I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 185.


__ADS_3

Jalannya pertandingan antara Liverpool kontra Manchester City berlangsung sengit.


Kedua tim sama sama memainkan tempo permainan cepat.


Kedudukan saat ini juga masih 1 - 0, dimana Liverpool unggul melalui gol indah dari Sean.


Pertandingan saat ini sudah memasuki menit ke 19.


Total tembakan yang sudah di lesatkan oleh kedua tim di pertandingan ini jugal total sudah ada 12 tembakan.


Dimana masing masing memiliki 6 percobaan, hanya dari 6 percobaan masing masing itu, Manchester City lebih unggul dalam jumlah on targetnya.


Mereka memiliki total 4 tembakan tepat sasaran sedangkan Liverpool hanya 3 saja.


Di pertandingan yang sudah berjalan sampai menit 19 lebih ini, pelanggaran yang terjadi di lapangan sangat minim.


Meski kebanyakan mereka melakukan kontak fisik, tapi belum sampai pada tahap wasit harus memberikan pelanggaran.


Bola juga terus bergulir di lapangan, kadang kadang pertandingan harus terhenti karena adanya lemparan ke dalam atau pemain yang protes bahwa dia di langgar.


Tapi wasit tetap tak menggubrisnya karena itu bukan pelanggaran.


Saat ini, pertandingan juga akhirnya memasuki menit 26.


Saat ini, bola berada dalam penguasaan Kevin De Bruyne, dimana Kevin De Bruyne di situ pasti ada Declan Rice.


Dan benar saja, Kevin De Bruyne juga berusaha meloloskan dirinya dari pengawalan ketat Declan Rice itu.


Memiliki tubuh yang besar seperti Declan Rice tentunya memberikan tekanan yang lebih lagi pada Kevin De Bruyne meski dia pemain yang sangat hebat dan berpengalaman.


Rekan rekan setimnya di Manchester City juga mendekat untuk membantu, berharap bahwa Kevin De Bruyne mengirimkan operan sehingga dirinya tidak terlalu terbebani.


Namun tentu saja pemain Liverpool juga tak diam, mereka mengikuti para pemain yang mendekat pada Kevin De Bruyne.


Sean yang berada di depan juga masuk ke lini tengah untuk mengisi dan mencoba mencari ruang gerak meski bola masih ada di kaki lawan.


Dia juga berniat agar para pemain bertahan lawan tidak bisa maju lebih depan dan membantu rekannya itu.


Di saat saat Kevin De Bruyne tengah menguasai bola dengan tekanan yang sedang dia hadapi dari Declan Rice, tiba tiba bola tak sengaja terdorong dan menjauh dari kaki Kevin De Bruyne.


Sepersekian detik itu Declan Rice manfaatkan dan menyodorkan kakinya untuk mencoba membuang bola agar Kevin De Bruyne tak menguasai bola.

__ADS_1


Untung saja sodoran nya itu tepat sasaran dan bola bergerak lebih cepat.


Di saat para pemain Manchester City akan mengejar bola liar itu, mereka menemukan Virgil Van Dijk sudah menendang bola jauh ke depan.


Tentunya dia melakukannya setelah melihat posisi rekan rekannya di depan.


Bola yang di tendang Virgil itu mengarah pada Felix.


Felix juga segera bergerak mencoba mengontrol bolanya.


Di ikuti oleh pemain bertahan lawan, dia tidak panik, dia dengan tenang mengoper bola dengan tumit nya sisi kanan lalu dia berbalik dan lari menuju pertahanan lawan.


Pemain bertahan yang mengikuti Felix tadi bergerak dengan cepat untuk mengambil bola namun dia terlambat beberapa langkah karena ternyata Felix memberikan operan pada Sean.


Sean dengan tenang langsung memberikan operan ke depan lagi, namun operan itu nyatanya membelah antara Ruben Dias dan Laporte.


Bola yang di oper kan Sean menuju ke sisi kanan tempat Mbappe berada.


Mbappe juga maju dan menyambut bola, dia bergerak cepat karena tidak ingin bola nya di sosor oleh pemain lawan.


Mbappe mengontrol bola dan kemudian memberikan passing lagi ke belakang, tapi nyatanya passing itu pada Florian.


Florian dengan cepat memberikan operan terobosan ke depan lagi karena Felix sudah memasuki kotak penalti.


Namun wasit tidak meniupkan peluit karena melihat bola berhasil di dapatkan oleh Felix.


Felix saat ini menghadap gawang, namun posisi ruang tembaknya sudah di tutup.


Dia menggerakkan kakinya dengan lincah mencoba mengelabui lawan di depannya.


Saat sudah beberapa saat, tiba tiba Felix memberikan operan lagi ke kirinya.


Tentunya Sean yang sedari tadi berlari melihat bola ini langsung memiringkan badannya untuk melakukan tendangan yang terarah ke arah kanan pojok.


Penjaga gawang melihat posisi tubuh Sean juga menebaknya dan segera melompat ke arah tujuan tembakan Sean saat melihat kaki Sean sudah dekat dengan bola.


Namun saat penjaga gawang melompat, Sean tidak menendang bola, dia hanya melakukan tipuan dan kemudian membenarkan lagi posisi tubuhnya dengan tegak.


Dia tidak membuang waktu lama, dia juga langsung menyodorkan bola ke gawang yang sudah kosong melompong di depannya.


Saat bola sudah dia tendang, Sean juga tersenyum.

__ADS_1


Namun beberapa saat kemudian, senyum Sean mengeras karena dia melihat tiba tiba ada tekelan kaki dari pemain lawan yang mencoba menghalau bola masuk ke gawangnya.


Tapi ternyata keberuntungan Sean lebih besar sehingga tekelan pemain lawan tersebut terlambat hanya sepersekian detik saja.


Sean juga menghela nafas lega dan langsung melakukan selebrasi saat melihat bola masuk lagi ke gawang lain.


Para pemain Manchester City melihat ini hanya berwajah jelek saja.


Mereka tak menyangka, Sean akan mempermainkannya seperti ini.


Apalagi Ederson, dia sudah terjatuh dan melihat bola ada di gawangnya kemudian dia melirik ke arah Sean yang sedang berselebrasi dengan para pemain lainnya.


Bos di pinggir lapangan juga sudah berselebrasi juga.


Sementara itu, para pemain di bangku cadangan sudah berlari ke arah Sean yang melakukan selebrasi di pojok.


"Kerja bagus."


"Kita harus berusaha menahannya atau bahkan menambah lagi." Ucap Virgil sambil mengacak acak rambut Sean.


Henderson yang di bangku cadang dan ikut berlari ke pojok juga mencium rambut Sean.


"Bagus!! Teruskan!!"


Sean tersenyum bahagia saat ini, dia sangat senang karena bisa membantu timnya unggul di pertandingan ini, meski pertandingan belum berakhir dia sudah sangat senang karena ini menjadi modal penting bagi moral pemain untuk bermain di pertandingan ini.


Dimana laga ini benar benar sangat penting bagi mereka.


Ini menentukan apakah Liverpool bisa menjuarai Premier League atau tidak.


Meski ada pertandingan tersisa, tapi yang menjadi penentuan adalah pertandingan ini.


Setelah beberapa saat, Sean kembali ke posisi nya dengan rekan rekan lainnya karena wasit memberikan peringatan bahwa selebrasi Sean terlalu lama.


Dengan begitu, pertandingan di mulai kembali dengan Alvarez yang menendang kick off.


Manchester City saat ini masih mencadangkan Erling Halaand.


Tidak tahu apa tujuannya mencadangkannya, apakah berusaha untuk menguras tenaga para pemain Liverpool dulu, tentu itu juga bisa.


Namun semua nya tergantung pada keputusan dua pelatih.

__ADS_1


Mereka tahu yang terbaik untuk menjalani pertandingan hari ini.


__ADS_2