I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 129.


__ADS_3

Para penonton di Stadium St Mary's di buat tertegun oleh skema serangan yang di lakukan oleh tim Liverpool.


Mereka tak menyangka Liverpool akan mencetak gol secepat ini.


Komentator dari siaran televisi untuk saluran Inggris juga berbicara kaget dan panjang lebar.


"4 pemain, hanya 4 pemain."


"Gol tercipta dari skema yang di buat oleh 4 pemain."


"Ini hanya 8 detik setelah tendangan kick off tadi." Ucap komentatornya.


"Sungguh sungguh permainan yang sangat indah."


"4 pemain ini, semuanya adalah pemain baru yang di datangkan oleh Liverpool, meski salah satunya hanya di ambil dari tim U 23, tapi itu membuktikan bahwa chemistry yang mereka punya juga tidak bisa di remehkan."


"Klopp, kamu mempunyai anak asuh yang hebat." Ucap komentator.


Para penonton di televisi, entah itu fans Liverpool atau tim tim lainnya yang menonton laga pembuka Premier League ini di buat kikuk.


Mereka benar benar kaget dengan terjadinya gol yang sangat cepat dan indah ini.


Terjadinya gol ini adalah sebuah skema yang indah, dimana satu sentuhan dan langsung oper.


Dan jalur operannya benar benar tersambung, bahkan tidak ada hambatan satu pun.


"Untuk tim tim lainnya, semoga kalian bisa berhati hati dengan lini serang Liverpool yang sekarang." Ucap komentator berniat memanaskan suasana untuk kedepannya.


Para penonton di televisi dari fans tim lain juga menyetujui hal yang di ucapkan oleh komentator, karena terlihat bahwa trio lini serang Liverpool seperti sudah tahu keinginan para pemain itu sendiri jadi itu terlihat sangat mudah.


Di lapangan, Joao Felix berlari merayakan gol nya, dia melakukan selebrasi dengan cara meluncurkan kaki nya yang di tekuk di atas rumput.


Tangannya pun membuat gerakan 'ok'.


Sean dan pemain lainnya langsung berlari mengerubungi Joao Felix.


Bos di pinggir lapangan mengepalkan tangannya erat erat dan meninju nya ke atas.


Setelah beberapa saat, wasit meminta para pemain kembali karena pertandingan harus di mulai lagi.


Segera kick off di mulai lagi dengan Southampton yang langsung menguasai bola.


Mereka langsung berhati hati.


Mereka pada awalnya berniat untuk langsung menyerang dan menekan Liverpool, tapi mereka tak menyangka gol terjadi begitu cepat.

__ADS_1


Jadi mereka harus segera merubah cara bermain dan berhati hati.


Mereka perlu menguasai bola lebih lama.


Namun mereka menemukan bahwa keadaan mereka sangat salah, meski mereka menguasai bola.


Lini serang Liverpool benar benar seperti hewan buas yang kelaparan.


Mereka berlari ke arah setiap pemain yang menguasai bola.


Dengan tekanan yang di lakukan itu, para pemain Southampton yang menguasai bola juga harus dengan cepat mengoper lagi bolanya.


Mereka tak bisa berpikir jernih.


Mereka panik karena baru saja kecolongan gol dan kini mereka langsung di tekan di wilayah sendiri.


Sementara lini serang Liverpool menekan bagian pertahanan lawan, Aurelien dan Florian juga tak tinggal diam.


Mereka langsung mendekati para pemain gelandang lawan yang berusaha meminta bola ke belakang.


Declan Rice juga menyediakan jebakan di belakang Aurelian dan Florian.


Sementara Virgil mengkoordinir lini belakang agar lebih maju sedikit lebih sedikit.


Bos di pinggir lapangan juga mengangguk anggukan kepalanya.


Full back kanan lawan yang kini menguasai bola di tekan oleh Sean.


Dia tidak bisa membalikan badannya sama sekali, karena Sean sudah menempel padanya.


Sean terus saja mengganggunya dan berusaha merebut bola.


Pemain full back itu dengan terpaksa menendang atau mengoper ke arah penjaga gawang seadanya.


Sean yang melihat itu juga langsung berlari, dia langsung melihat ke arah Joao Felix dan Mbappe lalu menggerakkan tangannya menunjuk para pemain lainnya supaya di tekan oleh Mbappe dan Felix.


Sean berlari ke arah bola yang kini akan menuju penjaga gawang.


Penjaga gawang Southampton juga tak bisa diam saja menunggu bola datang padanya.


Bukan karena kejaran Sean saja tapi karena bola yang di berikan oleh full back tadi juga tidak benar dan malah membahayakan.


Sean mempercepat laju larinya, saat sudah dekat dengan bola, penjaga gawang yang lebih dekat dengan bola tadi langsung menendang bola meski tak sempurna.


Dia membuang bola ke luar lapangan.

__ADS_1


"Jangan ke sini, ke depan jika kamu sulit." Teriak penjaga gawang memarahi full back tadi.


Sean acuh dan langsung berlari ke dekat pinggir lapangan karena Robertson akan melakukan lemparan ke dalam.


Felix dan Florian serta Aurelien mendekat mencoba meminta bola.


Robertson juga terus bergerak sedikit sedikit agar bisa sampai melakukan lemparan dan menemukan rekan yang kosong.


Tak lama Robertson melakukan lemparan dengan cepat ke arah Joao Felix.


Joao Felix menahan dengan dadanya, namun dia tidak bisa berbalik karena di tempel ketat oleh pemain lawan.


Joao Felix berusaha menahan bola, dia melihat ke arah Sean yang akan bergerak, dia pun langsung melakukan operan dengan tumitnya ke arah Sean.


Sean yang menerima bola itu langsung melakukan gerakan tipuan, dia mencoba mengecoh pemain yang mengikutinya.


Dengan gerakan tiba tiba Sean, pemain lawan itu terkecoh, Sean kemudian menyodorkan bola ke sisi lagi dimana Robertson sudah siap melakukan umpan silang.


Robertson yang melihat bahwa Sean memberikan bolanya langsung melakukan umpan silang ke dalam kotak penalti.


Mbappe yang awalnya di luar kotak penalti juga segera berlari dengan cepat ke arah kotak penalti saat bola masih menuju ke kotak penalti.


Pemain bertahan lawan tentunya tak akan membiarkan peluang seperti ini menjadi gol lagi bagi Liverpool.


Mereka mencoba menghalau bola namun dia malah menendang angin.


Mbappe yang berada di belakang pemain itu langsung menembak, namun karena posisinya kurang nyaman dia tidak bisa memanfaatkannya dengan baik.


Bola juga membentur kaki dari pemain bertahan lainnya yang berusaha menghentikan tendangan Mbappe.


Bola yang membentur itu tidak tahu kemana arahnya.


Namun saat pemain bertahan lawan berusaha mencari bolanya lagi, mereka menemukan bahwa sesuatu melayang dengan cepat ke arah mereka.


Bola yang tadi bebas itu di tendang lagi oleh Felix dengan cepat dan keras.


Namun penjaga gawang Southampton yang sedari tadi memperhatikan bola tahu datangnya bola, dia melompat dan berusaha menyelamatkan bola.


Dengan usahanya itu, dia berhasil menyelamatkan bola hasil tendangan Felix.


Bola yang dia selamatkan itu hanyalah lewat tepisan saja dan akhirnya menghasilkan sepak pojok bagi Liverpool.


Robertson juga melakukan ancang ancang untuk melakukan umpan.


Virgil dan Konate juga sudah maju untuk membantu dalam duel udara di dalam kotak penalti.

__ADS_1


Mbappe, Sean maupun Joao Felix juga bergerak di dalam kotak penalti, tapi hanya Sean, Virgil, Konate, dan Aurelien yang melakukan barisan seperti bus dalam kotak penalti.


Mereka melakukan ini agar pemain lawan sulit untuk menghentikan mereka nantinya ketika mereka bergerak.


__ADS_2