I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 115.


__ADS_3

3 tahun kemudian,


4 Mei 2021, Sean berada di lapangan dan sedang memakai sebuah medali penghargaan.


Dia sedang merayakan kemenangan final bersama rekan rekan tim U 23 nya.


Final ini merupakan pertandingan final laga FA Cup.


Sean bersama tim Liverpool U 23 bertanding di laga final FA Cup melawan Wolves.


Kemenangan di partai final ini juga melalui babak adu penalti karena di waktu normal, kedudukan berakhir imbang dengan skor 3 - 3.


Dimana Sean mencetak 1 gol dan 2 lainnya di cetak oleh Brewster.


Ada kabar juga bahwa musim depan, Brewster akan pindah klub karena tidak mendapatkan jatah bermain di klub utama.


Pertandingan final FA Cup ini juga berlangsung sangat panas karena kedua belah pihak tidak mengalah satu pun.


Keduanya saling jual beli serangan, mereka tidak mementingkan wilayah pertahanan mereka sendiri.


Kebanyakan bola juga berputar di tengah lapangan karena perebutan yang intens.


Untung saja, di babak adu penalti tadi tim Liverpool U 23 dimana Sean berada berakhir menang dengan skor 5 - 4.


Dimana 1 tendangan pemain Wolves melambung ke atas.


Statistik Sean bersama tim Liverpool U 23 juga cukup mengagumkan.


Meski di musim kedua dia cedera selama 8 bulan karena terkena tekelan lawan saat melawan Everton.


Itu karena saat itu laga Derby dan juga bahwa Everton juga termasuk rival dari Liverpool.


Saat pertandingan itu, Sean terkena tekelan di bagian pergelangan kakinya, untung saja tidak patah.


Hanya saja setelah beberapa saat bermain dan meneruskan bermain, Sean merasakan bahwa tekelan tadi cukup berpengaruh pada pergerakannya.


Sehingga dia pun di ganti dan setelah di rawat lebih lanjut, di ketahui bahwa itu retak.


Dengan begitu, Sean pun harus beristirahat dan menjalani perawatan selama 8 bulan.


Meski perawatan hanya beberapa bulan dan sisanya adalah Sean pakai untuk pemulihan.


8 bulan itu adalah waktu terpuruk bagi Sean yang mengalami pertama kali cedera.


Padahal saat itu, tim sedang bermain bagus bagusnya dan sedang di puncak.


Dimana saat musim pertama Sean membela tim Liverpool U 23, mereka mampu finis di posisi ke 2 karena di posisi pertama ada Everton yang berjarak 6 poin.


Tim Sean pun akhirnya harus terima itu dengan lapangan dada.


Dan saat musim kedua, dimana tim Sean sedang berada di puncak, Sean mengalami cedera.

__ADS_1


Tapi untung saja, tim berhasil mempertahankan posisi itu sampai akhir liga.


Sehingga pada musim kedua, Sean juga berhasil menjuarai Liga cadangan Premier League atau liga U 23.


Dan musim ke tiga Sean bersama Liverpool U 23, Sean mendapatkan gelar juara FA Cup.


Sebenarnya Sean di tawarkan oleh pihak klub untuk di pinjamkan, namun Sean menolak karena ingin berkontribusi bagi tim di musim ketiganya saat ini.


Dimana setelah 3 musim ini, Sean berhak bermain di tim utama sebagai pemain home grown player.


Jadi Sean memutuskan untuk membantu klub mendapatkan gelar lagi.


Meski di liga Liverpool finis di posisi ke tiga tapi target FA cup kini mereka raih.


Selama 3 tahun di klub U 23 Liverpool, Sean hanya mendapatkan pencetak gol terbanyak di musim ketiga saat ini setelah pulih dari cederanya.


Dimana Sean mengoleksi 27 gol dari 38 penampilan bersama tim U 23 Liverpool di liga cadangan.


Sean juga mendapatkan instruksi dari bos bahwa Sean harus mengurangi nilai nya dari segi assist dan fokus untuk mencetak gol saja.


Sejak saat itu, Sean juga mengubah cara mainnya.


Dengan begitu, Sean mampu meraih torehan 27 gol.


"Haha, akhirnya kita menjuarai FA Cup."


"Coach, target tercapai 2 tahun beruntun." Ucap Sean pada Neil.


Sean sudah sangat gamblang dan cuek terhadap sopan santun karena sudah terbiasa dan pelatih juga tak mempermasalahkannya.


"Bagus, musim depan kamu akan membela tim utama jadi berbahagialah." Ucap Neil sambil menepuk bahu Sean.


Sean juga ada rasa senang, bahagia tapi juga sedih.


Karena selama 3 tahun dia dirawat oleh pelatih Neil dengan sangat baik, dia di berikan kepercayaan penuh.


Sean juga tampil baik sebagai kapten dari tim U 23.


"Jangan begitu coach, mungkin nanti juga akan ada pemain yang di promosikan atau di beli dan itu bisa membantu mu lagi." Ucap Sean.


Sean mengucapkan mampu membeli pemain muda bagus karena akhirnya Liverpool juga sudah berganti kepemilikan.


Pemilik saat ini berasal dari Qatar.


Dimana mereka membeli dari pihak FSG seharga 4 Milliar Poundsterling atau seharga 71 Triliun Rupiah.


Pemilik klub saat ini berasal dari QSI atau Qatar Sport Investment.


Mereka juga memberikan kebebasan kepada bos di bursa transfer, tapi bos menunda semuanya karena rencananya akan di mulai musim depan.


Dia akan menjalankan rencana regenerasi para pemain.

__ADS_1


QSI juga tahu rencana itu dan menyetujui nya.


"Teruslah berkembang dan berkontribusi lah yang banyak bagi klub nantinya." Ucap Neil.


"Sudah coach, kita harus bahagia saat ini karena kita mencapai target dan meraih gelar juga." Ucap Sean.


Pelatih Neil sangat kehilangan karena Sean merupakan sosok yang sangat penting bagi tim U 23 selama 3 musim ini.


Dimana Sean benar benar sangat berkontribusi dan membantu Neil dalam segala skema formasinya.


Meski tidak selalu mencapai hasil yang sesuai, tapi semua itu akhirnya terpenuhi dengan 1 gelar liga cadangan dan 1 gelar FA Cup.


"Sean, kemari berfoto dulu." Ucap Kelleher memanggil Sean.


Pelatih Neil juga mendorong Sean agar berkumpul bersama rekan lainnya.


Kemudian Neco memberikan trophy FA Cup mini pada Sean.


Para pemain kemudian berfoto lagi.


Sementara itu, selama 3 tahun Sean bermain di tim U 23 Liverpool, para pemain Indonesia kini sudah banyak yang bermain di Eropa.


Itu berkat para scouting yang kini menjatuhkan perhatiannya pada Indonesia.


Ada Beckham Putra dari Persib Bandung kini bermain di Liga German 2.


Pratama Arhan yang bermain di Liga Italia 2.


Dan masih banyak lagi.


Ada rumor juga yang mengejutkan bagi Sean karena Indonesia kini mempunyai gelandang yang sangat hebat dan itu masih muda.


Tubuhnya juga sangat bagus, dia berasal dari Persebaya Surabaya.


Marselino Ferdinan.


Para pengintai juga sudah melakukan penilaian pada Marselino apakah benar benar sebagus itu.


Dan kabar baiknya adalah, dia di sebut sebut akan di rekrut oleh tim dari Liga Spanyol, tapi tidak tau dari mana.


Sean senang dengan semua pencapaian para pemain Indonesia saat ini.


Kini Egy, Witan juga sudah pindah klub. Keduanya di beli dari tim Divisi 2 liga Belgia oleh tim divisi utama liga Belgia musim kemarin.


Dimana keduanya menghabiskan 2 tahun di liga divisi 2 Belgia dan itu membuat klub liga divisi utama tertarik.


Asnawi juga sekarang berada di Liga Italia setelah Egy dan Witan di resmikan bermain di klub liga Belgia divisi 2 saat itu.


Bersamaan dengan Sean yang bermain untuk klub Liverpool U 23, rekan rekan lainnya juga ternyata sudah menjajaki karir mereka di Eropa.


Dan kini mereka sudah benar benar menghabiskan 3 tahun di Liga Eropa.

__ADS_1


Pemerintah dan Federasi sepak bola Indonesia juga senang dengan pencapaian ini.


Mereka juga di rumorkan kini sedang membuat sebuah program untuk anak anak berumur 15 tahun di Indonesia untuk mendapatkan beasiswa di Eropa.


__ADS_2