
Babak kedua pertandingan final antara Indonesia dan Portugal sudah memasuki menit ke 59.
Dimana skor masih tetap sama yaitu 2 - 1. Indonesia unggul atas Portugal.
Tapi selama babak kedua ini berjalan, Indonesia belum mencatatkan statistik tambahan dalam jumlah tembakan.
Mereka belum mempunyai kesempatan untuk menyerang karena setiap mereka mendapatkan bola, pressing yang di lakukan pemain lawan atau pemain Portugal sungguh sungguh agresif dan ketat.
Sampai sampai pemain yang baru saja menerima bola harus segera mengembalikan bola atau mengoper kembali ke rekan lainnya agar tak terebut bolanya.
Selama babak kedua ini berjalan juga, Portugal sudah menghasilkan 3 tembakan ke arah gawang, namun semuanya masih melenceng.
Tapi di lihat dari ini saja sudah membuktikan bahwa Portugal lebih mendominasi di babak kedua.
Memasuki menit 62, Portugal menguasai bola.
Pemain gelandang Portugal melakukan operan demi operan sambil masuk ke wilayah Indonesia.
Meski perlahan tapi itu sangat di rasakan oleh pemain Indonesia. Dimana mereka merasakan tekanan dan harus mundur sedikit demi sedikit.
Tapi itulah yang di inginkan Portugal, dimana pemain Indonesia mundur dan Portugal bisa masuk lebih dalam ke wilayah Indonesia.
Pemain Portugal bagian depan sudah bergerak mencari ruang sambil meminta minta bola saat mereka mendapatkan ruang kosong.
Namun rekan yang menguasai bolanya tak memberikan operan, itu di karenakan mereka tahu jika mereka memberikan operan, jalurnya akan segera di tutup oleh pemain Indonesia dan pemain Portugal harus lebih sabar.
Lebih sabar agar sekali operan yang di berikan itu akurat dan berbahaya.
Pada menit 65, gelandang Portugal yang bertugas sebagai pembagi bola.
Melihat sebuah kecil di antara Lutfi dan Abimanyu.
Dia melakukan operan melalui celah itu.
Dimana bola melewati di antara Lutfi dan Abimanyu dengan sangat elegan.
Umpan membelah itu langsung melewati Irianto juga yang sudah mencoba menutup jalur bola, namun bola itu justru melewati belakangnya.
Pemain penyerang tim Portugal yang melihat operan ini tentu saja langsung bergerak karena dirinya merasakan bahwa ini adalah sebuah kesempatan langka.
Dia berlari ke arah bola tapi masih di ikuti oleh Nurhidayat.
Irianto juga langsung bergerak untuk menutupi ruang tembak nantinya agar tidak terjadi hal yang berbahaya.
Irianto memberikan kepercayaan penuh pada Nurhidayat untuk menganggu penyerang itu.
Pemain penyerang tim Portugal itu akhirnya mendapatkan bola, ia langsung menggiringnya sedikit untuk masuk ke kotak penalti.
Saat sudah masuk ke kotak penalti, dia akan menembak namun Irianto tiba tiba melakukan tekelan agar bola di buang ke luar lapangan.
__ADS_1
Tapi sayangnya, tingkat kepekaan penyerang itu sangat tajam, bukan hanya ketajaman dalam 1 lawan 1 saja, tapi rasa kepekaannya juga tajam.
Dia dengan mudah menghindari tekelan Irianto dan langsung menggiring bola sedikit lebih maju lagi.
Saat sudah melewati Irianto, penyerang itu kini tinggal menembak saja.
Dia langsung melakukan ancang ancang.
Saat akan menembak dengan kaki kanannya, Nurhidayat yang sedari tadi mengikutinya tahu bahwa dia harus mengambil langkah karena Irianto juga sudah terlewati.
Nurhidayat mencoba meraih bajunya namun tangannya tak sampai untuk meraih bajunya itu.
Penyerang itu yang tak ada gangguan pun akhirnya melakukan tembakan dengan kaki kanannya.
Dimana otot otot kakinya terlihat, ini menunjukan bahwa tendangan yang di lakukan nya sangat keras.
Benar saja, bola juga dengan cepat melaju ke arah gawang, dimana Riyandi menjaga.
Riyandi yang berposisi sebagai penjaga gawang harus siap dengan segala kondisinya.
Ia melompat ke tiang kiri atas karena bola mengarah kesitu.
Melompat dengan tinggi, Riyandi mengulurkan tangan kirinya untuk meraih ataupun menyentuh bola.
Tinggal beberapa senti lagi, Riyandi memaksakan ulurannya itu dan akhirnya berhasil menyentuh bola.
Namun bola yang di sentuh itu hanya sedikit dan hanya berubah arah sedikit.
Bola kembali memantul ke kotak penalti namun sayang sekali bola benar benar mendarat di depan penyerang Portugal itu.
Penyerang Portugal tidak membuang banyak waktu, dia langsung menyodorkan kakinya untuk menembak.
Dia menembak dengan pelan karena sudah tak ada gangguan lagi, apalagi posisi penjaga gawang ada di kiri dan dia sedang terjatuh.
Dengan sodoran dari kaki kanan penyerang Portugal itu, bola akhirnya melewati garis gawang dan masuk ke gawang milik Indonesia yang di jaga oleh Riyandi.
Penyerang Portugal itu langsung berlari ke arah sudut lapangan dan melakukan selebrasi khasnya sendiri.
Tidak tahu apa artinya dari selebrasi itu.
Para pemain Portugal lainnya juga berlari mengejar penyerang itu untuk merayakan gol bersama.
Para pemain cadangan Portugal di bench juga berlari menghampiri untuk merayakannya.
Sedangkan pelatih dan staf tim Portugal berpelukan karena mereka senang akhirnya tim nya bisa membalas dan menyamakan kedudukan.
Para pemain cadangan Indonesia dan pelatih juga staf Indonesia hanya diam dan tertunduk karena skor yang mereka miliki kini di samakan.
Para pemain Indonesia di lapangan semuanya menjadi lebih down.
__ADS_1
Sean yang melihat ini berlari ke arah gawang dan mengambil bola.
Sean membawa bola ke tengah titik putih dan menyemangati pemain lainnya.
Setelah beberapa saat, kick off juga di mulai kembali dengan Indonesia yang menendangnya.
Dengan ini bola juga di kuasai oleh pemain Indonesia.
Pemain Indonesia mencoba untuk tetap tenang agar tak terbawa emosi dan nafsu untuk segera mencetak gol lagi.
Mereka dengan sabar menguasai bola dengan cara saling mengoper dari kiri ke kanan, kanan ke kiri, belakang ke depan, depan ke belakang.
Terus saja itu mereka lakukan mencoba menarik pemain lawan, namu Portugal benar benar berbeda dengan tadi.
Mereka justru menunggu dan tidak melakukan pressing seagresif tadi.
Sean yang sedari tadi bergerak juga sadar dengan hal ini.
Dia kemudian berlari ke belakang dan meminta bola.
Setelah Sean menerima bola operan, Sean melihat ke kiri dan kanan untuk memperhatikan rekannya.
Saat melihat bahwa rekannya sangat tertutup dan tak bisa bergerak bebas.
Sean memutuskan untuk menggiring bola ke depan sendirian.
Sean menggiring bola memasuki wilayah lawan dengan perlahan.
Saat akan benar benar memasuki inti pertahanan, Sean di hadang oleh full back kanan Portugal.
Sean akhirnya berhadapan 1 lawan 1 dengan full kanan Portugal itu.
Dengan tenang dan lihai, Sean melakukan gerakan kaki namun diam di tempat.
Gerakan kaki itu juga di ikuti dengan gerakan tubuhnya yang ke kiri dan ke kanan mencoba untuk mengelabui lawan.
Pemain full back lawan tentunya tak mau tertipu dan dia fokus ke arah bola.
Saat Sean menggerakkan tubuhnya dengan cepat ke kirinya dimana itu adalah arah sudut lapangan.
Sean menggerakkan bola ke kanan oleh kaki kirinya dengan cepat.
Full back lawan itu segera bergerak ke kiri dimana arah bola di gerakan oleh Sean.
Tapi saat pemain full back itu bergerak ke arah bola.
Sean justru membalikan bola oleh kaki kanannya yang masih dekat dengan bola di arah kanan.
Bola Sean balikan ke arah kiri, berhubungan badan Sean sudah condong ke arah kiri, Sean juga menyentuh bola oleh kaki kanan sedikit keras agar dirinya tinggal mengejar bolanya saja dan tak perlu menggiring lagi nantinya.
__ADS_1
Sean yang berhasil mengecoh itu langsung berlari ke arah bola yang dituju.