
Memasuki menit ke 31, Liverpool masih dalam keadaan yang masih positif.
Mereka terus melancarkan serangan yang tersusun dengan rapih dari belakang ke depan.
Dari catatan statistik untuk pertandingan hari ini juga, Liverpool memiliki jumlah yang signifikan dalam penguasaan bola, total tembakan dan jumlah sepak pojok.
Manchester United benar benar terkurung.
Pemain andalan Manchester United yang paling sangat di andalkan dan sangat di harapkan oleh para fans Manchester United justru malah padam di pertandingan ini.
Dia tidak bisa bergerak sama sekali, meski dia selalu berusaha meminta bola ke belakang, namun ketika dirinya menguasai bola, Declan Rice selalu memotongnya dengan cepat.
Skor di pertandingan ini juga sudah menjadi 0 - 1.
Dimana Liverpool unggul lewat gol Mbappe dengan tembakan luar biasanya itu.
Setelah gol itu terjadi, para pemain Manchester United berusaha untuk membalas nya namun mereka justru tidak bisa melakukan serangan.
Bahkan menyusun rencana serangan juga sangat sulit.
Jalur bola selalu di tutup, bahkan jika ada jalur bola untuk di oper itu adalah jebakan yang sengaja di buat oleh Declan Rice.
Mengandalkan serangan balik juga sangat sulit, karena pemain depan mereka selalu di ikuti oleh Ibrahima Konate dan Declan Rice.
Virgil Van Dijk akan menjadi orang terakhir, di mana bagian dia akan menjadi pemotong jika Declan Rice dan Ibrahima Konate tidak berhasil menghalau pemain Manchester United.
Memasuki menit ke 43, Bruno Fernandes menguasai bola.
Dia melirik kanan dan kirinya sambil terus menggiring bola.
Aurelien berlari dari belakangnya dan langsung menabraknya.
Bruno Fernandes juga jatuh, Aurelien juga dengan cepat mengambil bola.
Namun wasit langsung meniupkan peluit.
Aurelien langsung protes bahwa dia tidak mendorongnya.
Namun wasit tetap dengan keputusannya yang mutlak itu.
Pelanggaran juga di miliki oleh Manchester United.
Hanya saja ini masih jauh dari jarak tembak langsung ke gawang, jadi tendangan bebas ini sudah di pastikan harus di umpan kan kedalam kotak penalti.
Sean yang berada di depan juga turun ke belakang.
Menyisakan Joao Felix dan Mbappe di depan.
Sean turun karena dia di perlukan untuk duel duel udara.
__ADS_1
Bruno Fernandes langsung melakukan umpan ke dalam kotak penalti setelah wasit meniupkan peluit nya.
Bola pun melayang ke dalam kotak penalti, saat pemain belakang Manchester United akan melakukan sundulan, Sean berlari dan langsung menyerobot dengan langsung melompat dan melakukan sundulan.
Dia berhasil membuang bola, namun bola itu tidak terlalu jauh keluar dari kotak penaltinya.
Para pemain Liverpool yang tidak melompat juga buru buru merebut bola yang masih liar itu.
Florian juga akhirnya mendapatkan bola, dia tidak langsung memberikan bola ke depan, tapi memberikan ke sisi kiri dimana Florian sadar bahwa Sean sudah langsung berlari sejak tadi dirinya mendapatkan bola.
Florian memberikan operan pada Sean.
Ketika Sean menerima bola, Mbappe dan Felix langsung berlari ke depan.
Mereka tidak peduli dengan off side, mereka yakin bahwa Sean akan berhasil membawa bola ke depan.
Benar saja, Sean juga langsung menggiring bola ke depan dengan cepat.
Pemain Manchester United juga berusaha mengejarnya di belakang.
Wan Biasakan yang merupakan pemain full back kanan Manchester United memiliki lari yang lumayan cepat, dia berusaha mengejar Sean.
Dia juga mencoba merentangkan tangannya untuk meraih baju Sean, namun kecepatan Sean bukan sembarang kecepatan, meski membawa bola kecepatan Sean tidak menurun sama sekali.
Para pemain Manchester United yang tidak ikut membantu dalam duel udara di kotak penalti juga langsung berusaha menghentikan Sean, namun saat pemain tersebut mendekat, Sean menendang bola ke depan.
Dia melakukan itu berniat beradu lari dengan pemain tersebut.
Saat Sean menambah kecepatan itu, pemain Manchester United juga berusaha mendorong Sean agar jatuh, namun tubuh Sean sangat kuat.
Dia hanya terdorong saja namun tidak jatuh, meski Sean berlari keluar lapangan itu masih cepat.
Sean berusaha mengejar bola yang ia tendang tadi.
Mbappe dan Felix juga sudah siap menerima bola kapan saja.
Sean akhirnya mendapatkan bola nya lagi, dia langsung menusuk ke dalam kotak penalti.
Salah satu pemain yang menjaga antara Felix dan Mbappe juga akhirnya harus menutup ruang tembak Sean.
Dia bergerak ke arah Sean, namun baru saja 3 langkah, Sean langsung mengoper bola.
Tujuan Sean itu antara Felix dan Mbappe.
Sean tidak peduli siapa yang mencetak gol.
Saat pemain Manchester United lainnya yang menjaga di kotak penalti melihat ini, dia langsung berusaha mengejar bola dan akan membuangnya.
Karena dia tahu bahwa Joao Felix pasti akan menembak, dia juga berlari ke Joao Felix, namun Joao Felix tiba tiba melepaskan bolanya begitu saja.
__ADS_1
Bola juga hanya melewati dirinya, tentunya bola itu langsung ke Mbappe yang berada sejajar dengan Joao Felix.
Pemain bertahan yang akan menghentikan Felix tadi juga langsung kembali lagi, namun sudah telat karena saat dia berbalik Mbappe sudah menembak bola nya ke arah gawang.
Penjaga gawang Manchester United juga langsung melompat ke sisi kirinya.
Dia berusaha menepis bola, karena tak mungkin untuk di tangkap.
Namun dugaan penjaga gawang salah, bola yang di tendang Mbappe tidak datar melainkan ke kiri pojok atas penjaga gawang.
Penjaga gawang itu juga melhat bahwa bola sudah masuk.
Mbappe langsung berlari kecil dan menunjuk pada Sean dan Felix.
Sean dan Felix juga tersenyum dan berlari pada Mbappe.
Mereka langsung melakukan selebrasi bersama, dimana selebrasi itu mereka memasukkan baju mereka ke dalam celana sampai terlihat culun.
Lalu mereka berpose dengan jari telunjuk mereka yang di tunjukan pada kepala mereka.
Bos di pinggir lapangan juga tertawa melihat selebrasi ketiganya.
Rekan rekan lainnya yang tidak sempat menyusul ke depan juga langsung berlari untuk merayakan gol tersebut.
Virgil Van Dijk langsung memeluk dan berkata "Apakah kamu gila?"
"Selebrasi apa itu?"
"Kenapa?"
"Ayo ulangi lagi!" Ucap Virgil sambil tersenyum.
Kemudian rekan rekan yang tadi menyusul langsung buru buru memasukkan baju mereka ke dalam celana dan melakukan selebrasi barusan sekali lagi.
Namun di lakukan oleh banyak pemain.
Para fans Liverpool yang datang juga bahagia dan tertawa saat melihat selebrasi konyol tersebut.
Namun bagi para fans Manchester United, selebrasi itu adalah hinaan.
Jadi saat selebrasi itu di ulangi lagi bersama sama, fans Manchester United langsung berseru.
Wasit juga langsung meniupkan peluit agar para pemain segera kembali agar permainan bisa di lanjutkan kembali.
Dengan begitu para pemain juga kembali dan mengeluarkan baju mereka lagi.
Sean juga mengeluarkan bajunya sambil mengangkat sedikit kaos dalamnya yang panjang itu sedikit ke atas agar tak terlalu ribet.
Di setiap pertandingan, Sean selalu memakai baju dalam yang panjang ini merupakan kesukaannya dia.
__ADS_1
Bukan hanya karena gaya tapi Sean benar benar nyaman dengan hal itu, jika dia tidak memakainya dia pasti akan merasa tidak nyaman dan akan sedikit aneh.