
Tournament Toulon merupakan sebuah tournament kecil yang di ikuti oleh 12 negara. Negara negara yang dapat ikut di tournament ini adalah negara negara yang di undang.
Indonesia juga termasuk dari 12 negara tersebut. Di tournament Toulon 2018 ini, Indonesia sudah bermain 1 kali dan meraih kemenangan saat melawan Skotlandia di pertandingan pertama.
Di pertandingan kedua mereka menghadapi tuan rumah Prancis.
Pertandingan antara keduanya juga kini sedang berlangsung di Stade d'Honnour.
Pertandingan ini juga sudah memasuki babak kedua, namun kedudukan skor masih imbang 0 0.
Bukan karena mereka bermain alot atau apa, tapi pertandingan ini sangat menarik dan panas.
Kedua tim saling jual beli serangan, setiap peluang peluang yang ada juga akan menjadi ancaman nyata bagi salah satu tim, namun setiap peluang itu belum termaksimalkan saja sehingga skor masing imbang.
Pertandingan di babak kedua ini juga sudah memasuki menit ke 69, penguasaan bola kini sedang berada di kaki para pemain Prancis.
Prancis menekan wilayah Indonesia, mereka menekan secara kompak. Mulai dari kedua sisi dan depan.
Para pemain Indonesia juga terkurung, tapi mereka sudah terbiasa karena sejak babak kedua di mulai, Prancis menerapkan skema menekan yang berbeda dengan babak pertama.
Waktu pertandingan terus berjalan bersamaan dengan bola yang terus bergerak di oper operkan oleh para pemain Prancis untuk mencari ruang agar bola bisa sampai ke depan atau wilayah belakang pertahanan tim Indonesia.
Namun mereka masih saja sulit untuk menembusnya karena para pemain Indonesia kompak dan solid.
Mereka saling menjaga dan saling mengisi di saat salah satu pos atau celah ditinggalkan atau terbuka.
Memasuki menit ke 76, Sean yang sedari tadi melakukan pressing pada pemain lawan yang menguasai bola di dekatnya, merasa bahwa dirinya tidak bisa terus seperti ini.
Sean kemudian berlari kecil ke tengah lapangan sendirian meninggalkan posnya.
Ia berniat menjaga pemain bertahan lawan menguasai bola, karena menurutnya posisi paling berbahaya adalah pemain bertahan karena mereka bisa melihat situasi di depan dari belakang.
Sean berdiri di antara 2 pemain bertahan lawan.
Pemain pemain lainnya masih fokus saja mengoper bola dan pemain Indonesia fokus melakukan pressing.
"Kenapa Sean berdiri kesana?" Pikir pelatih Indra Sjafri di pinggir lapangan.
Komentator di televisi saluran Indonesia juga melihat tindakan Sean yang berdiri meninggalkan posisinya.
"Apa maksudnya Sean ini?"
__ADS_1
"Apakah dia tidak akan membantu rekannya lagi?"
"Tidak, kamu salah." Ungkap salah satu komentator.
"Lihat waktunya."
"Sean sadar bahwa jika waktu terus berjalan dan pertandingan masih begini, dimana Indonesia di tekan, Indonesia tidak akan bisa mencetak gol."
"Dia berdiri di sana untuk menutup gerakan kedua pemain bertahan lawan yang dimana kedua pemain bertahan mampu untuk melakukan operan berbahaya."
"Kedua pemain bertahan itu sedari tadi diam di sana mengamati situasi, jadi apa yang di lihat dari belakang ke depan oleh mereka selain situasi?"
"Mereka mencoba melihat celah celah di antara gerakan atau ruang yang ditinggalkan oleh pemain kita." Jawab komentator satunya.
"Iya betul, ketika pemain bertahan sudah mengetahui nya, dia akan meminta bola dan langsung melancarkan umpan panjang ke depan."
"Di sinilah tugas Sean, dia akan menutup gerakan kedua pemain bertahan lawan untuk melakukan umpan."
"Selain itu, dia juga bisa merebut bola ketika pemain bertahan meminta bola pada rekannya."
"Jadi apa yang akan terjadi jika Sean berhasil merebut bola dari pemain bertahan lawan itu? Dia akan sendirian menggiring bola ke wilayah lawan dan hanya akan 1 lawan 1 dengan penjaga gawang saja."
Awalnya mereka juga kesal karena Sean tiba tiba meninggalkan rekan rekannya yang kesusahan dan sedang berusaha sedangkan dia seenaknya berdiri diam di tengah lapangan bersama pemain bertahan lawan.
Memasuki menit 74, Sean bergerak dengan cepat saat melihat gerakan pemain bertahan lawan yang meminta bola.
Pemain lawan juga mengoper ke pemain bertahan lawan tanpa melihat situasinya terlebih dulu.
Saat bola sedang menuju ke pemain bertahan lawan, Sean sudah berlari dengan cepat untuk merebut bola.
Pemain bertahan lawan yang satunya lagi saat melihat Sean juga langsung bereaksi, dia langsung mundur beberapa langkah agar bisa menutup Sean jika Sean mendapatkan bola.
Dengan kecepatan lari Sean, Sean berhasil menyusul pemain bertahan lawan itu. Pemain bertahan lawan juga kaget saat merasakan embusan angin di pinggirnya.
Saat melihat ke depan lagi dia melihat bahwa pemain berbaju merah sudah menggiring bola menuju wilayahnya.
"Sialll."
Pemain bertahan lawan juga berusaha lari lagi dengan kencang untuk menyusul Sean, namun Sean menggiring bola dengan cepat.
Apalagi Sean yang jarang berlari dari babak pertama, stamina nya masih sangat banyak.
__ADS_1
Pemain pemain lain dari kedua tim juga tentu kaget saat melihat kejadian ini.
Pelatih Indra Sjafri di pinggir lapangan berteriak ke para pemain Indonesia agar maju untuk mengikutinya.
Pelatih Prancis juga kaget dan langsung berteriak untuk melakukan segala cara agar tidak terjadi gol.
Sean yang kini sudah memasuki wilayah lawan juga menemukan bahwa ada salah satu pemain bertahan lawan yang menghadangnya.
Sean dengan tenang menggunakan trik step over terlebih dulu.
Kaki kanan melangkahi bola ke arah kiri, kaki kiri melangkahi bola ke arah kanan, terus di lakukan berulang kali dengan gerakan badan yang hampir seirama dengan gerakan kaki.
Saat badan Sean sudah ke kiri dan kaki kanan Sean sudah melangkahi ke arah kiri, kaki kiri Sean tidak melangkahi ke arah kanan, tapi dia menggerakkan bola ke arah kanan dengan kaki kanan nya sudah melangkahi ke arah kiri tadi.
Pemain bertahan lawan juga menutup badan Sean, dia mengikuti gerakan Sean dan bergerak ke arah kanannya.
Namun dalam sekejap dia melihat bahwa Sean sudah melewatinya.
Badan Sean memang bergerak ke arah kiri namun bola ia pindahkan ke arah kanan, dan dengan cepat badan juga mengikuti arah bola.
Dengan gerakan itu, Sean berhasil melewati pemain bertahan lawan terakhir.
Sean juga langsung mempercepat lagi menggiring bolanya.
Saat memasuki kotak penalti, Sean berhadapan 1 lawan 1 dengan penjaga gawang Prancis.
Penjaga gawang Prancis juga sudah ancang ancang.
Sean melakukan ancang ancang untuk menembak, saat kaki kanannya akan menyentuh bola, ia menggerakkan bolanya lagi ke arah kanan sedikit.
Kiper yang tadi sudah siap dengan tembakan Seaan juga sudah melompat, namun dia menemukan bahwa bola tidak di tendang.
Sean yang sudah melakukan tipuan lagi juga dengan tenang menendang bola ke arah gawang tanpa melihat.
Atau bisa di sebut no look goal. Sean melakukan itu karena dia sudah melewati penjaga gawangnya juga.
Dimana penjaga gawang sudah mati langkah.
Tak lama, Sean melihat ke gawang untuk memastikan bolanya masuk.
Saat melihat bola ada di dalam gawang, dia langsung berlari ke sudut lapangan dan berselebrasi dengan tangan kanannya menutup sebelah matanya lalu dengan lidah yang menjulur ke depan.
__ADS_1