I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 221.


__ADS_3

Pertandingan antara Amerika melawan Indonesia di babak grup piala dunia sudah memasuki babak ke 2.


Kedudukan skor juga sudah menjadi 1 - 1.


Kedua gol itu terjadi di saat Sean memanfaatkan peluang tendangan bebas dengan sangat baik di babak pertama tadi.


Dengan akurat dan tajam bola berhasil ia lesatkan ke arah gawang dan langsung menembus gawang.


Penjaga gawang Amerika yang berusaha juga tidak mampu menepisnya sedikitpun meski dirinya sudah mencoba untuk melakukan lompatan.


Saat gol itu terjadi, penonton Indonesia kembali bersorak.


Mereka senang dan bahagia bahwa Indonesia berhasil mencetak 2 gol di 2 pertandingan piala dunia.


Dan kedua gol itu mereka ciptakan di babak pertama, ini menandakan bahwa Indonesia sudah mampu bersaing di tingkat piala dunia.


Hanya saja pengalaman yang mereka miliki kurang banyak di bandingkan dengan yang lainnya, sehingga mental yang di miliki para pemain jelas di bawah pemain dari negara lain.


Setelah gol terjadi di babak pertama lewat tendangan bebas dari Sean, Amerika mulai dengan melakukan serangan cepat.


Tempo dan ritme permainan mereka naikkan sehingga setara dengan tempo yang di miliki Indonesia.


Dari sisa menit babak pertama sampai babak pertama usai, Indonesia tidak mampu menyerang lagi.


Itu di sebabkan oleh Amerika yang mengurung wilayah Indonesia.


Amerika terus melakukan oper mengoper dan melakukan tembakan.


Meski Indonesia berhasil menguasai bola setelah mendapatkan tendangan gawang, mereka dengan cepat kehilangan lagi karena pressing agresif yang di lakukan oleh Amerika.


Selama 10 menit lebih Sean dan rekan senegaranya harus bertahan.


Menahan semua gempuran dari lawannya.


Stamina mereka terkuras dengan sangat cepat.


Sean pun merasakan bahwa ini terlalu berlebihan baginya.


Dia berpikir bahwa di klub saja dia tidak pernah merasakan hal kesulitan dan harus bertahan seperti ini.


Bahkan saat dengan Real Madrid, Sean tak merasakan ini.


Sean awalnya berpikir bahwa itu wajar, tapi setelah melihat sekitarnya, dia melihat rekan senegaranya yang kurang baik dalam posisi bertahan.


Setelah itu Sean langsung mengerti bahwa stamina yang terkuras dengan cepat di sebabkan oleh rekan senegaranya yang tidak baik dalam posisi bertahan sehingga celah per celah di manfaatkan dan mereka juga harus terus bergerak mengikuti bola.


Akhirnya sebelum babak pertama usai, tepatnya di tambahan waktu babak pertama yaitu menit 47, Amerika memiliki sebuah sepak pojok.

__ADS_1


Dan itu benar benar di manfaatkan dengan sangat baik oleh mereka.


Terjadinya duel di kotak penalti antara pemain Indonesia dan Amerika di situ.


Dengan sedikit usaha, seorang center back atau pemain bertahan dari Amerika dengan mudah mengungguli pemain bertahan Indonesia dalam hal jumping.


Tentunya tak hanya jumping saja, tapi ketajamannya dalam sundulan juga harus di beri apresiasi karena dengan sundulan itu, gol untuk Amerika terjadi.


Dengan begitulah skor menjadi 1 - 1.


...


Saat ini, pertandingan yang sudah memasuki babak ke 2 menit ke 68.


Indonesia hanya bisa melancarkan 2 serangan saja selama berjalannya babak ke 2 ini.


Tentunya ini sebuah kemunduran dan terlihat bahwa Indonesia sulit untuk maju lagi.


Ini di buktikan dengan Amerika yang terus menguasai bola dan terus melakukan gempuran.


Sean yang awalnya ikut bertahan juga merasa bahwa jika terus seperti ini, Indonesia hanya bisa terus bertahan dan tak mungkin melakukan perlawanan.


Saat ini bola berada di sekitar kotak penalti miliki Indonesia, pemain Amerika sedang melakukan gocekan dan mencoba melewati semua yang ada.


Namun saat dia sudah berhasil menggocek 2 pemain dan akan melakukan ancang ancang, tiba tiba bayangan besar mendatanginya dan menyapu bola di depan kaki nya dengan cepat.


Dia tak menyangka gerakan pemain bertahan yang menyapu bola tadi sangat cepat.


Bola yang di sapu mengarah ke depan.


Jika di lihat dengan benar, posisi berhentinya bola akan berada di titik tengah lapangan.


Sean yang saat ini berada di sisi kiri memilih untuk tidak berlari ke arah bola, melainkan mencoba untuk semakin mengadakan auranya di lapangan.


Dia berharap bahwa pemain Indonesia bisa mendapatkan bola ini dan dengan cepat melakukan umpan terobosan ke sisinya.


Dan benar saja, tanpa menunggu lama, Sean yang sudah berada di sisi kiri lapangan dekat dengan garis putih pun segera berlari ke depan.


Itu karena dia melihat bahwa Lilipaly melakukan sundulan ke belakang saat duel dengan pemain Amerika.


Meski bola tak terlalu mengarah padanya, tapi jelas itu di depan nya dan itu pasti akan jatuh tepat di belakang para pemain Amerika.


Pemain Amerika yang menjaga Sean juga kaget dan langsung berusaha mengejar Sean.


Namun karena kecepatan Sean yang sangat cepat, dia tidak bisa mengejarnya sama sekali, meski begitu pemain tersebut terus berusaha.


Sean juga dengan mudah menyelamatkan bolanya dan dia tidak langsung berhenti, dia langsung melakukan giringan ke depan dan menusuk ke dalam wilayah Amerika.

__ADS_1


Pemain Amerika lainnya di belakang berusaha mengejar bola, sedangkan para pemain Indonesia memilih diam dan tidak berlari ke depan.


Ini merupakan pemandangan yang sangat menakjubkan bagi seluruh jagat sepak bola.


Sebab mereka tak mengerti kenapa di saat peluang di miliki, pemain lainnya tidak membantu tetapi memilih diam.


Saat ini, Sean yang sudah berada dalam jarak 18 meter dari gawang juga sudah sedikit memperlambat giringan bolanya.


Di depannya, penjaga gawang sudah bersiap dan sedikit demi sedikit melakukan beberapa langkah ke depan.


Dia mencoba untuk memberikan Sean tekanan dan mencoba menutupi setiap celah yang ada di sisinya.


Meski itu di lakukan dengan baik oleh penjaga gawang Amerika, jangan remehkan Sean dengan pemain biasa.


Dia sudah melihat itu ketika langkah pertama di ambil oleh penjaga gawang.


Dia dengan tenang semakin dekat dengan penjaga gawang.


Penjaga gawang juga justru merasakan tekanan dari Sean.


Mungkin dalam pikiran sang penjaga gawang adalah : 'Kenapa kamu lagi? Bisakah tidak kamu?'


Saat keduanya sudah dekat, beberapa pemain Amerika juga sudah mendekat, ada yang tidak peduli dengan duelnya Sean dan penjaga gawang itu.


Pemain itu memilih untuk langsung berlari ke arah gawang dan berniat untuk menyelamatkan dengan cara apapun.


Saat beberapa pemain tersisa 3 atau 4 langkah dari Sean, dan jarak Sean dan penjaga gawang adalah 4 langkah ke depan, Sean tiba tiba melakukan gerakan akan menendang.


Dengan gerakan yang di buat itu, penjaga gawang juga akhirnya langsung bergerak.


Namun siapa sangka, gerakan tadi hanyalah tipuan yang di buat oleh Sean.


Setelah berhasilnya tipuan, penjaga gawang hanya melihat bahwa Sean menggiring bola ke sebelah kirinya dengan sangat cepat.


Melihat ini, penjaga gawang buru buru melompat untuk menutupi ruang tembak Sean.


Namun jelas gerakannya sangat terlambat.


Bola dengan cepat berhembus seperti angin di pinggir wajah penjaga gawang tersebut.


Para pemain Amerika yang sudah dekat tadi hanya memiliki wajah pucat.


Mereka benci dengan Sean yang melakukan gerakan tiba tiba, padahal mereka berharap jika penjaga gawang mereka bisa menahan 2 langkah lagi, gawang akan terselamatkan dengan adanya bantuan dari mereka.


Namun semua itu gagal karena satu orang yaitu Sean.


Setelah melihat dan memastikan bahwa bola masuk ke dalam gawang, Sean melakukan selebrasi.

__ADS_1


Seperti biasanya dia melakukan selebrasi dan pemain Indonesia lainnya segera bergerak menyusul dengan lari kecil menuju Sean untuk merayakan.


__ADS_2