
Beberapa hari berlalu, dimana waktu sangat cepat berjalan.
Sean dan timnya Liverpool sudah menjalani 3 pertandingan Premier League musim ini.
Dimana 3 pertandingan itu, Liverpool harus melawan Leeds United, Bournemouth dan Wolves.
Untung saja dari 3 pertandingan yang di jalani ini, meski waktu pertandingan atau jarak istirahatnya hanya sebentar, Liverpool mampu menyabet 3 pertandingan ini dengan poin penuh.
Dimana di setiap pertandingan itu, Sean selalu berkontribusi sangat besar.
Dari 3 pertandingan ini, Sean sudah mempunyai catatan 6 gol.
Sebab di pertandingan pertama, Sean mencetak 3 gol, Di pertandingan ke 2 Sean mencetak 1 gol dan Di pertandingan ke 3 Sean mencetak 2 gol.
Selama beberapa hari ini juga, Bos dan para staf selalu berdiskusi bersama para pemain membahas taktik yang akan di gunakan di pertandingan pertandingan selanjutnya.
Meski ada perubahan sedikit dalam taktik dengan musim kemarin, Sean menilai bahwa itu sama saja, hanya ada beberapa yang fokus pada Area Zone, contohnya untuk gelandang yang harus mengetahui area Zone dimana saja.
Saat ini, Liverpool berada di urutan pertama dengan 9 poin penuh dimana skor gol juga melebihi tim lainnya.
Untuk pencetak gol terbanyak saat ini, Sean juga menduduki peringkat pertama.
Hanya saja dia tidak tahu apakah ini akan bertahan sampai nanti akhir musim atau tidak.
...
Di Stadium Anfield, Liverpool sedang bertanding melawan Brentford.
Dimana pertandingan ini juga sudah memasuki babak ke 2.
Namun skor yang di tunjukan di pertandingan ini membuat para fans Brentford sakit kepala.
Skor yang ada di pertandingan ini adalah 5 - 1.
Dan pertandingan juga belum berhenti, jadi mereka tidak tahu apakah timnya akan kemasukan gol lagi atau mengurangi gol yang di miliki Liverpool.
Di pertandingan ini, Sean benar benar menggila.
Dia mencetak 2 gol dan 2 assist.
Dia juga memiliki beberapa peluang untuk mencetak hattrick namun pengawalan pada dirinya selalu ketat.
Meski pengawalan terhadapnya ketat, Sean selalu berusaha mencetak gol lagi sebab waktu pertandingan juga masih tersisa sangat banyak.
Pada menit ke 70, Aurelien memberikan bola dari tengah lapangan menuju sisi kanan, dimana Kisha berada.
Kisha yang mendapatkan bola juga melakukan aksinya dan berusaha menerobos masuk ke dalam kotak penalti.
__ADS_1
Namun karena pertahanan yang di miliki oleh lawan kuat, Kisha hanya bisa memberikan bola ke sisinya dimana Trent Arnold baru saja datang.
Trent Arnold juga tidak banyak membuang waktu dan langsung melakukan umpan silang ke dalam kotak penalti.
Bola yang di tendang oleh Trent Arnold seakan mencari pemain Liverpool.
Saat bola di kotak penalti, Felix melakukan diving header, namun sundulan nya itu masih di blok oleh penjaga gawang.
Penjaga gawang juga langsung berdiri sebab bola masih berada di kotak penalti.
Baru saja dia berdiri, dia menemukan bahwa bola menuju ke arahnya dengan cepat.
Karena tak ada persiapan banyak, penjaga gawang mencoba menahan dengan seadanya, namun bola berbelok.
Saat bola di pastikan sudah masuk, Sean juga berlari dan merayakannya, ini merupakan hattrick keduanya di musim ini.
Rekan tim Sean juga berlari menuju ke arah Sean yang sedang melakukan selebrasi.
Bos di pinggir lapangan juga sudah berselebrasi merayakan kemenangan telak pertandingan ini.
Setelah beberapa saat, pertandingan kembali di mulai.
Dimana para pemain Brentford berusaha menguasai bola dan bermain di wilayahnya sendiri.
Mereka seperti sudah pasrah di pertandingan ini, tentunya Liverpool masih melakukan pressing agresif.
Dan ini merupakan kesempatan, dimana waktu masih banyak tersisa dan tim lawan sepertinya sudah menyerah.
Namun pertandingan jelas tidak bisa di hentikan.
Akhirnya, sampai peluit akhir di bunyikan oleh wasit, para pemain Brentford menghela nafas lega.
Mereka sudah sangat tersiksa di pertandingan ini, dimana berlarian ke sana kemari terus menerus tapi bola tidak kunjung mereka dapatkan.
Meski para pemain Brentford menghela nafas lega, mereka merasakan sakit.
Sebab skor di pertandingan ini benar benar di luar dugaan.
Skor di pertandingan ini yaitu 8 - 1.
Dimana Sean yang awalnya mencetak hattrick dan mencatat 2 assist juga jadi bertambah, yaitu Sean menambahkan assistnya 1 lagi.
Sehingga gol dan assist yang Sean peroleh di pertandingan ini benar benar sangat bagus.
Setelah beberapa saat berkumpul di ruang ganti, para pemain juga kembali ke rumah masing masing.
Sean melemparkan dirinya atau tubuhnya ke atas sofa yang ada di ruang tamu.
__ADS_1
Dia merasakan tubuhnya serasa berat.
Berbaring di atas sofa yang ada di ruang tamunya, Sean menyalakan televisi dan tidak menontonnya.
Melainkan bermain dengan ponselnya.
Dia melihat bahwa akun akun sepak bola fans Liverpool banyak membahas tentang dirinya yang kini sedang bersinar di setiap pertandingan.
Sean membacanya sedikit demi sedikit dan merasa bangga dengan hal yang ia peroleh selama ini.
Untungnya dia selalu bekerja keras dan masih berlatih meski sudah berhasil seperti ini.
Di saat sedang asyik bermain ponselnya, Sean menerima panggilan dari ibunya.
Dimana ibunya mengatakan kabar Sean di Inggris.
Memang sudah lama Sean tidak menghubungi keluarganya mungkin 1 bulan an dirinya tidak berkomunikasi dengan keluarganya.
Sean menjelaskan kepada ibunya kabar dirinya di Inggris, dan untungnya ibunya sangat bersyukur bahwa Sean baik baik saja dan tidak mengalami masalah.
Setelah berkomunikasi beberapa saat, Sean menutup panggilannya sebab ibunya mengatakan bahwa Sean harus jaga kesehatan tubuhnya.
Dan memang benar, pertandingan melawan Brentford tadi di mulai pada pukul 6 sore sehingga dia juga harus siap siap untuk beristirahat dan menjaga kondisi tubuh nya.
Di saat Sean sedang berusaha untuk tidur di kamarnya, sementara itu di Indonesia, di rumahnya Sean.
Ibunya Sean sedang mengobrol bersama ayahnya.
Membahas tentang Sean yang sangat sibuk baru baru ini.
Keduanya tidak mempermasalahkan bahwa Sean sibuk, tapi setidaknya mereka berharap ada kabar dari Sean.
Sebab itu membuat keduanya khawatir takut Sean kenapa Napa.
"Terus bagaimana responnya anak itu tadi?" Tanya ayahnya Sean.
"Seperti biasa." Ucap ibunya lemas.
"Yasudah tak apa, mungkin dia juga merasakan bahwa dirinya terlalu banyak aktivitas, nanti jika ada waktu luang, dia pasti akan menghubungi kita terlebih dulu." Ucap ayah ya Sean yang lebih berpikiran positif.
Setelah berbincang sebentar, ibunya Sean kembali ke dalam rumah dan melihat foto foto anaknya.
Dia merasakan sakit sebab baru kali ini Sean jarang sekali menghubunginya.
Dia akhirnya memilih untuk mengirim pesan pada Sean.
Setelah mengirim pesan, dia menyimpan ponselnya dan berbalik ke luar untuk mengobrol dengan ayahnya Sean lagi.
__ADS_1
Keduanya mengobrolkan banyak hal, ada beberapa hal nostalgia juga yang mereka bahas.