
Pertandingan antara Indonesia melawan Wales berangsur menarik.
Dimana itu di sebabkan oleh sebuah gol yang di ciptakan oleh Timnas Indonesia.
Gol tersebut di cetak oleh Sean melalui kecerdasannya dan keberaniannya.
Dia memanfaatkan peluang yang sangat bagus dengan sangat baik sehingga tercipta menjadi sebuah gol.
Pertandingan yang berlanjut setelah terciptanya gol dari Sean itu kian menjadi menarik.
Wales yang awalnya terkejut juga kembali dan mencoba membenahi permainan mereka.
Namun waktu yang di butuhkan cukup banyak bagi mereka untuk membenahi permainan mereka, apalagi mereka saat ini dalam kondisi tertinggal.
Belum lagi mereka harus menyusun bagaimana caranya menyerang dan merobohkan pertahanan milik Indonesia.
Belum lagi, setiap Wales melancarkan serangan, Indonesia akan dengan ketatnya melakukan pertahanan.
Itu pun di lakukan oleh semua pemain termasuk pemain depan.
Dan hasil akhirnya adalah, jika Wales gagal menyerang, Indonesia akan langsung melancarkan serangan balik yang sangat cepat melalui salah satu Winger Indonesia.
Entah itu sebelah kanan atau kiri.
Saat ini, di lapangan hijau, Wales sedang membangun serangan.
Mereka melakukan penguasaan bola dan terus menerus melakukan operan bola dan mencari ruang kosong.
Mereka sudah melakukan ini selama beberapa menit dari kiri ke kanan dan dari kanan ke kiri.
Namun dalam beberapa menit ini, mereka belum mampu melakukan terobosan apapun.
Ini memperlihatkan ketatnya pertahanan Indonesia.
Namun jika pelatih lawan adalah orang yang pintar dan peka apalagi jeli akan sesuatu, mereka akan memilih untuk menarik penguasaan bola di wilayahnya sendiri di banding wilayah Indonesia.
Dan tentunya, cara kedua juga harus di pilih, yaitu memiliki pemain yang memiliki kualitas umpan terobosan yang akurat dan chemistry antar pemainnya juga baik.
Cara ketiga yaitu pilihan paling mudah, yaitu memiliki salah satu pemain yang hebat dalam menggiring bola dan mampu menjaga penguasaan bola di kakinya sendiri.
Dengan pemain yang seperti itu, lakukanlah terobosan sendiri dan cobalah untuk merusak keseimbangan pertahanan lawan dengan permainannya.
Saat ini, pertandingan sudah memasuki menit ke 37.
Wales menguasai bola di tengah lapangan, dan sesekali pemain Indonesia juga akan melakukan pressing apabila bola yang sedang di operan oleh pemain Wales terlalu lemah dan terlihat kurang antisipasi.
Ini juga di lakukan untuk mengacaukan ritme lawan.
Pelatih Wales di pinggir lapangan sudah berdiri, dengan kedua tangannya yang saling terhubung.
__ADS_1
Berbeda dengan pelatih Indonesia yang saat ini sedang duduk, dia tidak memperhatikan pertandingan, melainkan sedang berdiskusi dengan asisten pelatihnya.
Terlihat bahwa di papan kecil mereka sedang merencanakan strategi baru untuk melawan ketidak seimbangan ini.
Tapi mereka juga sedang memikirkan pro dan kontra jika mengubah startegi.
Dimana kerugiannya jika mengganti strategi ialah, sulit untuk mempertahankan kualitas pertahanan seperti sekarang.
Tetapi mereka akan kuat dalam penguasaan bola, dan pemain juga harus ada yang di ganti.
Keduanya mendiskusikan beberapa strategi dan sesekali mereka juga melirik ke lapangan jika terdengar suara ribut yang menarik perhatian mereka.
Sean yang melakukan pertahanan dan melihat kondisi saat ini benar benar hanya menghela nafas saja.
Dia sudah tahu sejak saat latihan bersama tim, bahwa strategi yang di gunakan pelatih akan bermanfaat dan bekerja dengan baik.
Hanya saja para pemain akan mudah kelelahan, apalagi pemain dengan fisik yang kurang baik.
Berbeda dengan dirinya, Sean tidak merasakan apapun meski sudah bolak balik melakukan pressing pada pemain di dekatnya.
Melihat sekitar, Sean memperhatikan lajur bola dan mencoba untuk mengubah situasi.
Namun lajur bola sangat mudah di prediksi oleh Sean, tapi dia tak mau gegabah sebab takutnya ini hanyalah jebakan.
Dia jadi berusaha dengan baik mengikuti skema dari pelatih dan bertahan dengan gigih.
Pertandingan di lapangan terus berlanjut dengan Wales yang terus menyerang.
Indonesia masih unggul sampai menit ke 45.
Setelah memasuki menit ke 45, wasit di pinggir lapangan juga mengangkat tanda memberitahu menit tambahan untuk babak pertama ini.
Setelah melihat ini, pelatih dari Wales langsung berbalik dan memilih untuk kembali ke ruang ganti lebih dulu.
Para pemain di lapangan juga memiliki ekspresi masing masing.
Indonesia memiliki ekspresi yang senang dan menghela nafas lega sebab tambahan waktu hanya 1 menit.
Berbeda dengan pemain Wales yang memiliki ekspresi tertegun dan keberatan.
Mereka berharap tambahan waktu setidaknya 3 menit.
Mereka masih berusaha dan saat ini momentum juga di miliki oleh mereka, jika terhenti mendadak, mereka merasa akan kesulitan lagi untuk membangun momentum seperti ini.
Tapi bagaimana bisa pemain protes, mereka hanya bisa menerima dan melanjutkan pertandingan dan berusaha melakukan serangan dalam 1 menit terakhir ini sebelum turun minum.
Tak lama wasit meniupkan peluit, tanda pertandingan berakhir.
Para pemain segera kembali keruang ganti, berbeda dengan pemain cadangan, mereka berlari ke lapangan dan mulai melakukan pemanasan dan mencoba bermain dengan bola di dalam lapangan.
__ADS_1
Sesampainya di ruang ganti, dimana ruang ganti ini milik timnas Indonesia.
Suasana di sini sangat canggung.
Sebab pelatih saat ini belum berbicara dan hanya melihat wajah para pemain.
Setelah beberapa saat, suara pelatih terdengar.
"Kerja bagus."
"Inilah hasil yang sama dengan yang sudah ku harapkan dan prediksi."
"Sean, kerja bagus, kamu memanfaatkan peluang sekecil itu dengan baik." Ucap pelatih sambil melihat ke arah Sean dan tersenyum bangga.
Mungkin di dalam hati pelatih hanya bisa di jelaskan rasa kagum yang sangat mendalam pada Sean.
"Kalian bertahan dengan baik selama sisa waktu ini, tapi di babak kedua nanti, pertahanan ini akan sulit untuk di gunakan." Ucap pelatih.
Para pemain yang mendengar ini tidak mengubah ekspresi mereka, mereka sudah tahu dan sudah memprediksi ini ketika bermain di lapangan tadi.
"Kekurangan di strategi menggunakan pertahanan seperti ini adalah menguras banyak stamina."
"Aku juga mengerti banyak dari kalian yang belum mencapai kondisi puncaknya."
"Bukan hanya itu, tapi di babak kedua nanti, Wales pasti akan mengubah strategi mereka."
"Dengan adanya dua alasan ini, di babak kedua nanti kita akan merubah cara bermain kita."
"Kurangi penguasaan bola setelah mendapatkan bola nantinya."
"Kalian harus menyalurkan bola dengan cepat setelah mendapatkan bola."
"Jangan biarkan pemain Wales berpikir ke arah mana tujuan bola akan selanjutnya."
"Untuk kedua sisi, kalian berdua harus memperbanyak tusukan ke dalam dan jangan ragu melakukan cut inside."
"Kedua full back juga bantu maju ke depan dan manfaatkan tengah lapangannya. Potong setiap serangan lawan yang hendak mereka bangun."
Pelatih menjelaskan panjang lebar, entah itu mengevaluasi pertandingan di babak pertama atau memberikan perintah dan instruksi untuk babak ke dua yang akan di gelar sebentar lagi.
Sean di ruang ganti hanya mendengarkan sambil meminum air mineral.
Dia juga beberapa kali mengajukan pertanyaan yang sangat penting untuk dirinya.
Sean melakukannya bukan karena ingin sombong tapi dia ingin memastikan apakah boleh untuk melakukan semuanya seusai keinginan sendiri ketika situasi mendesak.
Untung saja pelatih memberikan izin penuh pada Sean, pelatih juga menilai bahwa pemikiran Sean lebih cepat dan lebih matang di bandingkan pemain senior yang ada di timnas saat ini.
Mungkin itu di sebabkan oleh pelatih di Liverpool yang memberikan banyak ilmu pada Sean.
__ADS_1
Bukan hanya pelatih, tapi juga pemain senior di tim dan staf tim Liverpool.