
1 Juli 2018,
Bursa transfer musim panas telah benar benar di buka. Banyak sekali klub klub yang sibuk untuk menandatangani pemain yang mereka dambakan.
Rumor terbesar dalam bursa transfer musim panas kali ini adalah sang Mega bintang Cristiano Ronaldo.
Dia di kabarkan akan bergabung dengan klub yang berjulukan dengan Vecchia Signora atau bisa di sebut sebagai nyonya tua.
Sang Mega bintang yang berhasil membantu Real Madrid mendapatkan 5 gelar UEFA Champions League itu di kabarkan akan di transfer dari Real Madrid ke Juventus dengan harga transfer sebesar 112 Juta Euro.
Itu setara dengan 99, 2 Juta Poundsterling atau setara dengan 1,88 Triliun Rupiah.
Kabar besar ini benar benar membuat banyak fans Real Madrid kecewa karena pahlawan mereka harus pergi dari klub favorit mereka.
Namun untuk Ronaldo sendiri itu adalah sebuah tantangan, karena dirinya sudah membuktikan bahwa dirinya benar benar pesepak bola yang pantas mendapatkan semuanya.
Dia berhasil di Liga Inggris ketika muda, berhasil di Liga Spanyol, sekarang dia akan bermain di Liga Italia dimana itu adalah Liga yang mempunyai banyak pemain bertahan yang sangat hebat.
Itu adalah sebuah pemikiran yang sangat baik bagi Cristiano Ronaldo untuk membuktikan bahwa dirinya benar benar yang terbaik.
Meski dirinya tak perlu membuktikannya lagi, tapi mungkin saja dia menyukai tantangan yang menantang bagi dirinya sendiri.
Mungkin juga agar anaknya bisa melatih ketajamannya sebagai penyerang di di Liga Italia Juniornya.
Sedangkan untuk rumor rumor transfer lainnya, meski banyak sekali, namun seakan terkubur karena berita sang Mega bintang tersebut.
Dari para pemain muda Indonesia, ternyata ada 3 pemain yang sudah sukses mendapatkan klub di Eropa.
Tepatnya adalah Witan, Egy dan Firza.
Ketiganya musim depan akan berlabuh di Liga Belgia.
Tapi itu adalah dari klub Divisi 2 nya, namun meski begitu itu adalah pencapaian yang sangat bagus bagi para pemain muda Indonesia untuk bermain di Eropa dari pada di Indonesia.
Setelah sekian banyaknya rumor rumor transfer dari para pemain muda Indonesia, dan tenar nya reputasi pemain muda Indonesia di Tournament Toulon.
Banyak sekali pengintai dari klub klub Eropa yang kini berdatangan ke Indonesia untuk mencari bibit muda.
Mereka percaya bahwa bukan hanya para pemain timnas saja yang mempunyai kualitas dan bakat sangat baik di Indonesia.
Mereka percaya bahwa jika para pemain muda Indonesia di latih dengan sangat baik itu juga akan menjadi pemain yang hebat.
Jadi banyak sekali pengintai yang melabuhkan perhatiannya ke Indonesia.
Kabar yang beredar sekarang juga sudah di ketahui bahwa ada beberapa pengintai dari Spanyol, German dan Italia.
Hanya saja tidak tahu dari klub mana mereka datang.
Kabar ini membuat para pengamat sepak bola Indonesia dan para penggemar sepak bola Indonesia sangat bersemangat.
__ADS_1
Mereka menunggu kebangkitan sepak bola Indonesia untuk bermain di panggung dunia.
Dengan adanya hal seperti ini, kemungkinan besar Indonesia bisa mencapai angan angan itu.
Namun banyak sekali para penggemar sepak bola Indonesia juga yang sedang menunggu kabar dari klub Sean selanjutnya.
Meski rumor tentang Sean yang bergabung dengan Liverpool sudah sangat ramai sekali beberapa hari terakhir, namun belum ada konfirmasi dari Seannya.
Mereka juga mencari di akun sosial media milik Liverpool tapi tidak ada berita tentang Sean.
Sean yang berada di rumahnya kini sedang bermain dengan adiknya.
Dia sudah selesai berlatih tadi pagi dan dia mempunyai banyak waktu luang.
Dia juga akan menghabiskan waktunya ketika di sini bersama keluarganya, karena rencana Sean, dia akan berangkat ke Inggris tanggal 6 Juli 2018.
Dia ingin membiasakan dirinya di sana terlebih dulu.
Sedang asyik bermain dengan adiknya, ponsel Sean berbunyi.
"Tunggu Salma." Ucap Sean pada adiknya.
Sean kemudian mengangkat panggilan yang ada di ponselnya dan itu ternyata adalah Silva.
"Halo?"
"Itu terserah mu."Ungkap Sean.
"Kalau begitu, malam akan ku posting berita tentangmu." Ucap Silva.
"Oke."
"Kapan kamu akan berangkat ke Inggris?" Tanya Silva.
"Aku akan menghabiskan 5 hari lagi di sini. Setelah itu berangkat ke sana."
"Oke, kalau begitu aku juga nanti akan ke sana ketika waktu pertandingan mu di gelar."
"Jadi jaga dirimu selama tinggal di sana sendirian."
"Baik, terima kasih Silva."
"Jadi bagaimana para pemain yang mengontak mu itu?" Tanya Sean.
"Aku sudah menandatangani mereka."
"Baguslah, kalau begitu bekerja keraslah." Ucap Sean.
Dengan begitu keduanya mengobrol sebentar dan tak lama panggilan juga di akhiri dengan Sean yang berkata pada Silva bahwa dirinya jangan terlalu kelelahan.
__ADS_1
Sean juga berkata agar Silva selalu siap untuk urusan Sean, Sean meminta agar Silva tidak terlalu fokus padanya, karena Sean mengerti bahwa dirinya juga akan sibuk dengan permainan bersama tim U 23 nantinya.
Jadi lebih baik agar Silva memfokuskan urusan nya ke pemain lain agar Silva juga bisa sukses.
"Jadi kakak akan pergi lagi?" Tanya adiknya tiba tiba.
"Iya kakak harus pergi lagi nanti." Ucap Sean sambil mengelus ngelus kepalanya.
"Aku ingin ikut." Ucap Salma.
"Kamu harus sekolah di sini." Ucap Sean.
"Kakak janji, nanti kamu besar kamu bisa datang ke tempat kakak sendiri." Ucap Sean.
"Jadi kamu harus pintar dan cepat tumbuh supaya bisa menemui kakak di sana." Ucap Sean.
"Oke kalau begitu, jangan berbohong ya?" Ungkap Salma lucu.
Sean hanya mengangguk saja sebagai tanda jawaban atas pertanyaan Salma.
Selama beberapa hari ini, Sean sudah menghabiskan banyak waktu nya bersama adiknya yang terus lengket padanya.
Bahkan Sean harus menemaninya belajar dan tidur.
Sean tidak tahu kenapa adiknya tiba tiba lengket seperti ini, meski begitu Sean tetap menemaninya.
Sejak terakhir makan di restoran yang ada di mal, Sean sudah tak melakukan kontak dengan Callista lagi.
Itu di karenakan Sean benar benar merasa canggung.
Di restoran waktu itu, Sean yang sedang makan di tinggalkan oleh ibunya yang pergi menghampiri Callista.
Lalu tak lama Callista juga di ajak makan bersama di meja keluarganya.
Sean benar benar kaget dan merasa canggung.
Keduanya juga hanya saling menatap dan tak mengobrol.
Namun saat sudah selesai makan dan akan berpisah, Callista berkata pada Sean bahwa "Sean terlalu berbeda dengan yang ada dalam chat nya."
Biasanya dalam chat Sean selalu terlihat ceria meski awalnya terlihat malu malu dan canggung, namun setelah lama selalu berkomunikasi, Sean juga berubah.
Namun karena pertemuan ini, Callista juga jadi tahu bahwa Sean benar benar canggung.
Sean terdiam saat mendengar kalimat yang di ucapkan Callista, tak lama Sean menjawab kalimat Callista.
"Aku memang begini, jika kamu tidak nyaman, berhenti saja." Ucap Sean saat itu.
Callista juga tertegun mendengar jawaban Sean saat itu, tapi saat dia akan menjawab, dia melihat bahwa Sean sudah pergi meninggalkan meja keluarganya, Callista merasa bersalah.
__ADS_1