I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 205.


__ADS_3

Stadium Wembley tempat berlangsungnya pertandingan puncak FA Comunity Shield.


Dimana pertandingan ini mempertemukan antara Liverpool dan Chelsea.


Kedua tim menyajikan pertandingan yang sangat membahagiakan para penonton.


Sebab kedua tim melakukan jual beli serangan.


Meski para penonton Chelsea tahu bahwa mereka sudah kalah beberapa kali dari Liverpool di setiap partai puncak atau final, mereka sangat berharap bahwa di pertandingan ini Chelsea bisa menang.


Pasalnya mereka melihat bahwa permainan Chelsea berbeda dengan sebelum sebelumnya.


Meski ada yang sama yaitu melakukan serangan yang gencar tapi keakuratan dan ketajaman dalam setiap peluang selalu di manfaatkan dengan baik.


Namun para pendukung Chelsea itu hanya berharap saja di pertandingan ini, sebab di pertandingan yang saat ini sedang berlangsung, dimana menit pertandingan sudah memasuki menit ke 29, Liverpool unggul 2 gol.


Kedudukan 2 - 0, ini membuat para fans Liverpool sangat bergembira.


Mereka tak menyangka bahwa meski tak ada Mbappe lini serang mereka masih tajam dan kekompakan tim juga tidak terpengaruh sama sekali.


Awalnya mereka khawatir sedikit sebab mereka tahu dampak di tinggalkan Mbappe pasti tidak kecil, karena Mbappe sangat berpengaruh sekali di lapangan.


Liverpool yang sudah unggul ini membuat para fans bahagia, kedua gol tersebut di cetak pada menit ke 12 dan menit ke 21.


Kedua gol tersebut di cetak oleh Sean sendiri.


Dimana pada menit ke 12, Sean memanfaatkan umpan silang dari Trent Arnold.


Sean melakukan sundulan menggunakan kepalanya dan mengarahkan bola ke tiang jauh dimana posisi penjaga gawang sulit untuk menggapainya.


Setelah gol tersebut, para pemain Chelsea sempat protes sebab mereka melihat bahwa Sean dalam posisi offside.


Karena desakan para pemain Chelsea yang terus menerus, wasit pun akhirnya memilih untuk mengecek melalui VAR terlebih dulu.


Namun setelah di cek, posisi Sean benar benar tipis dan untung saja ujung sepatu salah satu pemain Chelsea melebihi nya sehingga Sean dalam posisi on side dan tidak offside.


Setelah menerima gol tersebut dan keputusan wasit, Chelsea mulai melancarkan serangan mereka.


Apalagi saat menguasai bola, mereka menekan habis habisan pada pemain Liverpool.


Tapi pada menit ke 21, Havertz yang merupakan penyerang Chelsea melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti.

__ADS_1


Memang bahwa itu merupakan peluang bagus, tapi sayang bola itu membentur punggung dari Virgil Van Dijk dan bola berbalik ke wilayah tengah.


Para pemain Chelsea asalnya santai sebab mereka tahu bahwa para pemain belakang bakalan menjaga bola tersebut.


Namun yang tidak mereka duga adalah, Felix melompat saat bola sudah berada dalam jangkauan lompatannya.


Dia melakukan sundulan dengan kepala bagian belakangnya sehingga bola juga melewati garis tengah lapangan.


Pemain Chelsea juga di bagian belakang juga buru buru mengejar bola tersebut, namun saat salah satu pemain Chelsea mengejar bola tersebut, dia merasakan embusan kencang yang melewatinya dengan cepat.


Tentunya itu adalah pergerakan Sean yang sudah sadar sedari bola membentur punggung Virgil Van Dijk.


Asalnya dia yang akan melakukan lompat dan berharap Felix yang berlari nantinya, namun gerakannya di dahului oleh Felix sehingga Sean mendapatkan tugas berlari mengejar bola.


Pemain Chelsea yang melihat Sean sudah menggiring bola di depannya juga berusaha mengejar bahkan tangannya di ulurkan ke depan secara terangan terangan berharap tangannya mampu mengurus baju milik Sean.


Namun gerakan lari dan giringan bola Sean sangat cepat sehingga tangannya tak bisa meraih sedikit pun.


Saat berusaha keras, dia menemukan bahwa baju Sean sudah tertarik oleh tangannya namun dia menemukan bahwa kenapa tangannya bisa menarik baju Sean karena Sean tiba tiba melambat dan sudah berhenti.


Dia melihat ke atas dan menemukan bahwa bola sedang melayang ke arah gawangnya.


Tentunya pemain belakang Chelsea itu tidak sadar karena pandangan awalnya terhalang oleh punggung Sean.


Dan benar saja dugaan Sean menembak langsung lebih baik.


Penjaga gawang tak bisa meraih bola yang melambung di atasnya, saat penjaga gawang melompat bola juga tidak terkena sentuhannya sedikit pun.


Saat penjaga gawang sudah jatuh, bola juga langsung menukik dan masuk ke dalam gawang.


Sean yang melihat bola masuk juga langsung berlari ke belakang gawang milik Chelsea sebab para pendukung Liverpool berada di bagian sana.


Dimana itu adalah bagian yang suka memulai dalam bernyanyi.


Apa yang tidak sangka oleh Sean adalah ketika dirinya menembak tadi, para pemain belakang seperti Allison, Virgil, Robertson dan Trent juga De Ligt sudah mengangkat kedua tangan mereka tinggi tinggi.


Mereka sudah merayakan gol Sean terlebih dulu.


Sebab mereka tahu bahwa Sean pasti mencetak gol.


Tentunya ini juga tertangkap oleh kamera dan para fans Liverpool yang jeli pasti merasakan bahwa hatinya sangat hangat sebab mereka bisa melihat keyakinan diantara pemain satu sama lainnya.

__ADS_1


Setelah Virgil dan lainnya melihat Sean berlari melakukan selebrasi, mereka juga langsung berlari untuk mengikutinya.


Tak lama, setelah selebrasi para pemain Liverpool, pertandingan juga di mulai kembali.


Para pemain Chelsea bermain secara tertib lagi dan bermain dengan santai lagi.


Mereka tak mau terburu buru sebab mereka tak ingin tertinggal lebih jauh lagi, apalagi masih di babak pertama.


Namun dalam keadaan santai begitu, itu justru di manfaatkan oleh para pemain Liverpool.


Para pemain Liverpool melakukan pressing agresif, bahkan garis pertahanan juga di naikkan oleh Virgil yang mengomandoi lini belakang.


Para pemain Chelsea yang menguasai bola juga kesulitan dan harus berusaha keluar dari tekanan.


Mereka menguasai bola di wilayah mereka sendiri secara memutarkan bola bulak balik.


Mereka kesulitan untuk keluar dari tekanan tersebut.


Jika ada kesempatan pasti akan segera di pressing oleh para pemain Liverpool yang dekat sehingga bola hanya bisa keluar dan harus melakukan lemparan ke dalam.


Dalam situasi lemparan ke dalam, pemain Chelsea yang akan melakukan lemparan ke dalam juga sangat tertekan.


Dia menemukan bahwa rekan rekannya sangat di jaga ketat oleh para pemain Liverpool.


Pertandingan juga berlangsung seperti itu terus sampai memasuki menit ke 29.


Dimana pertandingan yang saat ini bola sedang di kuasai oleh Aurelien yang berhasil melakukan rebutan dari kaki Jorginho setelah dia melakukan tekelan bersih.


Para pemain Chelsea yang bola nya terebut juga langsung buru buru memasang posisi bertahan yang sudah mereka lakukan di setiap latihan.


Namun tentunya mereka juga harus tetap waspada sebab 2 gol sudah bersarang di gawang mereka.


Aurelien yang melihat bahwa posisi para pemain Chelsea sudah kembali membaik juga memilih mengoperkan bola ke belakang.


Dan itu sangat jauh sampai pada Allison.


Saat Aurelien melakukan ini, bos di pinggir lapangan juga langsung berteriak dan melakukan aksi memegang kepalanya.


Dia tak menyangka bahwa Aurelien akan sebodoh itu.


Dimana jarak saat ini sangat jauh sebab para pemain berada di wilayah Chelsea.

__ADS_1


Virgil juga berteriak dan segera para pemain lainnya mundur dan mencari posisi.


Aurelien juga merasa dirinya salah dan langsung berlari ke belakang mencoba membantu untuk mencairkan suasana yang tegang.


__ADS_2