
21 September 2021,
1 hari setelah pertandingan antara Liverpool melawan Arsenal, dimana pertandingan yang di adakan di Anfield Stadium itu di raih dengan kemenangan sang tuan rumah dengan skor 3 - 2.
Ketiga gol Liverpool di cetak oleh hattrick dari Sean.
Di pertandingan itu, Sean benar benar ketiban sebuah keberuntungan yang sangat sangat besar.
Dimana gol pertama ia cetak melalui usaha nya sendiri dengan melewati 2 pemain lalu melakukan cut inside dan langsung menembak dengan tendangan melengkungnya.
Penjaga gawang Arsenal meski sudah berusaha tapi dia tidak bisa meraih bola nya karena tendangan yang di arahkan oleh Sean benar benar ke sudut kiri dari penjaga gawang.
Dan itu benar benar sangat merepotkan sang penjaga gawang.
Komentator di lapangan juga mengatakan bahwa gol itu sangat mustahil.
Lengkungannya benar benar seperti bentuk bulan sabit.
Ini seperti tendangan David Beckham pada zamannya.
Untuk gol kedua, Sean mendapatkan sebuah bola manis hadiah dari Mbappe yang melakukan solo run.
Mungkin Mbappe sedang berbaik hati dan membalas kebaikan Sean di pertandingan sebelumnya.
Padahal dia juga bisa menembak sendiri tapi dia memilih mengoper pada Sean.
Dengan begitu, Sean juga menembak dengan ketenangannya dimana penjaga gawang juga hanya diam karena awalnya menyangka itu akan di tembak oleh Mbappe.
Sean juga langsung berlari pada Mbappe, dia melompat dan memeluknya untuk merayakan selebrasinya.
Bos di pinggir lapangan juga senang dengan kerja sama keduanya.
Untuk gol ketiga, Sean mengambil sebuah free kick.
Dimana asalnya itu akan di ambil oleh Robertson dan Trent Arnold untuk di umpan kan saja ke kotak penalti.
Namun bos berteriak dari pinggir lapangan agar Sean mengambilnya.
Sean juga bingung saat itu karena jaraknya tidak ideal untuk langsung di tembak ke gawang.
Sementara Sean sedang menyiapkan bolanya, Aurelien di panggil oleh bos ke pinggir lapangan untuk menerima instruksi.
Dan ternyata Aurelien segera berlari pada Sean dan mengatakan untuk menembak menggunakan knuckle ball.
Sean tentu saja kaget karena hanya dia yang tahu tentang tendangannya ini, dia langsung berpikir bahwa mungkin bos selalu memperhatikannya ketika latihan tambahan.
Sean juga langsung setuju, dengan begitu gol ketiga Sean di cetak melalui free kick dengan knuckle ball.
__ADS_1
Dimana itu sangat di luar dugaan semua orang yang hadir di lapangan ataupun tribun.
Rekan rekan Sean juga tercengang saat melihat tembakan tersebut.
Mereka tak menyangka Sean mempunyai tendangan seperti itu.
Sementara rekan rekannya tercengang, Sean berlari pada bos dan langsung memeluknya.
Dia berterima kasih karena sudah memberikan kepercayaan penuh padanya untuk mengeksekusi langsung.
Setelah beberapa saat, semuanya juga langsung ikut merayakan selebrasi bersama Sean.
Gol Arsenal di cetak melalui sebuah penalti yang di mana pelanggaran itu di buat oleh Ibrahima Konate.
1 gol lagi di cetak melalui game play tiki Taka mereka yang membuat Alison hanya diam melongo saja dan tak bisa menyelamatkan bola sama sekali.
...
Di rumahnya, Sean sedang bermain dengan ponselnya.
Dia sedang membalas pesan dari Sarah yang berkata bahwa dia akan sibuk untuk melakukan riset dan penelitian.
Mungkin bisa di sebut sebagai terjun langsung ke lapangan untuk membuktikan bahwa apa yang di presentasikan nya ketika tes bakal benar dengan apa yang terjadi di kenyataan.
Ini biasa di lakukan oleh para Miss Universe karena mereka benar benar berpengetahuan luas dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.
"Jangan terlalu kelelahan, jadwal mu padat dan harus terus bepergian, jadi jaga kesehatan." Lanjutan pesan yang di kirim Sean pada Sarah.
Dan tak lama Sarah tiba tiba menelponnya.
Sean juga langsung menerima panggilan itu.
"Terima kasih, aku janji aku akan menemuinya setelah selesai semuanya." Ucap Sarah.
Sean juga merasakan kehangatan.
Dia sudah sering berkomunikasi dengan Sarah bahkan mungkin setiap hari dan setiap malam jika ada waktu kosong di antara keduanya.
Sean tak menyangka bahwa Sarah akan serendah hati ini, Sean juga berspekulasi mungkin karena Sarah belum jadi Miss Universe jadi sikap nya masih biasa saja, dia menduga bahwa mungkin Sarah akan berubah jika dirinya mendapatkan gelar nantinya.
Tapi yang tak pernah Sean duga, Sarah tiba tiba menjelaskan bahwa dirinya memang seperti ini dan merupakan kebiasannya jika bersikap rendah hati.
Tentunya ini membuat Sean sangat senang, karena dia tak mau jika dirinya sudah mempunyai perasaan nyaman tapi Sarah tiba tiba berubah dan meninggalkannya.
"Kalau begitu aku akan menunggunya." Ucap Sean.
"Ya, jadwal mu juga sangat padat jadi jaga kesehatanmu dan jangan terlalu berlebihan dalam latihannya." Ucap Sarah pada telponnya.
__ADS_1
"Aku mengerti."
"Kalau begitu, aku tutup. Aku harus melakukan packing sekarang."
"Iyaa."
"Bye, selamat malam." Ucap Sarah.
Sean juga mengucapkan selamat malam kembali dan menyimpan ponselnya.
"Hah."
"Miss Universe, apakah benar dengan gelar itu nantinya dia tidak akan berubah dan menjauh dariku?" Tanya Sean pada dirinya sendiri.
"Semua orang bisa berubah dan berkembang dengan berjalannya waktu."
"Termasuk pada diriku sendiri, aku juga tak tahu aku akan jadi seperti apa kedepannya."
"Semoga saja perubahan ku adalah perubahan yang baik agar tidak mengecewakan kerja kerasku selama ini, dan keluargaku." Ucap Sean.
Melihat jam di dinding kamarnya menunjukan pukul 9 malam.
Sean juga langsung menarik selimutnya untuk tidur.
Sementara itu, beberapa akun sepak bola Indonesia sedang membicarakan Sean.
Mereka membahas tentang hattrick nya Sean di pertandingan melawan Arsenal dan ini benar benar sangat ramai di bicarakan meski sudah 1 hari berlalu.
Mereka membicarakan karena mereka bangga bahwa Sean orang pertama yang melakukan hatrick di Premier League asal Indonesia.
Tentu saja, karena tidak ada pemain selain Sean di Liga Inggris.
Kecuali beberapa yang di akademi tapi itu masih di EFL Championsip dan beberapa liga kelas bawah.
Sean juga mengetahuinya karena telah melihat data yang di tampilkan oleh 433 yang melakukan posting ulang dari Federasi Sepak bola Indonesia.
Adanya pemain pemain yang berada di akademi Inggris ini adalah usaha dari Federasi sepak bola Indonesia yang mengirimkan talenta muda berumur 15 tahun dengan sebuah beasiswa.
Ini merupakan para pemain gelombang pertama, ini juga akan di jadikan sebuah tolak ukur apakah rencana mereka melakukan beasiswa seperti ini berhasil atau tidak.
Jika berhasil mereka akan melakukan hal seperti ini setiap tahun, tapi jika gagal, mereka akan berusaha mencari ide baru dan imajinatif untuk tetap mengirimkan talenta talenta muda bisa belajar dan berkarir di Eropa nantinya.
Dimana saat ini, ini adalah fokus inti yang sedang di tinjau dan di perhatikan lebih lanjut oleh pihak Federasi sepak bola Indonesia.
Tentunya ini harus selalu di pantau karena ini sangat sangat penting bagi kemajuan dan perkembangan sepak bola Indonesia ke depannya.
Mereka ingin terus bersaing di panggung dunia kedepannya sehingga dengan adanya Sean dan pemain lainnya yang sudah lebih dulu berkarir di Eropa, mereka benar benar harus memanfaatkan waktu ini sebelum Sean dan pemain lainnya mulai menurun.
__ADS_1