
Waktu terus berlalu,
Beberapa pertandingan telah di lalui oleh Liverpool dengan berbagai macam rintangan.
Di pertandingan setelah melawan Arsenal, mereka akhirnya kembali di jalur positifnya lagi.
Mereka berhasil meraih 2 kemenangan melawan Aston Villa dan West Ham United di laga away nya lagi.
Di awal tahun baru ini, hal yang menyulitkan bagi Liverpool adalah mereka berturut turut menjalani laga away.
Itulah yang menjadi rintangan bagi mereka, bermain away dan harus mendapatkan hasil yang sangat baik.
Bersamaan dengan Liga yang sudah bergulir, transfer pemain Liverpool akhirnya hanya mendatangkan Sven Botman saja.
Dimana Liverpool kalah dalam persaingan untuk mendapatkan Gvardiol dari Manchester City.
Manchester City mengeluarkan uang sebesar 85 Juta Euro untuk membelinya.
Meski Liverpool sanggup membayar lebih, tapi Bos memilih untuk menyerah dan merubah targetnya pada Sven Botman.
Akhirnya Liverpool hanya memiliki pesaing yaitu New Castle dalam perebutan Sven Botman.
Dengan prestise yang di miliki Liverpool, Sven Botman akhirnya memilih Liverpool.
Liverpool hanya mengeluarkan uang sebesar 38 Juta Euro untuk membeli Sven Botman saja tapi meski terbilang rendah di banding pemain lainnya, jangan remehkan kualitasnya.
Dengan kedatangan 2 pemain tersebut, Liverpool juga membeli 3 talenta muda di bawah umur 20.
Dimana yang satu adalah penerus dari sang maestro lini tengah dari Kroasia Luca Modric yaitu Luca Sucic dari RB Leipzig.
Pemain muda tersebut di gadang gadang akan menjadi penerus bagi sang maestro bintang Real Madrid.
Selain Luca Sucic, Liverpool mendatangkan Luca Netz dari Hertha Berlin.
Pemain tersebut berposisi sebagai full back kiri, dimana itu akan menjadi pelapis bagi Robertson.
Untuk pemain lainnya Liverpool membeli Tariq Lamptey dari Brighton yang tampil cukup baik di piala Dunia kemarin.
Dia mengisi posisi di full back kanan dan akan menjadi pelapis bagi Trent Arnold.
Setelah mendatangkan beberapa pemain tersebut, Liverpool awalnya akan membeli seorang penyerang murni yang masih muda yaitu Rasmus Holjund, hanya saja saat ini pemain tersebut sedang di pinjamkan dan hanya bisa di pantau lebih mendalam lagi oleh pihak klub.
Mendekati akhir penutupan bursa transfer, Liga terus bergulir dengan sangat baik.
Pertandingan pertandingan juga semakin menjadi fokus bagi para pecinta sepak bola.
Pertandingan FA CUP dan Carabao Cup juga sudah mendekati tim tim Liga Premier.
Sehingga jadwal yang di miliki oleh tim tim Liga Premier semakin padat.
Apalagi bagi tim tim besar yang bersaing di kompetisi Eropa, mereka memiliki jadwal padat tambahan lagi.
__ADS_1
Akhirnya beberapa hari kembali berselang.
Liverpool juga menjalani pertandingan lagi melawan Brighton.
Untung saja di pertandingan ini, Liverpool menjadi tuan rumah.
Segera, di atas lapangan hijau kedua tim juga mulai bermain.
Pertandingan ini sangat monoton dikarenakan Liverpool yang terlalu mendominasi jalannya pertandingan.
Akhirnya pertandingan tersebut juga berakhir dengan kemenangan Liverpool dengan skor 2 - 0.
Setelah pertandingan melawan Brighton, Liverpool harus menjalani pertandingan di FA Cup lagi.
Ini merupakan pertandingan sebelum berakhirnya bursa transfer.
Karena jadwal yang padat dan kompetisi Eropa yang akan segera di mulai kembali, Boss juga melakukan banyak rotasi untuk tim.
Akhirnya di pertandingan FA CUP melawan Wolves, Liverpool mengalami kekalahan dengan skor 2 - 1.
Dengan kekalahan tersebut, Liverpool gagal melaju ke babak selanjutnya.
Memasuki bulan Februari, Liverpool bertanding di Liga Premier lagi.
Mereka bertanding melawan Leicester City dengan laga away.
Di pertandingan tersebut, pertandingan berangsur angsur memanas.
Gol itu di ciptakan oleh Reinier yang menjadi super subs setelah menggantikan Sean.
Sean di ganti oleh Boss karena pertandingan sudah berjalan dengan tidak baik dan pemain pemain Leicester melakukan banyak tindakan kotor.
Bukan hanya Sean yang di ganti, beberapa pemain penting juga di ganti untuk mengindari terjadinya kecelakaan.
Selain boss ingin menghindari kecelakaan bagi para pemain pentingnya, itu di sebabkan oleh pertandingan yang akan mereka hadapi selanjutnya yaitu di babak 16 besar UCL.
Mereka akan menghadapi Bayern Munchen setelah keluarnya undian.
Akhirnya beberapa hari berlalu.
Pertandingan antara Bayern Munchen dan Liverpool di babak 16 besar UCL juga di mulai.
Pertandingan tersebut di gelar di Allianz Arena, dimana Liverpool kembali harus menjalani pertandingan away.
Babak 16 besar UCL yang mempertemukan kedua tim besar ini menjadi menarik perhatian banyak orang.
Pertandingan juga berjalan dengan sangat baik, dimana kedua tim saling jual beli serangan.
Sangat jarang terjadinya pelanggaran dan offside.
Akhirnya di akhir pertandingan, Bayern Munchen berhasil meraih kemenangan dengan skor 3 - 2.
__ADS_1
Meski Liverpool mengalami kekalahan, mereka masih berhasil membuat Bayern Munchen kesulitan di laga berikutnya.
Dimana Liverpool akan menjadi tuan rumah.
Di pertandingan tersebut, 2 gol tersebut di ciptakan oleh Sean yang setelah berturut turut tidak memiliki banyak kesempatan mencetak gol.
Sean terakhir mencetak gol adalah di saat pertandingan melawan West Ham dan Aston Villa.
Meski di pertandingan melawan Leicester dan Brighton Sean tidak mencetak gol, itu masih membuatnya berada dalam puncak pencetak gol terbanyak Liga Premier.
Di ajang UCL, Sean juga saat ini sedang bersaing dengan beberapa nama untuk menjadi pencetak gol terbanyak.
Di antaranya ada Mbappe, Vinicius, Benzema dan Lewandowski.
Sean percaya diri bahwa dirinya juga bisa menjadi pencetak gol terbanyak UCL.
Setelah berakhirnya pertandingan Liverpool melawan Bayern Munchen di laga 16 besar UCL.
Liverpool menjalani hari harinya dengan berlatih dan menjalani beberapa pertandingan di Liga Premier.
Sebelum menjamu Bayern Munchen di laga 16 besar lagi, Liverpool memiliki 2 pertandingan di laga Liga Premier.
Yaitu melawan Everton dan Leeds.
Keduanya merupakan laga home bagi Liverpool dan ini membuat mereka semakin tenang.
Apalagi di laga berikutnya melawan Bayern Munchen juga laga home sehingga moral para pemain juga meningkat.
Sebelum menjalani pertandingan Liga Premier melawan Everton, Sean tidak lupa melakukan hal yang paling di nantikan nya.
Dia sudah menunggu waktu ini datang.
Dia saat ini berada di bandara dan sedang menunggu istrinya Lisa datang.
Setelah beberapa saat, wajah istrinya yang sangat menawan dan cantik itu terlihat.
Hanya saja yang tidak di sangka Sean adalah, Lisa datang bersama kedua orang tuanya.
Sean tidak tahu hal ini sama sekali, karena Lisa mengatakan bahwa dirinya datang sendirian.
Meski begitu dia tersenyum dan segera menghampirinya.
Setelah beberapa saat, semuanya kembali ke mobil.
Bagi kedua orang tuanya Lisa yang baru saja sampai di Inggris mungkin tidak terbiasa jadi Sean tidak berlama lama dan memilih untuk segera ke rumah.
Dia juga tahu belum waktunya untuk mengajak mereka jalan jalan.
Sesampainya di rumah, Sean mengobrol banyak hal dengan kedua orang tua Lisa.
Ada juga beberapa topik bahwa Sean akan menemani mereka berjalan jalan hanya saja mereka harus beristirahat dulu dan membiasakan diri.
__ADS_1
Sesampainya di kamar pada malam hari, Sean hanya bisa menunda hal paling di nantikan nya karena melihat wajah lemas Istrinya yang mungkin kelelahan karena langsung terbang setelah semua pekerjaannya selesai.