
Pertandingan antara Indonesia kontra Wales di Piala Dunia merupakan pertandingan yang kurang menarik perhatian.
Sebab pemain Indonesia sangat kurang dikenal, yang mungkin di kenal hanya lah Sean saja.
Dan mungkin beberapa pemain yang telah bermain di Eropa dan bermain cukup baik di klub sehingga ada beberapa yang mengetahuinya.
Contohnya seperti Asnawi yang sudah cukup terkenal sebab performanya sebagai pemain bertahan di klubnya sangat menarik perhatian banyak klub.
Di nilai dari segi pertahanan dan penyerangannya sama sama kuat, apalagi cara dia memegang bola yang kuat sehingga banyak pelatih juga mengaguminya.
Kekurangannya mungkin hanya satu, jika sudah kelelahan dia mungkin akan benar benar lepas kendali dan akan membuat lawan mudah untuk melewatinya.
...
Di lapangan hijau, dimana pertandingan kontra Indonesia melawan Wales sudah memasuki menit 18.
Pertandingan berjalan sangat lancar dan pelanggaran juga offside jarang sekali terjadi.
Namun beberapa peluang juga sudah di ciptakan oleh kedua tim.
Di sini Indonesia benar benar memperlihatkan kemauan yang kuat.
Dimana mereka ingin sekali membuktikan bahwa Indonesia pantas berada di panggung dunia.
Pertandingan yang sudah berlangsung selama 18 menit ini meski lancar namun sedikit alot.
Sebab kurangnya tensi pertandingan, dimana meski kedua tim sama sama ingin meraih kemenangan, namun terlihat sangat jelas bahwa Wales sedikit meremehkan Indonesia.
Pertandingan yang terus berlanjut ini, tak terasa memasuki menit 23.
Saat ini, Tijjani Reijnders yang berperan sebagai gelandang dari Timnas Indonesia mendapatkan bola setelah menerima operan dari Asnawi di sisi kanan.
Asnawi menyalurkan bola ke tengah sebab dia tidak bisa melakukan penyerangan ke depan karena jalurnya sudah tertutup.
Tijjani yang baru saja menguasai bola juga segera di pressing oleh pemain Wales.
Mereka melakukan pressing sebab Tijjani sudah memasuki wilayah milik mereka.
Meski dirinya di pressing dengan cepat, Tijjani tidak panik, dia dengan tenang menjaga bola di kakinya dan memutar badannya 180 derajat.
Pemain lawan yang melakukan pressing juga terkejut karena tak menyangka Tijjani akan melakukan gerakan seperti itu.
Setelah lolos dari pressing, Tijjani tidak langsung menggiring bola ke depan, dia memilih untuk menyimpan bola sedikit lebih ke depan dari kakinya untuk siap melakukan operan.
Bersamaan dengan gerakan yang di lakukan kakinya, Tijjani juga mengamati rekan timnya di depan.
__ADS_1
Setelah mengamati dengan sekilas, Tijjani sudah menemukan sosok yang tepat untuk di berikan operan.
Tijjani melakukan operan pada Spaso yang memilih mundur meminta bola.
Dia tidak ragu memberikan operan karena pemain lawan yang menjaga Spaso juga memilih untuk melepaskannya karena mereka meremehkan.
Tijjani yang telah menyelesaikan operan juga langsung berlari ke depan mendekati Spaso lagi.
Dan benar saja, Spaso tahu niat Tijjani.
Pasalnya Spaso juga mengamati rekan timnya di sisinya.
Dia mengetahui bahwa Sean sudah memberikan kode pada Tijjani.
Dia melakukan mundur seperti ini hanya untuk memberikan sedikit variasi dan mempermudah Tijjani agar operannya tidak mudah di baca oleh lawan.
Spaso yang telah melihat Tijjani mendekat juga segera menyimpan bola dengan santai, dan dia langsung berbalik badan berlari lagi ke kotak penalti.
Pemain lawan yang asalnya meremehkan Spaso juga terkejut dan segera akan menutup Tijjani namun melihat Spaso lepas begitu saja dia ragu.
Akhirnya dia memilih mengawal Spaso dan dia berharap rekan lainnya segera menutup Tijjani.
Memang benar, ada pemain Wales yang segera melakukan pressing lagi pada Tijjani namun, gerakan Tijjani sangat cepat.
Setelah melihat Spaso menyimpan bola, Tijjani juga sudah melihat gerakan Sean dan melakukan umpan terobosan di belakang pemain lawan yang mengawal ketat Sean.
Namun saat dia berlari mengejar bola, dia menemukan bahwa pemain berseragam merah sudah berada di depan bola dan sedang melakukan ancang ancang.
Benar, itu adalah Sean yang sudah siap dengan segala kemungkinan ini.
Dia juga lolos dari perangkap offside.
Posisinya saat ini benar benar cocok untuk melakukan tendangan melengkung apalagi posisinya sekarang berada di kotak penalti.
Benar saja, Sean tidak membuang waktu lama.
Dia menggesek kaki kanan bagian dalamnya pada bola sehingga bola segera bergerak melaju ke arah gawang dengan putaran yang sangat cantik.
Pemain Wales yang melihat ini tidak bisa berbuat apa apa dan hanya bisa melihatnya.
Mereka berharap penjaga gawang tim mereka bisa menyelamatkan bola ini.
Namun siapa sangka, penjaga gawang Wales justru tertegun dan dia di tempat.
Dia mati langkah.
__ADS_1
Dia beranggapan Sean akan melakukan tembakan keras ke tiang dekat, jadi dia menutup bagian tiang dekatnya.
Dan dia tidak memiliki waktu untuk melompat menggapai bola.
Sebab tembakan yang di tendang Sean sangat bagus.
Itu melayang di udara.
Saat semua pemain di lapangan menahan nafas melihat ini, penonton di tribun juga melakukan hal yang sama.
Saat sudah mendekati gawang, segera bola membentur tiang.
Awalnya para pemain Wales menghela nafas lega dan para pemain Indonesia kecewa.
Tapi sesaat kemudian, benturan bola yang mengenai tiang itu justru masuk ke dalam gawang.
Para pemain Wales tertegun sedangkan para pemain Indonesia segera berlari.
Sean yang sudah memiliki intuisi dan pemahaman baik tentang dirinya sendiri justru sudah berlari ke arah tribun penonton Indonesia.
Dia melakukan selebrasi dengan menunjuk lambang Garuda lalu menekankan kedua telunjuk ke bawah.
Dia memberikan isyarat pada semua bahwa Indonesia layak berada di panggung tertinggi sepak bola.
Sean yang melakukan selebrasi juga saat ini sedang di kejar oleh rekan timnya di belakang.
Setelah melakukan selebrasi para pemain juga berkerumun bahkan ada yang naik ke atas para pemain dengan cara melompat.
Sedangkan para pemain berselebrasi, para penonton Indonesia yang hadir bersorak girang.
Bukan hanya di stadium, bahkan para penonton Indonesia yang menonton di televisi juga berdiri saat mereka melihat Indonesia berhasil mencetak gol.
Mereka awalnya hanya senang dan bangga, mereka awalnya beranggapan tak apa Indonesia tak bisa mencatatkan gol atau apapun di Piala Dunia, sebab ini saja sudah menjadi sejarah baru.
Namun siapa sangka, Sean justru memberikan mereka kejutan luar biasa yang benar benar menggetarkan hati mereka.
Ayah Sean yang menonton di tribun langsung juga langsung berdiri saat melihat anaknya mencetak gol.
Dia berdiri dengan air mata yang mengalir keluar.
Dia tidak merasa malu melainkan bangga, ibunya Sean hanya duduk tapi air mata nya sudah mengalir sama seperti ayahnya Sean.
Sean tidak tahu tentang kejadian orang tuanya ini, dia hanya merasa bangga pada dirinya sendiri bahwa dia bisa berkontribusi untuk timnas Indonesia di panggung dunia.
Setelah beberapa saat, pemain Indonesia selesai berselebrasi tanpa adanya perintah dari wasit.
__ADS_1
Mereka tahu dan sadar diri dan tak mau berpuas diri.
Segera pertandingan juga segera di lanjutkan dengan wasit yang meniupkan peluit, pemain Wales juga segera melakukan kick off lagi.