
6 Juli 2018,
Sean berada di bandara, waktu saat ini berada di sore hari.
Sean mempunyai jadwal keberangkatan sebelum jam 6, jadi dia sudah ada di bandara sekarang.
Dia di temani oleh ibu, ayah dan adiknya yang mengantar kepergian Sean.
Sean juga sudah pamit pada neneknya dan keluarga lainnya dengan mengunjungi mereka kemarin.
Mereka juga mengucapkan banyak kalimat penyemangat pada Sean dan berdoa agar Sean selamat di jalan dan sukses di Inggris nantinya.
Sean menerima semua berkah yang di berikan oleh keluarganya itu.
"Nak, apakah yakin tidak ada yang ketinggalan?" Tanya ayahnya Sean.
"Tidak ada."
"Oke."
Kemudian mereka masih mengobrol ngobrol kecil.
Tak lama suara pemberitahuan untuk keberangkatan ke Inggris juga sudah di umumkan.
Sean kemudian bersiap dan merapikan bajunya dan melihat ke koper dan tasnya yang ia gendong.
Dia memastikan bahwa dia sudah benar benar tidak lupa dengan semuanya.
"Kakak, apakah kakak akan pergi sekarang?" Tanya Salma.
"Iya, kakak akan pergi sekarang."
"Kamu belajar yang rajin agar pintar, cepat tumbuh juga biar bisa menyusul kakak ke sana nanti." Ucap Sean tersenyum dengan mengelus kepala adiknya itu.
"Oke kakak, aku berjanji akan belajar dengan giat supaya aku menjadi gadis yang pintar seperti yang dikatakan kakak."
Ibu dan ayahnya Sean hanya tersenyum melihat tingkah anak bungsunya itu yang lucu.
"Oke ayo ke sana." Ucap ayahnya Sean.
Sean kemudian berjalan di temani oleh ketiganya sebelum melewati pos pemeriksaan.
Ketika semua barang bawaan sedang di cek, Sean menunggu dan di situlah orang tua Sean berbicara lagi.
"Ingat dengan ucapan ibu terakhir kali ya nak."
"Aku mengerti dan mengingat semuanya Bu."
"Jadi ibu bisa tenang."
"Nak, kamu harus tetap bekerja keras di sana dan jangan bertingkah sombong nantinya." Ucap ayah Sean.
__ADS_1
"Dengarkan semua instruksi pelatih dan staf di sana, itu semua demi perkembangan mu nantinya."
"Aku tahu ayah."
"Kalau begitu aku pergi, pemeriksaannya sudah selesai." Ucap Sean.
Sean kemudian tersenyum sebelum berbalik.
Dia memeluk ketiganya langsung untuk waktu yang sedikit lama.
"Aku pergi, doakan aku setiap saat." Ucap Sean.
Kemudian dia berbalik dan pergi ke menjauh dari keluarganya.
Sean membawa barang barangnya dan langsung pergi dan sudah tak terlihat oleh keluarganya lagi.
"Ku harap kamu berhasil di sana anakku." Ucap ayah Sean.
Kemudian berbalik dengan ibu dan adiknya Sean karena sudah tidak bisa lagi melihat Sean.
'Ibu harap kamu menjadi lebih dewasa dan belajar banyak hal di sana nantinya."
...
8 Juli 2018,
1 hari setelah sampainya Sean di Inggris, Sean melaporkan ke kantor terlebih dulu bahwa dia sudah datang dan siap untuk mulai berlatih bersama tim sebelum liga di mulai kembali.
Saat datang ke kantor klub, Sean bertemu dengan bos dan Neil yang akan menjadi pelatihnya nanti di tim U 23.
Mereka berkata pada Sean bahwa tindakan Sean saat ini untuk datang lebih awal adalah hal yang bagus.
Mereka mengapresiasi dari tindakan kecil Sean.
Mungkin bagi beberapa orang itu hal sepele, tapi menurut mereka Sean juga disiplin karena mau datang lebih awal.
Mereka juga tahu bahwa Sean harus membiasakan diri tapi mereka tetap mengapresiasi kedisiplinan Sean.
Di dalam apartemen, Sean telah selesai berlatih yoga nya.
Dia berkeringat di badannya, meski yoga adalah hal yang bisa membuat tubuh menjadi fleksibel dan lentur tapi itu tetap membutuhkan stamina sehingga Sean mengeluarkan keringat.
"Apakah tim U 23 dan tim utama akan mengadakan training camp bersama atau tidak ya?"
Sean menyeka keringat nya sambil bertanya pada dirinya sendiri.
Biasanya hal seperti ini di lakukan untuk menambah rasa akrab antar para pemain dan juga meningkatkan kualitas pemain.
Dimana training camp akan melatih banyak hal dan meningkatkan kemampuan.
Ini di karena ketika training camp, intensitas pelatihan yang di gunakan benar benar ekstrim supaya para pemain dapat mencapai hal yang di inginkan pelatih sebelum liga di mulai.
__ADS_1
Ini juga supaya ketika nanti nya liga di mulai, para pemain sudah siap dan hanya tinggal melakukan beberapa perbaikan saja.
"Biasanya training camp akan bersamaan dengan beberapa kompetisi sebelum liga di mulai."
"Dan itu hanya akan di ikuti oleh beberapa tim saja yang memiliki tempat training camp yang sama."
Training camp biasanya di lakukan di negara atau tempat lain, ini banyak di lakukan oleh klub klub besar.
Nantinya ketika para klub klub besar melakukan training camp di tempat yang sama, mereka akan melakukan kompetisi sebelum liga mereka di gulir.
Biasanya ini akan di ikuti oleh klub klub dari liga lain juga.
Sean sangat memikirkan training camp ini karena dia ingin benar benar merasakan intensitas pelatihan ekstrim dari tim utama klub besar.
Semuanya memang sangat berbeda dengan tim tim kecil.
Makanya banyak sekali rumor beredar bahwa jika ada pemain yang bergabung dari tim kecil ke tim besar, lalu setelah mereka bergabung, banyak sekali kejadian pemain pemain itu mengalami cedera panjang.
Itu di sebabkan karena tidak terbiasanya pemain akan pelatihan dengan intensitas ekstrim.
Sean yang masih berada di apartemennya kini duduk di sofa ruang tamunya.
Apartemen ini sangat lengkap dan mewah.
Mungkin jika harus menyewa apartemen seperti ini akan mengeluarkan banyak uang.
Di apartemen Sean ini, terdapat 2 ruangan kamar tidur, 3 ruangan kamar mandi, dimana masing masing kamar tidur memiliki 1 kamar mandi.
Dan 1 sisanya terdapat di luar, dimana itu dekat dengan dapur.
1 lagi ada ruang tamu atau bisa juga ruang menonton televisi atau tempat untuk menikmati waktu senggang.
Sean bisa datang ke apartemen ini karena di antar oleh salah satu karyawan di kantor.
Sean di antar karena dia belum tahu dimana apartemennya.
Saat memasuki apartemen ini, Sean juga di buat kaget akan mewah dan lengkapnya apartemen ini.
Semua fasilitas lengkap dan modern.
Namun ini tidak membuat Sean harus bermalas malasan kedepannya.
Ini membuat Sean semakin termotivasi agar bisa berkembang dengan baik dan cepat, agar dia bisa berkontribusi bagi klub.
"Mungkin besok para pemain akan melapor pada klub, dan aku bisa bertemu dengan rekan rekan baruku."
"Aku juga ingin melihat para pemain tim utama dari dekat."
Sean benar benar bangga dan bahagia bergabung dengan klub ini karena ini adalah klub yang benar benar dia favoritkan ketika dia masih kecil.
Makanya rasa bahagia dan bangganya benar benar terungkapkan.
__ADS_1