
Malam hari tanggal 1 Juli 2018,
Akun Instagram milik Sean memposting beberapa foto.
Dimana foto foto itu berisi tentang Sean yang menandatangani sebuah kontrak dengan sebuah klub.
Foto kedua berisi Sean yang bersalaman dengan direktur klub.
Foto ketiga berisi Sean mengobrol dan tertawa bersama bos Jurgen Klopp pelatih utama tim Liverpool dan Neil Critchley pelatih tim U 23 Liverpool.
Foto keempat berisi Sean yang memegang sebuah seragam Liverpool bernomor punggung 43.
Itu di karenakan para pemain akademi atau pemain tim U 23 tidak di perbolehkan memakai nomor yang sama dengan tim utama.
Postingan yang di upload oleh akun Instagram milik Sean itu langsung ramai meski hanya baru beberapa menit di posting.
Banyak komentar yang di lontarkan di kolom komentar postingan tersebut.
Ada yang menghujat dan ada yang menyemangatinya.
Menghujat karena Sean memilih tim U 23 dan menyemangatinya agar Sean terus sukses dan tumbuh meski di tim U 23.
"Ku kira akan bermain di tim utama klub lain, ternyata malah pindah ke tim U 23. Sayang kualitas mu bermain di tim seperti itu."
"Hebat. Langsung bergabung dengan tim besar liga Inggris, semoga sukses."
"Terus berkembang talenta muda Indonesia."
"Halah palingan nanti juga di pinjamkan lagi, gak mungkin dia bermain di tim utama."
Komentar komentar banyak di lontarkan di kolom komentar postingan tersebut.
Banyak akun sepak bola Indonesia juga sudah memposting ulang tentang kesepakatan Sean yang sudah resmi menjadi pemain Liverpool.
Ini benar benar mengejutkan bagi para pengamat sepak bola Indonesia dan para pecinta sepak bola Indonesia.
Ada yang bangga, dan ragu.
Ragu karena nantinya Sean akan terkubur jika terus bermain di akademi dan tidak berkembang.
Sedangkan bangga karena Indonesia akhirnya memiliki 1 pemain yang bermain untuk tim Premier League.
Akun akun sepak bola resmi seperti transfer market official dan wonderkidz juga memberitakan tentang Sean yang resmi bergabung dengan Liverpool.
__ADS_1
Isi caption yang mereka tuliskan juga cukup menarik.
"Pemain 2 penghargaan individual tournament Toulon, berlabuh pada raksasa liga Inggris, apakah ini hal yang bagus?"
"Mari kita nantikan wonderkidz yang satu ini." Ini merupakan isi caption yang di tulis oleh akun Instagram milik wonderkidz.
Foto nya adalah foto Sean yang sedang memegang seragam Liverpool.
Sedangkan untuk transfer market official, meski ini kurang menarik banyak perhatian karena biasanya transfer market official memberitakan pemain pemain yang sudah benar benar besar.
Tapi kali ini mereka memberitakan karena pemain yang bergabung dengan Liverpool adalah pemain yang mendapatkan 2 penghargaan individual tournament Toulon.
Dimana ini sangat di tunggu oleh para pecinta sepak bola dunia.
Sesuai dengan apa yang mereka percayai bahwa pemenang penghargaan terbaik tournament Toulon akan menjadi pemain pemain yang besar dan sukses.
Jadi mereka ingin tahu juga dan memantaunya.
Isi caption nya, "Liverpool memberanikan diri membayar 9 juta euro untuk pemain 2 penghargaan individual tournament Toulon ini dari Boavista, apakah layak?"
Foto nya merupakan foto Sean sedang menggiring bola.
Banyak sekali berita tentang Sean yang resmi bergabung dengan Liverpool di bahas oleh akun sepak bola Indonesia.
Di kamarnya Sean, membuka ponselnya dan melihat aplikasi obrolan.
Dimana tidak ada pesan yang masuk sama sekali, Callista juga sama tidak ada pesan yang masuk.
"Apakah perkataan ku terlalu kasar?" Pikir Sean.
Tidak biasanya Sean merasa seperti ini, biasanya dia selalu berkomunikasi.
Giselle juga yang selalu mengganggunya akhir akhir ini menghilang karena mungkin Sean sudah tak lagi di Prancis jadi akan sulit menemuinya.
Saat sedang melihat ruang obrolannya yang sepi, tiba tiba ada pesan masuk.
Di antaranya adalah dari teman teman tim Nasional Sean yang mengucapkan selamat karena bergabung dengan Liverpool.
Sean juga tak memberitahu mereka tentang kabar ini, jadi tentunya mereka mungkin kaget saat mengetahui berita tersebut.
Saat akan membalas pesan pesan itu, ada pesan masuk lagi, itu adalah dari Pelatih Indra.
"Sean, langkah yang kamu pilih mungkin menarik banyak perhatian dari orang lain dan ketidaksetujuan dari para pecinta sepak bola Indonesia, tapi menurutku ini adalah langkah yang bagus."
__ADS_1
"Kamu harus sukses di sana dan buktikan bahwa kamu memilih jalan yang benar, dimana kamu tidak harus berputar putar lagi untuk bermain di lima liga utama Eropa nantinya."
"Semangat dan terus sukses anakku." Isi pesan yang di kirim pelatih Indra.
Sean juga membaca nya sedikit tersentuh karena dirinya hanyalah baru bertemu dan mengenal namun pelatih Indra sudah seperti ini padanya.
Sean kemudian membalas pesan tersebut, "Terima kasih bos, aku akan bekerja keras di sana."
Sean kemudian membalas pesan pesan dari teman teman nya yang baru mengirim banyak pesan.
Sean tak menyangka bahwa berita tentangnya akan benar benar langsung membuat teman temannya mengirimi pesan dan menyemangatinya.
Di saat fokus membalas pesan pesan dari teman teman tim nasionalnya, Sean juga mendapatkan pesan dari rekan rekannya di Portugal.
Meski hanya ada beberapa dari tim U 19 Boavista, tapi Sean ikut senang.
Sean sedang menunggu apakah rekan timnya di Arouca akan mengirimnya pesan atau tidak.
Sean terus saja membalas pesan yang terus terusan masuk.
Dan tak lama, ada pesan dari teman teman di Arouca, seperti Beto, Santos dan yang lainnya.
Sean juga membalas semuanya.
Setelah membalas semuanya, Sean juga menyimpan ponselnya karena pegal terus mengetik.
"Hah, semoga jalan yang ku pilih ini benar dan membuat karir ku menanjak." Ucap Sean.
"Kerja keras di tim U 23, dan tunggu waktu untuk bermain di tim utama."
Sean juga sangat bersemangat memikirkan tentang bermain untuk Liverpool karena ketika nantinya dia sudah 2 tahun membela tim U 23, dirinya bisa di pinjamkan sebagai pemain akademi dari Liverpool.
Jadi nantinya dia tidak termasuk pemain asing jika di pinjamkan ke tim tim liga bawah.
Dengan begitu dirinya juga akan mempunyai banyak pengalaman lagi bermain di tim tim utama dengan tingkat permainan yang lebih profesional.
Selama 2 tahun nantinya juga, jika Sean tidak di pinjamkan, Sean bisa di mainkan untuk tim utama sebagai pemain akademi, namun itu mungkin hanya di mainkan jika di laga FA Cup atau lainnya, tidak mungkin di Premier League.
Meski begitu, Sean tetap bersemangat.
Sean juga sangat berharap bisa ikut berlatih di tim utama dan merasakan intensitas yang akan di gunakan jika berlatih di tim utama nantinya.
Saat sedang berkhayal tentang masa depannya, pesan masuk pada ponselnya menganggu khayalan Sean.
__ADS_1
Sean mengambil ponselnya dan melihat dari siapa pesan itu.