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah.
Di dalam mobil mereka juga terus mengobrolkan tentang bagaimana kehidupan Sean di sana.
Meski sering di kabari, tentu saja kekhawatiran orang tua adalah hal yang wajar jadi mereka terus menanyakan hal yang sama.
Adiknya Sean, Salma juga banyak bertanya kepada Sean tentang hal hal aneh, dia juga bercerita kepada Sean tentang banyak hal.
Sean mendengarkan dengan baik karena inilah waktu yang paling berharga baginya, dia juga tak menyangka adiknya sudah semakin pintar berbicara.
Sementara itu, di tempat lain.
"Apakah benar Sean sudah pulang?" Tanya nya meyakinkan.
"Iya aku melihatnya di bandara tadi."
"Kalau begitu kirim tim ke sana untuk mendapatkan berita."
"Sudah telat, sekarang mereka sedang dalam perjalanan pulang."
"Terus kamu dimana sekarang?"
"Aku sedang mengikuti mereka supaya tahu dimana rumahnya dan mendapatkan berita."
"Kerja bagus."
Obrolan keduanya merupakan obrolan dari tim reporter dan ketua timnya, dimana mereka sedang membicarakan untuk mendapatkan berita tentang Sean.
Setelah di rilisnya berita tentang Sean yang tidak hadir bersama tim nasional karena adanya urusan bersama sang agen, para netizen sepak bola mengatakan bahwa Sean sedang bernegosiasi tentang klub barunya.
Dengan kemunculan rumour begitu, banyak sekali rumor yang di buat oleh netizen sepak bola Indonesia tanpa adanya bukti yang nyata.
Ada yang mengatakan ke klub ini dan itu, teman Sean, Albi yang memiliki akun sepak bola juga membuat berita tentang rumour Sean.
Dan rumour rumour itu dia dapatkan dari Sean, namun Sean hanya memberitahu 3 klub saja dimana klub itu adalah klub awal yang melakukan kontak pada Silva.
__ADS_1
Berita berita yang di rumourkan oleh akun Albi juga banyak di percaya karena mereka mengetahui bahwa admin dari akun sepak bola itu adalah temannya Sean langsung.