I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 71.


__ADS_3

Pertandingan yang berlangsung antara Togo dan Indonesia sudah memasuki babak kedua.


Pertandingan itu kini memiliki skor 1 - 0. Dimana Indonesia unggul melalui tembakan Todd Rivaldo sebelum usainya babak pertama tadi.


Gol itu tentu saja menjadi gol pertama bagi Todd Rivaldo di tournament Toulon ini.


Pertandingan yang kini sudah memasuki babak kedua itu sudah berada pada menit 56.


Dari mulainya babak kedua, Togo terus melakukan serangan. Indonesia juga belum bisa keluar dari tekanan tim Togo.


Di babak kedua ini, Indonesia belum melancarkan serangan apapun. Para pemain merasa bahwa para pemain Togo menjadi sedikit lebih kuat dan cepat.


Di tekan dengan serangan yang terus menerus, para pemain Indonesia hanya bisa bersabar menunggu kesalahan dari setiap pemain Togo.


Pemain Togo tentunya lebih sabar, mereka tidak ingin adanya kesalahan, karena 1 kesalahan saja akan mengakibatkan hal yang fatal bagi mereka.


Kenapa fatal?


Itu karena di wilayah pertahanan mereka sudah kosong. Pemain bertahan juga ikut naik melewati batas tengah lapangan untuk menekan pemain depan Indonesia.


Semakin dalam ke dalam wilayah Indonesia, itu juga menjadi semakin menekan para pemain Indonesia.


Para pemain Indonesia sekarang seperti berada dalam sebuah sangkar burung.


Pelatih Indra Sjafri tentunya memahami hal ini tapi dia membiarkannya saja. Ia juga perlu belajar dari penguasaan bola seperti ini.


Dia juga ingin melihat seberapa kuat pertahanan tim anak asuhnya itu.


Waktu terus berlanjut dan serangan demi serangan terus di lancarkan.


Ada yang berhasil di selamatkan oleh penjaga gawang, ada yang membentur mistar atau di blok oleh pemain bertahan.


Dan ada juga yang melenceng jauh dari gawang.


Tentunya ini membuat para pemain Indonesia panik karena mereka masih belum bisa mengandalkan serangan balik.


Apalagi kini mereka terus di tekan.


Pertandingan yang terus berlanjut itu kini memasuki menit 68.


Pelatih Indra mulai melakukan pergantian karena melihat para pemain sudah mencapai batasnya.


Itu dengan karenakan stamina yang di gunakan untuk bertahan lebih besar di bandingkan saat menyerang.


Witan masuk bersama Hanis Saghara. Sean masih duduk di bangku cadangan menonton pertandingan yang masih berlanjut.


Memasuki menit ke 74, Togo memiliki kesempatan yang sangat bagus.


Penyerang mereka lolos dari penjagaan ketat Nurhidayat.

__ADS_1


Penyerang Togo itu tentunya tak di biarkan tanpa bola oleh rekannya. Pemain Togo yang menguasai bola juga segera memberikan operan dengan mudah ke penyerang itu.


Itu bisa mudah karena pertahanan Indonesia sudah kacau balau saat penyerang tengah itu berhasil lolos.


Mereka juga panik.


Saat penyerang tengah mendapatkan bola dari rekannya, dia tak mengontrol bola terlebih dulu, dia memilih langsung menembak.


Saat kaki menyentuh bola, untung saja bola tepat mengenai punggung kakinya dimana itu akan membuat bola semakin keras dan cepat.


Dengan tembakan keras dan cepat di dalam kotak penalti itu.


Riyandi hanya bisa diam, dia tidak bergerak karena bolanya benar benar cepat dan mengarah ke pojok kiri dimana dia sudah mati langkah juga.


Penyerang Togo yang berhasil mencetak skor langsung membawa bola ke gawang.


Dia berniat agar permainan di lanjutkan lagi.


Namun saat pemain itu membawa bola, Nurhidayat mencegahnya dengan langsung merebut bola dari tangan penyerang itu.


Penyerang Togo yang kaget itu karena saat dia berbalik dia tiba tiba di rebut bolanya.


Karena sedikit sentuhan di tangannya. Penyerang Togo itu langsung menjatuhkan tubuhnya.


Berpura pura kesakitan.


Wasit yang berada di luar kotak penalti juga asalnya sudah siap untuk melanjutkan pertandingan lagi karena dia melihat penyerang itu membawa bola.


Nurhidayat tentu saja bingung dengan kejadian ini.


"Kamu berpura pura, aku tak menyentuhmu." Ungkap Nurhidayat pada penyerang Togo itu.


Namun penyerang Togo itu terus saja diam dan memegangi muka nya berpura pura.


Wasit yang mendengar itu juga segera berbalik dan melihat ke arah keributan itu.


Dia langsung berlari saat sudah melihat banyak pemain berkumpul.


Wasit langsung menengahi perkumpulan itu dan bertanya apa yang terjadi. Nurhidayat menjelaskan dengan tenang dan hati hati.


Dia juga tahu dirinya tak bersalah.


Setelah mendengar penjelasan Nurhidayat, wasit pun menyuruh penyerang Togo untuk berdiri.


Penyerang Togo terus saja menutupi wajahnya.


Wasit masih menunggunya.


Firza yang sedari tadi diam langsung berjalan ke arah penyerang Togo itu dan mengangkat tubuhnya yang masih di bawah.

__ADS_1


Dengan di angkat oleh Firza, penyerang Togo itu tiba tiba bangun dan berdiri.


Wasit pun melihatnya dan tak ada apa apa di wajahnya.


"Kamu jangan terlalu banyak drama " Ungkap wasit.


Asnawi yang sedari tadi diam juga membawa bola ke lapangan tengah dengan cepat.


Pemain lainnya juga kembali sadar dan bersiap memulai pertandingan lagi.


Pemain Togo juga langsung kembali ke wilayahnya.


Dengan kick off yang di mulai lagi oleh Indonesia, pertandingan resmi berlanjut.


Indonesia yang kini menguasai bola, mereka dengan hati hati melakukan setiap operan karena mereka tak mau ada hal tak terduga terjadi.


Apalagi sekarang kedudukan sudah imbang dan juga waktu permainan akan segera berakhir.


Pertandingan terus berlanjut dengan bola yang masih di kuasai oleh para pemain Indonesia.


Mereka berusaha untuk menguasai bola sampai akhir pertandingan karena waktu juga sudah memasuki waktu tambahan.


Para pemain Indonesia menguasai bola dengan tenang, mereka mencoba masuk ke wilayah lawan untuk menekan, tapi saat sudah masuk mereka mengembalikan bolanya ke belakang lagi untuk mengulur waktu.


Waktu pertandingan terus berlanjut dengan permainan alot yang di gunakan oleh Indonesia.


Namun Indonesia tidak malu karena mereka juga sudah di pastikan lolos jika pertandingan ini berakhir imbang.


Sean di bangku cadangan hanya bisa menghela nafas.


'Padahal masih ada waktu, kenapa kalian tidak menyerang saja?'


'Di lihat dari kick off sampai waktu berakhir juga tersisa 4 menit, dimana itu cukup untuk membuat 1 atau 2 peluang.'


Sean terus mengamati pertandingan yang akan segera berakhir dengan penuh rasa mengeluh karena timnya imbang.


Dia tidak ingin timnya imbang seperti ini. Apalagi dari babak pertama Indonesia memiliki banyak peluang tapi tidak di manfaatkan dengan baik.


Terus di babak kedua, Indonesia hanya bertahan dan akhirnya kebobolan dan skor di samakan.


Saat skor sudah di samakan Indonesia membuang buang waktu dengan tak berguna.


Wasit yang sudah berjalan ke tengah lapangan sambil melihat waktu di tangannya itu segera meniupkan peluitnya saat waktu sudah pas habis.


Dengan bunyi peluit dari wasit pertandingan Indonesia melawan Togo juga berakhir.


Dengan hasil imbang ini, Indonesia sudah lolos sebagai juara grup B di tournament Toulon.


Para pemain Indonesia yang muslim di dalam lapangan langsung melakukan sujud syukur.

__ADS_1


Sean langsung melepas rompi cadangannya dan berdiri bersiap untuk bersalaman dengan pemain lain dari bench lawan atau yang sudah bermain.


Ini merupakan bentuk sportivitas, bukan Sean saja yang melakukan ini tapi pelatih staff dan pemain lainnya.


__ADS_2