I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 172.


__ADS_3

31 Januari 2022,


Sudah 2 pertandingan Liverpool lalui lagi setelah Liverpool berhasil meraih poin penuh di Anfield saat berhadapan dengan Burnley tanggal 20 Januari itu.


2 pertandingan lainnya yang telah di lalui Liverpool ialah melawan Newcastle dan West Ham United.


Dimana jarak dari waktu itu hanya berselang 4 hari saja.


Di tanggal 24 Januari, Liverpool berhasil meraih poin penuh dari Newcastle setelah di putaran pertama di tahan imbang oleh mereka.


Di putaran kedua ini, Liverpool berhasil meraih poin penuh dengan skor akhir di pertandingan itu adalah 3 - 1.


Dimana di pertandingan itu, Liverpool masih sempat tertinggal 1 gol terlebih dulu oleh gol cepat pemain mereka, Almiron.


Sampai turun minum, Liverpool belum sempat bisa menyamakan kedudukan itu.


Akhirnya, pada awal babak kedua, Joao Felix melakukan sundulan atas umpan silang yang di lakukan oleh Trent Arnold.


Itu terjadi pada menit 48, dan dengan begitu, Liverpool memiliki kedudukan yang sama.


Karena Newcastle tidak terlalu berusaha di babak pertama, mereka menjadi kesulitan untuk menambah gol atau membalaskan gol dari Felix tadi.


Dan malah yang terjadi adalah sebaliknya, Liverpool menambah gol mereka.


Gol kedua Liverpool di cetak oleh Mbappe yang melakukan aksi nya sendirian.


Dia menggocek 3 pemain dengan kemampuannya, di saat terakhir, dia melakukan tembakan yang pelan namun terarah ke sudut gawang.


Mbappe juga tak lupa melakukan selebrasinya.


Gol Mbappe terjadi di menit ke 59.


Setelah gol itu, pertandingan juga menjadi semakin menarik karena akhirnya Newcastle juga memberanikan diri untuk bermain lebih lepas dan keluar.


Perebutan bola di lini tengah juga menjadi semakin intens dan tempo pertandingan juga menjadi lebih cepat.


Bos saat itu yang berada di pinggir lapangan memberikan instruksi agar pemainnya jangan terlalu terbawa ritme permainan yang mereka buat.


Setelah instruksi bos, pemain Liverpool juga menjadi lebih tenang, dan tempo permainan menurun lagi.

__ADS_1


Di saat para pemain Newcastle terbiasa dengan tempo lambat yang di buat Liverpool, mereka lengah, karena tiba tiba Liverpool merubah temponya lagi menjadi cepat.


Florian yang saat itu memegang bola memberikan umpan terobosan ke dalam kotak penalti di sisi kanan atau lebih tepatnya pada Mbappe, Mbappe yang mendapat kesempatan itu tentunya bahagia.


Namun saat dia akan menembak, dia menemukan ruang tembaknya sudah di tutup oleh penjaga gawang.


Dia pun akhirnya melirik ke tiang jauh, dimana Sean sedang berlari, Mbappe juga langsung memberikan umpan datar yang sangat keras ke sudut lain.


Penjaga gawang menyangka bahwa itu adalah tembakan Mbappe yang gagal dan tidak bereaksi apapun, namun pemain bertahan lawan yang melihat Sean bergerak segera berlari untuk membuang bola dan mencoba mendahului Sean.


Namun pemain bertahan lawan itu terlambat 2 langkah, Sean sudah menyodorkan bolanya ke arah gawang.


Dengan begitu gol ketiga bagi Liverpool di pertandingan itu juga tercipta.


Sean tidak melakukan selebrasi biasanya, dia berlari ke arah kamera dan melakukan selebrasi membentuk huruf 'S' menggunakan jari jarinya itu.


Di sisa pertandingan melawan Newcastle, bos juga mengganti Felix dan Sean, Karim Adeyemi memainkan posisi penyerang dan mendapat beberapa peluang, namun karena dia baru saja bergabung dia belum bisa memanfaatkan peluang itu dengan maksimal.


Jika tidak, Liverpool bisa unggul sampai 5 gol.


Setelah pertandingan itu, Liverpool semakin dekat dengan pemuncak klasemen Manchester City yang di tahan imbang di laga Derby Manchester.


Dengan begitu, jarak Liverpool dan Manchester City sang pemuncak klasemen hanya beda 2 poin saja.


Namun jumlah selisih gol tetap di unggulkan oleh Liverpool.


Penyerang baru mereka Erling Haaland di turunkan di babak ke dua, dan mungkin karena belum beradaptasi dengan benar seperti Karim Adeyemi, dia juga sempat gagal memanfaatkan beberapa peluang makanya Manchester United bisa menahan imbang mereka.


Para pemain Liverpool juga sangat bahagia saat mengetahui Manchester City imbang.


Para pemain juga kembali mempunyai semangat yang lebih meningkat dan moral pemain juga meningkat.


Bos yang melihat ini juga tentunya senang.


Namun 2 hari sebelum pertandingan melawan West Ham, bos memiliki pembicaraan penting dengan direktur klub.


Mereka mengatakan pada bos, apakah bos masih membutuhkan pemain lagi atau tidak, jika tidak, dana klub akan di gunakan untuk memperbaiki fasilitas pelatihan, medis dan akademi ataupun membangun yang lainnya.


Bos saat itu menjelaskan bahwa setelah piala dunia lah dia baru membutuhkan dana, karena dia ingin tahu siapa saja pemain yang bersinar di piala dunia.

__ADS_1


Direktur akhirnya menyetujui dan menggunakan beberapa dana terlebih dulu untuk memperbaiki fasilitas pelatihan dan bagian medis.


Mereka mementingkan fasilitas pelatihan dan medis supaya pemain nyaman dan bisa terhindar dari cedera, jika cedera juga pemain bisa sembuh dengan cepat karena peningkatan fasilitas di bagian medis.


Dengan begitu, di Januari ini bos dan Liverpool tidak menambah pemain lain lagi selain Karim Adeyemi itu.


Pertandingan melawan West Ham United, Liverpool berhasil menang 1 - 0.


Itu merupakan gol dari Virgil Van Dijk yang berhasil memanfaatkan sepak pojok yang di kirim oleh Trent Arnold.


Dengan 1 gol dari Virgil Van Dijk itu, Liverpool tidak menambah gol lagi karena para pemain lini depan Liverpool di jaga sangat ketat, bahkan berbalik pun sangat sulit.


Di pertandingan itu, Sean juga hampir berkelahi dengan pemain full back lawan.


Sebab saat Sean akan berbalik, dia di tahan di bagian celananya.


Sean pun jatuh, namun tidak karena itu perkelahian hampir terjadi.


Di saat Sean sudah jatuh, karena bola masih berada di kaki Sean, pemain full back itu kemudian berusaha membuang bola, namun Sean segera memindahkan bola dan akhirnya pemain full back lawan itu hanya menendang bagian betis dari kaki kiri Sean saja.


Sean yang sudah jatuh dan di tendang itu tentunya marah.


Dia langsung berdiri dan langsung menatap pemain itu, dia juga merapatkan keningnya ke kening dari pemain full back lawan itu.


Wasit di pertandingan juga segera memisahkan, kemudian wasit memberikan kartu kuning pada pemain full back lawan itu karena dia melihat bahwa betis dari kaki Sean di tendang.


Setelah kejadian itu, penjagaan pada Sean juga menjadi semakin ketat, dia di kawal oleh 2 pemain.


Ini membuat Sean sangat kesulitan untuk banyak bergerak.


Akhirnya pada menit ke 69, Sean di ganti oleh bos.


Joao Felix mengisi ruang yang di tinggalkan oleh Sean dan Karim Adeyemi masuk di posisi penyerang.


Gol yang di ciptakan oleh Virgil terjadi pada menit 76, dimana berkat tembakan Mbappe yang membentur pemain lawan sehingga terjadinya sepak pojok, dengan begitu Trent mengambil sepak pojok dan Virgil lah sang penakluknya.


Berkat gol itu Liverpool juga mempertahankan kemenangan dan hasil positifnya.


Dimana di Liga, Liverpool hanya kalah saja dari Manchester City saat itu, dengan 1 kekalahan ini Liverpool belajar banyak sehingga mereka bisa berkembang seperti saat ini.

__ADS_1


__ADS_2