I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 192.


__ADS_3

Stade de France,


Para penonton dari kedua tim sangat tegang saat ini.


Mereka sedang fokus pada pertandingan yang sedang terjadi di lapangan hijau.


Para penonton dari kedua tim ini sangat berharap bahwa tim mereka akan menang dan meraih gelar juara UCL tahun ini.


Di antara para penonton dari kedua tim ini, bahkan ada penonton yang bermata merah.


Penonton itu merupakan penonton atau fans yang setia pada tim ya dan berharap bahwa timnya benar benar menang di laga final ini.


Para penonton dari kedua tim ini merasakan tegang sebab pertandingan yang terjadi di lapangan sangat sengit.


Kedua tim saling menjual beli serangan dari babak pertama sampai sekarang di babak extra time.


Babak extra time ini juga ada di babak yang kedua dan saat ini berada di menit yang ke 116.


Dimana tersisa 4 menit lagi sebelum waktu pertandingan selesai.


Jika skor masih imbang, maka akan di lanjutkan ke babak penalti.


Dan saat ini situasi di lapangan hijau juga skor atau kedudukan di pertandingan juga imbang.


Dimana Liverpool 2 dan Real Madrid 2.


Liverpool tidak mampu mempertahankan kedudukan atau keunggulan mereka sampai babak ke dua berakhir.


Gol pertama Real Madrid di ciptakan oleh tendangan bebas dari Rodyrgo.


Dimana tendangan bebas itu adalah posisi dari Trent yang melanggar Vinicius.


Semenjak gol Rodyrgo terjadi, Real Madrid benar benar langsung menggempur Liverpool habis habisan, sebab mereka berpacu dengan waktu.


Dan benar saja, saat menit 87, Real Madrid mendapatkan sepak pojok.


Sepak pojok itu di manfaatkan dengan baik oleh para pemain Real Madrid.


Dan gol akhirnya tercipta melalui sundulan dari Eder Militao seorang pemain bertahan dari Real Madrid.


Para pemain Liverpool langsung jatuh ke tanah saat melihat gol ini terjadi.


Sean yang saat itu berada di kotak penalti juga hanya menatap kosong pada bola yang bersarang di gawang timnya.


Tak lama dia juga langsung sadar dan memberikan semangat kepada rekannya agar bisa bangkit lagi.


Sean juga percaya bahwa timnya bisa bertahan sampai akhir.


Dan akhirnya pertandingan juga di lanjutkan ke babak extra time.


Di babak extra time pertama, Liverpool dan Real Madrid benar benar bermain sangat sengit.

__ADS_1


Keduanya saling bertukar serangan.


Namun selama babak itu berjalan, tidak ada gol yang tercipta, hanya tembakan tembakan berbahaya saja yang membuat hati para penonton dari kedua tim sangat naik turun.


Saat ini, pertandingan di lapangan memasuki menit ke 118.


Bola berada di Modric yang sedang menyusun serangan untuk tim Real Madrid.


Saat ini, Modric juga berada di wilayah milik Liverpool.


Dimana Liverpool berada dalam keadaan tertekan.


Modric yang menguasai bola itu tiba tiba memberikan umpan cuek di antara celah dari Declan Rice dan Florian.


Bola itu membelah di antara keduanya, Declan Rice berusaha meraih dengan menekel nya namun bola tidak tersentuh sama sekali.


Saat melihat siapa yang akan mendapatkan bola, Declan Rice benar benar langsung buru buru bangkit karena pemain yang mendapatkan bola adalah Benzema.


Ini bisa berbahaya.


Virgil juga segera menutup ruang tembak dari Benzema.


Namun siapa sangka, Benzema memberikan umpan panjang ke sisi sebelah kiri dimana ada Vinicius di sana.


Setelah terjadi operan ini, para pemain Real Madrid juga menjadi lebih maju dan menekan para pemain Liverpool menjadi semakin bertahan.


Vinicius menerima bola dan berusaha untuk melewati Trent lagi.


Tapi saat akan melewati Trent, dia menemukan bahwa dia kesulitan melewatinya tidak seperti di awal awal.


Vinicius langsung sadar dan mencoba mengambil bola yang saat ini terlepas dari kakinya.


Namun gerakannya kalah cepat dengan Trent.


Trent tiba tiba membuang bola ke depan.


Dan para pemain Real Madrid yang bertahan juga segera bersiap untuk menerima bola, namun saat ini, pemain bertahan atau Alaba menemukan ada yang salah.


Sean saat ini berlari mendekatinya karena bola akan mendarat di belakang posisi Alaba.


Alaba juga dengan cepat mundur, namun karena pergerakan Sean yang cepat, dia juga panik dan mundur dengan cepat, alhasil dia terjatuh karena berlari sambil mundur ke belakang agar dia bisa tetap memperhatikan bola.


Sean tidak peduli dengan jatuhnya Alaba, dia langsung melihat bahwa bola sudah jatuh di depannya dan dia langsung berlari menambah kecepatannya lagi.


Sean juga sadar bahwa para pemain di belakangnya mungkin mengejarnya.


Bola saat ini sudah melewati garis tengah, dengan kecepatan Sean, Sean akhirnya meraih bola liar itu dan tidak berhenti melainkan langsung menggiringnya maju.


Penjaga gawang Real Madrid juga ragu ragu, apakah maju atau mundur.


Namun di saat dia berpikir, Sean bergerak ke arahnya dengan cepat.

__ADS_1


Pemain lain juga berlari mengejar Sean.


Para pemain Real Madrid berusaha mati matian.


Sean akhirnya mencapai posisi tembaknya, dimana itu adalah luar kotak penalti dekat dengan setengah lingkaran kotak penalti.


Namun Sean tidak menembaknya melainkan masuk ke kotak penalti.


Penjaga gawang Real Madrid juga langsung maju saat melihat Sean masuk ke kotak penalti.


Penilaian penjaga gawang sebenarnya sangat benar, ini untuk menutup ruang tembak Sean.


Namun siapa yang menyangka, Saat penjaga gawang baru saja maju selangkah, Sean tiba tiba melakukan ancang ancang akan menembak.


Penjaga gawang Real Madrid juga langsung bersiap dan merentangkan kedua kakinya dengan cepat ke kedua sisinya.


Tangannya juga dia gerakan mencoba menebak kemana Sean akan menembak.


Namun ancang ancang itu hanyalah tipuan yang di buat Sean.


Sean juga langsung menggeser kan bola di kaki kanannya ke sebelah kanannya lagi menggunakan kaki kanan bagian luarnya.


Sean melihat bahwa ruang tembak dan gawang sudah melompong kemudian dia menembak dengan tenang ke arah gawang.


Para pemain Real Madrid yang berusaha mengejar Sean melihat ini langsung merasakan krisis.


Tapi pemain Real Madrid yang berusaha mengejar Sean yang posisi nya sangat dekat dengan Sean terus berlari mencoba melakukan hadangan pada bola yang saat ini masih menuju ke gawang.


Dia berusaha menyelamatkan gawangnya.


Dia juga melakukan tekelan untuk menyelamatkan bolanya, namun bolanya lebih cepat dari pada perkiraan pemain tersebut.


Bola akhirnya melewati garis putih di gawang, Sean juga yang sudah berlari ke sisi sebelah kanan setelah menembak juga masih memperhatikan bola yang ia tembak tadi.


Saat melihat bola berhasil melewati garis putih di gawang, Sean langsung berlari melompati pembatas lapangan dan membuka bajunya.


Para pemain Liverpool yang tertinggal jauh dari Sean juga langsung berlari ke arah Sean yang sedang melakukan selebrasi.


Terlihat para pemain Real Madrid runtuh ke lapangan, mereka tak menyangka Liverpool akan mencetak gol di menit akhir seperti ini.


Benzema selaku kapten berteriak pada rekannya bahwa mereka masih mempunyai waktu.


Tapi pertandingan tak bisa di mulai karena para pemain Liverpool saat ini masih melakukan selebrasi.


Terlihat Sean sendirian dekat penonton membuka bajunya.


Terlihat otot otot di tubuhnya yang sangat bagus.


Sean biasanya menggunakan lapisan dalam di bajunya, namun setiap babak kedua dia akan membukanya.


Sean mengangkat bajunya ke pada para penonton Liverpool saat ini dan kemudian menunjuk pada logo tim.

__ADS_1


Para penonton juga bersorak sorak gembira, saat Sean akan berbalik, Sean langsung di terkam oleh para rekan rekannya yang ingin ikut berselebrasi.


Mereka berteriak teriak sehingga para penonton juga terpancing emosinya dan ikut berteriak bersama pemain.


__ADS_2