I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 158.


__ADS_3

4 November 2021,


Timnas Garuda akan menjalani pertandingan penting hari ini, dimana pertandingan ini merupakan kunci atau penentuan apakah Indonesia bisa lolos ke piala dunia tahun 2022 atau tidak.


Ini merupakan hal yang sangat di nantikan oleh para fans sepak bola tanah air.


Sean di Inggris juga yang sudah berjalan lancar dan melakukan beberapa pelatihan yoga sudah mulai merasa enakan.


Dia saat ini sedang melakukan pencarian di Internet untuk melakukan streaming pertandingan Indonesia.


Sean saat ini sendirian di rumah nya sebab Callista pulang mendadak.


Itu di sebabkan oleh adanya iklan yang harus di lakukan oleh Callista dan penandatangan kontrak dengan brand baru yang tertarik padanya.


Dan jelas itu adalah brand dari perusahan Sean, Arunika.


Sean jelas tak berharap ini terjadi, tapi semuanya di lakukan oleh orang yang saat ini mengelola perusahaan.


Mungkin dia tahu bahwa pemiliknya dekat dengan Callista jadi mengontraknya supaya memiliki banyak hubungan lagi.


Sebelum kepulangannya Callista, Sean juga akhirnya bisa melepaskan nafsunya selama 21 tahun ini.


Tapi tenang saja, itu bukan hal yang parah. Itu hanyalah sebuah ciuman saja dan beberapa sentuhan pada bagian atas tubuhnya saja.


Ini mereka lakukan seperti salam perpisahan, karena Sean mungkin akan pulang nanti saat liburan musim dingin.


Dan itu waktu yang cukup lama bagi keduanya.


Meski keduanya benar benar tidak meresmikan hubungannya, mereka sudah menilai atau mengakui bahwa mereka sudah seperti saling memiliki makanya melakukan hal seperti itu.


"Mana sih linknya?" Ucap Sean kesal mencari link tapi tidak menemukannya.


Dia mengambil ponselnya dan menelpon ke Alby di Indonesia untuk mencarikan link dan mengirimkannya.


Setelah beberapa menit, Alby menganjurkan agar Sean mendownload sebuah platform streaming berbayar, dimana platform itu menyiarkan semua pertandingan sepak bola di dunia.


Entah negara manapun.


Sean kemudian mendownload dan langsung melakukan langganan selama 1 tahun.


Sean melihat bahwa pertandingan belum di mulai.


Sean melakukan streaming ini di televisinya karena sudah tersambung dengan WiFi nya juga.


Sambil menunggu di mulainya pertandingan, Sean melakukan beberapa gerakan yoga ringan sesuai anjuran pelatih.


Sudah di pastikan bahwa Sean akan sembuh dalam 1 Minggu dan 1 Minggu lagi pemulihan total.


Sehingga Sean bisa kembali bermain di pertengahan bulan November ini.

__ADS_1


Ini merupakan kabar baik bagi Sean dan juga bos di tim.


Di laga UCL kemarin melawan AC Milan, Liverpool berhasil meraih 3 poin dengan kemenangan tipis mereka.


Mereka berhasil mengalahkan AC Milan dengan skor 3 - 2 saja.


Ini benar benar sangat membuat jantung para fans Liverpool di Anfield turun naik.


"Aku mungkin akan bisa bermain ketika menghadapi Everton nanti di laga Derby."


"Untuk laga Chelsea dan Tottenham aku harus absen."


"Ah pertandingan besar itu." Ucap Sean sedikit kesal dan kecewa karena pemulihannya sedikit lambat.


Dia ingin segera merumput kembali.


Dimana 2 pertandingan melawan Chelsea dan Tottenham akan di selenggarakan dalam waktu dekat.


Melawan Chelsea akan di gelar tanggal 6 atau 2 hari lagi, sedangkan lawan Tottenham akan di gelar tanggal 11 November.


Sean di pastikan ikut menjalani latihan tanggal 14, dan mungkin lawan Leicester juga tanggal 16, Sean tak mungkin di turunkan oleh bos.


Jadi mungkin Sean hanya bisa bermain 2 pertandingan sisa di putaran pertama ini.


Yaitu melawan Everton dan Leeds United di akhir.


Tapi tak masalah bagi Sean asalkan masih bisa bermain saja.


"Oh sepertinya akan di mulai."


"Pratama Arhan?" Ucap Sean saat melihat daftar pemain bek kiri yang di turunkan.


Sean sudah mendengar dan membaca berita tentangnya.


Dia jelas pemain yang seangkatan dengan Sean hanya saja dia tak terpanggil timnas saat itu.


"Dia memiliki permainan yang sama seperti Robbo, Indonesia kita sangat beruntung memiliki bek kiri modern seperti itu."


"Aku juga melihat bahwa umpan umpannya juga sudah seperti Robbo meski kadang kadang tidak terlalu akurat, tapi setidaknya dia mau berusaha menjadi seperti Robbo." Ucap Sean sambil melihat daftar pemain lain yang di turunkan untuk laga melawan Peru ini.


Ini merupakan momen yang paling di tunggu, Sean juga sangat berharap agar Indonesia menang.


"Ayo tiket piala dunia ada di depan, kalian harus berusaha." Ucap Sean menyemangati.


Dengan begitu, layar di televisi juga menunjukan kick off yang sudah di mulai.


Sean menonton dengan fokus karena dia sangat menantikan dan ingin menilai permainan atau gaya permainan Indonesia di tangan coach Luis Milla.


Sean mengakui bahwa Luis Milla memang benar benar bagus, bahkan karir sepak bolanya dulu juga adalah mantan pemain Barcelona dan Real Madrid, dan sekarang melatih Indonesia, itu sudah patut untuk sangat di syukuri.

__ADS_1


Di lapangan, para pemain Indonesia melakukan pertahanan dengan kompak.


Saat ini bola di kuasai oleh para pemain Peru.


Mereka mencoba menekan Indonesia sejak awal.


Mereka tak mau meremehkan Indonesia yang berhasil sampai tahap ini, jadi mereka harus berusaha keras.


Formasi yang di gunakan Luis Milla adalah 5 4 1.


Dimana menyimpan Spasojevic saja sendiri di depan.


Di kedua sisi ada Febri Hariyadi dan Septian David Maulana.


Namun keduanya lebih fokus pada lini tengah dan hanya akan melakukan serangan balik saja.


Ketika menyerang formasi Indonesia akan berubah menjadi 3 4 3.


Dimana Febri dan Septian David sejajar dengan Spasojevic di depan, sedangkan Pratama Arhan dan bek kanan yaitu Asnawi yang izin dari timnya untuk bermain di laga ini akan maju ke lini tengah mengisi pos yang di tinggalkan oleh Febri dan Septian.


Ini jelas formasi yang seimbang.


Dan Sean berharap ini akan berguna bagi Indonesia di pertandingan ini.


Pertandingan di lapangan juga terus berlanjut, dimana Peru melakukan penyerangan terus.


Mereka juga sudah memiliki total 3 tembakan namun belum ada yang on target, sedangkan Indonesia, mereka belum menyerang sama sekali.


Itu di sebabkan ketika Indonesia membangun serangan, bola terebut di lini tengah lagi.


Memasuki menit 29, Penyerang Peru mendapatkan umpan tinggi dari Winger nya, dia melompat untuk melakukan sundulan ke gawang Indonesia.


Fachrudin tentunya tak akan membuat itu mudah, dia juga melompat dan berusaha untuk menganggu atau menghalau langsung bola itu.


Penjaga gawang Indonesia, Andritany sudah siap untuk beraksi.


"Tingg!"


Bola membentur mistar gawang setelah penyerang Peru berhasil memenangkan duel dengan Fachrudin, Andritany juga hanya bisa diam tak bergerak karena bola datang dengan cepat.


Untung saja itu tidak menjadi sebuah gol bagi Peru.


Hansamu Yama segera membuang bola yang baru mendarat di kotak penalti setelah tadi membentur tiang.


"Fokus fokus!" Teriak Hansamu kepada rekan rekannya, meski dia bukan kapten dia mengingatkan agar rekannya selalu fokus dan siap agar tidak kecolongan gol di babak pertama sesuai instruksi Luis Milla.


Dimana Indonesia harus bertahan selama 1 babak, dan babak 2 nanti, mereka akan bermain lebih keluar dan menggempur sekuat tenaga untuk mencetak 1 gol.


Meski 1 gol itu sangat berpengaruh bagi hasil akhir.

__ADS_1


Penyerang tengah Peru juga hanya bisa mengusap kepalanya setelah gagal mencetak gol.


"Jaga 1 di sana." Teriak Andritany saat melihat lemparan ke dalam akan di lakukan oleh Peru.


__ADS_2