I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 222.


__ADS_3

Babak kedua pertandingan Amerika melawan Indonesia belum usai.


Saat ini Indonesia unggul atas Amerika di lapangan hijau.


Kedudukan yang tercipta di lapangan yaitu Indonesia 2 dan Amerika 1.


Waktu masih tersisa sekitar 20 menit sebelum berakhirnya pertandingan dalam waktu normal.


Jika di tambah dengan menit tambahan, memungkinkan pertandingan akan berlangsung sekitar 25 menitan lagi.


Saat ini, para pemain Amerika sudah membawa bola ke titik putih.


Mereka ingin segera membalaskan gol dengan cepat.


Tentunya mereka tak ingin kalah apalagi mengalami imbang.


Jika mereka tidak menang hari ini, mereka akan sangat sulit untuk melaju ke babak selanjutnya.


Di pertandingan pertama mereka melawan Inggris, mereka kalah dari Inggris.


Jika harapan ada, maka Amerika harus mengalahkan Indonesia dan Wales agar bisa lolos dan menjadi tim kedua yang lolos dari grup B.


Para pemain Indonesia juga sudah kembali dari selebrasinya.


Namun sebelum pertandingan akan di mulai, Indonesia melakukan beberapa pergantian.


Mereka mengganti beberapa pemain depan dengan pemain bertahan.


Meski begitu, Sean tidak di ganti dan hanya menyisakan Sean saja sendirian di depan.


Mungkin pelatih melakukannya berharap Indonesia masih bisa melakukan serangan balik.


Apalagi dengan masuknya para pemain bertahan, kondisi pertahanan akan sangat aman, yang di butuhkan hanyalah peluang untuk menciptakan serangan lagi.


Dan dengan begitulah, pelatih tidak mengganti Sean karena dia percaya Sean pasti bisa memanfaatkan kesempatan dan peluang yang ada nantinya.


Sean melihat beberapa pemain di ganti juga segera mengerti maksud dari pelatih.


Tapi dia tidak ingin terlalu mencolok, dan benar saja salah satu pemain yang baru masuk datang pada Sean dan menginstruksikan sesuai dengan arahan pelatih.


Sean hanya mengangguk mengerti.


Itu sama dengan yang ada di pikirannya.


Beberapa saat, pertandingan kembali di mulai.


Amerika langsung melakukan penekanan pada Indonesia.


Indonesia yang sudah melakukan pergantian dengan pemain bertahan semakin memperkuat lini tengah dan belakang.


Formasi yang di lakukan Indonesia saat ini yaitu 4 5 1.


Dengan semakin memperkuat lini tengah untuk bersaing dalam perebutan bola.


Saat Amerika sedang berusaha melakukan penekanan, Sean segera berlari ke tengah lapangan.


Tepatnya di titik putih.


Dengan kehadiran dirinya disitu, membuat Amerika tidak mungkin menyalurkan bola dengan tenang ke bagian belakang.


Jika ingin operan mereka terus berlanjut, pemain bertahan Amerika harus melewati garis tengah agar terhindar dari Sean.


Jika memaksa untuk mengoper, sudah di pastikan akan mudah terebut oleh Sean.


Meski Sean sendirian, kehadirannya sangat kuat di lapangan, dan itu memberikan banyak tekanan dan penilaian dari pemain juga pelatih lawan.

__ADS_1


Mereka harus berhati hati dan tidak boleh bergerak sembarangan.


Mereka tidak boleh bertindak sembrono, karena sekali saja membuat kesalahan, itu akan sangat fatal bagi mereka.


Apalagi setelah melihat dan menyadari formasi Indonesia.


Pemain Amerika seperti terkurung.


Dimana 4 pemain belakang seperti pengguna benang, sedangkan 5 pemain tengah seperti bonekanya dari 4 pemain belakang itu.


Mereka bergerak sesuai dengan apa yang sangat di khawatirkan lini belakang.


Celah itu kosong dan segera di tutup dengan cepat.


Sean yang berada di depan sendirian seperti seorang penonton yang sedang menonton pertunjukan wayang.


Dengan kesulitan yang luar biasa, Amerika semakin panik.


Mereka juga tahu waktu terus berjalan.


Saat ini, menit pertandingan memasuki menit ke 77.


Giovani Reyna seorang gelandang dari Amerika melakukan aksinya.


Dia merupakan pemain muda yang mungkin sama dengan Sean umurnya.


Dia bermain untuk Borussia Dortmund dan itu sangatlah hebat.


Giovani Reyna menggiring bola, melewati salah satu pemain Indonesia yaitu Tijjani.


Setelah melewati Tijjani, Giovani Reyna terhuyung ke depan dan hampir jatuh.


Itu di sebabkan pada gerakan terakhirnya, Giovani Reyna bertabrakan dengan salah satu lutut dari Tijjani.


Namun segera, Giovani Reyna berhasil menstabilkan dirinya.


Itu di lakukan dengan sangat cepat untuk menutup pemain, meski begitu ada celah yang di tinggalkan.


Giovani Reyna yang menghadapi salah satu pemain Indonesia masih tenang.


Dia terus bergerak ke depan dan matanya masih melihat sekitar.


Beberapa saat, dia melakukan operan dengan kaki kanannya ke sisi kiri.


Setelah melakukan operan dirinya segera berlari lebih cepat ke depan.


Pemain yang membayangi gerakan Giovani Reyna segera mengejar Giovani Reyna.


Dia tahu bahwa peluang berbahaya saat ini ada di Giovani Reyna.


Dan benar saja, dia menemukan bahwa bola benar benar sudah ada di kaki Giovani Reyna lagi.


Ternyata tadi Giovani Reyna meminta rekannya membantu dan bertindak sebagai pemantul.


Pemain Indonesia yang tertinggal di belakang Reyna berusaha mengejar bolanya.


Saat ini jarak dari gawang juga sudah berada di jarak yang sangat memungkinkan melakukan tembakan.


Jarak nya saat ini yaitu 18 meter saja.


Giovani Reyna yang akan melakukan tembakan segera melakukan gerakan khasnya.


Dia memiringkan badannya ke sebelah kiri, lalu dia mendorong bola sedikit ke arah kanannya.


Itu ia lakukan untuk menciptakan tembakan yang melengkung.

__ADS_1


Para pemain Indonesia tentu tidak bisa mempercayai ini, mereka melihat Giovani Reyna bergerak dan melakukan aksinya dengan sangat cepat.


Dari saat mulai berlari, memiringkan badan dan melakukan tembakan.


Itu benar benar sangat singkat


Tak ada waktu bagi pemain belakang Indonesia untuk bereaksi.


Mereka hanya melihat bola melewati atas kepala mereka.


Mereka juga segera melirik mengikuti gerakan arah bola yang saat ini menuju gawang.


Penjaga gawang Indonesia, Emil Audero berusaha melakukan penyelamatan.


Saat bola sudah dekat, Emil memiliki harapan untuk menyelamatkan bola.


Dan benar saja, dengan sentuhan jarinya, bola berubah arah menjadi semakin ke atas.


Namun siapa yang menyangka, dengan sentuhan jari itu, bola menjadi memantul ke arah mistar gawang.


Tapi sebelum banyak pihak kecewa dengan hasil ini, mereka melihat salah satu pemain Amerika melompat untuk menyambut bola yang sudah memantul dari mistar gawang.


Emil yang masih terbaring di lapangan belum sempat bangun lagi.


Saat melihat ini, dia juga segera bangun lagi.


Namun gerakannya sudah jelas sangat terlambat.


Saat dia baru selesai berdiri, dia melihat bola sudah bergerak ke arah yang sangat berlawanan dari posisinya sekarang.


Jangkauan juga sangat jauh dan tak mungkin bisa di selamatkan.


Akhirnya dia hanya bisa melihat bola masuk ke gawangnya.


Pemain Amerika yang melakukan aksinya tidak lain adalah penyerang Amerika saat ini.


Dia benar benar memanfaatkan peluang dan kesempatan tadi dengan sangat baik.


Pemain Indonesia yang melihat ini menunjukan kepala mereka.


Mereka tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini.


Meski sudah bertahan dengan baik, mereka kurang fokus sehingga dengan mudahnya di lewati oleh satu pemain.


Sean yang ada di depan juga segera menghampiri beberapa rekannya memberikan semangat dan menjelaskan masih ada waktu.


Setelah bangkit kembali semangat para pemain, bola juga segera berada di titik putih.


Pelatih Indonesia tidak melakukan pergantian lagi.


Justru Amerika yang melakukan pergantian.


Dimana 2 pemain bertahan di ganti oleh 2 penyerang lagi.


Dengan masuknya 2 pemain depan, banyak penonton semakin bersorak.


Mereka sudah menyadari apa yang akan terjadi di lapangan.


Dimana 1 sangat ingin bertahan, dan 1 sangat ingin menyerang.


Mereka sudah tidak sabar agar pertandingan segera di mulai lagi.


Pertandingan yang sangat menarik dan menegangkan akan tersaji dalam 10 menit terakhir.


Tentunya kedua tim pasti akan sangat habis habisan.

__ADS_1


Saat ini, bagi para pemain dari kedua tim hanya memiliki pemikiran yaitu bertarung lah!!


Semangat membara di mata para pemain dari kedua tim saat ini, menunjukan ambisi nya mereka untuk meraih kemenangan di pertandingan hari ini.


__ADS_2