I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 173.


__ADS_3

3 hari kemudian,


Liverpool berhasil meraih kemenangan lagi melawan Norwich di FA Cup.


Dimana pertandingan itu di gelar kemarin.


Liverpool berhasil meraih kemenangan dengan skor 3 - 0 tanpa balas.


Karim Adeyemi di turunkan di menit awal, dan Sean di turunkan di babak ke 2.


Bos sengaja karena harus merotasi pemain saat jadwal akan semakin padat.


Dan itu memang terbukti bahwa jadwal semakin padat, tanggal 5 saja mereka harus menghadapi Arsenal di Semi final Carabao Cup.


Dimana itu 2 hari lagi.


Para pemain juga meski sangat kelelahan karena jadwal yang padat, tapi semangat mereka juga tidak turun.


Di pertandingan melawan Norwich di FA Cup kemarin, ketiga gol tersebut di cetak oleh Mbappe sendirian.


Dengan begini, Mbappe juga menjadi pencetak gol terbanyak di FA Cup.


Saat ini, Sean berada di rumahnya dan sudah selesai melakukan latihan yoganya.


"Semi final lagi, aku tidak berharap aku akan memiliki kesempatan yang begitu cepat untuk mengikuti semi final bersama tim utama."


"Jadi aku harus berjuang keras dan membantu tim supaya bisa meraih kemenangan dan melaju ke babak final."


Sean sangat bersemangat sebab dia memiliki banyak kesempatan untuk meraih banyak gelar di tahun atau musim pertamanya bersama Liverpool.


...


5 Februari 2022,


Stadium Anfield sudah di penuhi oleh para penonton.


Pertandingan ini sangat menguntungkan bagi Liverpool karena di laga semi final yang sistem gugur ini, pertandingan di gelar di stadium Liverpool.


Ini menjadi nilai tambah bagi Liverpool.


Para pemain di juga sudah memasuki lapangan.


Para pemain masih memakai jaket dari tim mereka masing masing.


Setelah bersalaman dan bertukar koin untuk menentukan kick off, pertandingan segera di mulai dengan Arsenal yang melakukan tendangan kick off.


Pertandingan ini langsung di dominasi oleh Arsenal yang melakukan penguasaan bola.


Saat ini, Arsenal juga sama seperti Liverpool, dimana para pemain nya masih sangat sangat muda.


Dan tempo permainan yang di ciptakan di lapangan membuat para penonton semakin tegang karena temponya sangat cepat.

__ADS_1


Pressing pressing agresif oleh kedua tim di lakukan.


Bahkan kedua belah pihak, hanya bisa saling mengoper kembali saja.


Pertandingan terus berlanjut.


Dimana pertandingan sudah memasuki menit 14, total tembakan yang diciptakan oleh ke dua tim masih sangat sedikit.


Liverpool memiliki 3 total tembakan dan semuanya melenceng.


Sedangkan Arsenal memiliki 4 tembakan dan 1 on target sisanya adalah melenceng.


Baru memasuki menit 14 juga, foul yang terjadi di lapangan sudah mencapai 10.


Dimana Liverpool 6 dan Arsenal 4.


Itu di sebabkan karena tempo yang cepat dan pemain saling waspada.


Foul foul yang terjadi juga hanyalah tarikan ringan saja atau mendorong saja, dan itu tidak menyebabkan adanya pemberian kartu kuning.


Sean di sisi kiri Liverpool meminta bola saat ini pada Florian.


Florian juga memberikannya.


Sean kemudian menghadap ke pemain lawan sambil menggiring bola dengan pelan.


Dia melakukan gerakan tipuan badan ke arah kanan namun dia menendang bola jauh ke depan di lintasan kiri.


Pemain full back yang menjaga awalnya tertipu tapi dia segera mengejar dan beradu lari dengan Sean.


Untung saja itu tidak terlalu berbahaya tapi tetap saja, itu menjadi sebuah pelanggaran.


Trent dan Robbo pun bersiap untuk memberikan umpan silang.


Sean dan pemain lainnya bergerak terus menerus di dalam kotak penalti untuk memanfaatkan peluang saat ini.


Dengan peluit yang di bunyikan oleh wasit, Robbo mengirimkan umpan silang ke tiang dekat.


Sean yang berada di tengah kotak penalti langsung bergerak mendekat dan langsung melakukan sundulan ke tiang jauh.


Penjaga gawang Arsenal yang tertutup pun tak bisa melihat bola bergerak ke arah mana.


Sean yang sudah melakukan sundulan itu pun jatuh tapi dia langsung melihat ke arah gawang apakah bolanya masuk apa tidak.


Dan saat melihat Mbappe dan yang lainnya berlari, Sean tahu bahwa itu gol.


Dan Sean kemudian memastikan melihat ke gawang dan melihat bahwa bola memang sudah bersarang di dalam gawang.


Dia kemudian melakukan selebrasi lagi.


Gol yang di ciptakan Sean terjadi di menit 21.

__ADS_1


Setelah terjadinya gol Sean, Arsenal bermain lebih berani.


Mereka bermain lebih menyerang dengan memanfaatkan penguasaan bola.


Tapi jangan salah sangka, berkat Arsenal yang bermain menyerang, Liverpool bermain serangan balik.


Memasuki menit ke 37, pertandingan menjadi semakin sengit.


Total tembakan yang di sarangkan oleh Arsenal lebih banyak dari pada Liverpool.


Dimana Arsenal sudah mencatat total 9 tembakan dan 4 shoot on target.


Sedangkan Liverpool hanyalah 6 tembakan dan 3 shoot on target.


Penguasaan bola yang di miliki oleh Arsenal juga tercatat 61 % banding 39%.


Ini membuktikan bahwa Arsenal benar benar menguasai jalannya pertandingan, tapi meski begitu, bukan berarti kualitas gelandang Liverpool kalah, tapi karena gelandang Liverpool sengaja melakukannya agar bisa memanfaatkan serangan balik.


Dengan taktik yang di gunakan yaitu serangan balik, pemain bertahan harus selalu siap untuk menghalau setiap serangan Arsenal.


Pada menit ke 43, Arsenal melakukan serangan tiki taka, mereka juga berhasil mencapai kotak penalti.


Namun penyelesaian mereka kurang dan berhasil di tangkap dengan mudah oleh Allison.


Alison yang berhasil menangkap bola langsung melemparkan bola pada sisi kanan dimana Mbappe sudah meminta.


Pemain Arsenal juga segera bergerak mundur dan 2 orang mengejar Mbappe.


Mbappe melakukan giringan bola sampai pertengahan lapangan dan mengirimkan operan pada Felix di tengah.


Felix dengan cepat memberikan umpan terobosan lagi di sisi kanan karena Mbappe sudah berlari lagi.


Sementara itu, Sean sudah berlari sangat kencang, dia tidak peduli apakah dirinya off side atau tidak, jika Mbappe tidak mengoper bola padanya itu valid valid saja.


Mbappe juga menggiring bola lagi dengan cepat, pemain bertahan lawan yang dekat dengan Mbappe juga berusaha menarik baju Mbappe namun mereka tak berhasil.


Alhasil karena kecepatan Mbappe yang cepat, Mbappe juga sampai di dalam kotak penalti.


Pemain bertahan yang tersisa 1 orang itu akhirnya harus memilih apakah akan menutup Mbappe atau Sean yang bebas.


Mbappe melakukan ancang ancang dan akan menembak, pemain bertahan itu kemudian berlari ke Mbappe untuk menutup celahnya, namun dia tertipu karena Mbappe melakukan gerakan tipuan.


Mbappe akhirnya berhadapan dengan penjaga gawang di sisi kanan.


Mbappe tak membuang waktu, dia langsung mengirimkan bola ke tengah kotak penalti, Sean juga langsung berlari dan menyambutnya dia langsung menembak ke arah gawang.


Penjaga gawang Arsenal yang sudah mati langkah itu pun akhirnya hanya terjatuh dan menyesalkan bahwa dia bergerak terlalu cepat untuk menutup Mbappe.


Sean langsung berlari pada Mbappe yang berdiri dengan tenang di tempatnya.


Sean melompat padanya dan di gendong oleh Mbappe.

__ADS_1


Kemudian Sean dan Mbappe melakukan selebrasi dengan menunjuk otak mereka menggunakan jarinya.


Itu seperti peringatan untuk menggunakan otak pada pemain Arsenal agar tak kecolongan seperti ini.


__ADS_2