
Gerakan mengecoh Sean itu berhasil lawannya dan Sean pun langsung berlari mengejar bolanya yang sedikit jauh dari kaki kirinya.
Sean yang berlari dengan sedikit usaha akhirnya kembali mendapatkan bolanya.
Sean langsung melirik ke arah kotak penalti, namun belum ada rekan nya di sana.
Witan, Egy juga Rafli masih di luar kotak penalti.
Sean sempat bingung dengan mereka yang melakukan ini apakah mereka tidak ingin mencetak gol tambahan untuk Indonesia.
Sean yang melirik sebentar itu langsung menggiring bola masuk ke dalam kotak penalti.
Dengan hadangan dari pemain bertahan di depannya, Sean juga menggiring dengan lambat supaya bisa dengan mudah untuk melakukan aksi melewatinya.
Namun pemain bertahan lawan tentunya tak mau lagi di lewati oleh gerakan Sean yang selalu tiba tiba menjadi cepat.
Pemain bertahan itu berusaha agar tetap fokus pada bola di kaki Sean.
Sean melakukan step over untuk membuat bingung pemain bertahan lawan itu.
Saat kaki kiri Sean melangkahi bola ke arah kanan, Sean juga menggerakkan badannya ke arah kiri dan kanan mencoba menipu nya dengan gerakan badan.
Dengan banyaknya aksi dan tingkah yang di lakukan Sean, pemain bertahan juga sempat merasakan bingung.
Ia kehilangan fokus sebentar atas bola yang di perhatikan nya.
Setelah kaki kiri Sean kembali, Sean menggerakkan kaki kanan luarnya untuk mengambil bola ke arah kanannya.
Tapi badan Sean justru masih di kiri.
Dengan gerakan yang seperti itu, pemain bertahan lawan mengambil gerakan ke kanan karena bola di sebelah kanan Sean atau di kiri si pemain bertahan.
Saat Sean melihat gerakan pemain bertahan lawan, Sean dengan mudahnya elastico karena gerakan elastico harus di awali dengan kaki luar terlebih dulu.
Dengan gerakan elastico dari Sean, bola juga melewati celah di antara dua kaki pemain bertahan lawan.
Nutmeg.
Sean yang sudah melakukan itu berlari melewati pemain bertahan lawan melalui sisi kanannya karena bola sudah melewati pemain bertahan lawan.
Saat Sean akan meraih bola lagi, Sean langsung di hadang oleh gelandang Portugal yang ikut turun membantu pertahanan.
Sean yang tak punya waktu untuk melakukan aksi lagi, langsung melakukan tembakan ke arah gawang dengan tendangan seadanya.
Pemain gelandang lawan tentu kaget karena dia tak menyangka Sean yang tidak memiliki ruang tembak justru menembaknya.
Bola yang di tendang Sean dengan cepat melewati pemain gelandang itu dan pemain bertahan lainnya.
__ADS_1
Bola itu menuju ke arah gawang dimana penjaga gawang Portugal sedang bersiap untuk melakukan penyelamatan.
Bola yang di tendang Sean meski seadanya tapi itu masih keras dan cepat.
Penjaga gawang juga melompat ke sisi kanan gawangnya karena Sean menembak ke tiang dekat dimana tiang sebelah kiri.
Penjaga gawang yang melompat itu tidak melompat tinggi, dirinya hanya melompat datar ke samping karena bola yang di tendang Sean datar dan keras.
Penjaga gawang itu berusaha meraihnya dengan melakukan uluran tangan kanannya.
Dengan usaha penjaga gawang, bola yang di tendang seadanya oleh Sean itu akhirnya tertepis dan menghasilkan tendangan pojok untuk Indonesia.
Sean yang gagal mencetak gol juga berekspresi dengan memegang kepalanya menggunakan kedua tangannya.
Wajahnya juga masih tersenyum karena mungkin dia menikmati prosesnya.
Tendangan pojok juga segera di ambil oleh Abimanyu.
Pemain bertahan Nurhidayat dan Irianto maju untuk melakukan dan membantu sundulan di kotak penalti.
Sean juga berdiri di dalam kotak penalti karena tubuhnya yang tinggi dan di perhitungkan.
Biasanya atau kebanyakan, pemain Winger akan lebih memilih menjaga jarak dari kotak penalti ketika tendangan pojok.
Mereka lebih memilih untuk melakukan tembakan kedua seandainya bola tak langsung masuk melewati sundulan.
Abimanyu di pojok juga mengangkat tangannya, meminta teman temannya siap untuk menerima umpan.
Sean dan yang lainnya di dalam kotak penalti terus bergerak.
Saat Abimanyu menurunkan tangannya, Sean berhenti bergerak.
Tapi pemain lainnya masih bergerak.
Sean sengaja berhenti karena supaya tahu dimana bola akan jatuh.
Abimanyu juga langsung melakukan umpan dari pojok kanan pertahanan lawan.
Bola yang di umpan kan itu melambung dan melengkung.
Pemain lainnya yang memiliki tubuh tinggi berburu dengan segera melompat saat bola sudah dekat.
Saat bola mencapai kotak penalti, Irianto melompat yang di ikuti oleh pemain Portugal yang menjaganya.
Irianto mencoba melakukan sundulan namun bola masih terlalu tinggi dan melewatinya bersamaan dengan pemain Portugal itu.
Bola masih melambung namun sedikit agak turun.
__ADS_1
Sean yang tadi diam juga berlari dan langsung melakukan lompatan untuk melakukan sundulan.
Dengan lompatan Sean yang tinggi, Sean juga akhirnya berhasil melakukan sundulan namun bola masih memantul kepada pemain Portugal yang mengikutinya.
Pemain Portugal yang menjaga Sean juga melompat dan akhirnya itu mengenainya.
Namun bola yang mengenai pemain Portugal itu justru masih di kotak penalti dan terjadi perebutan lagi.
Egy yang memiliki tubuh kecil juga menyelinap di antara kerumunan dan melakukan sodoran pada bola.
Dengan sodoran kaki Egy bola juga bergerak menuju ke arah gawang.
Namun karena sodoran Egy yang pelan, dan kerumunan di kotak penalti, penjaga gawang tak bisa melihat jelas bola dimana.
Egy yang sudah melakukan sodoran Egy itu juga hanya fokus pada bola.
Saat bola berhasil melewati beberapa kaki pemain bertahan lawan, penjaga gawang juga melihat bola namun dia sudah terlambat untuk melakukan penyelamatan.
Meski begitu dia tetap berusaha untuk menyelamatkannya.
Dengan upaya keras penjaga gawang, penjaga gawang melompat ke sisi kiri gawangnya yang lumayan jauh dimana dia berada di dekat tiang kanannya.
Saat tangan akan menyentuh bola, penjaga gawang menggerakkan tangan kirinya itu lebih keras agar bola nya terdorong ke luar.
Namun karena gerakan tambahan itu, bola justru malah semakin cepat dan membentur tiang kiri penjaga gawang.
Saat penjaga gawang dan pemain Portugal senang karena bola justru membentur tiang, Witan yang tak terlihat sedari tadi berlari dari sisi kiri dan melakukan sodoran tambahan karena bola belum masuk.
Witan menyodorkan bola dengan kaki kirinya.
Penjaga gawang saat melihat kaki itu langsung kaget, namun dia tidak bisa banyak berusaha karena bola yang di sodorkan oleh Witan sudah melewati garis putih gawang.
Witan langsung berlari ke pojok dan melakukan selebrasi dengan mencium lambang Garuda di dada kirinya.
Gol Witan tidak offside karena Witan berlari dari belakang pemain lawan sehingga terbebas dari offside.
Pemain Portugal yang kemasukan gol lagi memasang wajah jelek, jelas mereka sudah berusaha untuk menyamakan kedudukan namun mereka justru harus terbalaskan lagi.
'Ini gara gara dia.' Pikir banyak pemain Portugal lainnya.
Mereka memikirkan Sean yang sangat berpengaruh di tim nasional Indonesia.
Semua gol yang di cetak Indonesia berasal dari Sean semuanya.
2 gol dari Sean, 1 gol dari Witan atas usaha Sean yang mendapatkan tendangan pojok.
Apalagi sundulan Sean yang mengakibatkan Egy menyodorkan bola dan Witan yang meneruskannya menjadi sebuah gol.
__ADS_1
Sean tidak tahu apa yang di pikirkan pemain Portugal, dia melakukan selebrasi bersama dengan yang lainnya di pojok.