I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 235.


__ADS_3

1 hari setelah pertandingan melawan Everton.


Suasana para penonton Liverpool saat ini sangat bahagia.


Ini bukan bahagia yang biasa, melainkan sangat bahagia.


Itu di sebabkan oleh pertandingan kemarin yang pasti akan membekas di hati para penonton.


Itu di sebabkan Liverpool yang membantai habis Everton di Anfield.


Di pertandingan kemarin, meski di babak pertama Liverpool sudah unggul 3 - 0, Liverpool di babak kedua masih mendominasi seperti di babak pertama.


Ini membuat mata para penonton Liverpool semakin bersinar terang.


Inilah yang mereka mau, dominasi hancurkan lawan dengan kejam.


Di pertandingan kemarin, Liverpool tidak menang dengan skor akhir 3 - 0, melainkan menang dengan skor 6 - 0.


Dimana 3 gol itu terjadi setelah Sean di langgar dengan keras oleh pemain full back Everton yang beradu lari dengan Sean.


Di saat Sean sudah menang dan akan melakukan tusukan, Sean tiba tiba di tekel dan terjatuh yang membuatnya berguling guling.


Para penonton juga berteriak.


Stadion Anfield langsung bergemuruh saat itu saat melihat Sean di tekel dengan keras.


Pemain Liverpool di lapangan juga langsung berlari dan beberapa langsung berlari kepada pemain Everton yang menekel Sean.


Felix yang dekat dengan Sean juga berlari, tapi tujuan lari Felix bukan Sean melainkan pemain Everton itu.


Dia berlari dan langsung menabraknya sampai jatuh.


Felix marah melihat rekan dekatnya di langgar dengan keras seperti tadi, itu sangat bahaya.


Bahkan beberapa pemain Everton juga merasa khawatir dengan tekelan keras tadi.


Felix memarahinya dan menyumpahi pemain tersebut.


Akhirnya para pemain juga segera bergabung dan mendekat melihat situasi Sean.


Saat melihat ada robekan di kaos kaki Sean, mereka sudah merasa ada yang tidak benar.


Tapi segera mereka menemukan hal luar biasa.


Mereka tidak menemukan darah yang keluar dari bekas sobekan itu, hanya melihat guratan merah yang panjang.


Itu di sebabkan karena gesekan panjang dari sepatu lawan.


Sean berguling guling bukan karena lemah atau apa, tapi dia merasakan perih.

__ADS_1


Segera tim medis juga berlari dan melihat kondisi nya lalu mengompresnya saja.


Setelah beberapa saat, pemain Everton yang melakukan tekelan di berikan kartu kuning.


Meski di beri kartu kuning, para pemain Liverpool masih melihatnya dengan tatapan kejam.


Segera tendangan bebas juga di miliki Liverpool.


Saat itu, Sean yang sudah bangkit juga melakukan eksekusi karena posisinya merupakan posisi ideal baginya.


Dengan tendangan bebasnya itu, Sean berhasil mencetak hattrick nya.


Permainan yang berakhir dengan skor 6 - 0 itu masih panjang.


Dimana tak lama setelah tendangan bebas berbuah menjadi gol, Sean kembali mengacak ngacak lagi pertahanan Everton.


Bahkan Sean melakukan pertempuran sengit lagi dengan full back Everton yang melakukan tekelan padanya.


Namun meski sengit, terlihat bahwa pemain Everton itu berhati hati sehingga membuat Sean sangat leluasa dalam bergerak.


Dan dalam momentum Sean yang semakin berani dan mendominasi di area penyerangan, pemain Liverpool lainnya memiliki banyak ruang untuk mencetak gol.


Sean saat itu melakukan umpan terobosan dan memberikan bola pada Kisha di sisi lain.


Dan gol ke 5 di cetak oleh Kisha.


Ketiga penyerang Liverpool sudah memiliki gol mereka di pertandingan hari ini.


Mendominasi sepanjang pertandingan, sebelum pertandingan berakhir, Liverpool memiliki kesempatan serangan balik.


Serangan balik di dapatkan karena Everton yang terlalu ambisius dan malu akibat terbobol jadi melakukan penyerangan penuh dan melupakan pertahanan.


Serangan balik yang di prakarsai dengan aksi solo run dari Sean mulai dari belakang itu menjadi penutup manis bagi para penonton Liverpool.


Itu juga menjadi gol keempat Sean di pertandingan ini.


Sean juga berselebrasi dengan membuka bajunya dia hanya menunjuk pada para penonton dengan wajah sombongnya.


Para penonton juga bersorak dan senang melihat Sean seperti ini.


Apalagi hadiah dengan kemenangan 6 - 0 dan kontribusi Sean jangan di pertanyakan karena 4 gol dan 1 assist.


...


Di rumah milik Sean, Sean sedang mengobrol dan menghabiskan waktu bersama istrinya dan orang tuanya.


Mereka juga sudah melihat bekas goresan panjang akibat tekelan kemarin.


Sean hari ini dan tim tidak melakukan pelatihan karena bos ingin menjaga stamina.

__ADS_1


Itu di sebabkan karena jarak pertandingan dari Everton ke Leeds sangat dekat.


Dan dari Leeds ke Bayern Munchen di babak 16 besar UCL juga sangat dekat sehingga menjaga stamina dan kondisi para pemain saat ini sangat di prioritaskan.


Meski tidak melakukan latihan bersama tim, Sean yang bangun pagi dan rutin selalu melakukan latihan mandirinya dengan ringan karena masih mengingat peraturan dari bos.


Di ruang keluarga, terlihat sangat hangat dan harmonis.


"Sean, ibu dan ayah akan pulang besok malam."


Sean mendengar itu langsung melihat ke arah ibunya Lisa.


Yang sekarang sudah menjadi ibunya juga.


"Sudah memesan tiketnya?" Tanya Sean yang di jawab dengan anggukan.


"Ibu titip Lisa padamu." Ucap ibunya sambil melihat Lisa dengan tatapan penuh kasih sayang.


Lisa juga sedikit terharu, tapi inilah yang dia inginkan.


Sean juga mengerti mungkin ini adalah pertunjukan kasih sayang ibu pada anaknya yang sudah berpindah tanggung jawab kedepannya.


"Jangan terlalu terbawa perasaan, Sean juga pasti tahu dan pasti merawat istrinya jadi kamu tidak perlu khawatir." Ucap Ayah Lisa.


Melihat semuanya, Sean kemudian berkata, "Ibu, ayah yakinlah. Sean bakal merawat Lisa dengan baik di sini dan tidak akan membuatnya tersakiti. Jadi ibu dan ayah bisa yakin Lisa bisa bahagia dan nyaman tinggal di sini." Ucap Sean meyakinkan.


Lisa yang berada di samping Sean juga melihat Sean dengan tatapan penuh kasih sayang kemudian merangkul kepada lengan Sean.


Ibunya melihat ini juga tersenyum, kemudian ayah Lisa tertawa.


"Baiklah, kami tidak akan membuat berat. Tapi..." Ayah Lisa berhenti berbicara dan melihat pada Sean dengan senyuman penuh arti.


Sean dan Lisa beserta ibunya Lisa melihat ini jadi penasaran dengan apa yang akan dikatakan ayah Lisa selanjutnya.


"Kamu harus ingat, segera berikan kami cucu." Ucap ayah Lisa kemudian tertawa dan pergi ke halaman belakang untuk menikmati udara segar.


Sean dan yang lainnya melihat ini hanya menggelengkan kepala, kemudian ibunya Lisa akan menyusul ayah Lisa tapi segera berhenti.


"Yang di ucapkan ayahmu benar, kamu menunggu cucu kami." Ucapnya kemudian tersenyum dan segera ke halaman belakang.


Sean dan Lisa yang di tinggalkan berdua dengan suasana aneh dan kalimat aneh ini hanya saling memandang kemudian hanya tersenyum saja.


Lisa yang tersenyum kemudian menutup matanya, dan itu terlihat manis.


Sean hanya mencubit hidungnya saja, dan kemudian berkata, "Sabar!"


Lisa yang di cubit hidungnya segera membuka matanya dan segera mencium pipi Sean.


Sean juga terpana sesaat.

__ADS_1


Kehidupan yang manis dan harmonis ini Sean sangat rasakan, dan dia merasakan bahwa kedepannya akan sangat menyenangkan dengan adanya Lisa.


__ADS_2