
Waktu terus berlalu,
3 pertandingan telah Liverpool lalui lagi di Premier League.
Mereka meraih 2 kemenangan lagi dari 3 pertandingan yang mereka lalui itu.
Dimana 1 kemenangan di raih di laga home, 1 kemenangan lainnya di raih di laga away.
Sedangkan 1 pertandingan sisanya berakhir imbang di laga away Liverpool, mereka harus di tahan imbang oleh Newcastle United.
Untuk 2 kemenangan dari 3 pertandingan itu, Liverpool raih dari pertandingan dengan Crystal Palace dan Brentford.
Kemenangan melawan Crystal Palace, Liverpool harus melakukan away dan berhasil meraup 3 poin dari laga away itu.
Kemenangan yang di raih Liverpool itu hasil dari satu satunya gol yang di ciptakan oleh Sean selama jalannya pertandingan.
Dimana saat itu Sean benar benar sedang on fire.
Meski hanya mencetak 1 gol tapi peluang yang di dapatkan Sean benar benar banyak, hanya saja penjaga gawang lawan juga sedang on fire dan berhasil menangkap ataupun menepis tendangan tendangan Sean.
Total tembakan yang di raih oleh Liverpool di pertandingan melawan Crystal Palace juga sampai pada angka 28 total tembakan, dan 21 shot on target.
Ini membuktikan bahwa Liverpool benar benar menyerang dan menggempur Crystal Palace.
Hanya saja jangan salahkan para pemain Liverpool yang tidak bisa mencetak gol, tapi salahkan penjaga gawang lawan yang terlalu hebat.
Meski kalah di pertandingan itu, penjaga gawang itu juga menjadi man of the match.
Gol yang di ciptakan Sean di pertandingan melawan Crystal Palace itu dia lakukan dengan tembakan jarak jauh mungkin sekitar 29 meter jauh nya.
Tendangan yang di lesatkan oleh Sean termasuk dalam tendangan knuckle ball sehingga bola sulit untuk di prediksi.
Sean juga tak menyangka bahwa latihannya berhasil.
Sean melatih tendangan knuckle ball agar bisa dia manfaatkan di situasi situasi sulit seperti itu, dan benar saja Sean mencoba menggunakannya dan untung saja menjadi sebuah gol.
Dengan gol itulah, Liverpool berhasil menang melawan Crystal Palace.
Di laga home melawan Brentford, Liverpool meraih kemenangan lagi dengan skor 4 - 2.
Dimana pertandingan itu awalnya Liverpool kecolongan 2 gol di babak pertama yang bertahan sampai turun minum.
Para pemain di ruang ganti juga saat itu sangat terpukul karena mereka tak menyangka akan tertinggal 2 gol.
Untung saja setelah di mulainya babak kedua, Mbappe berhasil mencetak 1 gol sehingga membuat moral dan semangat pemain kembali.
Dengan gol pembuka Mbappe, pemain seperti Sean dan Joao Felix juga mencetak 1 gol.
Dengan begitu skor juga menjadi 3 - 2.
__ADS_1
Karena skor akhir adalah 4 - 2, 1 gol lagi di ciptakan oleh bunuh diri dari pemain Brentford.
Itu di sebabkan oleh tekanan yang di berikan oleh pemain Liverpool.
Dimana para pemain Liverpool menekan wilayah dan para pemain yang kosong.
Pemain yang menguasai bola juga di tekan sehingga dia salah mengoper.
Dia berniat mengoper pada penjaga gawang, namun dia tidak melihat posisi penjaga gawang terlebih dulu.
Penjaga gawang juga kaget karena menerima operan tiba tiba dan itu sangat berbahaya, dia mencoba meraih bola yang akan masuk ke gawang tapi sudah terlambat.
Akhirnya dengan gol bunuh diri pemain bertahan lawan, Liverpool meraih kemenangan skor 4 - 2.
Gol yang di ciptakan oleh Sean adalah sebuah sundulan umpan silang dari Trent Arnold.
Saat itu Liverpool sedang menguasai jalannya pertandingan, sehingga Trent juga maju ke depan dan bisa mengirimkan sebuah umpan.
Sedangkan gol Mbappe dan Joao Felix.
Itu berkat usaha mereka sendiri yang berhasil mengecoh lawan dan melewatinya.
Bahkan gol Joao Felix terbilang paling epik karena dia berhasil melewati dengan penjaga gawangnya.
Fans Liverpool di lapangan juga sangat gembira saat timnya berhasil membalikan kedudukan dan berakhir dengan kemenangan.
Untuk laga away yang berakhir imbang melawan Newcastle United.
Pasalnya mereka benar benar sangat menyerang saat itu, dan berhasil menyarangkan 2 gol.
Namun dari 2 gol itu, keduanya tidak sah.
Dan setelah di cek oleh VAR, ternyata off side dan 1 laginya ternyata ketika kontrol bola, itu mengenai tangannya.
Kedudukan melawan Newcastle itu berakhir dengan skor 0 - 0.
Meski begitu, Liverpool kini berada di klasemen ke 2.
Dimana Manchester City menempati urutan pertama dengan 6 kemenangan beruntun.
Dengan begitu, Liverpool dan Manchester City hanya terpaut 2 poin saja.
Manchester City memiliki 18 poin dan Liverpool 16 poin.
Namun Liverpool unggul dalam jumlah selisih gol berkat setiap pertandingan yang selalu mencetak banyak gol.
Ini akan menjadi sebuah kunci di akhir liga nanti jika keduanya memiliki poin yang sama.
Saat ini, Sean berada di rumahnya.
__ADS_1
"Besok pertandingan melawan Manchester United."
"Aku benar benar tak sabar." Ucap Sean.
Memang benar, saat ini adalah tanggal 15 September.
Dan laga melawan Manchester akan di adakan besok tanggal 16 September.
Laga itu Liverpool akan bertamu ke stadium Old Trafford yang merupakan rumah dari Manchester United.
Setelah laga melawan Manchester United ini, Liverpool akan memiliki 1 jadwal lagi di Premier League dan setelah itu Liverpool akan bermain di babak grup UCL melawan Porto.
Jadwal yang di miliki Sean benar benar padat, dimana di laga premier League para pemain hanya memiliki waktu 5 hari sebelum pertandingan selanjutnya.
Dan itu akan semakin menyempit menjadi 4 hari setelah adanya laga UCL.
Liverpool juga ternyata tidak mendatangkan pemain baru lagi dalam bursa transfer kemarin.
Menurut bos, ini sudah cukup baginya untuk mengarungi liga dan Ucl.
Karena bos berkata bahwa di laga FA Cup dia akan menurunkan para pemain di tim reserve.
Atau juga bisa di sebut tim U23.
Ini agar para pemain inti bisa fokus pada dua kompetisi terlebih dulu.
Bos tidak menargetkan juara FA Cup musim ini.
Dia ingin meraih gelar di Premier League dan Ucl.
Tapi jika keduanya gagal, bos berharap bahwa para pemain di tim reserve bisa lolos terus ke babak selanjutnya di FA Cup.
Sehingga ketika nanti adanya laga penting, bos akan menurunkan pemain inti agar setidaknya bisa meraih 1 gelar yaitu FA Cup.
"Sungguh sungguh jadwal yang padat, harus menjaga kondisi tubuh dengan baik agar tak terlalu kelelahan." Ucap Sean sambil memegangi kalendernya.
Di saat sedang fokus memikirkan jadwal yang padat, ponsel Sean berbunyi.
Sean melihat ada pesan yang masuk dan itu dari Sarah.
Sean selama ini sering berkomunikasi dengan Sarah wanita asal Venezuela itu.
Sarah juga berkata bahwa dirinya akan meluangkan waktu untuk pergi ke Inggris agar bisa bertemu.
Sean tentunya senang dengan hal itu.
Sean bisa senang karena dia mengalami pertumbuhan dan teman temannya seperti Joao Felix dan Mbappe juga mempunyai kekasih.
Hanya saja Mbappe tidak mengumbar nya di media seperti Joao Felix.
__ADS_1
Sean juga kaget saat tahu kekasihnya Mbappe adalah seorang model Prancis.