I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 34.


__ADS_3

Pertandingan antara Arouca dan Uniao yang sedang berlangsung di Estadio de Barreiros sudah memasuki tahap babak ke 2.


Namun di babak ke 2 ini, kedudukan pertandingan masih di ungguli oleh tim tamu yaitu Arouca.


Pertandingan babak ke 2 ini sudah mencapai menit 59.


Di lapangan hijau Estadio de Barreiros, Sean berlari dengan kencang sembari menggiring bola menyusuri sisi lapangan sebelah kiri, jika dari lawannya Sean sedang menekan sisi pertahanan kanan milik Uniao.


Sean menggiring bola dengan cepat dan diikuti oleh full back lawan yang dari tadi terus mengikutinya.


Namun saat beradu lari dengan Sean, full back lawan jelas tertinggal jauh, agar tak tertinggal jauh, full back lawan berusaha meraih baju Sean sambil berlari, namun Sean masih lebih cepat dan meninggalkannya lebih jauh.


Di saat Sean menggiring bola ke depan dan mencoba masuk lebih dalam, Roberto dan Lopes juga sudah berlari masuk ke dalam kotak penalti.


Santos dan Ericson mengisi luar kotak penalti, sedangkan kedua fullback tim Arouca maju untuk mengisi ke dua sisi pertahanan lawan untuk menekan lebih dalam pertahanan lawan.


Sean yang mendapatkan dukungan juga terus berlari menggiring bola, sampai akhirnya dia masuk kotak penalti dan dekat dengan garis out, Sean melihat ke kotak penalti.


Hanya dengan sekilas, Sean langsung melakukan umpan tarik ke tengah kotak penalti.


Dimana Roberto sudah menunggunya dengan bebas sambil menggerakkan tangannya ke bawah, yang menandakan "Berikan ke sini aku kosong."


Sean tak lama dan memberikan itu pada Roberto.


Dengan umpan tarik Sean yang datar dan terarah padanya, Roberto tanpa kontrol bola langsung menembak dengan mengarahkannya ke gawang.


Bola cepat itu hanya terjadi dengan sekilas saja. Sampai sampai penjaga gawang Uniao tidak bereaksi apapun.


Roberto langsung berlari melakukan selebrasi lagi.


Diikuti oleh para pemain lainnya. Sean juga menaiki punggung Roberto seperti biasa.


Para pemain Uniao hanya bisa menggelengkan kepalanya, mereka malah tertinggal lebih jauh dari Arouca di saat babak ke 2 yang membuatnya akan lebih sulit.


Para penonton Arouca yang melakukan away bersorak dengan penuh semangat karena mereka tidak kecewa melakukan away.


Tim yang mereka dukung masih menunjukan dominasinya meski bermain di home lawan.


Dengan peluit yang di bunyikan wasit, Sean dan rekan tim Arouca kembali ke wilayahnya.


Kick off pun segera di mulai lagi.

__ADS_1


Para pemain Uniao mulai melakukan penguasaan bola, mereka juga menaikkan garis pertahanan untuk menekan tim Arouca.


Namun inilah yang di harapkan oleh para pemain Arouca dan pelatih Arouca.


Mereka sudah mendiskusikan ini di ruang ganti tadi, dimana babak ke dua pertandingan dengan Uniao, Arouca akan melancarkan serangan balik.


Dimana itu sangat kebalikan dengan babak pertama.


Pelatih Jorge Costa melakukan ini karena yakin bahwa pelatih Paulo Alves akan menekan jika mereka kemasukan 1 gol lagi dan ini sudah terjadi.


Dengan kuat para pemain Arouca bertahan. Mengisi setiap ruang dan menekan setiap pemain yang menguasai bola.


Sean juga melakukan hal balasan, ia menempel terus full back lawan yang sedari tadi menempelnya.


Sean di instruksikan oleh pelatih Jorge Costa untuk bergerak bebas, berbeda dengan pemain lainnya.


Itu bertujuan agar nanti ketika serangan balik Sean tidak lelah dan mudah melakukannya dengan cepat.


Sean menempel dan memegang baju full back itu agar tidak bisa maju ke wilayahnya dan hanya bisa bergerak di sekitar tengah lapangan saja dan tidak bisa membantu wingernya juga tidak bisa meminta bola atau menerima bola.


Dengan tingkah Sean ini, permainan Uniao hanya bisa menguasai bola melalui sisi kiri mereka dimana itu adalah posisi Lopes.


Saat bola akan di oper ke wilayah pertahanan Arouca oleh pemain Uniao, bola membentur kaki Valente yang bertindak sebagai gelandang bertahan.


Bola liar pun terjadi di tengah lapangan, full back yang di ikuti Sean dari tadi berusaha mengejar bola, namun gerakan Sean lebih cepat.


Sean mendapatkan bola dan mengirimkan operan ke belakang langsung.


Kemudian Sean berbalik dan tersenyum pada full back lawan itu.


Bola yang di kuasai oleh Jubal tidak langsung di umpan kan kedepan karena jika melakukan serangan balik sekarang, itu pasti akan gagal.


Dengan santai, Jubal mengirim operan ke Ericson yang sudah mencari ruang untuk menerima bola.


Sean juga kembali ke sisi lapangan sebelah kiri mengisi pos yang ia tinggalkan.


Dengan penguasaan bola tim Arouca, tim Uniao kembali sedikit mundur namun tetap melakukan pressing agresif yang berbeda dari babak pertama.


Waktu terus berlalu,


Pada menit ke 72, serangan Uniao berhasil di gagalkan oleh Basto dengan melakukan tackle pada bola yang di kuasai oleh pemain lawan.

__ADS_1


Basto tak membuang kesempatan dan melakukan operan pada Valente, Valente melanjutkan kepada Lopes, Lopes membawa bola sedikit lebih maju, lalu mengirimkannya pada Ericson.


Ericson yang menguasai bola melihat sekitar sebentar dan mengirimkan umpan pada Sean yang berlari di sisi kiri.


Sean yang sedang berlari berhenti tiba tiba untuk menerima bola, Sean melakukan ini karena bola yang di kirim Ericson tidak di depannya melainkan di belakang Sean.


Dengan gerakan Sean itu, pemain full back lawan harus mengikutinya berhenti.


Sean pun 1 lawan 1 dengan full back itu, Sean menggerak gerakkan kakinya dengan indah untuk mengecoh lawan.


Saat kakinya sudah bergerak ke kanan, Sean menyentuhkan kaki kanannya ke bola, bola pun akhirnya terdorong ke sisi kiri lagi, Sean berlari mengejar bola itu.


Full back lawan tentu saja kaget dengan gerakan cepat Sean yang tiba tiba.


Sean membawa bola masuk ke dalam kotak penalti, saat sudah memasuki kotak penalti, Sean juga melihat sekitar dan menemukan ada pemain bertahan yang menghalanginya.


Sean juga masih diikuti dari belakang, tanpa membuang waktu dan kesempatan, Sean mengirimkan operan pada Santos yang berada di luar kotak penalti berharap Santos akan melakukan tembakan panjang, Sean kembali bergerak mencari ruang berharap adanya rebound.


Santos yang menerima operan itu mengontrol bolanya dengan sedikit sentuhan, dengan sedikit ancang ancang, Santos menembak ke arah gawang dari luar kotak penalti.


Dengan tendangan melengkung Santos, bola pun melengkung menuju sisi kanan gawang.


Penjaga gawang lawan berusaha menepis bola melengkung Santos itu, dengan banyak usaha, penjaga gawang berhasil menepis bola melengkung Santos.


Namun bola itu menuju ke sisi kanan kotak penalti, dimana Lopes berada.


Lopes yang tidak jauh dari posisi bola yang tertepis itu langsung melakukan tendang volley dengan bola yang datar.


Penjaga gawang Uniao kaget dan langsung melompat lagi untuk melakukan penyelamatan.


Dengan usaha yang cepat, penjaga gawang berhasil menyentuh sedikit bola itu.


Bola pun bergulir ke tengah kotak penalti.


Roberto yang ada di tengah kotak penalti berusaha menendang bola itu, namun kakinya tidak sampai, dia pun akhirnya melakukannya dengan posisi tackle agar kakinya sampai pada bola.


Dengan sentuhan sedikit, bola akhirnya bergerak namun itu mengenai pemain bertahan lawan yang menutupi ruang tembak Roberto.


Bola pun memantul kembali.


Terjadi perebutan bola di kotak penalti.

__ADS_1


__ADS_2