I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 130.


__ADS_3

Pertandingan antara Southampton yang menjamu Liverpool di Stadium St Mary's berjalan dengan sangat baik.


Dimana tidak ada banyak pelanggaran yang terjadi, meski banyaknya perebutan bola yang terjadi.


Di jalannya babak pertama, Southampton terus tertekan oleh Liverpool.


Dalam babak pertama, Southampton hanya mampu menyarangkan 2 total tembakan, dan 2 tembakan itu juga masih off target.


Sedangkan kedudukan skor saat ini adalah 2 - 0.


Dimana gol kedua di cetak oleh Florian dari luar kotak penalti.


Florian mendapatkan ruang dan kesempatan menembak di luar kotak penalti setelah, Mbappe dan Felix bekerja sama untuk menghancurkan pertahanan lawan.


Namun eksekusi yang di lakukan Mbappe masih membentur tiang gawang, bola yang membentur tiang itu kembali ke luar kotak penalti.


Florian yang berada di posisi itu memanfaatkannya dan langsung menembak dengan tembakan setengah volinya.


Dengan begitu, Liverpool mampu meraih 2 gol sebelum turun minum.


Di babak pertama ini, peluang yang di hasilkan oleh Liverpool sangatlah banyak, namun keberuntungan Southampton juga banyak.


Setiap tembakan yang di lancarkan oleh Sean, Mbappe ataupun Felix dimana mereka adalah lini serang Liverpool, bola bola tersebut ada saja yang menghalanginya.


Entah itu membentur kaki pemain lawan, badan pemain lawan, tertepis dengan usaha yang sangat keras dari sang penjaga gawang atau membentur tiang maupun mistar gawang.


Bos di pinggir lapangan juga greget karena lini serangnya sudah memiliki banyak peluang tapi selalu saja gagal di konversikan jadi sebuah gol.


Di babak kedua yang saat ini sedang berjalan, Southampton bermain all in, mereka bermain secara keluar.


Mereka tidak mementingkan lagi apakah nantinya akan kebobolan lagi atau tidak.


Mereka ingin segera membalas ketertinggalan ini dengan cepat agar mempunyai lebih banyak kesempatan untuk menyamakan skor dan mengunggulinya nanti.


Namun dengan skema dan taktik yang di jalankan oleh Southampton seperti ini justru semakin memudahkan Liverpool dalam bermain.


Inilah yang mereka harapkan.


Dimana para pemain lawan kurang siaga dan waspada dalam menjaga pemain dan menjaga rute bola yang akan di gunakan sebagai operan.


Menit 63, Declan Rice berhasil memotong operan bola pemain lawan yang dimana itu adalah jalur yang dia sengaja kosongkan.

__ADS_1


Declan Rice yang berhasil memotong bola segera mengoper pada Aurelien.


Aurelien juga tak membuang banyak waktu, dia langsung melakukan umpan panjang ke depan sebelah kanan.


Dimana itu posisi Mbappe yang sudah bersiap akan berlari.


Setelah bola di tendang, Mbappe juga berlari ke depan mencoba meraih bola yang di umpan kan oleh Aurelien.


Sean dan Felix juga berlari ke depan mencoba membantu untuk semakin menyulitkan pertahanan lawan.


Dimana nantinya fokus dan konsentrasi pemain bertahan lawan akan terbagi.


Mbappe yang memiliki kecepatan sangat cepat dengan mudah meraih bola, dia tidak berhenti dan langsung menggiring bola mendekati kotak penalti.


Sean dan Felix juga akan memasuki ke dalam kotak penalti, namun Mbappe melakukan gerakan yang sangat cepat, dia melakukan step over lalu mengecoh pemain bertahan lawan sampai tertipu oleh gerakan badannya.


Mbappe yang berhasil mengecoh pemain bertahan lawan itu langsung melewatinya dengan mudah, dia kini tinggal hanya menembak saja ke gawang.


Penjaga gawang Southampton juga sudah siap dengan tendangan yang akan dilancarkan oleh Mbappe.


Pemain bertahan lainnya yang fokus pada Sean dan Felix juga langsung berlari lebih cepat untuk menghentikan aksi Mbappe menembak ke arah gawang.


Namun mereka terlambat karena Mbappe sudah melakukan tembakan ke arah gawang.


Itu menuju tiang sisi kanan penjaga gawang, dimana posisi Mbappe ada di sisi kiri tiang kanan dari penjaga gawang.


Penjaga gawang yang tidak menyangka hal ini justru malah menutup tiang dekat nya dari Mbappe.


Bola juga meluncur ke arah sisi lainnya dari penjaga gawang, penjaga gawang tersebut mencoba meraih dengan kakinya yang di jatuhkan ke bawah, namun tidak sampai untuk meraih bolanya itu.


Penjaga gawang juga pasrah karena bola sudah melewati garis gawang, Mbappe juga langsung berlari ke sudut dan langsung melakukan selebrasi khasnya.


Dengan gol Mbappe, kini Liverpool unggul 3 gol atas Southampton dan waktu juga tersisa masih cukup lama.


Setelah perayaan gol Mbappe, kick off di mulai lagi.


Pelatih Southampton di pinggir lapangan menginstruksikan agar para pemainnya tenang dan tidak terburu buru, tidak boleh ceroboh.


Akhirnya para pemain Southampton bermain seperti babak pertama lagi, mereka bermain lebih tertutup lagi.


Tapi Liverpool tentunya tidak membiarkan para pemain Southampton berpikir banyak, lini serang Liverpool melakukan tekanan dengan pressing cepat dan ketat seperti di babak pertama.

__ADS_1


Pelatih Southampton di pinggir lapangan memiliki wajah yang sangat serius.


Dia merasa sangat serba salah sekarang, dia bingung menghadapi keadaan yang sekarang.


Dimana bermain terbuka, Liverpool mengandalkan serangan balik cepat dan itu benar benar sangat cepat dan sulit di hentikan.


Bermain tertutup, mereka di tekan seperti di babak pertama.


Sean yang melakukan pressing juga ke pemain full back kanan lawan itu langsung menggerakkan tangannya ke arah depan, menyuruh Mbappe dan Felix untuk menekan pemain lainnya dan agar mereka bersiap untuk lari ke penjaga gawang nantinya bila bola di oper kan pada penjaga gawang lagi.


Pemain full back kanan lawan yang di tekan oleh Sean sulit untuk banyak bergerak, berpikir juga dia tidak bisa.


Dia hanya bisa menahan bola di kakinya, dan menahan punggung nya yang terus di tekan oleh Sean.


Sean juga tangannya terus bermain, dimana dia meraih baju lawan mencoba agar menganggu keseimbangan pemain lawan.


Tentunya Sean melakukannya di bagian yang sulit untuk di lihat oleh wasit.


Pemain full back lawan juga kesal karena dia tidak bisa berbuat banyak.


Dengan pemikiran yang seadanya, dia menyodorkan bola sedikit ke kanan, dimana itu dekat dengan garis out atau garis sisi lapangan.


Sean melihat ini langsung menggerakkan kakinya untuk meraih bola, namun Sean tidak menyangka bahwa pemain full back lawan justru lebih cepat.


Pemain full back lawan membalikan badannya dan langsung menendang dengan kaki kanannya.


Dia melakukan tendangan pada bola, namun arah yang di tujukan nya bukan pada bola tapi ke pada Sean.


Pemain full back lawan itu berniat agar adanya lemparan kedalam karena dia tidak bisa berbuat banyak lagi.


Namun saat bola di tendang, itu justru tidak mengenai kaki Sean yang akan di benturkan tadi, melainkan malah benar benar terbuang ke depan dan tidak ada lemparan ke dalam.


Bola yang di tendang itu akhirnya mencapai ke lini tengah lapangan lagi.


Para pemain dari kedua tim juga berburu buru untuk mengambil bola yang masih liar itu.


Sean juga langsung kembali dengan berlari kecil karena bola kini sudah ada di tengah lapangan.


Aurelien sebagai petarung lini tengah berlari mencoba meraih bola, tentunya dia tidak sendirian karena pemain lain juga berlari ke arah bola mencoba untuk mengambil bola.


Dengan tubuh tinggi dan kaki nya yang panjang, Aurelien sampai lebih dulu dan mendapatkan bolanya.

__ADS_1


Dia kemudian mengoper bola ke belakang karena tak mungkin untuk melakukan serangan di situasi seperti sekarang ini.


Dimana posisi para pemain masih kacau.


__ADS_2