I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 171.


__ADS_3

Keesokan harinya,


Pertandingan sedang di gelar di stadium Anfield.


Ini merupakan pertandingan antara Liverpool yang menjamu tamunya Burnley.


Saat ini, pertandingan juga sudah berada di babak ke 2 dan memasuki menit ke 70 an.


Kedudukan di pertandingan ini tampaknya sedang di menangkan oleh tim tuan rumah dengan skor 2 - 0.


Di lapangan, bola juga sedang dalam penguasaan pemain Liverpool.


Burnley terlihat sangat tertekan saat ini, mereka seperti tidak lagi memiliki semangat untuk bermain.


Pasalnya dalam pertandingan ini, penguasaan bola yang di lakukan oleh Liverpool benar benar di luar nalar.


Penguasaan bola di pertandingan ini juga adalah 80 % banding 20%.


Burnley yang menguasai bola selalu sebentar dan tak memiliki kesempatan menyerang itu benar benar putus asa.


Liverpool hanya bisa mencetak 2 gol karena Burnley benar benar bertahan dengan sangat kokoh dan kuat.


Tapi setelah Liverpool gagal dalam membuat serangan, Burnley tidak berani untuk melakukan serangan balik.


Saat ini gol untuk tim Liverpool juga di ciptakan oleh Aurelien dan Florian.


Itu merupakan 2 gol tembakan jarak jauh, karena untuk menerobos pertahanannya sangat sulit.


Pemain bertahan mereka saja yang berbaris di belakang ada 6 atau 7 pemain, sisanya bertahan di depan para pemain bertahan.


Itu pun jarak mereka sangat berdekatan sehingga mereka bisa saling mendukung dan mengisi.


Inilah yang membuat Liverpool sulit menerobos.


Memasuki menit 83, Declan Rice menggiring bola ke depan.


Saat sudah memasuki wilayah pertahanan lawan, dia membalik kan bola ke Virgil lagi.

__ADS_1


Pemain Burnley benar benar tidak mengejar sama sekali saat bola memasuki wilayah mereka, mereka hanya menunggu saja dengan sabar.


Memasuki menit 89, Virgil mengirimkan bola pada Robertson, Robertson juga tak lama dan langsung menyambung operan pada Sean.


Sean yang berada di sisi kiri sangat penasaran dengan pertahan yang di miliki lawan, pasalnya hari ini atau di pertandingan ini, dia belum menggocek sama sekali.


Sean kemudian menggiring bola maju dan mempercepat gerakannya.


Pemain Burnley yang melihat ini juga segera siap.


Sean pertama menghadapi full back kanan lawan, dan dengan mudah melewatinya, namun tak sempat juga Sean akan maju, dia menemukan ada pemain lainnya yang sudah menutup atau menghadangnya.


Sean kemudian menggiring dengan pelan ke sisi sebelah kirinya.


Meski pelan pelan, itu sebenernya bergerak maju.


Setelah beberapa saat, Sean menggerakkan tubuhnya berlawanan arah dengan arah dia menggiring bola.


Pemain yang menghadangnya mengikuti gerakan badan Sean, namun Sean masih tetap menggiring bola masuk ke dalam bukan ke luar sesuai gerakan badan.


Melewati pemain ke 2, Sean kemudian masuk ke dalam kotak penalti dan sangat penuh pemain lawan.


Saat sudah melihat gawang, Sean hendak menembak, namun pemain lainnya segera datang lagi.


Sean mengoper pada Felix yang kosong dan Felix juga tidak lama, dia hanya memantulkannya lagi secara segitiga.


Sean yang sadar dengan ini langsung berhadapan 1 lawan 1 dengan penjaga gawang, penjaga gawang juga maju karena jarak bola dengannya sangat dekat.


Sean mempercepat larinya, saat tinggal sedikit lagi, Sean tak punya harapan untuk menembak karena semua ruangnya di tutup oleh penjaga gawang.


Sean kemudian menyodorkan bola dengan kaki kanan bagian luarnya ke tiang jauh atau tiang sebelah kiri dari penjaga gawang.


Penjaga gawang tak sadar apa yang di lakukan Sean, namun segera dia menemukan bahwa Mbappe melakukan sodokan dengan mudah pada bola, sehingga bola juga masuk ke dalam gawang.


Tak berlangsung lama, pertandingan juga berakhir dengan kemenangan Liverpool atas Burnley.


Skor akhir juga menjadi 3 gol, ini membuat Liverpool semakin mantap untuk berjuang menjadi juara.

__ADS_1


Apalagi selisih gol mereka sangat sangat unggul di bandingkan Manchester City yang berada di posisi pertama.


Di konferensi pers, bos membawa Sean kali ini untuk ikut menghadiri konferensi pers.


"Bos, bagaimana tanggapan anda mengenai pertandingan hari ini?"


"Kami tentu meraih hasil penuh lagi, dan ini sangat baik bagi kami."


"Di pertandingan ini, pemain sudah melakukan yang terbaik, entah itu melakukan setiap instruksi saya atau pun improvisasi nya sendiri."


"Saya sejauh ini sangat puas dengan mereka."


"Di pertandingan ini sebenarnya kami lah yang tak bisa apa apa di hadapan mereka, sebab kami memiliki jumlah penguasaan bola sangat banyak tapi gol yang kami ciptakan dan peluang yang kami ciptakan sangat sedikit. Jadi saya harus mengevaluasi bagaimana caranya serangan bisa lebih efektif nantinya."


Bos selesai berbicara, "Sean, ini pertama kalinya kamu mengikuti atau ikut konferensi pers pertandingan selama karirmu, apa yang kamu rasakan?"


"Tentunya sangat bahagia dan bangga karena bisa merasakan apa yang dulu pernah saya impi impikan." Sahut Sean dengan tenang.


"Apa yang ada di pikiran Anda ketika Anda melakukan banyak gocekan tadi di menit terakhir dan untung saja itu menjadi sebuah gol penutup." Tanya nya.


"Yang aku pikirkan saat itu adalah, dalam pertandingan ini, aku sama sekali belum melakukan banyak pergerakan layaknya seorang Winger, aku juga sangat terkesan dengan pertahanan mereka, jadi aku sangat tertarik, apakah aku bisa melakukannya atau tidak. Aku hanya berpikir bahwa mungkin di sinilah batas kemampuan ku akan di uji dan mungkin akan berkembang lagi, makanya aku memilih untuk memberanikan diri untuk menggocek lawan lawan tadi." Sahut Sean dengan tenang.


Bos yang duduk di samping Sean juga tersenyum melihat Sean menjawab seperti ini.


"Apa yang anda harapkan di musim ini bersama tim?"


"Saya harap kami bisa menyabet gelar, setidaknya 1 saja, jika tuhan berkehendak dan memberikan kami banyak bantuan mungkin kami bisa menyabet lebih dari 1 gelar. Dan kami siap untuk mengahadapi tantangan untuk meraih gelar gelar itu." Ucap Sean.


Bos di samping juga langsung tertawa mendengar Sean menjawab seperti ini.


"Sean, Indonesia atau negaramu saat ini lolos ke piala dunia tahun 2022 sekarang di Qatar, apa tanggapan mu, apakah kamu berharap bahwa kamu akan terpilih menjadi pemainnya?"


"Sebelumnya terima kasih karena para pemain sudah berjuang untuk mewujudkan mimpi dan harapan banyak para fans sepak bola Indonesia."


"Tentunya ini suatu kebanggan dan prestasi bagi Indonesia, jadi saya harap dengan keikutsertaan Indonesia di ajang piala dunia ini, sepak bola Indonesia bisa lebih berkembang lagi dan bisa selalu rutin untuk ikut dalam ajang piala dunia di tahun tahun berikutnya."


"Berharap? Tentunya berharap, siapa yang tidak mau bermain di piala dunia. Tapi semua tergantung pelatih nanti, apakah aku di butuhkan atau tidaknya. Jika di panggil aku sangat bersyukur, jika tidak, aku hanya berdoa agar mereka berhasil nantinya." Ucap Sean tenang.

__ADS_1


Kemudian beberapa pertanyaan juga di ajukan pada Sean terus karena mereka ingin memanfaatkan eksposure yang akan di jual ke Indonesia nanti.


Apalagi saat ini, Sean adalah pertama kalinya hadir dalam konferensi pers jadi nilai jualnya juga lebih baik di banding pemain lainnya, itu di sebabkan oleh banyak yang penasaran dengan Sean yang jarang sekali tersorot oleh media.


__ADS_2