
2 minggu kemudian,
15 Januari 2018, Liga Pro dan Primeira Liga di mulai kembali. Sean juga sudah berlatih bersama rekan rekan timnya lagi.
Sean juga menemukan bahwa pelatih Jorge Costa sekarang berbeda dan memperlakukannya dengan hangat lagi.
Pertandingan Arouca akan di mulai tanggal 17 Januari 2018 di Estadio Municipal Arouca. Pertandingan ini Arouca akan menjamu tim Famalicao.
Dalam daftar klasemen Arouca masih berada di puncak klasemen dengan perolehan 14 kali menang, 5 kali imbang.
Sean sudah bermain 17 pertandingan dari 19 pertandingan, dia memiliki catatan statistik 14 gol dan 7 assist. Sean juga memiliki 3 penghargaan MOTM di Liga Pro.
Meski Sean memiliki statistik yang bagus, Sean tidak selalu menjadi MOTM di setiap laga jadi dia hanya memiliki sedikit.
Meski begitu, Sean masih sangat senang.
Di lapangan latihan Arouca, Sean bersama rekannya sedang bercanda saat berlatih karena pelatih juga tidak memberikan pelatihan intensitas tinggi.
Awal sebelum pelatihan di mulai, pelatih Jorge Costa juga bertanya sambil bercanda pada para pemain, apakah liburannya menyenangkan, namun para pemain hanya menjawab bahwa waktu libur sangat sedikit.
Pelatih Jorge Costa tersenyum saat itu.
Di sela sela Sean bercanda dengan rekan rekan timnya, pelatih mulai memberikan instruksi agar pemain berkumpul.
Sean pun dan rekan timnya berkumpul.
"Musim ke 2 ini akan menjadi pertandingan yang sangat sangat berat, meski kita sudah tidak bermain di Taca de Portugal dan Taca da Liga, kita masih akan memiliki pertandingan yang sangat berat."
"Kita sekarang berada di puncak klasemen, sekarang di musim ke 2 ini banyak tim yang sudah membaca dan menilai setiap pertandingan kita."
"Kita harus bisa berusaha tetap di puncak klasemen dan promosi."
"Kamu tahu? Bagaimana kita menghadapi mereka?"
"Kita harus hancurkan mereka supaya kita bisa promosi, di Liga Pro kita belum terkalahkan jadi jaga tren positif ini."
"Kita promosi, kita dapat bonus."
"Ini juga impian kita semua."
"Jadi kuharap kalian bisa bekerja dan berusaha dengan keras di setiap pertandingan yang akan datang nanti."
__ADS_1
"Meski setiap pertandingan nanti akan berat dan sulit, kita harus bisa melewatinya."
"Tidak mungkin jika kita ingin promosi tapi tidak bisa mengatasi tim tim papan atas di Liga Pro."
"Di Primeira Liga lebih berat dan sulit, ini belum seberapa jadi usahalah dengan keras, hancurkan mereka."
Pelatih Jorge Costa terus berbicara panjang lebar, memberikan banyak semangat dan motivasi untuk para pemain.
Sean juga merasakan darahnya mendidih di sekujur tubuhnya, tubuhnya bergetar hebat dia sangat bersemangat.
Setelah beberapa saat, para pemain kembali bercanda dan berlatih lagi dengan santai.
Pelatih Jorge Costa memanggil Sean.
Sean juga mendatanginya dengan rasa sedikit gugup, tidak biasanya.
"Aku minta maaf padamu di 2 pertandingan terakhir Sean."
"Apakah kamu memaafkanku?"
Sean mendengar ini langsung terdiam, dulu dia sedikit bingung dan ada juga sedikit rasa tak berdaya dengan sikap pelatihnya.
Rekan rekan Sean yang sedang berlatih pun berhenti dan memperhatikan Sean dan pelatih Jorge Costa.
Jadi saat ini mereka sangat penasaran dengan Sean.
"Pelatih, tidak ada yang perlu di bicarakan tentang hal itu."
"Aku juga sudah di beritahu oleh agenku, mungkin pilihan pelatih di 2 pertandingan terakhir adalah untuk kebaikanku."
"Meski aku tidak tahu kebaikan apa itu untukku, aku benar benar berterima kasih. Jadi pelatih tidak usah meminta maaf padaku."
Pelatih juga yang mendengar jawaban Sean merasa lega dan senang, dia tidak salah menilai tentang Sean.
"Baiklah, aku juga tidak akan memberi tahumu apa kebaikan untukmu itu. Tapi untuk pertandingan kedepannya berusaha lebih keras agar kamu bisa menarik perhatian klub klub besar."
"Tempatmu bukan di sini."
"Sangat di sayangkan jika kamu masih berada di tim tim kecil."
Sean tertegun dengan penilaian pelatih padanya. Dia terus diam.
__ADS_1
"Aku tahu dan aku juga sudah mendengar beberapa kabar saat liburan. Boavista tidak menginginkanmu bermain di tim utama, dan aku yakin kamu tidak ingin di pinjamkan lagi."
"Jadi berusahalah bermain dengan baik di setiap pertandingan nanti, ketika musim berakhir semoga akan ada klub yang membelimu."
Sean merasakan perasaan hangat di hatinya, dia adalah orang asing di Eropa tapi dia di perlakukan sangat baik oleh rekan rekan tim, staff dan pelatih di sini.
"Baik pelatih, aku akan berusaha tidak mengecewakanmu."
Sean kembali dan berlari menuju rekan rekannya. Dia merasakan perasaan yang sangat sangat dalam bagi pelatih Jorge Costa.
Dari awal ia datang, ia di berikan kepercayaan penuh oleh pelatih untuk bermain. Dia juga di lindungi dan di jaga oleh pelatih.
Saat kembali ke rekan timnya, Sean langsung di acak acak rambutnya oleh rekan timnya karena mereka juga mengerti perasaan Sean, mereka mencoba menenangkan Sean dengan bercanda.
..
2 minggu lalu, setelah wawancara Sean dengan perusahaan surat kabar olahraga asal Indonesia itu. Nama Sean juga semakin di kenal oleh masyarakat Indonesia.
Masyarakat Indonesia yang awam terhadap berita berita terkini juga kaget saat tahu bahwa ada pemain muda yang sedang bermain di Eropa.
Meski masih ada saja beberapa masyarakat yang mencibir karena mereka yakin bahwa tak lama karirnya akan hancur, cibiran cibiran itu tenggelam tak lama oleh pujian pujian masyarakat lainnya.
Sean juga sudah memiliki banyak pengikut di Instagramnya sekarang karena banyak yang penasaran.
Namun setelah wawancara itu, Silva tidak memperbolehkan Sean untuk membuka komentar sementara waktu.
Sean juga mengerti dengan peringatan Silva. Setelah wawancara itu juga, banyak brand brand dari Indonesia yang ingin menjadikan Sean sebagai kliennya untuk promosi.
Silva lah yang mengurus itu, namun Silva tidak langsung setuju, dia sedang menunggu Sean pindah ke klub baru supaya bayaran sponsor juga tinggi.
Di Indonesia, saat wawancara Sean di tampilkan di tv olahraga, rating tv itu meraih rating sangat tinggi karena banyak penonton yang penasaran.
Orang tua dan keluarga Sean juga teman teman Sean bangga saat melihat orang yang di kenalnya masuk tv dengan prestasi yang bagus.
Meski Sean belum mendapatkan penghargaan apapun yang membuat karirnya menanjak, tapi Sean sudah menjadi nomor 4 pemain berbakat sedunia, itu menjadi modal yang bagus untuknya.
Saat di wawancara, Sean juga memberitahu hal itu yang membuat kaget dan tak percaya, namun saat Sean membuktikan dengan membuka instagram dan mencari akun wonderkidz, serta membuka website nxgn para penonton dan yang mewawancarainya juga kaget.
Mereka tak menyangka pemain asal Indonesia sudah sangat di pandang di Eropa sana.
Tapi setelah wawancara ini di rilis juga, banyak masyarakat yang memiliki pertanyaan yang sama.
__ADS_1
'Kenapa dia tidak bermain di timnas U17 waktu itu dan timnas U19 sekarang?'
Banyak pertanyaan seperti ini yang di lontarkan pada akun PSSI dan akun milik Sean. Namun keduanya tidak menjawab komentar komentar itu.